Cara Unlock Bootloader Xiaomi Redmi Note 5/Pro terlengkap dan ampuh

No comments:
Cara Unlock Bootloader Xiaomi Redmi Note 5/Pro

Generasi ke-5 dari variant device paling hebat di kelas Redmi saat ini sudah di rilis oleh pihak Xiaomi, tidak tanggung-tanggung dalam perilisannya pihak Xiaomi langsung mengeluarkan 2 buah variant dari Xiaomi Redmi Note 5 tersebut dan itu adalah versi regulernya dan juga versi Pro-nya, dan benar saja sejak di rilis smartphone ini langsung saja menjadi buruan dari para fans atau pengguna device Android dari seluruh dunia.

Jika kalian adalah seorang pemilik Xiaomi Redmi Note 5 atau Note 5 Pro, maka kalian berada di tempat yang tepat, karena pada artikel ini akan di jelaskan prosedur dalam melakukan Unlock Bootloader pada device Xiaomi Redmi Note 5 dan Xiaomi Redmi Note 5 Pro dengan sangat lengkap dan jelas.

Persyaratan yang di butuhkan :
1. PC/Laptop
2. Kabel USB
3. Xiaomi Redmi Note 5 atau Note 5 Pro dengan kapasitas baterai lebih dari 50%
4. Koneksi Internet yang baik
5. Punya Mi Account yang sudah di Login-kan di Smartphone Xioami dan juga di web resmi MIUI (harus sama)

Cara Unlock Bootloader Xiaomi Redmi Note 5/Pro terlengkap dan ampuh

Cara Unlock Bootloader Xiaomi Redmi Note 5/Pro

# Tahap Request Unlock Bootloader secara resmi

1. Silahkan masuk ke halaman resmi Unlock MIUI
2. Lalu pilih menu "Unlock".
3. Selanjutnya pilih button yang berada di tengah yang bertuliskan "Unlock Now".
4. Kalian akan di bawa ke halaman baru, pada tahap ini kalian mesti memberikan informasi yang benar :
#1 Isikan nama kalian, maksimal 2 kalimat (misal : jhon boni atau teplak meja)
#2 Pilih Regional Indonesia (+62)
#3 Masukan nomor yang bisa di hubungi, wajib! jangan asal dalam mengisi, karena status approve-nya akan di kirim ke nomor yang telah kalian input!
#4 Isi alasan kalian kenapa ingin Unlock Bootloader, ingat! pakai bahasa inggris, lihat triknya disini : Cara mudah agar cepat approve unlock bootloader di device Xiaomi
#5 Centang dan Apply

Note : Proses ini bisa saja akan berlangsung hingga 10 hari lebih dalam tahap Request Unlock Bootloadernya jika kalian tidak beruntung, tetapi jika kalian beruntung maka dalam waktu 1-2 hari biasanya status permohonan Unlock Bootloader kalian sudah di penuhi.

# Tahap persiapan Unlock Bootloader

1. Download dulu aplikasi Mi Flash Unlock terbaru atau di web resminya DISINI.
2. Selanjutnya Assosisikan (Associate) Mi Account kalian dengan cara masuk Settings>>Additional settings>>Developer options, centang opsi OEM Unlocking dan masuk ke menu Mi Unlock Status dan add account and device.
jika tidak tahu caranya ikuti artikel ini : Cara terbaru dan tercepat untuk melakukan unlock bootloader Xiaomi

3. Pastikan device kalian sudah ter-asosiasi dengan sempurna, jika belum jangan coba-coba untuk melakukan Unlock Bootloader, di pastikan akan gagal pada akhirnya.
4. Jika sudah ter-asosiasi dengan sempurna, lanjut ke eksekusi Cara Unlock Bootloader Xiaomi Redmi Note 5 dan Xiaomi Redmi Note 5 Pro.

# Tahap Unlock Bootloader

1. Lakukan Disable Driver Signature Enforcement terlebih dahulu.
2. Selanjutnya install aplikasi Mi Flash Unlock yang sudah kalian download sebelumnya
3. Buka aplikasi Mi Flash Unlock, lalu Login dengan Mi Account kalian (ingat! harus sama dengan Mi Account yang kalian daftarkan untuk request Unlock Bootloader)
4. Jika sudah, segera matikan smartphone Xiaomi kalian, lalu masuk Mode Fastboot dengan cara menekan tombol Volume Down (-) dan Power berbarengan, tunggu hingga gambar kelinci memperbaiki robot error muncul.
5. Sambung device Xiaomi kalian ke PC dengan kabel USB.
6. Jika telah terhubung, lalu tekan button "Unlock"
7. Proses akan berjalan dengan singkat.
8. Jika sudah berhasil akan muncul pesan "Unlock Succesfully" lalu tekan opsi "Reboot Now"
9. Ajib-ajib joss! beres!

Jika pada akhirnya kalian gagal dalam melakukan Unlock Bootloader, maka kalian bisa mengikuti tutorial ini : Cara atasi gagal Unlock Bootloader Xiaomi, dan perlu kalian ketahui melakukan unlock Bootloader Xiaomi itu juga memiliki beberapa resiko seperti yang sudah di jelaskan oleh pihak Xiaomi :
Tetapi, melakukan Unlock Bootloader juga akan memberikan kalian banyak keuntungan, yang salah satunya adalah kemudahan dalam melakukan Flashing, memasang Custom ROM/Kernel, memasang Custom Recovery dan lainnya.

Semoga artikel ini bermanfaat, dan sekali lagi kami tidak bertanggung jawab atas segala kerusakan yang terjadi pada smartphone Xiaomi kalian, jadi lakukan dengan resiko sendiri, semoga berhasil.
Selengkapnya..

Panduan Disable Driver Signature Enforcement Temporary (sementara) untuk Windows 7/8/8.1/10 terlengkap

No comments:
Panduan Disable Driver Signature Enforcement Temporary (sementara) untuk Windows 7/8/8.1/10 terlengkap

Sama seperti aplikasi kebanyakan yang ada saat ini, ternyata beberapa driver untuk PC Windows juga ada yang tidak ter-signed dengan baik, ataupun sebagaja memang tidak di signed (unsigned), hal ini memang bukan menjadi suatu keharusan melakukan signed ketika sudah membuat atau mendistribusikan sebuah driver, hanya saja untuk di installkan ke Windows, maka bisa jadi akan bermasalah, karena driver tersebut tidak bisa terinstall ke PC secara penuh, untuk itu maka agar bisa menginstallkan driver yang kita perlukan tersebut, kita perlu melakukan Disable Driver Signature Enforcement terlebih dahulu pada Windows PC yang kita miliki.

Sebenarnya cara yang akan saya bagikan di bawah ini adalah cara untuk melakukan Disable Driver Signature Enforcement yang bersifat sementara saja (Temporary), maksudnya setelah kalian aktifkan, selanjutnya setelah selesai menginstallkan driver atau melakukan banyak hal lainnya, dan kalian melakukan restart pada PC/ Windows kalian, maka fitur ini akan kembali aktif lagi, sehingga jika kalian ingin menggunakannya lagi, maka kalian perlu melakukan Disable Driver Signature Enforcement itu lagi dari awal.

Sejauh ini, untuk bisa melakukan Disable Driver Signature Enforcement di PC/Laptop tersebut, bisa di lakukan dengan 2 buah cara yang pertama bisa di lakukan dengan Test Mode (Permanent), dan satu lainnya yang akan kita bahas sekarang adalah yang akan bersifat sementara (Temporary) yang sudah saya sebutkan di atas, dan berikut adalah cara melakukan Disable Driver Signature Enforcement di Windows 7/8/8.1/10 :

Panduan Disable Driver Signature Enforcement Temporary (sementara) untuk Windows 7/8/8.1/10 terlengkap

Panduan Disable Driver Signature Enforcement Temporary (sementara) untuk Windows 7/8/8.1/10 terlengkap

# Windows 7

1. Silahkan kalian shutdown saja dulu PC/Laptop kalian hingga benar-benar mati total (Power Off)
2. Lalu hidupkan kembali dan selanjutnya tekan tombol "F8" di keyboard kalian secara berulang kali (seperti saat kalian ingin masuk ke mode BIOS).


3. Tekan terus hingga muncul menu seperti ini:


4. Selanjutnya tinggal arahkan saja ke opsi "Disable Driver Signature Enforcement" dengan menggunakan navigasi Keyboard kalian, lalu tekan Enter.
5. Beres!

# Windows 8 dan 8.1

Cara untuk melakukan Disable Driver Signature Enforcement di versi Windows 8 dan 8.1 itu sebenarnya sama saja, hanya saja terdapat perbedaan pada akses awalnya saja, berikut adalah caranya :

1. Silahkan kalian tekan dulu opsi "Settings" dengan Icon Roda gigi pada bagian samping.


2. Lalu segera pilih opsi "Change PC Settings".


## Khsusus pengguna Windows 8

3. Selanjutnya masuk pada opsi "General" dan pilih menu "Advanced Start-up" lalu pilih opsi "Restart Now"



## Khusus pengguna Windows 8.1

3. Selanjutnya masuk pada opsi "Update and recovery" selanjutnya pilih opsi "Recovery", kemudian pada opsi "Advanced Start-up" pilih opsi "Restart Now".


4. Kalian akan di bawa ke halaman lain, dan pilih menu "Troubleshoot".


5. Kemudian pilih lagi menu "Advanced Options".


6. Lalu pilih lagi menu "Start-up Settings".


7. Selanjutnya akan tampil beberapa opsi yang akan bisa kalian gunakan nantinya, termasuk ospi Disable Driver Siganture Enforcement tersebut, langsung saja tekan opsi "Restart" maka PC/Laptop kalian akan reboot dengan otomatis.


8. Setelah reboot, kalian akan di bawa lagi ke halaman baru, dan untuk mengeksekusi opsi Disable Driver Signature Enforcement tersebut, kalian hanya perlu menekan tombol "F7" pada keyboard kalian.


9. Beres!

# Windows 10

1. Silahkan kalian buka "Start" lalu pilih opsi "Power" lalu tekan tombol "Shift" di keyboard kalian, lalu terakhir tekan opsi "Restart".


2. Kalian akan di bawa ke halaman lain, dan pilih menu "Troubleshoot".


3. Kemudian pilih lagi menu "Advanced Options".


4. Lalu pilih lagi menu "Start-up Settings".


5. Selanjutnya akan tampil beberapa opsi yang akan bisa kalian gunakan, lalu langsung saja tekan opsi "Restart".


8. Setelah reboot, kalian akan di bawa lagi ke halaman baru, lalu tekan tombol "F7"  pada keyboard PC/Laptop kalian untuk memilih opsi Disable Driver Signature Enforcement, selanjutnya PC/Laptop kalian akan reboot dengan sendirinya.


6. Beres!

Jika kalian sudah berhasil melakukan Disable Driver Signature Enforcement di PC/Laptop kalian, maka saat ini juga kalian sudah bisa menginstallkan beberapa driver yang sebelumnya gagal terinstall, dan pada saat instalasinya nanti akan muncul pop-up windows, dan pilih saja opsi seperti berikut untuk melanjutkan instalasi hingga sukses, dan ingat selalu pilih opsi "Install this driver software anyway" dan beres!


Berikut adalah penampakan installasi yang gagal dan berhasil setelah melakukan Disable Driver Signature Enforcement :


Akhir kata, betapa mudahnya bukan melakukan Disable Driver Signature Enforcement pada Windows 7/8/8.1/10 yang perlu kalian lakukan hanya dengan mengikuti tutorial di atas saja dengan benar, dan perlu kalian ketahui metode diatas bukan hanya bisa di gunakan untuk menginstallkan driver ke PC/Laptop saja, tetapi bisa kalian gunakan juga untuk kesuksesan saat melakukan Flashing (contohnya via Fastboot), Unlock Bootloader dan sebagainya, dan melakukan Disable Driver Signature Enforcement tersebut wajib hukumnya bagi pengguna smartphone Xiaomi, sebagai salah satu contohnya.

Semoga bermanfaat, dan semoga berhasil, jika bingung silahkan tanyakan di kolom komentar di bawah.
Selengkapnya..

Apa itu Whetstone di Xiaomi? apakah jenis spyware atau malware?

No comments:
Apa itu Whetstone di Xiaomi? apakah jenis spyware atau malware?

Belakangan ini ada banyak pertanyaan yang muncul dalam inbox kami, dan pertanyaan itu adalah "apa itu fitur whetstone", "apakah whetstone di Xiaomi itu Spayware atau Malware?" dan pertanyaan lainnya yang pada intinya menanyakan apa fungsi dari Whetstone tersebut, apakah berbahaya atau tidak, kami sendiri pun baru tahu dan jujur tertarik dengan pembahasan kali ini.

Sebelumnya perlu kalian ketahui, fitur/aplikasi/fungsi dari Whetstone ini hanya akan hadir pada jenis firmware Xiaomi dengan seri versi China, untuk versi Global tidak tersedia, jadi wajar bagi mereka (kami) baru tahu bahwa ada sebuah fitur yang asing bagi kami yang bernama whetstone di Xiaomi, yang faktanya hanya terdapat pada versi MIUI China.

Untuk fitur Whetstone ini bisa kalian lihat pada menu Settings>>Accessibility, dan secara defaultnya kalian akan melihat nama sebuah fitur dengan nama "Whetstone Assist Service" yang secara default muncul dalam pengaturan Off, dan untuk aplikasi (.apk) nya sendiri memiliki nama Whetstone.apk yang terletak di dalam system ROM MIUI kalian.


Lalu, pertanyaan utamanya adalah apa sih fungsi dari Whetstone tersebut, apakah benar itu jenis Spyware atau Malware? maka pertanyaan pertama yang akan kami jawab adalah bahwa Whetstone itu adalah aplikasi yang sangat amat aman, artinya bukan mengandung virus berupa Spyware atau Malware, melainkan sebuah aplikasi pihak ke-3 yang memang di peruntukan untuk melihat atau memonitoring hasil dari benchmarking penggunaan smartphone Xiaomi tersebut.

Artinya adalah kemungkinan pihak Xiaomi sengaja memasukan fitur ini sebagai alat untuk mengumpulkan data kolektif yang nantinya akan menjadi bahan masukan untuk mereka, secara umum bisa jadi fitur ini melanggar hak privacy dari pengguna smartphone Xiaomi, dan itulah alasannya kemungkinan kenapa hanya tersedia di jenis ROM China saja dan settingan defaultnya adalah Off.

Tetapi, jika kalian mengaktifkan fitur ini, maka kalian tidak akan mendapatkan resiko apapun, karena pada dasarnya fitur ini aman untuk di gunakan dan besar dari apa yang namanya virus Malware atau Spayware tersebut, jika aktif maka pihak Xiaomi akan mengambil data benchmarking smartphone yang mereka butuhkan, jika tidak aktif yang tidak apa-apa juga.

Perlu kalian ketahui teknik benchmarking dengan menggunakan Whetstone ini sudah lama ada dan teruji kredibilitasnya, jadi jangan khwatir dengan fitur ini, tetapi kalau ada yang bertanya apakah ini jenis aplikasi Bloatware, jawabannya yes! itu Bloatware dan bisa kalian freze (bekukan) tanpa efek samping ke system.
Selengkapnya..

Panduan lengkap pasang Face Unlock di Android Oreo beserta keunggulan dan kekurangannya

No comments:
Panduan lengkap pasang Face Unlock di Android Oreo beserta keunggulan dan kekurangannya

Keberadaan Face Unlock memang sudah lama ada di sistem operasi Android, tetapi seperti yang kalian ketahui baru akhir-akhir ini saja trend ini muncul kepermukaan akibat dari trend yang di bawa oleh iPhone X, di smartphone Android sendiri, jenis keamanan seperti ini hanya sebagian saja muncul dalam beberapa Custom ROM, tetapi fitur ini selalu ada di sertakan pada jenis versi ROm Android Murni.

Untuk contoh kasus yang akan kita terapkan kali ini menggunakan sebuah smartphone biasa (artinya smartphone yang tidak memiliki kemamouan khusus pada kamera dan sensoronya dalam kemanan Face Unlock) yang berjalan pada versi Android 8.1 Oreo, dan untuk versi Android di bawahnya akan tetap sama saja, dengan syarat versi Android tersebut adalah versi Android murni dan bukan Custom ROM, seperti MIUI, ColorOS dan lainnya (cara pengerjaannya bisa berbeda).

Hal pertama yang perlu kalian lakukan ialah membuka aplikasi Settings, lalu masuk pada menu "Security & Location".


Selanjutnya, silahkan kalian masuk ke dalam menu "Smart Lock".


Lalu pilih opsi "Trusted Face", dan ikuti instruksinya.


Pada tahap ini silahkan kalian memasangkan wajah kalian, pada lingkaran yang telah di sediakan, untuk set up Face Unlocknya akan memakan beberapa detik, hingga wajah kalian terbaca.


Sampai disini, harusnya kalian sudah berhasil melakukan konfigurasi pada settingan Face Unlock, dan saat ini juga kalian sudah bisa menggunakan kemampuan Face Unlock tersebut, cara kerjanya adalah kalian hanya perlu membuka smartphone kalian saat device kalian terkunci dan arahkan saja kamera depan ke wajah kalian, jika berhasil maka smartphone kalian akan terbuka dengan sendirinya.


Perlu kalian ketahui, faktanya kalian bisa meningkatkan kehandalan dari kemanan Face Unlock tersebut, dengan membukan fitur "Trusted Face" lagi dan pilih menu "Improve Face Matching", dengan ini kalian bisa memindai wajah kalian berulang kali saat di kondisi cahaya redup, terang, berkacama mata, berbagai ekspresi, dan ketika hal ini teerus di lakukan maka keakuratan dari Face Unlock tersebut akan semakin meningkat.

Lalu pertanyaan utamanya adalah apakah fitur ini benar-benar aman? jawabannya tidak sepenuhnya aman! karena memang benar smartphone kalian akan bisa membaca wajah kalian tetapi akan sangat mudah untuk di rekayasa dengan cara menampilkan gambar/photo wajah kalian atau menampilkan wajah saudara/kembaran kalian, maka smartphone tersebut akan tetap terbuka, karena metode ini hanya akan menggunakan kemampuan kamera biasa saja, tanpa disertai dengan kemampuan 3D Face Matching atau beberapa sensor pendukung seperti Infra Red atau semacamnya.

Dengan demikian inilah kekurangan dari Face Unlock tersebut (di terapkan pada smartphone Android biasa) :
1. Sangat mudah untuk di rekayasa.
2. Sama sekali tidak bisa di andalkan dalam keadaan minim cahaya.
3. Responnya akan menjadi lamban jika redup cahaya.
4. Memerlukan jarak tertentu agar kamera bisa memindai wajah pengguna smartphone tersebut.

Ternyata, disamping dari kekurangan tersebut ada juga kelebihannya dan itu adalah :
1. Akan membuat smartphone kalian menjadi lebih keren dan kekinian.
2. Minim tenaga (artinya kalian hanya perlu menatap layar smartphone kalian, dan smartphone akan terbuka dengan sendirinya).
3. Bisa di terapkan di semua smartphone Android (jika fitur ini tersedia) dengan syarat smartphone tersebut mempunyai kamera depan.
4. Tidak memakan konsumsi baterai yang besar.

Tips dari kami selanjutnya adalah jika kalian berniat untuk menggunakan jenis keamanan ini, maka saran terbaik dari kami adalah kombinasikan juga dengan kemanan berjenis sidik jari (Fingerprint) dan juga Pola (Pattern), dengan mengimplementasikan hal tersebut, maka keamanan di smartphone Android kalian akan menjadi berlapis, dengan kesimpulan kerennya dapat, keamanannya pun juga dapat.
Selengkapnya..

Solusi atasi gagal ROOT saat menggunakan aplikasi KingRoot

No comments:

Jika berbicara salah satu tools paling powerful yang bisa melakukan ROOT ke banyak device Android dengan metode One CLick ROOT maka sudah pasti predikat tersebut di pegang oleh aplikasi KingRoot dan benar saja aplikasi ini telah banyak di percaya pengguna device Android dari seluruh dunia untuk bisa melakukan ROOT pada device Android kesayangan mereka.

Kehebatan dari teknik ROOT dengan menggunakan metode aplikasi KingRoot tersebut adalah mudahnya dalam pengerjaannya, karena kalian hanya perlu melakukan Installasi terhadap aplikasi tersebut dan langsung saja lakukan ROOT dari aplikasi tersebut, lalu pengerjaannya yang mudah tanpa PC (meski ada juga versi PC-nya) menjadi faktor utama, kenapa metode ROOT dengan aplikasi KingRoot tersebut banyak di sukai orang.

Tetapi, tidak selamanya metode ROOT menggunakan aplikasi KingRoot tersebut berhasil, karena ada beberapa persyaratan dan upaya yang mesti kalian lakukan agar bisa mendapat akses ROOT dari aplikasi ini dan hal ini juga bisa menjadi solusi bagi kalian yang sebelumnya gagal dalam melakukan ROOT dengan aplikasi KingRot tersebut, dan itu adalah :

Solusi atasi gagal ROOT saat menggunakan aplikasi KingRoot

1. Aktifkan opsi "Unknown Source"
Ya, hal pertama yang perlu kalian lakukan untuk bisa melakukan ROOT dengan aplikasi KingRoot tersebut adalah dengan mengaktifkan fitur/opsi "Unknown Source", karena aplikasi KingRoot bukan berasal dari Play Store, maka untuk menginstallkan aplikasi tersebut ke smartphone Android kalian, maka kalian perlu mencentang atau mengaktifkan opsi tersebut, jika tidak maka kalian tidak akan bisa melakukan ROOT, karena dari awalnya saja aplikasi ini sudah tidak di ijinkan untuk bisa di pasangkan di smartphone Android kalian.



2. Perhatikan koneksi Internet
Faktanya, aplikasi KingRoot ini hanya mampu melakukan ROOT ke device Android kalian, jia device kalian terhubung ke Internet, kenapa? karena aplikasi KingRoot ini perlu melakukan "load" ke database Informasi dari spesifikasi smartphone kalian, lalu mendownload file ROOT yang tepat untuk system smartphone Android kalian, itulah alasannya kenapa progress ROOT dengan menggunakan aplikasi KingRoot tersebut bisa berlangung cukup lama, karena aplikasi ini perlu meload data dari ribuan data smartphone yang telah mereka arsipkan, itulah alasannya kenapa koneksi Internet yang baik sangat di perlukan untuk bisa melakukan ROOT ke device Android kalian.

3. Gunakan aplikasi KingRoot paling baru
Sama seperti aplikasi Android lainnya, aplikasi KingRoot tersebut juga sering di perbaharui, alasannya cukup sederhana yaitu agar bisa melakukan ROOT kepada versi Android paling baru atau paling tinggi, sehingga pastikan sebelum kalian melakukan ROOT dengan aplikasi KingRoot tersebut, usahakan gunakan versi yang paling baru, untuk mendapatkan aplikasi paling baru tersebut, kalian bisa mengunjungi situs resmi KingRoot DISINI, lalu unduh (Download) aplikasi KingRoot terbaru, lalu segera eksekusi dan lihat hasilnya.



4. Gunakan aplikasi KingRoot khusus PC
Jika kalian gagal melulu melakukan ROOT dengan aplikasi KingRoot di smartphone Android kalian, maka kalian bisa upayakan menggunakan teknik ROOT dengan aplikasi KingRoot dari PC, karena bayak kasus di mana pengguna Android gagal melakukan ROOT dengan aplikasi KingRoot di smartphone Android mereka, tetapi berhasil melakukan ROOT dengan aplikasi KingRoot versi PC, adapun syarat yang mesti kalian penuhi adalah sebagai berikut :


# Silahkan download aplikasi KingRoot PC resmi DISINI
# Aktifkan opsi USB Debugging, caranya DISINI
# Kabel USB

Jika semua syarat sudah kalian penuhi, maka langsung saja di eksekusi, cara melakukan ROOT-nya pun cukup mudah, kalian hanya perlu menyambungkan device kalian ke PC lalu jalankan aplikasi KingRoot for PC dan tekan ROOT, beres!

Jika pada akhirnya kalian masih tetap saja gagal dalam melakukan ROOT terhadap device kalian dengan menggunakan metode KingRoot tersebut, maka bisa jadi device kalian memang tidak di support oleh aplikasi tersebut, atau device kalian memang tidak di ROOT dengan cara yang biasa.

Karena semakin kesini memang dalam melakukan ROOT pada device Android memang menjadi lebih sulit, dan eksistensi dari keampuhan metode ROOT dari KingRoot tersebut menjadi kian berkurang, hal ini terjadi karena beberapa vendor smartphone telah melakukan implementasi security terbaru yang membuat device Android besutan mereka akan sangat sulit di ROOT dengan aplikasi sejenis ini, dan kasus ini biasanya terjadi pada smartphone Branded yang terkenal yang notabene untuk melakukan ROOT-nya harus melakukan Unlock Bootloader terlebih dahulu, lalu memasangkan Custom Recovery seperti TWRP, dan melakukan Flashing file ROOT seperti SuperSU atau Magisk.

Sehingga dengan demikian KingRoot tersebut tidak bisa di gunakan untuk melakukan ROOT atas dasar security dari smartphone Android yang kalian coba ROOT itu tinggi (smartphone branded), jika kalian sudah mengupayakan solusi diatas dan tetap saja gagal, maka sudah bisa di pastikan metode ROOT dengan KingRoot tersebut tidak dapat berkerja di device kalian, dan kalian mesti menggunakan cara yang lain seperti dengan cara paling ampuh, yaitu melakukan Flashing file ROOT (SuperSU atau Magisk) ke system Android kalian.
Selengkapnya..