10/27/2020

Cara Transfer File via Bluetooth Android ke Windows 10

Cara kirim File dari Bluetooth Android ke Laptop, Cara Transfer File Bluetooth dari Android ke Komputer, Cara kirim File Bluetooth Android ke Komputer, Cara menggunakan Bluetooth di OS Windows, Cara Send File Android ke Laptop dengan Bluetooth, Kirim File dengan Bluetooth melalui Android ke OS Windows 10, Cara menerima File Bluetooth dari Android Windows 10

Kita yang hidup dizaman sekarang ini, tentu akan ditawarkan dengan beragam kemudahan yang tidak pernah bisa kita rasakan ditahun-tahun sebelumnya, karena memang pada dasarnya pertumbuhan teknologi memang kian cepat bertumbuh setiap saatnya.

Sebagai buktinya, sekarang ini mungkin kita akan mendapati banyak hal aneh yang sebelumnya tidak pernah kita kenali, tetapi banyak hal aneh tersebut yang ternyata memberi dampak positif yang besar terhadap kemudahan dalam menjalankan kehidupan sehari-hari kita.

Smartphone Android sebagai contohnya, mungkin dulu teknologi semacam ini memang dianggap mustahil ada, karena sifatnya yang hampir menyerupai sebuah Perangkat Komputer, karena memang bisa diandalkan dalam berbagai hal dan memiliki sifat multifungsi yang tinggi.

Seiring kemajuan era Teknologi seperti sekarang ini, maka tidak menutup kemungkinan ada beragam inovasi bermanfaat lainnya yang bisa kita manfaatkan untuk beragam tujuan, beberapa dari inovasi tersebut memang terbilang mahal.

Namun, ada juga beberapa Teknologi yang sangat bermanfaat yang nyatanya bisa kita nikmati secara mudah dan murah, salah satu contoh dari hal tersebut adalah Inovasi terkait penggunaan koneksi nikabel terkenal, yaitu adalah Bluetooth.

Untuk orang yang hidup diera sekarang ini, mustahil rasanya jika tidak mengenal Bluetooth tersebut, karena Teknologi ini memang bukanlah sebuah teknologi yang baru-baru ada, melainkan sudah ada lebih dari 10 tahun yang lalu.

Hanya saja, sekarang ini Teknologi Bluetooth tersebut, sudah sangat berkembang pesat, bukan hanya bisa digunakan untuk mengirim sebuah File secara Nirkabel saja lagi, melainkan lebih dari itu, sehingga wajar sekarang ini banyak perangkat Modern yang sudah menggunakan Bluetooth sebagai sebuah standard baru untuk permasalahan konektifitas.

Bluetooth sendiri tentu saja ada disetiap Smartphone Android, karena sekali lagi, Bluetooth itu memang sudah menjadi salah satu standard fitur yang harus ada pada Perangkat Pintar Modern seperti yang ada sekarang ini.

Mau itu, Smartphone Android mahal ataupun murah, fitur Bluetooth tersebut pasti selalu ada dan pasti akan memiliki manfaat yang besar dalam kasus penggunaannya.

Nah, dengan demikian, hal inilah yang akan kita bahas pada artikel kali ini, yaitu adalah permasalahan terkait Bluetooth pada sebuah Smartphone Android yang jika kita kerucutkan, maka pembahasan kali ini adalah terkait permasalahan dalam melakukan koneksi antara Smartphone Android dan Komputer Desktop berbasis Windows 10 dengan menggunakan fitur Bluetooth.

Namun, sebelum itu kenapa sih pembahasan terkait Bluetooth tersebut menjadi menarik? dan apa untungnya untuk kalian? maka, baiklah akan kita perdetail dulu pembahasan kita kali ini, sebelum masuk kepada topik utama kita.


Apa untungnya menggunakan fitur Bluetooth di Android?


Jika, kita berbicara terkait keuntungan tersebut, jelas saja fitur Bluetooth ini disertakan bukan tanpa alasan dan bukan hanya sekedar hiasan saja.

Melainkan, karena sejatinya fitur Bluetooth ini memang sangat bisa membantu dalam banyak hal, salah satu manfaat yang paling besar terkait penggunaan Bluetooth pada Smartphone Android adalah kalian bisa mengirimkan atau menerima File secara Nirkabel dari perangkat lain dengan mudah dan singkat.

Memang, cara kerja Bluetooth traditional memang hanya bisa mengirimkan dan menerima File dari Perangkat lain, tetapi bisa kalian bandingkan, kecepatan Transfer File menggunakan Bluetooth yang ada saat ini memang benar-benar lebih cepat dari fungsi Bluetooth yang ada pada era 10 tahunan yang lalu.

Selain itu, dizaman sekarang ini kenyataanya, kalian bisa menikmati beragam hal dengan hanya bermodalkan fitur Bluetooth yang ada pada Smartphone Android kalian.

Sebagai contohnya, kalian bisa menyambungkan Smartphone Android kalian ke Perangkat Audio, seperti Speaker Bluetooth, TWS dan lainnya, yang tentu saja semua ini akan lebih mudah dilakukan dari pada menggunakan sebuah Kabel.

Selain itu, dengan menggunakan Bluetooth kalian juga bisa membuat Smartphone Android kalian menjadi sebuah Remote Control dan yang paling menarik, kalian bisa menggunakan fitur Bluetooth tersebut untuk disambungkan ke Perangkat yang lebih canggih seperti Smartwatch contohnya.

Sehingga, semua event yang terjadi di Smartphone Android kalian, bisa langsung kalian ketahui, seperti Notifikasi, panggilan Telepon dan beragam hal lain, seperti informasi cuaca dan informasi penting lainnya.

Sehingga, jika kalian menganggap Bluetooth adalah sebuah fitur yang tidak penting dan terkesan kuno, maka kalian salah besar.

Karena, dizaman sekarang ini penggunaan fitur Bluetooth pada Smartphone Android tentu akan sangat dibutuhkan, mengingat banyak perangkat pendukung lain, yang memang menggunakan Bluetooth sebagai media koneksi utamanya.


Bluetooth bukan sebuah Teknologi yang kuno


Sebelum, kita masuk pada pembahasan utama kita, disini kami akan sedikit membuka mata kalian, terkait betapa hebatnya fitur Bluetooth yang ada saat ini.

Karena, banyak orang yang menganggap bahwa fitur Bluetooth di Smartphone Android adalah sebuah fitur yang kuno dan tidak memiliki banyak manfaat lagi untuk digunakan sekarang ini.

Perlu kami tegaskan sekali lagi, fitur Bluetooth yang ada pada Smartphone Android bukanlah sebuah fitur yang kuno dan tentu saja manfaat dari penggunaannya pun juga tetap kian besar.

Karena, Teknologi Bluetooth yang ada sekarang ini memang sudah benar-benar canggih, sebagai buktinya, saat ini Teknologi Bluetooth tersebut sudah berada di versi 5, yang artinya tentu saja dari segi fitur pasti akan sangat meningkat drastis dari yang ada pada versi ditahun-tahun sebelumnya.

Teknologi Bluetooth yang ada saat ini sudah bisa sangat diandalkan dalam kestabilan koneksinya, meski digunakan dari jarak jauh, sebut saja seperti jarak umum yaitu adalah 10 Meter, harusnya dalam jarak 10 Meter tersebut, koneksi Bluetooth pada generasi terbaru tidak akan putus nyambung lagi.

Selain itu, Teknologi Bluetooth yang ada pada Smartphone Android Modern itu, semuanya sudah Low Energy Consumption, artinya hemat daya bateari.

Jika kalian menggunakan fitur Bluetooth tersebut dan terhubung keperangkat lain, maka pastinya hanya akan sedikit sekali daya yang habis digunakan oleh fitur Bluetooth tersebut, sehingga kalian tidak perlu heran jika Smartphone Android kalian bisa terhubung seharian ke Perangkat Bluetooth lain seperti Smartwatch atau sejenisnya.

Maka, dengan beberapa penjelasan diatas, bisa kita simpulkan anggapan bahwa fitur Bluetooth tersebut adalah sebuah Teknologi yang kuno itu memang salah besar, secara umur fitur Bluetooth memang sudah ada sejak lama.

Namun, pastinya Teknologi Bluetooth tersebut tetap selalu dikembangkan setiap saat, agar bisa beradaptasi dengan kebutuhan orang-orang modern seperti yang ada sekarang ini.

Nah, selesai sudah basa basi kita, baiklah kini kita akan masuk kedalam pembahasan utama kita, yaitu adalah bagaimana sih agar bisa melakukan Transfer File dari Smartphone Android ke Komputer Windows?

Namun, sebelum kalian masuk ke tahapan cara kerja Transfer File tersebut, pastikan dulu bahwa ada persyaratan utama yang harus kalian penuhi terlebih dahulu.


Syarat melakukan Transfer File dari Android ke Windows 10


Sebenarnya, melakukan Transfer File dari Android ke Windows 10 itu memang tidak memerlukan hal yang benar-benar teknis.

Namun, tetap saja ada persyaratan yang harus kalian penuhi, yaitu adalah Perangkat Komputer Windows 10 yang kalian gunakan tentu harus memiliki fitur Bluetooth beserta dengan Hardwarenya.

Umumnya, fitur Bluetooth tersebut pasti selalu ada disetiap Perangkat berjenis Laptop, namun teknologi Bluetooth tersebut memang akan sangat jarang ditemukan pada Perangkat Komputer Desktop.

Karena, umumnya Hardware Bluetooth tersebut tersedia secara terpisah, dalam artian kalian harus membeli Hardware Blutooth tersebut, kemudian pasangkan di PC Desktop yang kalian miliki, setelahnya baru kalian bisa menggunakan fitur Bluetooth tersebut.

Lalu, bagaimana untuk mengetahui apakah fitur Bluetooth tersedia atau tidak di PC Desktop Windows 10 yang kalian miliki?


Cara cek fitur Bluetooth di Windows 10


Jika, kalian merasa kurang yakin bahwa fitur Bluetooth ada atau tidak pada Perangkat Komputer Desktop berbasis Windows 10 yang kalian miliki, maka kalian bisa dengan mudah melihat ketersediaan fitur Bluetooh tersebut dengan mengikuti langkah dibawah ini :


  1. Buka Control Panel.
  2. Lalu, masuk ke menu Hardware and Sound.
  3. Kemudian masuk lagi ke Menu Device Manager.
  4. Sorot pada bagian Network Adapter.
  5. Jika, muncul List yang bertuliskan Bluetooth Device, maka harusnya fitur Bluetooth memang tersedia pada Perangkat Komputer Desktop yang kalian gunakan sekarang.
Cara kirim File dari Bluetooth Android ke Laptop, Cara Transfer File Bluetooth dari Android ke Komputer, Cara kirim File Bluetooth Android ke Komputer, Cara menggunakan Bluetooth di OS Windows, Cara Send File Android ke Laptop dengan Bluetooth, Kirim File dengan Bluetooth melalui Android ke OS Windows 10, Cara menerima File Bluetooth dari Android Windows 10
  1. Done.


Jika, fitur Bluetooth tersebut sudah kalian pastikan ada di Perangkat Komputer Desktop yang kalian miliki, maka kalian tentu bisa langsung melakukan Transfer File dari Android ke Windows 10 dengan mengikuti cara dibawah ini.


Cara Transfer File dari Android ke Windows 10


Perlu kami tekankan disini, kita tidak akan menggunakan Software pihak ke-3 dalam kasus ini, melainkan hanya menggunakan Software Bluetooth bawaan Windows 10 saja, karena hasilnya sudah lebih dari cukup.

Maka, disini kalian tidak perlu bingung lagi terkait penggunaan Software Bluetooth yang ada di OS Windows 10 tersebut, karena sejatinya fitur tersebut sudah tersedia secara default dan bisa digunakan siapa saja secara bebas, berikut adalah cara kerjanya.


  1. Siapkan File yang ingin kalian kirim dari Smartphone Android.
  2. Pastikan fitur Bluetooth di Smartphone Android dan PC Desktop sudah aktif.
  3. Setelahnya, di PC Windows, buka menu Bluetooth and Other Devices Settings.
Cara kirim File dari Bluetooth Android ke Laptop, Cara Transfer File Bluetooth dari Android ke Komputer, Cara kirim File Bluetooth Android ke Komputer, Cara menggunakan Bluetooth di OS Windows, Cara Send File Android ke Laptop dengan Bluetooth, Kirim File dengan Bluetooth melalui Android ke OS Windows 10, Cara menerima File Bluetooth dari Android Windows 10
  1. Jika sudah terbuka, silahkan masuk ke opsi Send or Receive Files via Bluetooth pada bagian samping.
Cara kirim File dari Bluetooth Android ke Laptop, Cara Transfer File Bluetooth dari Android ke Komputer, Cara kirim File Bluetooth Android ke Komputer, Cara menggunakan Bluetooth di OS Windows, Cara Send File Android ke Laptop dengan Bluetooth, Kirim File dengan Bluetooth melalui Android ke OS Windows 10, Cara menerima File Bluetooth dari Android Windows 10
  1. Setelahnya, silahkan pilih opsi Receive Files.
Cara kirim File dari Bluetooth Android ke Laptop, Cara Transfer File Bluetooth dari Android ke Komputer, Cara kirim File Bluetooth Android ke Komputer, Cara menggunakan Bluetooth di OS Windows, Cara Send File Android ke Laptop dengan Bluetooth, Kirim File dengan Bluetooth melalui Android ke OS Windows 10, Cara menerima File Bluetooth dari Android Windows 10
  1. Kemudian akan muncul tampilan seperti ini :
Cara kirim File dari Bluetooth Android ke Laptop, Cara Transfer File Bluetooth dari Android ke Komputer, Cara kirim File Bluetooth Android ke Komputer, Cara menggunakan Bluetooth di OS Windows, Cara Send File Android ke Laptop dengan Bluetooth, Kirim File dengan Bluetooth melalui Android ke OS Windows 10, Cara menerima File Bluetooth dari Android Windows 10
  1. Langkah selanjutnya, pada Smartphone Android kalian, silahkan kirim File yang ingin kalian kirim ke PC Desktop tersebut.
  2. Biasanya nama Bluetooth dari PC Windows tersebut adalah seperti DESKTOP-......
Cara kirim File dari Bluetooth Android ke Laptop, Cara Transfer File Bluetooth dari Android ke Komputer, Cara kirim File Bluetooth Android ke Komputer, Cara menggunakan Bluetooth di OS Windows, Cara Send File Android ke Laptop dengan Bluetooth, Kirim File dengan Bluetooth melalui Android ke OS Windows 10, Cara menerima File Bluetooth dari Android Windows 10
  1. Jika sudah terkoneksi, kalian akan bisa melihat proses Transfer File berjalan.
Cara kirim File dari Bluetooth Android ke Laptop, Cara Transfer File Bluetooth dari Android ke Komputer, Cara kirim File Bluetooth Android ke Komputer, Cara menggunakan Bluetooth di OS Windows, Cara Send File Android ke Laptop dengan Bluetooth, Kirim File dengan Bluetooth melalui Android ke OS Windows 10, Cara menerima File Bluetooth dari Android Windows 10
  1. Jika proses Transfer File sudah selesai, maka akan muncul tampilan seperti ini :
Cara kirim File dari Bluetooth Android ke Laptop, Cara Transfer File Bluetooth dari Android ke Komputer, Cara kirim File Bluetooth Android ke Komputer, Cara menggunakan Bluetooth di OS Windows, Cara Send File Android ke Laptop dengan Bluetooth, Kirim File dengan Bluetooth melalui Android ke OS Windows 10, Cara menerima File Bluetooth dari Android Windows 10
  1. Untuk direktori tempat File yang telah di Transfer tersebut, biasanya terletak pada Folder Document.
  2. Done!


Nah, bagaimana? mudah sekali bukan untuk bisa melakukan Transfer File dari Smartphone Android ke Windows 10? harusnya cara yang sudah kami jelaskan diatas itu bisa dengan mudah untuk diikuti siapa saja, karena memang disini kita tidak memerlukan sebuah Software khusus atau hal teknis yang terkesan ribet.

Cukup dengan menggunakan Software Bluetooth bawaan OS Windows 10, maka kalian bisa dengan mudah melakukan Transfer File dari Android ke Windows 10 atau dari Windows 10 ke Smartphone Android.

Jika, kalian ingin melakukan Transfer File dari PC Desktop ke Smartphone Android, maka opsi yang harus kalian pilih pada Software Bluetooth di OS Windows 10 adalah Send Files dan bukan Receive Files.

Lalu, bagaimana jika proses Transfer File tidak bisa dilakukan atau terjadi Error? apakah ada solusinya? tentu saja.


Cara atasi gagal Transfer File Bluetooh Android ke Windows 10


Jika, kalian sudah mengikuti cara diatas, namun hasilnya gagal atau File yang ingin kalian Transfer dari Smartphone Android ke PC Desktop tidak bisa berjalan dengan semestinya, maka permasalahan tersebut pasti datang dari Koneksi Smartphone Android dan PC Desktop yang sebelum Sinkron atau selaras.

Maka, dari itu kalian mesti melakukan Pairing koneksi Bluetooth dulu anatar kedua Perangkat tersebut, caranya adalah sebagai berikut :


  1. Masuk pada Menu Bluetooth di Smartphone Android.
  2. Kemudian cari nama Bluetooth dari PC Windows tersebut, biasanya bernama DESKTOP-......
  3. Setelahnya, tekan nama Bluetooth tersebut dan pilih opsi Pair.
Cara kirim File dari Bluetooth Android ke Laptop, Cara Transfer File Bluetooth dari Android ke Komputer, Cara kirim File Bluetooth Android ke Komputer, Cara menggunakan Bluetooth di OS Windows, Cara Send File Android ke Laptop dengan Bluetooth, Kirim File dengan Bluetooth melalui Android ke OS Windows 10, Cara menerima File Bluetooth dari Android Windows 10
  1. Secara otomatis akan muncul Pop-up jendela di PC Windows kalian.
  2. Jika, muncul tampilan seperti ini, pilih saja opsi Yes.
Cara kirim File dari Bluetooth Android ke Laptop, Cara Transfer File Bluetooth dari Android ke Komputer, Cara kirim File Bluetooth Android ke Komputer, Cara menggunakan Bluetooth di OS Windows, Cara Send File Android ke Laptop dengan Bluetooth, Kirim File dengan Bluetooth melalui Android ke OS Windows 10, Cara menerima File Bluetooth dari Android Windows 10
  1. Jika, Perangkat berhasil terhubung, seperti ini :
Cara kirim File dari Bluetooth Android ke Laptop, Cara Transfer File Bluetooth dari Android ke Komputer, Cara kirim File Bluetooth Android ke Komputer, Cara menggunakan Bluetooth di OS Windows, Cara Send File Android ke Laptop dengan Bluetooth, Kirim File dengan Bluetooth melalui Android ke OS Windows 10, Cara menerima File Bluetooth dari Android Windows 10
  1. Maka, setelahnya kalian sudah bisa langsung melakukan Transfer File tersebut dengan cara yang sudah kami sebutkan diatas.
  2. Done!


Bagaimana? apakah cara diatas berhasil untuk kalian gunakan? jika belum, maka bisa dipastikan bahwa memang ada terjadi masalah pada fitur Bluetooth di Smartphone Android kalian, biasanya hanya terjadi Crash saja.

Maka, untuk mengatasi hal tersebut, kalian perlu melakukan Reset pada APK Bluetooth yang terinstall di Smartphone Android kalian, caranya adalah sebagai berikut :


  1. Silahkan, buka Aplikasi Settings.
  2. Masuk ke Menu Apps Manager (Beda Brand Smartphone mungkin berbeda juga penamaan dari Menu ini).
  3. Setelahnya, silahkan masuk ke System Apps dan cari file bernama Bluetooth.
  4. Jika, sudah silahkan lakukan Clear Cache dan juga Clear Data.
Cara kirim File dari Bluetooth Android ke Laptop, Cara Transfer File Bluetooth dari Android ke Komputer, Cara kirim File Bluetooth Android ke Komputer, Cara menggunakan Bluetooth di OS Windows, Cara Send File Android ke Laptop dengan Bluetooth, Kirim File dengan Bluetooth melalui Android ke OS Windows 10, Cara menerima File Bluetooth dari Android Windows 10
  1. Harusnya, setelahnya masalah Bluetooth yang Error di Smartphone Android kalian sudah bisa teratasi.
  2. Done.


Nah, dengan demikian harusnya permasalahan terkait gagalnya melakukan Transfer File dari Smartphone Android ke Komputer / Laptop dengan OS Windows via Bluetooth, sudah bisa terselesaikan sepenuhnya.

Melakukan Transfer File secara Bluetooth dari Smartphone Android ke Perangkat Komputer Desktop berbasis Windows 10 memang sangat praktis dan menyenangkan untuk dilakukan, karena disini kalian tidak memerlukukan Kabel USB lagi, kalau hanya sekedar untuk mengirim beberapa File.

Hanya saja, tentu ada batasan dan kekurangan yang umum terjadi pada penggunaan fitur Transfer File Bluetooth tersebut.


Kekurangan Transfer File secara Bluetooth


Perlu kalian ketahui disini, bahwa sebenarnya mau sebesar apapun File yang ingin kalian Transfer menggunakan fitur Bluetooth tersebut, proses Transfer File tersebut tetap akan bisa dilaksanakan, jika Storage masih mumpuni untuk menerima File Transfer tersebut.

Namun, hanya ada 1 kendala atau kekurangan dari metode Transfer File dari Bluetooth tersebut, yaitu adalah kecepatan Transfer Filenya yang tidak secepat ketika menggunakan Metode Transfer melalui Koneksi Wi-Fi ataupun menggunakan Kabel USB.

Sehingga, jika kalian ingin melakukan Transfer File dalam ukuran besar, sebut saja dengan Size 100MB hingga 1GB atau lebih.

Maka, menggunakan Transfer File via Bluetooth, sama sekali tidak ideal untuk kalian lakukan, karena tentu saja akan memakan waktu yang cukup lama, hingga proses Transfer tersebut selesai untuk dilakukan.

Tetapi, jika Size File yang ingin kalian Transfer hanya berukuran tidak lebih dari 50MB, maka Transfer File menggunakan Bluetooth tersebut tetap akan memuaskan untuk dilakukan.

Nah, dengan demikian selesai sudah pembahasan kita yang sederhana kali ini, kami harap semua wawasan dan pengetahuan yang kalian dapat dari artikel ini bisa berguna dan bermanfaat untuk kalian.

Akhir kata, semoga artikel ini bisa menjadi nilai tambah untuk kalian, semoga apa yang kalian inginkan bisa terwujud dan semoga hari kalian menyenangkan. P.AW ~ DRD

Download File DM-Verity & Force Encryption Disabler (No-Verity) Terbaru untuk semua versi Android

Download DM Verity (No Verity) terbaru
Seperti yang kalian ketahui, sekarang ini kalian tidak bisa begitu saja memasangkan sebuah Custom Recovery, Kernel atau melakukan ROOT, karena jika kalian lakukan begitu saja 100% smartphone Android kalian akan mengalami Bootloop.

Bootloop sendiri adalah kasus di mana OS Android tidak bisa menyelesaikan Bootingnya dan selalu berulang-ulang melakukan Loading OS yang berakhir pada lingkaran Loading tiada henti, artinya Smartphone Android kalian tidak akan bisa masuk ke Home Screen.

Penyebab utama Bootloop setelah kalian memasang TWRP contohnya adalah karena Bootloader dari Smartphone Android kalian Crash, sehingga perlu penanganan lebih dan kalian perlu memasangkan sebuah Script yang di sebut dengan No Verity.

Hal ini berlaku untuk semua smartphone Android yang kalian saat ini, karena biasanya di versi Android terbaru Security dari OS tersebut akan terus di tingkatkan, salah satu gunannya adalah untuk meminimalisir penggunaan yang mungkin akan berdampak buruk untuk OS Android itu sendiri.

Sebagai imbasnya kalian tidak bisa begitu saja memasangkan sebuah Custom Recovery seperti TWRP seperti dulu lagi.


Sebelum ini ada beberapa masalah yang kerap terjadi jika kalian memasangkan Custom Recovery tanpa adanya File No verity tersebut, yaitu adalah sebagai berikut :


1. Bootloop
2. Memory Internal Storage tidak terbaca
3. Custom Recovery terkunci
4. Custom Recovery kelihangan fungsinya

Maka untuk mengakalinya, beberapa developers pihak ke-3 sudah membuat sebuah File yang sangat hebat dan berguna untuk mengatasi masalah yang sudah kami sebutkan diatas, dengan memunculkan sebuah File bernama DM-Verity & Force Encryption Disabler (No-Verity).

Di dalam File tersebut terdapat beberapa komponen agar Custom Recovery tidak menimbulkan masalah setelah di pasang dan ini sudah All in One, artinya semua Smartphone Android bisa menggunakannya.

Sejauh ini ada beberapa versi DM-Verity & Force Encryption Disabler (No-Verity) dan selalu di perbaharui, jika memang perlu di perbaharui untuk mengikuti schema terbaru dari OS Android.


Berikut adalah versi DM-Verity & Force Encryption Disabler (No-Verity) terbaru :




Password : dadroidrd.com

Jika Tetap terjadi Bootloop setelah memasangkan File DM-Verity diatas atau file DM-Verity gagal /  error saat di Flash dengan menggunakan TWRP, maka gunakan file ini (Cocok untuk mengatasi Bootloop akibat Magisk dan TWRP) :


Password : dadroidrd.com


Untuk cara penggunaannya adalah sebagai berikut :


1. Silahkan kalian Download dulu, pastikan gunakan versi paling baru.
2. Letakan di Memory Internal Smartphone Android kalian.
3. Flash dengan menggunakan Custom Recovery seperti TWRP.
4. Done!

Jika TWRP kalian terkunci setelah di pasang, maka kalian bisa mengikuti cara ini untuk membuka dan mengakses TWRP tersebut Cara atasi TWRP yang tidak bisa membaca Internal Memory atau terkunci dengan sangat mudah.

Dengan demikian harusnya masalah seperti Bootloop setelah memasang TWRP atau melakukan ROOT sudah bisa kalian atasi dengan mudah.

Jika pada akhirnya smartphone kalian masih saja Bootloop, maka kalian patut curiga, apakah TWRP yang kalian gunakan tidak cocok, beda seri atau bahkan Corrupt, kami sarankan untuk mengecek ulang file TWRP atau ROOT tersebut. P.AW ~ DRD

10/25/2020

Pengertian dan cara memasang custom kernel android

Custom Kernel Android, Cara Custom Kernel Android, Install Custom Kernel Android, Pasang Custom Kernel Android, Tutorial Custom Kernel Android, Arti Custom Kernel Android, Apa itu Custom Kernel Android, Kelebihan Custom Kernel Android, Kekurangan Custom Kernel Android, Bahaya menggunakan Custom Kernel Android, Penjelasan Custom Kernel Android, Download Custom Kernel Android, Custom Kernel Android TWRP, Custom Kernel Android Flashify, Custom Kernel Android Fastboot, Cara Install Custom Kernel Android TWRP, Install Custom Kernel Android Fastboot, Jenis Custom Kernel Android, Syarat untuk Custom Kernel Android, Persyaratan Custom Kernel Android, Pakai Custom Kernel Android, Pengertian Custom Kernel Android

Berbicara terkait OS Android memang tidak ada pernah habisnya, karena OS Mobile untuk Ponsel Pintar (Smartphone) ini selalu saja membuat penggunannya tidak pernah bosan, karena kalian sebagai User Smartphone Android bisa dengan mudah dan cepat melakukan hal keren yang tidak akan bisa kalian lakukan dengan OS Mobile lainnya.

Hal ini tidak lepas dari kemampuan OS Android sendiri yang memang mengadopsi mekanisme Open Source, yang artinya semua pengguna OS Android bisa saja menjadi pengembang untuk membuat atau menciptakan sesuatu.

Misalkan saja seperti Custom ROM, Mod, Tweak, Themes dan lain sebagainya, hal ini memang sudah berlangsung lama, yaitu kira-kira saat awal OS Android mendunia, budaya Modding ini memang sudah tumbuh besar di dalam Komunitas OS Android.

Sekarang ini sama saja, terlebih sekarang ini Komunitas dari OS Android kian membesar, karena memang sekarang ini ada banyak sekali Brand baru yang mengeluarkan seri Smartphone Android yang di jual ke pasaran.

Jadi, jangan heran ketika sekarang ini mayoritas masyarakat dunia banyak yang menggunakan Smartphone berbasis OS Android, karena memang ada banyak ragam dan pilihannya, dan beberapa diantaranya memang akan sangat ramah di kantong.

Terkait kepada masalah Open Source yang ada di OS Android, mekanisme inilah yang kami pikir bisa membuat OS Android bisa sebesar sekarang, terlebih lagi tidak bisa kita pungkiri bahwa di balik OS Android ini adalah Google yang seperti kalian tahu mereka ada Perusahaan Internet Terbesar di dunia.

Sehingga tidak mengherankan, jika setiap tahunnya versi Android di perbaharui dengan banyak sekali fitur dan kemampuan yang canggih dan mutakhir.

Hal lain yang tidak kalah serunya dalam menggunakan Smartphone Android adalah, ketika kalian bosan dengan tampilan dan fitur yang monoton pada Smartphone Android yang kalian miliki.

Maka, kalian akan merasa segar lagi jika menggunakan Custom ROM yang pada faktanya akan sangat berbeda jauh dari Stock ROM yang kalian gunakan sekarang, untuk detail terkait Custom ROM ini sudah kami kupas lengkap pada halaman di bawah ini :


Sehingga, kali ini kita akan membahas sebuah pembahasan yang cukup mirip dengan Custom ROM, yaitu adalah Custom Kernel, lalu apakah gerangan Custom Kernel tersebut?


Kernel Android


Mungkin kalian para pengguna Smartphone Android baru akan kebingungan dengan istilah Kernel tersebut, karena memang pada dasarnya Kernel ini hanya bisa di pahami oleh segelintir orang saja, itu semua karena Kernel ini sudah menjadi pembahasan yang teknis dan tidak umum.

Lalu, apa sih Kernel di Android tersebut?

Kernel adalah sebuah Part paling penting (Core) pada suatu OS, di OS Android Kernel ini menjadi Part yang paling penting yang di dalamnya terdapat berbagai macam kemampuan utama dari OS Android tersebut yang nantinya akan di Sinkron dengan kemampuan Hardware dan Software Terkait.

Kernel menjadi teramat penting posisinya di dalam kesatuan Firmware OS Android tersebut, karena bertindak sebagai Role Utama untuk mengatur konfigurasi menyeluruh terkait performa yang ada pada OS Android tersebut.

Sejatinya, Kernel sendiri terpisah dari System Image, sehingga mudah saja untuk kalian dalam mengidentifikasi dari Kernel Android tersebut yang biasanya di dalam Paketan Firmware akan memiliki nama File Boot.img.

Kernel di Android juga bisa menjadi pusat Informasi dari OS dan Hardware yang di gunakan oleh Smartphone Android tersebut, tanpa adanya Kernel, maka mustahil OS Android bisa berjalan.

Kernel di Android, mirip dengan Kernel di OS Linux? wajar saja, karena OS Android itu memang berjalan dengan Basis Linux, sehingga apa yang disebut dengan Kernel Android itu memang merupakan hasil Implementasi dari Linux Kernel.

Sehingga muncul lagi sebuah pertanyaan, lalu Custom Kernel itu apa?


Custom Kernel Android


Custom Kernel adalah sebuah Kernel Android yang telah di Modifikasi dengan mengganti Value Standard menjadi Custom, lalu juga ada penambahan lain yang di sertakan serti peningkatan Kualitas Foto, Video, Audio, Modem, Performa dan lain penting lainnya.

Umumnya Custom Kernel ini di buat dari Original Source Kernel Branch yang di rilis oleh masing-masing OEM Smartphone Android bersangkutan.

Meski demikian, tidak semua OEM merilis Kernel Source tersebut ke publik, sehingga jika ada Source Kernel dari OEM, maka harusnya Custom Kernel juga pasti akan tersedia untuk seri Smartphone Android yang kalian gunakan sekarang.

Custom Kernel ini tercipta dari tangan-tangan terampil para Third Party Developer di dalam Komunitas OS Android, ada yang berasal dari tangan Profesional atau Grup tertentu dan ada juga yang berasal dari tangan Amatiran atau bisa kita sebut Developer Pemula.

Sehingga, kalian pun harus Selektif dalam memilih dan menggunakan Custom Kernel tersebut, karena pada kenyataannya Kernel ini lebih sifatnya sangat dengan Hardware dan bahkan jauh lebih dekat dari pada ROM.

Maka, jika Custom Kernel dibuat dengan tidak adanya Quality Control, di pastikan Custom Kernel itu bisa jadi akan membahayakan untuk di pasang di Smartphone Android yang kalian miliki.

Untuk lebih jelasnya, silahkan pelajari Keuntungan dan Kerugian di dalam menggunakan Custom Kernel Android pada Scene di bawah ini.


Untung & Rugi menggunakan Custom Kernel Android


Memang tidak bisa di pungkiri, para pengguna Smartphone Android memang lebih selektif jika ingin melakukan Mod pada Smartphone Android yang mereka gunakan, jadi meraka akan mengambil keputusan dari Untung dan Rugi, jika memang menguntungkan, maka akan meraka gunakan, jika Merugikan maka akan sebaliknya.

Lalu, apa saja sih keuntungan jika menggunakan Custom Kernel tersebut?

  1. Agar bisa menjalankan Versi OS Android terbaru, meski demikian hal ini akan sangat berkaitan dengan Custom ROM.
  1. Peningkatan Performa, kebanyakan Custom Kernel itu di rilis dengan melakukan Overclock pada Processor ke tingkat yang aman, maka sudah jelas kalian akan merasakan peningkatan performa yang cukup besar, seperti contohnya ketika kalian sedang bermain sebuah games.
  1. Management RAM lebih baik, kebanyakan Custom Kernel saat ini di buat dengan optimasi RAM dengan se-efisien dan se-efektif mungkin, sehingga konsumsi RAM tidak akan menjadi terlalu banyak seperti pada Stock Kernel (Kernel bawaan OS).
  1. Flexible, Custom Kernel itu bisa di manfaatkan untuk membuka hal yang lebih Advanced dari sekedar ROOT saja, seperti kalian bisa melakukan Overclock secara Individu dan kalian juga bisa mengganti Boot Splash dengan Style kalian sendiri, atau kalian ingin mengubah beberapa Informasi yang ada pada Smartphone Android kalian, maka semua itu bisa di lakukan dengan Custom Kernel.
  1. Peningkatan di berbagai sektor, seperti yang sudah kami sebutkan diatas, Custom Kernel itu di buat dengan beragam peningkatan dan penambahan kualitas dari berbagai aspek yang nantinya akan menguntungkan kalian.
  1. ROOT & Custom Recovery Integration, biasanya Custom Kernel itu di buat dengan di sertakan Kemampuan ROOT dan penambahan Fitur Custom Recovery seperti TWRP secara default, sehingga jika kalian menggunakan Custom Kernel, maka kalian tidak perlu lagi melakukan ROOT dan memasang Custom Recovery setelahnya.

Jika, ada untungnya jelas saja ada ruginya, tetapi kerugian pada penggunaan Custom Kernel ini baru akan di rasakan, ketika kalian menggunakan Custom Kernel yang tidak di buat dengan baik dan terkesan asal-asalan, seperti :

  1. Over Heat, ya! menggunakan Custom Kernel yang Over dalam hal Optimized terlebih kepada Overclock CPU, maka akan membahayakan Smartphone Android kalian, karena Smartphone Android kalian akan selalu Panas setiap waktu, karena management Clock Speed tidak tertata dengan baik.
  1. Random Reboot, hal ini juga berkaitan dengan tindakan Over Optimized pada suatu Custom Kernel, karena dari segi Hardware, konfigurasi yang telah di buat itu mustahil untuk di jalankan oleh Hardware dengan baik, maka di pastikan Smartphone Android kalian akan sering terkena masalah Random Reboot.
  1. Kerusakan Hardware Permanent, seperti yang telah kami sebutkan diatas, Kernel itu begitu dengan dengan Hardware, jika kalian salah menggunakan Custom Kernel yang tidak tepat dan tidak aman, maka bisa jadi ada beberapa Hardware yang rusak secara Permanent.

Ingat! sekali lagi kerugian diatas, hanya terjadi pada Custom Kernel yang tidak di buat sesuai Standard dan tidak teruji terhadap Configuration Control terhadap hardware bersangkutan.

Jika, Custom Kernel yang kalian gunakan berasal dari Developer terpercaya dan handal, maka kami tegaskan disini, bahwa kalian hanya akan mendapatkan keuntungannya saja dan sama sekali tidak ada kerugian yang akan kalian rasakan.


Klasifikasi versi Custom Kernel Android


Dalam pengembangannya, Custom Kernel ini di dasarkan kepada beberapa Klasifikasi yang berbeda, hal ini di tujukan agar para pengguna Custom Kernel tersebut bisa tahu terkait Progress dan apakah Cistom Kernel tersebut sudah aman untuk di gunakan.

Perlu kalian ketahui, biasanya pengembangan Custom Kernel ini di lakukan secara Continue dan Periodik, jadi kalian harus jeli melihat Tags yang di sertakan, detailnya akan seperti ini :

  1. ALPHA >> Artinya Build Custom Kernel Pertama dan masih belum layak untuk di gunakan.
  2. BETA >> Artinya Build ini sudah bisa di gunakan. Namun, masih belum Stable dan masih terdapat beberapa Bugs.
  3. STABLE >> Artinya Custom Kernel ini sudah sangat layak di gunakan, karena sudah Stable dan maksimal.
  4. WIP >> Artinya Work In Progress, memiliki maksud bahwa Custom Kernel ini masih di kembangkan dan masih belum tersedia secara Publik.
  5. OFFICIAL >> Artinya Custom Kernel ini di buat oleh para Grup atau Developers dengan Branding Resmi.
  6. UNOFFICIAL >> Artinya Custom Kernel ini di buat dengan mengambil Source Code dari Official Custom Kernel yang di kembangkan oleh pihak tangan ke-3 / Developers yang tidak tergabung dalam Brand Legacy Official.

Jika, kalian bingung untuk bagaimana cara melihat Klasifikasi Versi ini, maka mudahnya biasanya para Developer Custom Kernel tersebut akan membuat sebuah Thread khusus pada suatu Forum menjadi seperti ini :

[KLASIFIKASI][CODENAME]NAMA KERNEL DAN VERSI

Tetapi, bisa juga klasifikasi ini di jelaskan di dalam deskripsi Forum Thread dan bahkan bisa juga di letakan dalam Penamaan File Custom Kernel yang akan di bagikan ke Publik.

Sehingga kalian harus jeli untuk melihat hal ini, karena hal ini akan menentukan kenyamanan kalian saat menggunakan Custom Kernel Android tersebut.


Syarat Penggunaan Custom Kernel Android


Sama seperti pemasangan Custom ROM, Custom Kernel juga memerlukan syarat untuk bisa di gunakan, hanya saja Persyaratan utamanya hanya 1 yaitu adalah Unlock Bootloader.

Karena kalian hanya bisa menggunakan Custom Kernel juga Smartphone Android kalian sudah Unlock Bootloader, sehingga sampai sekarang ini tidak pernah ada terlihat Custom Kernel yang bisa berjalan di Locked Bootloader pada umumnya, meski demikian mungkin ada saja, tetapi sangat jarang dan bahkan tidak pernah di ketahui sebelumnya.

Secara mekanisme Custom Kernel baru bisa di gunakan ketika kalian sudah melakukan Unlock Bootlaoder, karena kaitannya adalah bahwa Custom Kernel ini hanya bisa di pasangkan dengan Metode Fastboot, maupun Metode Flash via Custom Recovery dan Aplikasi Flasher khusus.

Sehingga seperti yang kalian ketahui, kedua hal tersebut yaitu Fastboot dan Custom Recovery hanya bisa di gunakan ketika Smartphone Android kalian sudah berada pada kondisi Unlock Bootloader saja.

Untuk lebih jelasnya, persyaratan-persyaratan penggunaan Custom Kernel Android tersebut akan kami rinci ke dalam Scene pemasangan Custom Kernel di bawah ini, karena seperti yang sudah kami sebutkan sebelumnya.

Pemasangan Custom Kernel ini bisa di lakukan dengan beberapa cara, untuk lebih jelasnya silahkan ikuti Section di bawah ini.


Cara Pasang Custom Kernel Android


Seperti yang sudah kami singgung diatas, pemasangan Custom Kernel bisa di lakukan dengan beberapa macam, dan masing-masing cara tersebut memiliki Persyaratan yang berbeda-beda, karena Metode yang di gunakan juga akan berbeda.

Ada yang melibatkan Media Perangkat Komputer sebagai Media Installnya dan ada juga yang hanya mengandalkan Media Custom Recovery, lalu ada pula yang menggunakan Aplikasi Android (.apk) khusus tanpa adanya campur tangan dari Perangkat Komputer.

Sehingga pada pembasahan Pemasangan Custom Kernel di bawah ini, kami akan membuatnya ke dalam beberapa bagian, sesuai dengan Metode Installasi yang bisa kalian gunakan dan kalian pilih.

Berikut adalah detailnya :


Cara Install Custom Kernel (Fastboot)


Cara pertama ini kita akan menggunakan Media Komputer sebagai alat untuk memasangkan Custom Kernel tersebut, maka persyaratan yang di butuhkan antara lain adalah :


  1. Fastboot Driver, jika kalian tidak punya silahkan Download dan Install salah satu dari halaman di bawah ini :
  1. Mode Fastboot / Bootloader
  2. Kabel USB
  3. Android USB Driver, jika belum punya silahkan pasang dengan mengikuti cara di bawah ini :

Untuk jenis file Custom Kernel yang di gunakan pada metode ini adalah berbentuk Ekstensi Image (.img), sehingga biasanya nama Custom Kernel tersebut menjadi boot.img, lalu pada kasus yang akan kami bicarakan di bawah ini, semuanya di jalankan pada Komputer dengan OS Windows, untuk cara pemasangannya kalian bisa mengikuti panduan di bawah ini :


  1. Pastikan Custom Kernel yang kalian Download sudah sesuai dengan seri Smartphone Android yang kalian gunakan sekarang (Matched).
  2. Setelahnya, pastikan Fastboot Driver sudah terpasang pada PC (Komputer Windows) yang kalian pakai.
  3. Pindahkan file boot.img ke Folder Fastboot seperti ini :
Custom Kernel Android, Cara Custom Kernel Android, Install Custom Kernel Android, Pasang Custom Kernel Android, Tutorial Custom Kernel Android, Arti Custom Kernel Android, Apa itu Custom Kernel Android, Kelebihan Custom Kernel Android, Kekurangan Custom Kernel Android, Bahaya menggunakan Custom Kernel Android, Penjelasan Custom Kernel Android, Download Custom Kernel Android, Custom Kernel Android TWRP, Custom Kernel Android Flashify, Custom Kernel Android Fastboot, Cara Install Custom Kernel Android TWRP, Install Custom Kernel Android Fastboot, Jenis Custom Kernel Android, Syarat untuk Custom Kernel Android, Persyaratan Custom Kernel Android, Pakai Custom Kernel Android, Pengertian Custom Kernel Android

  1. Jika File Custom Kernel bernama acak, silahkan Rename menjadi boot.img agar mudah untuk kalian dalam mengikuti tutorial ini.
  2. Selanjutnya, silahkan buat Smartphone Android kalian masuk ke dalam Mode Fastboot / Bootloader.
  3. Hubungkan Smartphone Android ke PC Windows dengan Kabel USB
  4. Buka CMD (Command Prompt) dan arahkan ke Folder Fastboot, jika tidak tahu caranya silahkan ikuti panduan ini :
  1. Jika sudah, silahkan masukan perintah ini, untuk menginstall Custom Kernel :
fastboot flash boot boot.img
  1. Jika muncul pesan OKAY, berarti proses pemasangan sudah berhasil untuk di lakukan.
  2. Saat ini kalian sudah bisa melakukan Reboot ke System, dengan memasukan perintah ini dari jendela Fastboot :
fastboot reboot
  1. Sampai sini, tutorial pemasangan Custom Kernel dengan Metode Fastboot telah selesai, kalian bisa mengecek apakah Custom Kernel sudah terpasang atau belum di Aplikasi Settings >> About Phone >> Kernel Version.
  2. Done! selamat menikmati Custom Kernel baru.

Jika, pada kondisi ini kalian tidak memiliki sebuah Perangkat Komputer berbasis OS Windows, maka kalian tetap akan bisa memasangkan Custom Kernel tersebut hanya dengan bermodalkan Smartphone Android saja.

Yaitu dengan bantuan Custom Recovery seperti TWRP, lebih jelasnya silahkan ikuti panduan di bawah ini.


Cara Install Custom Kernel (TWRP)


Seperti yang sudah kami singgung diatas, memasang Custom Kernel juga bisa di lakukan tanpa perlu adanya bantuan dari PC / Komputer, karena cukup dengan menggunakan Custom Recovery, maka Custom Kernel tersebut bisa kalian pasangkan dengan mudah.

Pada kasus ini, kami menggunakan Custom Recovery TWRP yang memang memiliki kemampuan untuk menginstall File berjenis Image (.img), untuk Custom Recovery selain TWRP, kami tidak tahu.

Selanjutnya untuk jenis File Custom Kernel yang bisa di Install dari TWRP ini ada 2 buah macam yaitu berbentuk (.zip) dan berbentuk (.img), untuk cara Flash / Installnya juga akan berbeda.

Sebelum itu ada hal penting yang menjadi persyaratan utama dari metode ini, yaitu Smartphone Android kalian harus sudah punya Custom Recovery, dalam kasus ini ialah menggunakan TWRP, jika kalian belum punya TWRP dan tidak tahu cara pasangnya, silahkan ikuti panduan pemasangan TWRP dari halaman di bawah ini :


Jika, TWRP sudah terpasang, maka untuk proses pemasangan Custom Kernel ini akan mudah untuk di lakukan, benar saja sekali lagi kalian tidak akan memerlukan bantuan Komputer / PC Windows pada kasus ini, berikut adalah panduannya :


  1. Pastikan File Custom Kernel yang di Download sudah sesuai (Matched) dengan seri Smartphone yang kalian gunakan.
  2. Selanjutnya Pindahkan Custom Kernel ke Memory Internal (Internal Storage) di tempat yang mudah untuk kalian temukan.
  3. Silahkan buat Smartphone Android kalian masuk ke dalam Mode TWRP.
  4. Untuk menginstall Custom Kernel, silahkan pilih Opsi Install.
Custom Kernel Android, Cara Custom Kernel Android, Install Custom Kernel Android, Pasang Custom Kernel Android, Tutorial Custom Kernel Android, Arti Custom Kernel Android, Apa itu Custom Kernel Android, Kelebihan Custom Kernel Android, Kekurangan Custom Kernel Android, Bahaya menggunakan Custom Kernel Android, Penjelasan Custom Kernel Android, Download Custom Kernel Android, Custom Kernel Android TWRP, Custom Kernel Android Flashify, Custom Kernel Android Fastboot, Cara Install Custom Kernel Android TWRP, Install Custom Kernel Android Fastboot, Jenis Custom Kernel Android, Syarat untuk Custom Kernel Android, Persyaratan Custom Kernel Android, Pakai Custom Kernel Android, Pengertian Custom Kernel Android
  1. Jika, Custom Kernel berformat (.zip), silahkan saja langsung cari File Custom Kernel tersebut melalui Opsi Install di TWRP, lalu lakukan Konfimasi Install setelahnya.
  2. Jika, Custom Kernel berformat (.img), maka setelah kalian masuk ke Opsi Install di TWRP, pilih lagi Opsi Install Image, selanjutnya silahkan cari File Custom Kernel dan lakukan Konfimasi Installasi.
Custom Kernel Android, Cara Custom Kernel Android, Install Custom Kernel Android, Pasang Custom Kernel Android, Tutorial Custom Kernel Android, Arti Custom Kernel Android, Apa itu Custom Kernel Android, Kelebihan Custom Kernel Android, Kekurangan Custom Kernel Android, Bahaya menggunakan Custom Kernel Android, Penjelasan Custom Kernel Android, Download Custom Kernel Android, Custom Kernel Android TWRP, Custom Kernel Android Flashify, Custom Kernel Android Fastboot, Cara Install Custom Kernel Android TWRP, Install Custom Kernel Android Fastboot, Jenis Custom Kernel Android, Syarat untuk Custom Kernel Android, Persyaratan Custom Kernel Android, Pakai Custom Kernel Android, Pengertian Custom Kernel Android
  1. Tunggu hingga proses installasi seleasi.
  2. Jika, sudah disini kalian sudah bisa melakukan Reboot.
Custom Kernel Android, Cara Custom Kernel Android, Install Custom Kernel Android, Pasang Custom Kernel Android, Tutorial Custom Kernel Android, Arti Custom Kernel Android, Apa itu Custom Kernel Android, Kelebihan Custom Kernel Android, Kekurangan Custom Kernel Android, Bahaya menggunakan Custom Kernel Android, Penjelasan Custom Kernel Android, Download Custom Kernel Android, Custom Kernel Android TWRP, Custom Kernel Android Flashify, Custom Kernel Android Fastboot, Cara Install Custom Kernel Android TWRP, Install Custom Kernel Android Fastboot, Jenis Custom Kernel Android, Syarat untuk Custom Kernel Android, Persyaratan Custom Kernel Android, Pakai Custom Kernel Android, Pengertian Custom Kernel Android
  1. Booting pertama setelah pemasangan Custom Kernel akan cukup lama, sekitar 10 hingga 20 Menit.
  2. Jika sudah Booting dengan sempurna, kalian bisa melakukan cek apakah Custom Kernel sudah terpasang atau tidak di Aplikasi Settings >> About Phone >> Kernel Version.
  3. Selesai.

Jika, kalian tidak punya Custom Recovery seperti TWRP, apakah masih tetap bisa memasangkan Custom Kernel tersebut? jawabannya adalah iya bisa! yaitu hanya dengan menggunakan Aplikasi Android Flasher Khusus, maka kalian bisa memasangkan Custom Kernel tersebut dan cara ini juga tidak akan melibatkan Media Perangkat Komputer sedikit pun, berikut adalah cara kerjanya.


Cara Install Custom Kernel (Flashify)


Selanjutnya jika kalian tidak punya TWRP, maka solusi lain untuk bisa memasangkan Custom kernel di Smartphone Android kalian, bisa di lakukan dengan sebuah aplikasi khsus bernama Flashify.

Aplikasi ini memang di buat secara khusus untuk tujuan Flashing File System bisa berbentuk Image (.img) maupun (.zip), sehingga kalian bisa memanfaatkan aplikasi satu ini untuk pemasangan Custom Kernel tanpa perlu menggunakan TWRP.

Flashify ini adalah sebuah aplikasi gratis yang bisa kalian Download secara resmi dari Play Store, pastikan gunakan Flashify untuk ROOT User seperti ini :

Custom Kernel Android, Cara Custom Kernel Android, Install Custom Kernel Android, Pasang Custom Kernel Android, Tutorial Custom Kernel Android, Arti Custom Kernel Android, Apa itu Custom Kernel Android, Kelebihan Custom Kernel Android, Kekurangan Custom Kernel Android, Bahaya menggunakan Custom Kernel Android, Penjelasan Custom Kernel Android, Download Custom Kernel Android, Custom Kernel Android TWRP, Custom Kernel Android Flashify, Custom Kernel Android Fastboot, Cara Install Custom Kernel Android TWRP, Install Custom Kernel Android Fastboot, Jenis Custom Kernel Android, Syarat untuk Custom Kernel Android, Persyaratan Custom Kernel Android, Pakai Custom Kernel Android, Pengertian Custom Kernel Android

Seperti namanya sendiri, aplikasi ini memerlukan Persyaratan utama, yaitu Smartphone Android kalian harus sudah dalam kondisi ROOTED, karena aplikasi ini memerlukan akses ROOT.

Jika, kalian bingung untuk bisa melakukan ROOT pada Smartphone Android kalian, silahkan ikuti cara di bawah ini :


Selanjutnya, meski Flashify ini bisa di gunakan untuk melakukan Flashing File Custom Kernel dengan Format (.zip) dan (.img), kalau kami sendiri lebih menyarankan kalian untuk menginstall Custom Kernel dengan Format (.img) saja, karena lebih maksimal dan terbukti aman dengan resiko yang minimal.

Jika, Smartphone Android kalian sudah bisa mendapat akses ROOT, maka kalian bisa dengan mudah memasangkan Custom Kernel dengan cara di bawah ini :


  1. Buka aplikasi Flashify dan Izinkan (Grant) terhadap akses ROOT.
  2. Pilih opsi Boot Image, lalu cari File Custom Kernel yang telah kalian Download dan letakan di Memory Internal Smartphone Android kalian sebelumnya.
Custom Kernel Android, Cara Custom Kernel Android, Install Custom Kernel Android, Pasang Custom Kernel Android, Tutorial Custom Kernel Android, Arti Custom Kernel Android, Apa itu Custom Kernel Android, Kelebihan Custom Kernel Android, Kekurangan Custom Kernel Android, Bahaya menggunakan Custom Kernel Android, Penjelasan Custom Kernel Android, Download Custom Kernel Android, Custom Kernel Android TWRP, Custom Kernel Android Flashify, Custom Kernel Android Fastboot, Cara Install Custom Kernel Android TWRP, Install Custom Kernel Android Fastboot, Jenis Custom Kernel Android, Syarat untuk Custom Kernel Android, Persyaratan Custom Kernel Android, Pakai Custom Kernel Android, Pengertian Custom Kernel Android
  1. Setelahnya lakukan Konfirmasi Install.
  2. Tunggu hingga proses selesai dan Reboot.
  3. Done!


Dengan demikian, selesai sudah pembahasan kita yang agak lumayan panjang terkait masalah Custom Kernel di OS Android tersebut.

Pastikan kalian tidak salah dalam menggunakan Custom Kernel tersebut yang tidak di peruntukan untuk seri Smartphone Android yang kalian gunakan, karena akibatnya akan Fatal, yaitu di pastikan akan terjadi Brick.

Lalu, metode Install diatas sebenarnya adalah metode dasar dan umum saja, karena di luar sana masih ada beberapa cara untuk mengsintall Custom Kernel tersebut, salah satunya adalah dengan menggunakan sebuah Tool khusus untuk jenis Spesifik Smartphone Android yang kalian gunakan.

Cara tersebut sengaja tidak kami sertakan, karena disini kami hanya ingin menggambarkan cara secara umum saja.

Pastikan semua cara diatas, kalian ikuti dengan benar dan teliti, karena jika di lakukan sembarangan maka akan sangat berbahaya, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kalian dan semoga hari-hari anda menyenangkan. P.AW ~ DRD

10/13/2020

Cara Masuk dan Keluar dari Fastboot Mode Realme (Semua Tipe)

Cara masuk dan keluar dari Mode Fastboot Realme

Mencari sebuah Smartphone Android yang sesuai dengan budget yang kalian miliki, memang tidak sulit untuk dilakukan sekarang ini, karena dipasaran sana memang terdapat banyak sekali jenis dan variant Smartphone Android yang layak untuk kalian beli.

Perlu kalian tahu, bahwa pada dasarnya segmentasi pasar pada Smartphone Android itu memang luas sekali dan pastinya akan mengisi setiap level pasar, sehingga mau berapapun budget yang kalian miliki, maka kami pikir kalian tidak akan kesulitan untuk mencari sebuah Smartphone Android yang cocok dengan gaya pemakaian kalian.

Saat ini memang ada beragam jenis Brand yang memang ikut andil dalam bisnis Smartphone Android tersebut, baik Brand Lokal hingga Brand International, semuanya berlomba untuk mencari keuntungan dari bisnis penjualan Smartphone Android tersebut.

Indonesia sendiri menjadi salah satu target pasar yang memang sering ditargetkan banyak Brand International ternama, sehingga kita sebagai orang Indonesia tentu akan diuntungan dari kondisi ini, karena jelas saja kita bisa memilih dengan lebih leluasa terkait Produk Smartphone Android tersebut, tentu saja bisa kalian beli secara resmi tentunya.

Nah, pada pembahasan kali ini kita akan membahas salah satu Brand Smartphone Android International yang belakangan ini tengah naik daun namanya, yaitu adalah Realme.

Realme sendiri sebenarnya bukan sebuah nama Brand yang baru ada, karena sejatinya Realme ini dibentuk ketika sudah berpisah dengan Brand utamanya, yaitu adalah Oppo.

Sejarah mencatat, bahwa Realme itu dulunya memang bagian penamaan dari salah satu lini seri dari Produk Smartphone Android Oppo, yaitu adalah Oppo Realme.

Sehingga, kalian tidak perlu heran jika melihat ada banyak kesamaan dalam Produk Smartphone Android dari kedua buah Brand tersebut.

Tetapi, semakin kesini pihak Realme terlihat semakin Independent dengan tidak lagi menggunakan Color OS sebagai basis sistem operasi Android yang digunakan.

Karena sekarang, semua Produk Smartphone Android Realme terbaru sudah menggunakan Realme UI yang tentu saja akan menjadi sebuah Custom ROM Resmi dari Realme untuk kedepannya.

Berbicara terkait harga sendiri, maka kami bisa bilang, bahwa Produk Smartphone Android dari Realme tersebut, memang memiliki harga yang sangat bersaing dipasaran.

Terkait kualitas pun tidak perlu ditanya lagi, karena seperti yang kita ketahui bahwa saat ini Brand Smartphone Android Realme tersebut, memang sudah masuk pada jajaran Top 5 Best Selling Smartphone Android yang ada ditanah air kita ini, tentu saja ini prestasi yang sangat bagus dari seorang pendatang baru.


Produk Smartphone Android dengan karakter yang kuat


Nah, kami yakin pasti banyak orang akan setuju dengan peryataan ini, ya! benar sekali, Produk Smartphone Android dari Realme itu memang memiliki karakter yang kuat dengan ciri khasnya tersendiri.

Faktanya Smartphone Android Realme tersebut, memang bisa beradaptasi dengan baik ditanah air kita ini, karena bisa menyesuaikan dengan kebutuhan orang Indonesia tersebut, seperti hebat dalam beberapa hal dibawah ini :

  1. Memiliki desain yang modern.
  2. Handal dalam urusan Gaming.
  3. Ditenagai dengan kapasitas baterai yang lumayan.
  4. Memiliki setup Kamera yang jempolan.
  5. Memiliki beragam Inovasi Teknologi modern.

Disamping semua hal yang sudah kami sebutkan diatas, nyatanya ada satu hal yang menarik dari Produk Smartphone Android dari Realme tersebut, yaitu adalah harganya yang tidak akan membuat dompet kalian jebol.

Jika kita bandingkan, maka untuk harga jual dari Brand Smartphone Android Realme ini, maka akan kurang lebih sama, seperti harga jual dari Produk Smartphone Android dari Xiaomi, nah inilah hal yang menarik disini, karena spesifikasi yang dijual tentu saja tidak akan mengecewakan konsumennya.

Beralih kepada ciri khasnya sendiri, sudah jelas Smartphone Android Realme itu nyatanya memiliki ciri khas yang kuat, karena seperti yang sudah kami jelaskan diatas, sekarang Realme itu sudah memiliki Custom ROM-nya sendiri secara Independent yang bernama Realme UI.

Keunikan yang kami maksud disini ialah terkait pada fitur dan teknologi yang ada pada Realme UI tersebut, selain memiliki konfigurasi desain yang sangat minimalis dan elegant, nyatanya ada beragam fitur hebat dan unik yang bisa kalian gunakan pada Realme UI tersebut.

Sehingga, sekarang ini Brand Smartphone Android Realme tidak bisa kita katakan sama lagi dengan Brand Smartphone Android Oppo, karena jika kita lihat dari perspektif User Experience, maka jelas saja Realme itu unik dan tidak sama dengan Smartphone Android lain.

Meski memiliki keunikannya tersendiri, secara umum Produk Smartphone Android dari Realme itu, tetap sama saja seperti kebanyakan Smartphone Android lainnya, mengapa demikian? jelas saja, karena masih sama-sama menggunakan basis utama dari OS Android.


Semua Fitur dasar OS Android ada di Realme


Sekali lagi, karena Produk Smartphone Android Realme itu menggunakan OS Android sebagai basis utama pada Sistem Operasinya, maka sudah pasti semua fitur default yang ada pada sebuah OS Android itu menjadi ada pula pada Smartphone Android Realme tersebut.

Maksud dari beragam fitur tersebut, bukan berarti fitur yang umum bisa kita gunakan, tetapi lebih kepada fitur tingkat lanjut yang memang diperuntukan untuk orang-orang yang sudah Advanced dalam menggunakan Smartphone Android tersebut.

Beragam fitur yang kami maksud tersebut, ialah sebagai berikut :

  1. Fitur ABD yang bisa dimanfaatkan untuk tindakan Modding dan Debugging.
  2. Fitur Fastboot yang bisa dimanfaatkan untuk tindakan Flashing ataupun Unlocking.
  3. Fitur Recovery yang bisa dimanfaatkan untuk tindakan Upgrading dan Wiping.
  4. dll.

Nah, sebenarnya masih ada banyak fitur default lain dari OS Android tersebut, yang pastinya juga pada Smartphone Android Realme.

Pada pembahasan kita kali ini, kita hanya akan berfokus pada salah satu fitur yang sudah kami sebutkan diatas, yaitu adalah Fitur Fastboot, lebih detail lagi, yang akan khusus kami bahas sekarang ialah terkait kepada permasalahan Mode Fastboot yang ada pada setiap Smartphone Android Realme.

Lalu, apa sih kegunaan dari Mode Fastboot tersebut?


Kegunaan Mode Fastboot di Realme


Secara garis besar, sudah kami singgung sedikit diatas, pada dasarnya Mode Fastboot itu memang lebih diperuntukan dalam pemanfaatan untuk kegiatan Flashing dan Unlocking.

Pada Smartphone Android Realme tersebut, fungsi Mode Fastboot memang tidak ada bedannya seperti yang sudah kami jelaskan diatas.

Jika kita perjelas, maka seharusnya Mode Fastboot pada Smartphone Android Realme tersebut, bisa kalian gunakan atau manfaatkan untuk beragam tindakan dibawah ini :

  1. Melakukan Unlock Bootloader.
  2. Melakukan Relock Bootloader.
  3. Melakukan Flashing Firmware, baik Upgrade versi Firmware ataupun Downgrade.
  4. Melakukan pemasangan Custom Recovery.
  5. Melakukan pemasangan Custom Kernel.
  6. Bisa dimanfaatkan untuk mengorek informasi dari Hardware yang digunakan pada Smartphone Android Realme tersebut.
  7. dll.

Dari apa yang sudah kami sebutkan diatas, jelas saja Mode Fastboot pada Smartphone Android Realme tersebut, memang memiliki kegunaan dan manfaat yang besar, jika bisa kalian maksimalkan.

Secara umum, Mode Fastboot itu memang sudah menjadi Mode yang Standard ada pada setiap Smartphone Android yang ada dimasa sekarang ini.

Hanya saja, mungkin tampilan antar muka dari Mode Fastboot tersebut akan bisa berbeda-beda dan tidak sama, tergantung dari developer yang merancangnya.

Namun, jika dari fungsi, maka pastinya mau bagaimanapun bentuk atau desain dari Mode Fastboot tersebut, fungsinya pasti akan sama-sama saja.

Selanjutnya, perlu kalian ingat terlebih dulu, bahwa jika kalian ingin menggunakan Mode Fastboot pada Smartphone Android Realme tersebut, faktanya ada persyaratan utama yang harus kalian lakukan, apa itu?


Syarat menggunakan Mode Fastboot di Realme


Meski ada secara default pada setiap Smartphone Android Realme yang ada dipasaran sekarang ini, nyatanya Mode Fastboot tersebut tidak bisa kalian akses atau gunakan begitu saja.

Karena ada syarat yang harus kalian lakukan dulu sebelumnya, jika tidak kalian lakukan, maka Mode Fastboot tersebut akan selalu terkunci dan tidak akan bisa kalian gunakan sama sekali.

Syarat utama yang kami maksud disini ialah Smartphone Android Realme tersebut, harus sudah Unlock Bootloader, jika memang kalian ingin menggunakan atau memanfaatkan fitur atau kemampuan dari Mode Fastboot tersebut.

Lalu, bagaimana sih cara melakukan Unlock Bootloader di Smartphone Android Realme tersebut? mudah saja! kalian hanya perlu mengikuti Tutorial yang sudah kami gambarkan dibawah ini :


Nah, jika kalian sudah melakukan Unlock Bootloader tersebut, lalu bagaimana sih teknisnya terkait cara mengakses dan cara keluar dari Mode Fastboot Realme tersebut?

Maka, hal ini akan kita bahas menjadi 2 buah bagian pembahasan yang berbeda, baiklah mari kita bahas terkait tata cara untuk bisa masuk kedalam Mode Fastboot di Smartphone Android Realme.


Cara Masuk ke Mode Fastboot Realme


Dalam hal teknisnya, kalian bisa masuk kedalam Mode Fastboot tersebut dengan 2 buah cara yang berbeda, yaitu adalah dengan cara sebagai berikut :

  1. Dengan kombinasi Tombol tertentu.
  2. Dengan menggunakan bantuan dari ABD.

Nah, hal pertama yang akan kita bahas adalah terkait tata cara mengakses Mode Fastboot dengan Kombinasi Tombol tertentu tersebut.


Cara Masuk ke Mode Fastboot Realme dengan menekan Tombol tertentu


Pada cara ini, kalian bisa langsung masuk ke Mode Fastboot di Smartphone Android Realme tersebut, secara langsung dengan tata cara sebagai berikut :

  1. Matikan Smartphone Android Realme.
  2. Jika sudah mati total, tekan Tombol Volume Down (-) dan Power berbarengan.
  3. Tahan kombinasi Tombol yang ditekan tersebut, dan lepaskan jika sudah muncul gambar seperti dibawah ini :
Cara masuk dan keluar dari Mode Fastboot Realme
  1. Pada tahap ini, kalian sudah sukses masuk kedalam Mode Fastboot Realme.
  2. Done!

Selanjutnya, kalian juga bisa masuk ke Mode Fastboot Realme tersebut dengan menggunakan bantuan dari ABD, hanya saja cara ini tentu saja akan melibatkan Komputer Desktop sebagai alat bantunya, berikut adalah detailnya.


Cara Masuk ke Mode Fastboot Realme dengan ABD


Sebelum kalian mengikuti cara ini, pastikan terlebih dahulu kalian menyiapkan beberapa alat kerja yang dibutuhkan, seperti :


Baiklah, tanpa perlu berlama-lama lagi, berikut adalah tata cara untuk masuk ke Mode Realme dengan bantuan ADB Driver :

  1. Silahkan sambungkan Smartphone Android kalian ke PC Desktop dengan bantuan Kabel USB.
  2. Ingat! Fitur USB Debugging harus sudah aktif sebelumnya.
  3. Setelahnya, silahkan buka Aplikasi Command Prompt di OS Windows.
  4. Lalu, arahkan ke direktori Folder ABD Driver tersebut, jika tidak tahu caranya, kalian bisa mengikuti cara dibawah ini :
  1. Jika sudah, silahkan masuk perintah dibawah ini untuk membuat Smartphone Android Realme kalian masuk ke dalam Mode Fastboot secara otomatis :
adb reboot bootloader
  1. Jika sudah benar, secara otomatis Smartphone Android Realme kalian akan Reboot dengan sendirinya.
  2. Setelahnya, Smartphone Android Realme tersebut akan langsung masuk menuju Mode Fastboot.
  3. Done!

Bagaimana? mudah sekali bukan untuk bisa masuk atau mengakes Mode Fastboot di Smartphone Android Realme tersebut.

Nah, setelahnya hal yang akan kita bahas selanjutnya adalah bagaimana sih cara keluar dari Mode Fastboot Realme tersebut?


Cara Keluar dari Mode Fastboot Realme


Kami yakin sekali, pasti banyak diantara kalian para pengguna Smartphone Android Realme yang nyatanya akan kebingungan untuk bisa keluar dari Mode Fastboot Realme tersebut, apalagi mungkin kalian secara tidak sengaja telah mengakses Mode Fastboot tersebut, tentu pasti akan berakhir bingung ketika mendapati situasi tersebut.

Nah, sama dengan cara masuknya, pada cara keluar dari Mode Fastboot Realme tersebut, kita juga bisa menggunakan 2 buah cara berbeda yang bisa dimanfaatkan untuk bisa keluar dari Mode Fastboot tersebut, kedua buah cara tersebut ialah sebagai berikut :

  1. Dengan menggunakan opsi yang ada pada Mode Fastboot Realme secara langsung.
  2. Dengan menggunakan bantuan dari Fastboot Driver.

Baik, mari kita bahas secara runtut, hal pertama yang akan kita perjelas adalah terkait dengan tata cara keluar dari Mode Fastboot Realme secara langsung.


Cara Keluar dar Mode Fastboot Realme secara langsung


Ini adalah cara termudah yang bisa kalian pilih untuk bisa secara langsung keluar dari Mode Fastboot Realme tersebut.

Cara ini tentunya juga tidak akan menggunakan bantuan dari PC Desktop, karena bisa kalian eksekusi secara langsung melalui opsi yang ada pada Mode Fastboot Realme tersebut, berikut adalah caranya.

  1. Silahkan soroti beberapa menu yang ada pada Mode Fastboot Realme tersebut.
  2. Silahkan gunakan Tombol Volume untuk melakukan Navigasi keatas dan kebawah.
  3. Pilih menu yang bertuliskan SECURE BOOT.
Cara masuk dan keluar dari Mode Fastboot Realme
  1. Jika sudah, tekan Tombol Power untuk actionnya.
  2. Setelahnya, Smartphone Android Realme kalian akan secara otomatis Reboot dan keluar dari Mode Fastboot tersebut.
  3. Done!

Selanjutnya, kalian pun juga bisa keluar dari Mode Fastboot Realme tersebut dengan menggunakan opsi lain, yaitu adalah dengan bantuan perintah khusus yang ada pada Fastboot Driver, hanya saja cara ini tentu akan melibatkan PC Desktop sebagai alat bantunya, berikut adalah detailnya.


Cara Keluar dar Mode Fastboot Realme dengan Fastboot Driver


Jika kalian ingin menggunakan cara ini untuk bisa keluar dari Mode Fastboot Realme tersebut, maka kalian harus mempersiapkan 2 hal dibawah ini, yaitu adalah sebagai berikut :


Baiklah, berikut adalah tata cara untuk bisa keluar dari Mode Fastboot Realme dengan bantuan Fastboot Driver.

  1. Silahkan sambungkan Smartphone Android kalian ke PC Desktop dengan bantuan Kabel USB.
  2. Setelahnya, silahkan buka Aplikasi Command Prompt di OS Windows.
  3. Lalu, arahkan ke direktori Folder Fastboot Driver tersebut, jika tidak tahu caranya, kalian bisa mengikuti cara dibawah ini :
  1. Jika sudah, silahkan masuk perintah dibawah ini untuk membuat Smartphone Android Realme kalian keluar dari Mode Fastboot secara otomatis :
fastboot reboot
  1. Setelahnya, secara otomatis Smartphone Android Realme kalian akan Reboot dengan sendirinya dan akan langsung masuk ke Normal Mode lagi.
  2. Done!

Bagaimana? mudah sekali bukan untuk bisa keluar dari Mode Fastboot Realme tersebut? sehingga sebenarnya kalian tidak perlu panik, jika suatu saat Smartphone Android Realme kalian masuk ke Mode Fastboot secara tidak sengaja.

Karena untuk bisa keluar dari Mode Fastboot Realme tersebut, ternyata sangat mudah sekali untuk dilakukan.

Dengan demikian, selesai sudah pembahasan kita yang sederhana kali ini, memang terlihat begitu sederhana, tetapi kami yakin pembahasan yang kami angkat kali ini pasti akan memiliki manfaat yang besar untuk kalian.

Apalagi, jika kalian adalah seorang pengguna Smartphone Android awam dan mungkin sedang kebingungan terkait dalam permasalahan Mode Fastboot yang ada pada Smartphone Android Realme tersebut.

Akhir kata, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kalian, semoga apa yang kalian inginkan bisa terpenuhi dan semoga hari kalian menyenangkan. P.AW ~ DRD

10/12/2020

Cara Hard Reset di Xiaomi / Redmi (Semua Tipe + Tanpa PC)

Hard Reset Xiaomi / Redmi

OS Android memang menjadi Sistem Operasi untuk Perangkat Mobile Pintar yang paling populer sekarang ini, karena pada dasarnya OS Android tersebut memang dirancang sepintar dan secanggih mungkin agar bisa membantu penggunannya untuk menyelesaikan beragam keperluan.

Selain itu setiap tahunnya OS Android tersebut akan semakin cerdas dan akan semakin kaya akan fitur, karena developer utama mereka yaitu adalah Google, memang senantiasa melakukan perubahan besar setiap tahunnya.

Dengan adanya dukungan Teknologi disektor Hardware yang kian maju pesat sekarang ini, maka ketika di Integrasikan dengan OS Android tersebut, terciptalah beragam Inovasi Teknologi yang lebih modern, seperti kemampuan Artificial Intelligence (AI) dan beragam Teknologi yang sebelumnya tidak pernah kita bayangkan ada, seperti Fingerprint Underdisplay dan Camera Underdisplay, serta masih ada banyak hal lain lagi.

Sejak beberapa tahun belakangan ini, OS Android memang telah mengalami banyak kemajuan pesat di beragam sektor segmentasinya, hal ini bukan semata-mata terjadi karena dikembangkan oleh pihak Google, melainkan karena sifat OS Android itu sendiri yang sejatinya memang fleksibel.

Bagaimana maksudnya? ya! karena OS Android itu bersifat Open Source, maka perkembangan dari OS satu ini bisa menjadi kian pesat, alasannya sederhana saja, karena diluar sana ada banyak sekali perusahaan raksasa teknologi yang memang ikut andil dalam melakukan beragam hal pada OS Android tersebut, tentu masih dalam konteks untuk menjadi Inovasi Teknologi terbaru.

Perusahaan-perusahaan raksasa teknologi yang kami maksud disini ialah seperti Perusahaan Brand Smartphone Android, Perusamaan Semi-Conductor yang berkecimpung dalam bidang Chipset, Perusahaan raksasa dibidang Fotografi dan Videografi, serta Perusahaan yang bergerak dibidang Sound System.

Semua perusahaan tersebut memang memiliki andil besar pada pertumbuhan OS Android hingga menjadi seperti sekarang ini, jika kita hitung, maka mungkin ada puluhan bahkan ratusan Perusahaan Teknologi yang ikut andil bagian dalam bisnis Perangkat Pintar dengan OS Android tersebut.

Nah, pada pembahasan kali ini, kita akan membahas satu permasalahan yang ada pada salah satu Brand Smartphone Android yang memang memiliki reputasi sangat baik dalam beberapa tahun belakangan ini, Brand Smartphone Android yang kami maksud disini adalah Xiaomi dan Redmi.

Kami yakin pasti kalian kenal dengan Brand satu ini, karena dalam keseharian kita, baik dilingkungan kerja, masyarakat dan keluarga, pasti ada-ada saja yang menggunakan Smartphone Android dari kedua buah Brand tersebut.

Mau tidak mau kita harus mengakui, karena pada dasarnya Smartphone Android Xiaomi dan Redmi tersebut, memang menjadi salah satu Smartphone Android terbaik yang bisa kita miliki sekarang ini.

Selain dari harganya yang tidak bikin merengek, spesifikasi dan desain yang dibawa Smartphone Android dari kedua buah Brand tersebut juga memang tidak mengecewakan.

Hanya saja, bukan Smartphone Android namanya, jika tidak mengalami beragam masalah dalam jangka waktu pemakaiannya, Smartphone Android Xiaomi dan Redmi pun juga mengalami nasib yang sama tentunya.


Beragam permasalahan pada Smartphone Android Xiaomi dan Redmi


Perlu kami tekankan disini, pada dasarnya kami tidak bermaksud untuk menjelekan kedua buah Brand Smartphone Android tersebut, maupun OS Android yang digunakannya.

Melainkan, permasalahan yang kami maksud disini ialah permasalahan yang datang dari ulah penggunannya sendiri, bukan berarti Produk Smartphone Android Xiaomi dan Redmi itu jelek, apalagi cacat, melainkan permasalahan yang datang dalam jangka waktu pakainya.

Semua Brand Smartphone Android juga akan mengalami masalah serupa, jika sudah digunakan dalam kurun waktu tertentu, beberapa permasalahan yang kami maksud disini dan nyatanya juga ada pada Produk Smartphone Android Xiaomi dan Redmi tersebut, adalah sebagai berikut :

  1. Performa System dan Hardware yang kian melamban.
  2. Muncul Error sana sini.
  3. Sering mengalami Overheating yang tidak jelas asal usulnya.
  4. Sering mengalami Random Reboot.
  5. Sering muncul kasus Freeze atau Hang.
  6. Tidak bisa Booting, karena kasus Bootloop dan Brick.
  7. Tidak bisa menjalankan beberapa aplikasi tertentu.
  8. dll.

Nah, sebenarnya permasalahan diatas adalah permasalahan yang memang umum terjadi pada hampir semua Smartphone Android yang sudah berumur, artinya sudah digunakan dalam jangka waktu tertentu.

Kasus yang muncul pada Produk Smartphone Android Xiaomi dan Redmi pun juga tidak berbeda, permasalahan diatas memang akan sangat sering terjadi dengan tenggat waktu yang tidak akan bisa kalian prediksi tentunya.

Lalu, apa sih penyebab dari permasalahan-permasalahan diatas, kenapa bisa muncul di Smartphone Android Xiaomi dan Redmi?


Alasan munculnya permasalahan


Sebenarnya, ada banyak alasan terkait munculnya beragam permasalahan yang sudah kami jelaskan diatas, beberapa memang datang dari kerusakan System secara default, seperti Firmware yang didalamnya terdapat Bugs atau Hardware yang memang tidak bisa berkerja secara maksimal.

Namun, itu hanya dalam kasus yang kecil saja, permasalahan diatas lebih banyak terjadi, memang karena ulah dari pengguna Smartphone Android itu sendiri, umumnya karena jangka waktu pakai atau Smartphone Android tersebut sudah berumur, jadi wajar ada degradasi penurunan performa disini.

Tetapi, dalam beberapa kasus lainhnya, permasalahan tersebut bisa saja muncul, diakibatkan oleh beberapa hal dibawah ini :

  1. ROM MIUI yang digunakan Crash karena tidak pernah di Upgrade.
  2. Menumpuknya Junk File atau Cache.
  3. Habisnya kapasitas pada Internal Memory.
  4. Kesalahan pengguna dalam memodifikasi System dengan bantuan akses ROOT.
  5. Kesalahan pengguna dalam memasangkan beragam file modifikasi seperti Custom ROM, Kernel atau Recovery.
  6. Kesalahan pengguna, karena menggunakan Smartphone Android terkait lebih dari kemampuannya.
  7. Kesalahan karena miss konfigurasi dalam menerapkan mekanisme Tweak atau Overclock.

Pada dasarnya, masih ada banyak alasan lain yang bisa memicu terjadinya, beragam permasalahan yang sudah kami sebutkan diatas.

Lalu, jika pada akhirnya Smartphone Android Xiaomi dan Redmi kalian, mengalami satu dari beberapa permasalahan yang telah kami sebutkan diatas, bagaimana solusi atau cara memperbaikinya?

Mudah saja! kalian hanya perlu mengembalikan semua settingan dan konfigurasi kepengaturan pabrikan saja, artinya kalian harus melakukan tindakan Reset pada kasus ini.

Akan kami perjelas disini, tindakan Reset yang diperlukan pada kasus ini ialah tindakan Hard Reset.


Fungsi Hard Reset di Xiaomi dan Redmi


Dari apa yang sudah kami jelaskan diatas, mungkin kalian sudah bisa memahami situasi yang akan kita lakukan sekarang ini.

Ya! kita akan mengembalikan semua settingan atau apapun itu kembali kepada settingan pabrikan, sehingga semua Data atau File yang telah ada akan dihapus semua, artinya hal ini akan membuat Smartphone Android Xiaomi dan Redmi kalian akan menjadi seperti baru lagi.

Pada Smartphone Android Xiaomi dan Redmi, kalian bisa dengan mudah menerapkan tindakan Hard Reset tersebut, karena memang sudah tersedia dan bisa kalian gunakan kapanpun kalian mau.

Hard Reset ini akan menjadi solusi yang paling terbaik atau bisa kita katakan menjadi pertolongan pertama, jika Smartphone Android Xiaomi dan Redmi kalian mengalamai beragam permasalahan yang telah kami sebutkan diatas.

Secara fungsi, tindakan Hard Reset tersebut akan menghapus semua jejak yang telah ada pada sebuah Smartphone Android, sehingga permasalahan yang muncul, seperti permasalahan Crash, Hang, Memory Internal Penuh, Bootloop dan bahkan Brick, bisa teratasi dengan cepat, jika kalian melakukan tindakan Hard Reset tersebut.

Pada Smartphone Android Xiaomi dan Redmi, kalian pun akan diberikan beberapa opsi untuk bisa melakukan tindakan Hard Reset tersebut, shingga disini pengerjaan cara melakukan Hard Reset tersebut tidak hanya akan terpaku pada satu cara saja.

Tetapi, perlu kalian ingat sebelumnya, karena tindakan Hard Reset tersebut, tentu ada konsekuensinya.


Konsekuensi melakukan Hard Reset


Seperti yang sudah kami jelaskan diatas, melakukan Hard Reset, itu artinya akan menghapus semua Data, Aplikasi, File atau apapun itu yang ada pada Internal Storage, sehingga inilah konsekuensi yang harus kalian hadapi, jika kalian tidak melakukan Backup Data sebelumnya.

Jika memang masih mungkin, pastikan kalian melakukan Backup Data tersebut, agar kalian tidak dirugikan dengan tindakan Hard Reset tersebut.

Namun, jika tidak memungkinkan untuk melakukan Backup Data tersebut, maka tidak ada lagi yang bisa kalian lakukan untuk menyelamatkan Data tersebut, kecuali dengan beberapa tindakan khusus, itupun juga tidak menjamin.

Sehingga, kalian harus berbesar hati disini, karena memang inilah konsekuensi yang harus kalian hahapi.

Lalu, apakah melakukan Hard Reset itu sulit? kami tekankan disini, tidak sama sekali! apalagi metode yang akan kita lakukan dibawah ini tidak memerlukan bantuan PC Desktop sama sekali.


Cara Hard Reset Xiaomi dan Redmi tanpa PC Desktop


Sebelumnya, sudah kami singgung bahwa melakukan Hard Reset pada Smartphone Android Xiaomi dan Redmi itu bisa dilakukan dengan beberapa opsi, salah opsinya ialah dengan melibatkan media pendukung seperti PC Desktop.

Hanya saja, pada pembahasan kali ini, kita tidak akan melibatkan media penghubung PC Desktop tersebut sama sekali, artinya metode Hard Reset yang akan kita praktekan dibawah ini, murni hanya akan menggunakan fitur yang ada pada Smartphone Android Xiaomi dan Redmi tersebut saja.

Lebih jelas lagi, disini akan kami gambarkan 2 buah cara untuk melakukan Hard Reset pada Smartphone Android Xiaomi dan Redmi tersebut, sesuai dengan kondisi dan tentu saja tanpa perlu menggunakan PC tentunya.

Baiklah, tanpa perlu panjang lebar, kita akan membahas cara yang pertama.


Hard Reset pakai Menu Aplikasi Setting


Cara pertama ini akan sangat mudah untuk kalian lakukan, kalian hanya perlu menggunakan salah satu Menu yang ada pada Aplikasi Settings (Pengaturan) yang ada pada Smartphone Android Xiaomi dan Redmi kalian.

Metode ini bisa dengan mudah kalian lakukan disaat kapanpun kalian merasa Smartphone kalian sudah mengalami beragam permasalahan, seperti yang sudah kami sebutkan diatas.

Pada tahap ini pun, kalian masih bisa melakukan Backup dengan cara mengcopy atau memindahkan semuan Data atau File yang ada di Memory Internal Smartphone Android Xiaomi dan Redmi kalian, lalu setelahnya kalian bisa langsung melakukan tindakan Hard Reset tersebut.

Berikut adalah cara Hard Reset Xiaomi dan Redmi dengan menggunakan salah satu Menu pada Aplikasi Settings.

  1. Masuk pada Aplikasi Settings.
  2. Kemudian, pilih menu Additional Settings.
Hard Reset Xiaomi / Redmi
  1. Lalu, pilih menu Backup & Reset.
Hard Reset Xiaomi / Redmi
  1. Setelahnya, masuk ke menu Erase all data (Factory Reset).
  2. Untuk melakukan Hard Reset, pilih opsi All files on the phone.
Hard Reset Xiaomi / Redmi
  1. Terakhir, lakukan Konfirmasi dan tunggu hingga proses Hard Reset selesai.
  2. Done!

Hal yang kami sampai diatas adalah cara termudah untuk melakukan Hard Reset pada Smartphone Android Xiaomi dan Redmi.

Fitur atau Menu Hard Reset tersebut bisa kalian akses kapanpun kalian mau, karena sejatinya fitur atau menu ini dipastikan selalu ada pada setiap Smartphone Android Xiaomi dan Redmi yang menggunakan ROM MIUI versi berapapun.

Tetapi, jika Smartphone Android Xiaomi / Redmi mengalami permasalahan Bootloop ataupun Brick, maka mustahil untuk menggunakan cara diatas, lalu bagaimana cara melakukan Hard Reset tersebut? jika memang demikian, silahkan ikuti cara kedua dibawah ini.


Hard Reset pakai Mode Recovery


Cara kedua ini, bisa kalian manfaatkan jika Smartphone Android Xiaomi / Redmi kalian tidak bisa Booting ke System ROM MIUI, artinya seperti dalam kasus Bootloop ataupun Brick.

Sayangnya, kalian tidak bisa melakukan Backup Data pada tahap ini, karena hal tersebut memang tidak bisa dilakukan dari Mode Recovery bawaan Xiaomi / Redmi tersebut.

Baiklah, berikut adalah cara untuk melakukan Hard Reset Xiaomi / Redmi dengan menggunakan Mode Recovery, tata cara ini akan kami mulai dari proses awal hingga akhir.

  1. Matikan Smartphone Android Xiaomi / Redmi kalian.
  2. Setelahnya, masuk ke Mode Recovery dengan menekan Tombol Volume (+) dan Tombol Power berbarengan, hingga muncul gambar seperti ini :
Hard Reset Xiaomi / Redmi
  1. Setelahnya, pilih menu Wipe Data.
  2. Kemudian, pilih menu Wipe All Data.
Hard Reset Xiaomi / Redmi
  1. Lakukan Confirm.
  2. Tunggu hingga proses Wipe Datanya selesai.
Hard Reset Xiaomi / Redmi
  1. Setelanya, pilih menu Back to Main Menu.
  2. Pilih opsi Reboot.
  3. Terakhir, pilih opsi Reboot to System.
  4. Done!

Satu hal yang harus kalian ketahui dari cara kedua ini adalah pada dasarnya setiap Smartphone Android Xiaomi / Redmi itu memang dibekali Mode Recovery ini secara defaultnya.

Hanya saja, untuk bisa mengaksesnya mungkin diperlukan beberapa tata cara khusus, karena tujuan penggunaan dari Mode Recovery ini bukanlah untuk penggunaan yang awam, melainkan lebih merujuk ke hal yang lebih teknis.

Namun, kalian tentu bisa memanfaatkan fitur Mode Recovery ini untuk bisa melakukan Hard Reset, dengan cara yang sudah kami jelaskan diatas.

Untuk hasil akhirnya, akan sama saja seperti cara yang pertama, artinya akan sama-sama menghapus semua Data atau File, beserta dengan masalah-masalah yang muncul tersebut akan segera terselesaikan dengan cepat tentunya.

Dengan demikian, selesai sudah pembahasan kita yang sangat sederhana kali ini, sebenarnya kedua buah cara diatas bisa kalian lakukan sendiri, karena memang akan sangat mudah untuk dilakukan, bahkan oleb orang awam sekalipun.

Khusus untuk cara ke-2 tersebut dengan menggunakan Mode Recovery, umumnya jika kalian tidak bisa mengakses Mode Recovery di Smartphone Android Xiaomi / Redmi, maka kalian harus melakukan Unlock Bootloader sebelumnya.

Karena dibeberapa versi ROM MIUI tertentu, Mode Recovery tersebut memang sengaja dikunci oleh pihak Xiaomi dengan beberapa alasan, tetapi di beberapa versi ROM MIUI lain, kalian bisa dengan leluasa mengakses Mode Recovery tersebut kapanpun kalian mau.

Akhir kata, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kalian, semoga apa yang kalian harapkan bisa terkabul dan semoga hari kalian menyenangkan. P.AW ~ DRD