10/30/2020

Aplikasi Task Manager (System Monitoring) Android terbaik

Task Manager Android, Aplikasi Task Manager Android terbaik, Aplikasi Monitoring Android, Aplikasi System Monitoring terbaik, Cara Monitor Usage Android, Cara melihat statistik hardware Android, Cara melihat grafik kinerja Android, Cara melihat analisis performa Android

Memang tidak bisa disangkal lagi, bahwa pada kenyataannya Samrtphone Android itu adalah sebuah Perangkat Mobile Pintar yang memang sangat populer sekarang ini, fakta tersebut terbukti dengan banyaknya pengguna Smartphone Android aktif yang bisa kita temui sekarang ini.

Baik itu dilingkungan masyarakat, lingkungan kerja hingga lingkungan keluarga, pasti ada-ada saja yang menggunakan Smartphone Android tersebut, lagi-lagi hal tersebut memang tidak terlepas dari fakta bahwa Smartphone Android itu memang bisa diandalkan beragam hal.

Sebut saja, seperti untuk media hiburan, Smartphone Android memang sudah sangat paseh dalam urusan ini, karena dengan Smartphone Android kalian bisa dengan mudah melakukan banyak hal untuk menghibur diri.

Seperti digunakan untuk bermain Games, menonton video baik yang bersifat Streaming ataupun Offline hingga hiburan lain yang bisa mudah kalian nikmati langsung secara Online di Smartphone Android yang kalian miliki tersebut.

Lalu, Smartphone Android juga sangat handal untuk bisa meringankan pekerjaan kalian, karena sejauh ini ada banyak sekali aplikasi Office yang tersedia untuk Smartphone Android tersebut, lalu jika kalian memiliki hobi lain, seperti melukis, menulis atau editing photo maupun video, Smartphone Android juga sangat bisa diandalkan untuk kebutuhan tersebut.

Itulah kenapa, Smartphone Android tersebut memang benar-benar menjadi sebuah Perangkat Multimedia yang sangat terkenal sekarang ini.

Hal hebat lainnya adalah terletak pada jenis OS yang digunakan, yaitu OS Android itu bersifat Open Source, sehingga kalian tidak perlu heran jika melihat perkembangan dari OS Android yang begitu pesat terjadi.

Selain digawangi oleh para Developer Professional dari Google, OS Android itu tumbuh semakin membesar memang sedikit banyaknya dibantu oleh para anggota Komunitas OS Android yang sudah sangat-sangat besar sekali.

Selanjutnya, Smartphone Android itu juga memang sangat menyenangkan untuk digunakan, karena sekarang ini ada ribuan bahkan jutaan Aplikasi Android yang bisa kalian dapatkan secara gratis maupun berbayar di Google Play Store.

Sehingga, para pengguna Smartphone Android tersebut akan selalu betah menggunakan Smartphone Android yang mereka miliki, karena memang tersedia begitu banyak hal menarik didalamnya.

Nah, pada pembahasan kita kali ini, kita akan berfokus kepada beberapa aplikasi Android yang memang dibuat fokus untuk hal tertentu, yang pasti saja memiliki fungsi dan manfaat yang besar untuk penggunaanya.

Karena OS Android merupakan sebuah OS yang cerdas, maka tidak mustahil Aplikasi ini ada, Aplikasi yang kami maksud disini adalah Aplikasi Task Manager.

Lalu, apa gerangan Aplikasi tersebut? dan apa sih fungsinya?


Aplikasi Task Manager


Bagi kalian yang sudah sangat familiar dengan OS Windows pada perangkat Komputer, harusnya tahu dengan yang namanya Tool / Aplikasi Task Manager tersebut.

Biasannya Aplikasi Tast Manager tersebut memang memiliki fungsi yang sangat vital dalam kondisi tertentu, seperti Aplikasi pada OS Windows tersebut Error "Not Responding" atau Kinerja RAM / CPU / HDD / GPU menjadi Full Load, biasanya Aplikasi Task Manager Windows tersebut akan selalu digunakan.

Biasanya untuk mengakses Task Manager di OS Windows kalian hanya perlu menekan kombinasi tombol CTRL + SHIFT + DEL, jika kalian masih sulit untuk menggambarkan bentuk Aplikasi Task Manager tersebut, mungkin gambaran dibawah ini bisa menjawabnya :

Task Manager Android, Aplikasi Task Manager Android terbaik, Aplikasi Monitoring Android, Aplikasi System Monitoring terbaik, Cara Monitor Usage Android, Cara melihat statistik hardware Android, Cara melihat grafik kinerja Android, Cara melihat analisis performa Android

Sudah ingat? kami yakin banyak dari kalian pasti pernah menggunakan Tool satu ini di OS Windows, lalu apa sih gunanya?

Secara umum, fungsi dari Aplikasi Task Manager yang ada di OS Windows tersebut, ialah untuk melakukan Monitoring penggunaan Resource dari Hardware, seperti :


  • CPU
  • RAM
  • HDD
  • GPU


Umumnya, jika PC / Laptop Windows kalian lelet, maka biasanya salah satu dari 4 hal yang sudah kami sebutkan diatas, pasti akan berada pada level 90% keatas atau biasanya fixed berada pada level 100%.

Nah, biasanya kondisi tersebut akan membuat PC / Laptop kalian panas (Overheat), hang (Freeze) atau Restart dengan sendirinya.

Umumnya, kalian bisa mengakhiri penggunaan Resource yang berlebihan tersebut dengan mematikan Aplikasi / Service yang sedang berjalan, sehingga kinerja Hardware yang ada di PC / Laptop kalian akan kembali menjadi stabil.

Itu jika penggunaan Task Manager di OS Windows, lalu bagaimana dengan Aplikasi Task Manager di OS Android? apakah sama saja?


Task Manager Android


Nah, dipembahasan sebelumnya, sudah kami jelaskan apa itu fungsi dari Task Manager yang ada pada OS Windows, lalu bagaimana dengan Aplikasi / Tool Task Manager yang ada untuk Smartphone Android?

Jawabannya sama saja, yaitu bisa digunakan untuk melakukan Monitoring penggunaan Resource pada Hardware dan System, hanya saja karena sifat Aplikasi Task Manager untuk Smartphone Android itu bersifat Mobile.

Maka pastinya, fitur yang ada didalamnya tidak akan selengkap dan sebagus Tool Task Manager yang ada di OS Windows.

Menariknya, ada beberapa Brand Smartphone Android yang menyertakan Tool Task Manager tersebut secara default, tetapi biasanya kemampuannya akan terbatas dan biasanya juga tidak akan bisa digunakan untuk melakukan Monitoring System Hardware secara penuh.

Sejauh ini memang ada banyak sekali Aplikasi Task Manager yang bisa kalian dapatkan langsung dari Google Play Store Android.

Untuk fiturnya pun juga bermacam-macam, ada yang menampilkan analisis yang lengkap dan ada juga yang memiliki fitur untuk melakukan "Force Stop" terhadap aplikasi yang sedang berjalan.


Keuntungan penggunaan Aplikasi Task Manager Android


Tentu saja, kami tidak akan mungkin membuat sebuah artikel jika tidak ada untungnya untuk kalian, disini akan kami tekankan saja dari awal, pada kenyataannya kalian akan mendapatkan banya keuntungan dari penggunaan Aplikasi Task Manager di Smartphone Android yang kalian miliki sekarang ini.

Keuntungan tersebut sudah pasti adalah kalian bisa mengetahui semua Processor yang sedang terjadi baik itu di System OS Android dan juga dari penggunaan Resource terhadap Hardware yang tengah aktif tersebut.

Dengan mengetahui hal tersebut, maka kalian bisa dengan mudah melakukan identifikasi suatu masalah, jika memang nantinya ada permasalahan yang terjadi di Smartphone Android kalian, misalnya seperti kasus Overheating ataupun System Process yang menjadi lelet dari pada biasanya.

Lalu, dengan menggunakan Aplikasi Task Manager, kalian juga bisa dengan mudah melakukan management terhadap Apps Background, artinya aplikasi yang berjalan di System.

Jika, memang dirasa tidak perlu dan tidak membahayakan, maka kalian bisa menutup paksa Aplikasi tersebut, karena mungkin akan berimbas kepada kinerja System dan Hardware di Smartphone Android kalian.

Dengan beberapa alasan diatas, maka sudah cukup rasanya untuk menggambarkan bahwa kenyataannya Aplikasi Task Manager untuk Smartphone Android itu memang memiliki banyak manfaat yang bisa mendatangkan keuntungan berlebih untuk kalian.

Lalu, Aplikasi Task Manager Android mana saja yang terbaik? kami yakin pasti kalian akan kesulitan untuk menemukannya, karena benar saja Aplikasi sejenis Task Manager tersebut memang ada banyak sekali.

Tetapi, kalian tidak perlu khawatir karena disini kami punya beberapa Aplikasi Task Manager Android yang memang bisa kalian andalkan.


4 Aplikasi Task Manager Android terbaik


Perlu kami tegaskan, Aplikasi Task Manager yang kami maksud disini bukanlah Aplikasi Task Manager untuk "Office", melainkan Aplikasi Task Manager untuk melakukan Monitoring System atau Hardware.

Lalu, Aplikasi yang akan kami sebutkan dibawah ini adalah Aplikasi Task Manager yang sebenarnya dan bukan Aplikasi berupa Task Manager yang hanya menjual fitur seperti "Boost Now" atau "Clean Now", pasti kalian tahu apa yang kami maksud disini.

Nah, jika kalian ingin sebuah Aplikasi Task Manager yang memang "Real" fungsinya untuk Smartphone Android dan menariknya beberapa Aplikasi yang kami muat dibawah ini semuanya Gratis bisa kalian dapatkan secara langsung melalui Google Play Store.

Jika kalian berminat, maka ke-4 Aplikasi Task Manager dibawah ini bisa langsung kalian gunakan, berikut adalah beberapa Aplikasi Task Manager yang kami maksud.


3C Task Manager


Ini adalah Aplikasi Task Manager Android pertama yang bisa kalian coba, aplikasi ini memiliki fitur dan fungsi yang cukup powerful.

Task Manager Android, Aplikasi Task Manager Android terbaik, Aplikasi Monitoring Android, Aplikasi System Monitoring terbaik, Cara Monitor Usage Android, Cara melihat statistik hardware Android, Cara melihat grafik kinerja Android, Cara melihat analisis performa Android

Karena Aplikasi ini bisa dengan mudah melakukan Load informasi dari semua Aplikasi yang sedang berjalan, baik itu Aplikasi biasa dan Aplikasi System, hebatnya kalian bisa langsung menghentikan Process Aplikasi yang berjalan tersebut dengan satu kali sentuhan saja.

Task Manager Android, Aplikasi Task Manager Android terbaik, Aplikasi Monitoring Android, Aplikasi System Monitoring terbaik, Cara Monitor Usage Android, Cara melihat statistik hardware Android, Cara melihat grafik kinerja Android, Cara melihat analisis performa Android

Aplikasi ini juga bisa menampilkan Resource System secara Real Time yang bisa kalian pilih berdasarkan kategorinya.

Task Manager Android, Aplikasi Task Manager Android terbaik, Aplikasi Monitoring Android, Aplikasi System Monitoring terbaik, Cara Monitor Usage Android, Cara melihat statistik hardware Android, Cara melihat grafik kinerja Android, Cara melihat analisis performa Android

Jika, kalian berminat, maka kalian bisa langsung mendownload dan menginstall Aplikasi 3C Task Manager tersebut, langsung melalui Google Play Store atau langsung mengunjungi alamat URL Link yang sudah kami sediakan dibawah ini :



Activity Monitor: Task Manager


Selanjutnya, jika kalian ingin menggunakan Aplikasi Task Manager dengan informasi yang lebih detail serta lengkap dengan Grafik Real Time-nya, maka aplikasi ini adalah jawabannya.

Task Manager Android, Aplikasi Task Manager Android terbaik, Aplikasi Monitoring Android, Aplikasi System Monitoring terbaik, Cara Monitor Usage Android, Cara melihat statistik hardware Android, Cara melihat grafik kinerja Android, Cara melihat analisis performa Android

Dengan menggunakan Aplikasi ini, maka kalian bisa dengan mudah melakukan Monitoring Process yang terjadi di Smartphone Android kalian.

Umumnya dengan menggunakan Aplikasi ini maka kalian bisa melakukan Monitoring secara langsung berserta dengan Grafiknya pada penggunaan Resource CPU, RAM, Network dan Battery, tentu saja kalian akan mendapatkan informasi yang lengkap, seperti informasi Temperature Battery hingga Load dari CPU secara Real Time.

Task Manager Android, Aplikasi Task Manager Android terbaik, Aplikasi Monitoring Android, Aplikasi System Monitoring terbaik, Cara Monitor Usage Android, Cara melihat statistik hardware Android, Cara melihat grafik kinerja Android, Cara melihat analisis performa Android

Lalu, kalian pun bisa dengan mudah melakukan Monitoring terhadap semua Aplikasi yang berjalan dan kalian juga bisa menemukan informasi yang lebih detail terkait Monitoring pada Segmen Processor yang tentu saja tidak bisa kalian dapatkan dari Aplikasi yang sudah kami sebutkan sebelumnya.

Task Manager Android, Aplikasi Task Manager Android terbaik, Aplikasi Monitoring Android, Aplikasi System Monitoring terbaik, Cara Monitor Usage Android, Cara melihat statistik hardware Android, Cara melihat grafik kinerja Android, Cara melihat analisis performa Android
Task Manager Android, Aplikasi Task Manager Android terbaik, Aplikasi Monitoring Android, Aplikasi System Monitoring terbaik, Cara Monitor Usage Android, Cara melihat statistik hardware Android, Cara melihat grafik kinerja Android, Cara melihat analisis performa Android

Berminat menggunakan Aplikasi ini? maka silahkan langsung saja Install dari Google Play Store atau kalian bisa langsung mengunjungi alamat URL dibawah ini :



Simple System Monitor


Kalau boleh jujur, maka Aplikasi Simple System Monitor ini adalah yang paling kami sukai dengan alasan karena penyajian Informasi yang sangat lengkap detail dan sangat atraktif tentunya.

Task Manager Android, Aplikasi Task Manager Android terbaik, Aplikasi Monitoring Android, Aplikasi System Monitoring terbaik, Cara Monitor Usage Android, Cara melihat statistik hardware Android, Cara melihat grafik kinerja Android, Cara melihat analisis performa Android

Dengan menggunakan Aplikasi ini, maka kalian akan mendapatkasn sebuah Aplikasi Monitoring System yang Professional, karena Aplikasi ini bisa menyajikan Informasi seperti CPU Frequency, RAM Usage, Disk Activity, Network, Battery Temperature.

Task Manager Android, Aplikasi Task Manager Android terbaik, Aplikasi Monitoring Android, Aplikasi System Monitoring terbaik, Cara Monitor Usage Android, Cara melihat statistik hardware Android, Cara melihat grafik kinerja Android, Cara melihat analisis performa Android
Task Manager Android, Aplikasi Task Manager Android terbaik, Aplikasi Monitoring Android, Aplikasi System Monitoring terbaik, Cara Monitor Usage Android, Cara melihat statistik hardware Android, Cara melihat grafik kinerja Android, Cara melihat analisis performa Android
Task Manager Android, Aplikasi Task Manager Android terbaik, Aplikasi Monitoring Android, Aplikasi System Monitoring terbaik, Cara Monitor Usage Android, Cara melihat statistik hardware Android, Cara melihat grafik kinerja Android, Cara melihat analisis performa Android
Task Manager Android, Aplikasi Task Manager Android terbaik, Aplikasi Monitoring Android, Aplikasi System Monitoring terbaik, Cara Monitor Usage Android, Cara melihat statistik hardware Android, Cara melihat grafik kinerja Android, Cara melihat analisis performa Android

Lalu, fitur yang paling kami sukai adalah Thermal Zones, karena disini kalian akan bisa melihat Temperature dari tiap masing-masing Komponen yang ada di Motherboard.

Task Manager Android, Aplikasi Task Manager Android terbaik, Aplikasi Monitoring Android, Aplikasi System Monitoring terbaik, Cara Monitor Usage Android, Cara melihat statistik hardware Android, Cara melihat grafik kinerja Android, Cara melihat analisis performa Android

Menariknya, kalian pun juga akan menemukan fitur lain seperti Apps Uninstaller dan Clear Cache jika menggunakan Aplikasi satu ini, maka dari itu sekali lagi kami sangat menyukai Aplikasi Task Manager satu ini.

Tertarik menggunkannya? silahkan cari langsung di Google Play Store atau bisa langsung kunjungi URL Link dibawah ini :



Task Manager: monitor CPU, RAM, and battery


Ini adalah Aplikasi Task Manager untuk System Monitoring terakhir yang bisa kami rekomendasikan untuk kalian, secara fitur maka Aplikasi ini hampir mirip dengan Aplikasi yang sudah kami sebutkan diatas.

Task Manager Android, Aplikasi Task Manager Android terbaik, Aplikasi Monitoring Android, Aplikasi System Monitoring terbaik, Cara Monitor Usage Android, Cara melihat statistik hardware Android, Cara melihat grafik kinerja Android, Cara melihat analisis performa Android

Hanya saja, disini kalian akan mendapatkan Desain UI yang lebih menarik dan lebih Modern, karena Aplikasi ini tampil dengan menu berbentuka "Tile".

Task Manager Android, Aplikasi Task Manager Android terbaik, Aplikasi Monitoring Android, Aplikasi System Monitoring terbaik, Cara Monitor Usage Android, Cara melihat statistik hardware Android, Cara melihat grafik kinerja Android, Cara melihat analisis performa Android

Selanjutnya untuk fiturnya sama seperti pada Aplikasi diatas, tetapi ada satu fitur yang memang benar-benar menarik dari Aplikasi Task Manager: monitor CPU, RAM, and battery tersebut, yaitu adalah kalian bisa melakukan Monitoring terhadap penggunaan daya baterai pada jenis-jenis Sensor yang aktif.

Task Manager Android, Aplikasi Task Manager Android terbaik, Aplikasi Monitoring Android, Aplikasi System Monitoring terbaik, Cara Monitor Usage Android, Cara melihat statistik hardware Android, Cara melihat grafik kinerja Android, Cara melihat analisis performa Android
Task Manager Android, Aplikasi Task Manager Android terbaik, Aplikasi Monitoring Android, Aplikasi System Monitoring terbaik, Cara Monitor Usage Android, Cara melihat statistik hardware Android, Cara melihat grafik kinerja Android, Cara melihat analisis performa Android
Task Manager Android, Aplikasi Task Manager Android terbaik, Aplikasi Monitoring Android, Aplikasi System Monitoring terbaik, Cara Monitor Usage Android, Cara melihat statistik hardware Android, Cara melihat grafik kinerja Android, Cara melihat analisis performa Android

Tentu saja, fitur ini akan sangat bermanfaat untuk menampikan informasi terkait penggunaan daya baterai yang biasanya hanya difokuskan kepada Aplikasi Android yang berjalan saja, dengan adanya fitur ini, maka kalian bisa tahu, bahwa pada kenyataannya Sensor yang ada pada Smartphone Android kalian.

Kenyataannya juga akan menggunakan daya baterai yang tidak sedikit, tertarik menggunakan Aplikasi ini? silahkan langsung saja kunjungi alamat URL dibawah ini dan langsung saja lakukan Download dan Install di Smarrtphone Android kalian.



Nah, dengan demikian selesai sudah pembahasan kita yang sederhana kali ini, sebenarnya Aplikasi sejenis Task Manager ini memang dianggap sepele untuk sebagian orang.

Tetapi, kenyataannya Aplikasi sejenis ini akan menjadi sangat penting dalam kondisi tertentu, karena kalian harus tahu, kenapa Baterai Smartphone Android kalian bisa cepat habis atau Smartphone Android kalian tiba-tiba menjadi Overheat, untuk jawabannya maka kalian bisa cari tahu dengan 4 Aplikasi yang sudah kami bagikan diatas.

Memang tidak menjadi suatu keharusan untuk menggunakan Aplikasi Task Manager tersebut untuk Smartphone Android yang kalian gunakan, karena biasanya Smartphone Android akan baik-baik saja, meski tidak menggunakan Aplikasi Task Manager tersebut, karena memang sifatnya yang tidak terkait dengan System.

Namun, jika kalian ingin tahu terkait semua Processor baik itu secara Hardware maupun Software yang sedang berlangsung di System OS Android, maka penggunaan Aplikasi Task Manager menjadi wajib untuk kalian.

Akhir kata, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kalian, semua hal yang kalian inginkan bisa terpenuhi dan semoga hari kalian menyenangkan. P.AW ~ DRD

10/28/2020

Mengenal Jenis System Keamanan di Smartphone Android

Jenis Pengamanan di Android, Macam jenis kuncian di Android, jenis-jenis System Security Android, apa saja keamanan di Android, apa itu Fingerprint Android, apa itu Keamanan Pola Pattern Android, apa itu Iris Scanner Samsung, apa itu Face Unlock, Keamanan di Android

Smartphone Android sudah menjelma menjadi sebuah Perangkat yang memang benar-benar pintar sekarang ini, karena setiap tahunnya Smartphone Android beserta OS Android-nya itu sendiri mendapatkan peningkatan yang sangat pesat di berbagai sektor.

Ada yang datang dari peningkatan Multimedia seperti Kamera, Speaker, Layar dan sebagainnya, lalu ada juga yang datang dari sektor Performance, seperti jumlah RAM yang semakin besar hingga Processor (CPU) dan GPU yang terus-terusan mendapatkan perbaikan dan pemutakhiran Teknologi.

Hingga, jadilah sekarang ini, Smartphone Android berubah menjadi sebuah perangkat yang memang dibutuhkan oleh banyak orang dari seluruh dunia untuk digunakan dalam berbagai macam hal, seperti Hiburan, Kerjaan dan Pengembangan.

Hal menarik lainnya dari Smartphone Android itu adalah, karena Smartphone ini tersedia untuk semua kelas Segment Pasar, artinya tersedia untuk semua Pangsa Pasar, seperti Pasar kelas bawah hingga kelas atas.

Maka, jangan heran jika saat ini banyak sekali pengguna dari Smartphone dengan OS Android tersebut yang datang dari berbagai kalangan usia, profesi dan ekonomi, karena kita hidup dizaman yang serba cepat dan digital, seperti sekarang ini.

Kebutuhan terkait sebuah Perangkat yang bisa diandalkan bukan hanya untuk berkomunikasi, tetapi untuk beragam hal lainnya, maka Smartphone Android adalah salah satu jawabannya, meski demikian masih ada beberapa Smartphone dengan OS berbeda, tetapi sekarang ini nampaknya memang Smartphone Android lah yang paling disukai.

Karena, selain harganya yang bervariasi, beragam Produsen Smartphone besar, seperti Samsung, LG, Asus, Sony juga ikut ambil bagian pada pasar ini, sehingga kita yang hidup dizaman sekarang ini, bisa dengan leluasa memilih Smartphone Android yang memang cocok untuk kebutuhan kita sekarang dan tentu saja bisa dengan mudah menyesuaikan Budget yang kita miliki.

Berkat adanya Mekanisme Open Source yang ada pada OS Android, maka sekarang ini kita bisa melihat beragam Inovasi Modern yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya ada dan sekarang sudah bisa kita gunakan.

Ada beragam Inovasi yang telah hadir sejak saat pertama OS Android ada hingga sekarang ini, sehingga sekarang ini dizaman Modern seperti ini, Smartphone Android sudah bisa mengadopsi banyak hal yang tidak bisa kita temukan sebelumnya.

Salah satu kemajuan dibidang Inovasi yang sangat bermanfaat sekarang ini, bukan hanya datang dari Inovasi Multimedia, Artificial Intelligence, dan Performance saja, melainkan ada hal yang tidak kalah penting dan menarik, yaitu adalah Inovasi dari sektor Security (Kemanan).


Android Security


Secara umum, fitur keamanan ini hampir dibutuhkan semua pengguna Smartphone Android yang ada dizaman sekarang ini, karena memang Privasi Data itu memang menjadi sesuatu yang mahal dan patut untuk dilindungi.

Sehingga, OS Android menjawab hal itu dengan menhadirkan beberapa macam System Keamanan yang bisa kalian gunakan, untuk melindungi (Protection) Smartphone Android kalian dari tangan-tangan yang nakal ataupun jahat.

Secara Default, OS Android itu memang sudah menyediakan beberapa opsi jenis Panel Keamanan tersebut, tetapi semakin majunya Teknologi sekarang ini, maka ada beberapa Inovasi baru lagi dibidang Security ini, agar bisa lebih menjamin keamanan dari Smartphone Android itu sendiri.

Sekali lagi, berterima kasihlah karena OS Android itu merupakan sebuah OS Mobile yang Open Source, karena sekarang ini ada kemajuan yang sangat pesar dibidang Kemanan untuk Smartphone Android tersebut.

Hal ini terjadi, berkat Inovasi yang datang dari Produsen Smartphone raksasa, seperti Samsung, Vivo dan lainnya.

Sehingga, saat ini kita tidak hanya akan mengandalkan System Keamanan dari segi Software OS Android saja, melainkan sekarang sudah ada dukungan dari Hardware khusus yang memang dibuat untuk memberikan pengamanan lebih terhadap Privasi kalian di Smartphone Android yang kalian miliki.

Lalu, apakah System Kemanan di Smartphone Android itu memang benar-benar penting dan dibutuhkan?

Banyak, orang yang memang tidak memperdulikan masalah ini, terlebih bagi mereka yang sudah bisa dikatakan sebagai generasi tua, mereka mungkin tidak memperdulikan masalah Keamanan pada Smartphone Android yang mereka miliki.

Tetapi, kalau dari segi Perspektif kami, maka System Keamanan ini memang harus selalu diaktifkan, karena dizaman sekarang ini, pencurian data secara Digital itu sangat mudah dilakukan oleh para penjahan Cyber, maka jika kalian lalai, kalian sendiri yang akan dirugikan.

Lalu, sepenting apasih System Kemanan di Smartphone Android tersebut?


Pentingnya System Keamanan di Smartphone Android


Seperti yang kalian ketahui, tidak ada System yang sepenuhnya aman sekarang ini atau sampai kapanpun, tetapi paling tidak kalian bisa menggunakan beragam opsi Keamanan yang mungkin akan bisa melindungi Data atau Privasi kalian, agar tidak mudah dicuri atau dibobol oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Google sendiri selaku sebagai pengembang OS Android, memang sangat serius terhadap masalah Keamanan pada OS Android yang mereka buat, terbukti hingga sekarang ini ada beberapa jenis opsi Keamanan yang ada secara default di OS Android yang bisa kalian gunakan.

Selain itu, System Keamanan yang telah dibuat oleh Google tersebut di OS Android memang sudah terbukti ampuh untuk bisa mengantisipasi pencurian data atau privasi secara langsung.

Seperti yang sudah kami sebutkan diatas, faktanya Privasi itu memang menjadi sesuatu yang bernilai sangat mahal dan sangat layak untuk dilindungi, selain itu karena sekarang ini Smartphone Android  sudah menjadi sebuah alat yang wajib ada dan sangat dipercaya untuk beragam keperluan.

Maka, secara alamiah kebanyakan orang sekarang ini, menyimpan data baik itu data kerjaan, informasi perbankan, foto dan video pribadi langsung di Internal Storage pada Smartphone Android tersebut.

Sehingga, apa yang akan terjadi jika Smartphone tersebut bisa diakses dengan mudah oleh orang yang tidak memiliki kepentingan atau yang lebih parahnya Smartphone Android kalian dicuri oleh penjahat?

Tentu kalian akan sangat dirugikan, selain kalian rugi secara materil, kalian juga akan mengalami kerugian yang lebih besar, jika didalam Smartphone Android kalian terdapat Informasi atau File penting yang seharusnya tidak boleh diketahui oleh orang lain.

Dengan hal tersebut, maka wajar jika kita harus memperdulikan masalah System Keamanan yang ada pada Smartphone Android yang dimiliki.

Sehingga, meski dengan satu tingkat System Keamanan saja, katakanlah menggunakan Security System dari bawaan OS Android, maka paling tidak hal ini akan menghambat para penjahan untuk bisa mengakses Smartphone Android kalian.

Maka, jika kalian berpendapat bahwa System Keamanan di Smartphone Android itu tidak penting, maka coba pikir ulang lagi.

Dalam Smartphone Android yang kalian gunakan itu teradapat Email yang aktif, bayangkan jika Email tersebut terhubung ke semua Account Social Media yang kalian miliki, selanjutnya di dalam Smartphone tersebut terdapat sebuah SIM Card yang terhubung dengan aplikasi Mobile Banking.

Selanjutnya, masih seputaran terkait Email, bayangkan jika Email tersebut kalian koneksikan ke penyimpanan Cloud sebut saja Google Drive yang di dalam Drive Online tersebut tersimpan banyak Dokumen Pribadi kalian, lalu Smartphone Android kalian diakses oleh orang yang tidak bertanggung jawab?

Bayangkan saja, betapa ruginya kalian? maka disinilah kalian harus berpikir, karena orang-orang Modern zaman sekarang ini sudah sangat dipermudah dengan beragam Integrasi yang menguntungkan dan instant, jika hal ini dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab, maka habislah kalian.

Sehingga, masalah System Keamanan ini memang dirasa sangat penting, sehingga wajar jika System Keamanan ini selalu menjadi topik yang harus dibahas serius oleh para Pengembang (Developer) dan Produsen Smartphone Android.

Untuk menjawab hal tersebut, maka sekarang ini ada kemajuan yang sangat pesat di Sektor System Security di Smartphone Android tersebut, salah satunya datang dari Inovasi para Produsen Smartphone Android dan satu lainnya datang dari pengembang OS Android itu sendiri, yaitu adalah Google.

Maka, sekarang ini ada 2 buah jenis Kategori System Security di dalam Smartphone Android Modern zaman sekarang ini, apa itu? berikut adalah penjelasannya.


Kategori Jenis System Security Android


Selanjutnya, kita sudah mulai dekat dengan pembasan utama kita, sebelumnya sudah kami singgung bahwa pada dasarnya Smartphone Android itu memiliki 2 buah Kategori System Keamanan yang berbeda.

Salah satunya datang dari OS Android itu sendiri dan satu lainnya datang dari Inovasi yang dibuat oleh para Produsen Smartphone Android.

Maka, jika kita klasifikasikan, terdapat 2 jenis System Keamanan pada Smartphone Android, yaitu adalah sebagai berikut :


  • Software System Security
  • Hardware System Security


Nah, Klasifikasi diatas bisa kita artikan sebagai berikut :


  1. Software System Security adalah sebuah System Keamanan yang ada pada OS Android itu sendiri secara default, System Keamanan meliputi pengolahan atau rekayasa secara Software yang secara default sudah ada pada semua versi OS Android Modern sekarang ini.


Mekanismenya memang berbentuk Traditional, karena memang hanya diolah secara Software saja, seperti kalian harus membuat Password dan lainnya, jika Password tersebut salah dan System menolak, maka Smartphone Android tidak akan bisa dibuka, terlihat sederhana memang, tetapi System Security default dari OS Android ini sudah terbukti sangat sulit untuk dibobol.


  1. Hardware System Security adalah sebuah hasil Inovasi dari pada Produsen Smartphone Android, karena pada sektor ini, mereka menambahkan sebuah Dedicated Hardware yang berguna untuk memindai sesuatu yang hanya dimiliki oleh pengguna Smartphone Android itu sendiri.


Sehingga, jika dibandingkan, maka Keamanan System dari Dedicated Hardware ini akan jauh lebih tinggi dari Keamanan yang ada secara Software di Smartphone Android, karena level bobolnya itu hampir mustahil untuk dilakukan.

Selanjutnya, mari kita perkecil klasifikasi diatas menjadi 2 buah Kategori umum saja, agar kalian mudah untuk menerjemahkannya, maka dari 2 klasifikasi diatas, bisa kita ambil 2 Kategori yang akan menjadi pembahasan utama kita kali ini, yaitu adalah System Security berupa :


  • Software (Default OS Android / App)
  • Biometrics (Inovasi dari Produsen Smartphone Android)


Maka, disini kita sudah masuk kepada pembahasan utama kita kali ini, karena disini kita akan mengenal, apa saja sih System Security yang ada pada Smartphone Android di era sekarang ini, baik itu meliputi System Security default yang ada pada OS Android dan System Security berupa Biometrics yang menjadi System Security andalan untuk Smartphone Android modern sekarang ini.


Android Security (Default)


Perlu kami tegaskan, disini kami hanya akan berbicara terkait System Security Default saja yang ada pada OS Android, karena seperti yang kalian ketahui, sebenarnya kalian bisa dengan mudah menambah System Keamanan secara Software pada OS Android dengan cara mendownload dari aplikasi Google Play Store.

Tetapi, yang akan kami bahas kali ini adalah hanya terkait System Security Default saja, yang umumnya sudah ada disediakan disetiap versi OS Android dan bisa diakses melalui aplikasi Settings (Pengaturan) ditiap Smartphone Android.

Apa saja, System Security Default di OS Android tersebut? dan seberapa hebat System Security tersebut? silahkan simak pembahasan dibawah ini :


PIN


Ini adalah salah satu System Security default yang ada pada OS Android, umumnya kalian sudah pasti tahu terkait mekanisme PIN tersebut, ya! kalian diharuskan membuat beberapa digit angka yang nantinya akan digunakan untuk membuka Smartphone Android kalian.

Seberapa aman System Security ini? cukup aman tentunya, tetapi System Security PIN ini tidak begitu disukai oleh para pengguna Smartphone Android, karena memang mekanismenya kuno dan sudah digunakan sejak zaman Ponsel Jadul.

Selain itu, dengan System PIN ini, maka masih ada peluang Smartphone Android kalian bisa diakses, karena dengan hanya mengacak angka PIN, bisa jadi Smartphone Android kalian bisa dibuka dengan mudah, karena jenis System Security ini memang sebenarnya mudah ditebak polanya.


Password


Nah, hampir sama seperti PIN, tetapi System Security ini tidak hanya melibatkan angka saja, melainkan melibatkan huruf juga, sehingga jika tingkat Security bisa menjadi lebih tinggi, karena perpaduan dari angka hingga huruf.

Umumnya, mekanisme banyak disukai oleh pengguna Smartphone Android, selain aman, faktanya System Security Password ini juga akan sulit untuk dibobol, apalagi jika kalian memasukan Password yang random, maka kemungkinan Password akan dibobol itu kecil sekali.


Pattern (Pola)


Faktanya, System Security inilah yang menjadi System Security andalan pada OS Android dan andalan bagi hampir semua pengguna Smartphone Android yang ada saat ini, kalau bisa kita sebut, maka jenis System Security inilah yang menjadi Security System Exclusive yang ada pada OS Android.

System Keamanan ini hadir pada era Smartphone dengan Teknologi Layar Sentuh dan dipopularkan oleh OS Android, karena dengan adanya System Security ini, maka kalian tidak perlu lagi memasukan Password ataupun PIN.

Jenis Pengamanan di Android, Macam jenis kuncian di Android, jenis-jenis System Security Android, apa saja keamanan di Android, apa itu Fingerprint Android, apa itu Keamanan Pola Pattern Android, apa itu Iris Scanner Samsung, apa itu Face Unlock, Keamanan di Android

Cukup membuat Pola dititik yang sudah disediakan, maka kalian sudah bisa membuat System Keamanan yang jauh lebih aman dari Password ataupun PIN, karena jika sudah salah 3 kali dalam memasukan Pola (Pattern), maka secara otomatis Smartphone Android akan terkunci hingga beberapa waktu kedepan dan tidak bisa diakses sama sekali, meski dengan Pola (Pattern) yang benar.

Itulah mengapa System Security ini disukai banyak pengguna Smartphone Android, selain itu jenis System Security ini juga menjadi Sistem Keamanan Default pada OS Android, baik untuk System Security utama ataupun cadangan untuk pendukung System Security Biometrics yang akan kita bahas dibawah nanti.


Face Unlock


Hah? apakah tidak salah Face Unlock itu merupakan System Security Default yang ada pada OS Android? kami pikir banyak dari kalian mungkin akan beranggapan demikian, karena faktanya memang begitu.

Face Unlock yang ada sekarang ini adalah hasil pengambangan teknologi Face Unlock Traditional yang sudah ada sejak lama pada OS Android, kalau dari sejarahnya maka dari versi Android 4.0 fitur ini sudah disediakan oleh Google, tidak percaya? silahkan baca artikel ini dibawah ini :


Hanya saja, teknologi Face Unlock ini dulunya kurang begitu disukai, karena memang belum canggih, karena hanya mengandalkan Kamera Depan Smartphone Android saja, selanjutnya System Keamanan Face Unlock ini akan melakukan Scanning terhadap wajah kalian, jika dirasa cocok, maka Smartphone Android kalian akan bisa dibuka.

Jenis Pengamanan di Android, Macam jenis kuncian di Android, jenis-jenis System Security Android, apa saja keamanan di Android, apa itu Fingerprint Android, apa itu Keamanan Pola Pattern Android, apa itu Iris Scanner Samsung, apa itu Face Unlock, Keamanan di Android

Tetapi, ada banyak kekurangan dari System Security ini pada awalnya, yaitu tidak bisa digunakan ditempat yang minim cahaya dan bisa dibobol dengan mudah, melalui sebuah Foto ataupun kembaran dari pengguna Smartphone Android tersebut, bahwa bisa dibobol dengan menggunakan wajah dari saudara atau yang mirip-mirip.

Sehingga, setelahnya fitur Face Unlock ini sirna begitu saja dan kembali mulai digunakan lagi pada versi Android 7.0 Nougat, tetapi bukan Face Unlock Default yang lemah, sederhana dan mudah ditipu yang berasal dari OS Android lagi, melainkan datang dari Inovasi dengan bantuan Hardware khusus yang dikembangkan oleh para Produsen Smartphone Android.

Untuk lebih jelasnya, kalian akan memahmi teknologi Face Unlock Modern dengan System Biometrics Mutakhir yang akan kami bahas dibawah ini.


Android Biometrics Security System


Inilah salah satu kemajuan selain datang dari bidang Performance dan Camera yang paling bisa kita rasakan pada era Smartphone Android Modern sekarang ini, yaitu adalah terkait kemajuan di bidang Implementasi Hardware Security yang ada pada Smartphone Android.

Sehingg sekarang ini, rata-rata Smartphone Android yang dijual sekarang ini, minimal pada kelas Menengah ke bawah, sudah diserakan dengan fitur Biometrics Security System tersebut, sehingga System keamanan akan jauh lebih aman dibandingkan dengan menggunakan System Security Default yang ada pada OS Android.

System Keamanan berbasis Biometrics ini adalah hasil Implementasi System Security Modern dan mutakhir, yang kini sudah bisa kalian nikmati dan gunakan di banyak Smartphone Android modern yang ada dipasaran sekarang ini.

Seperti namanya sendiri, System Biometrics ini memanfaatkan Karakteristik Biologi dari penggunanya, untuk di jadikan media atau Source untuk bisa mengakses sebuah Smartphone tersebut.

Sehingga dari teorinya sendiri, sudah jelas jika ini adalah Smartphone Android pribadi kalian dan sudah kalian aktifkan fungsi Biometrics Security, maka orang lain tidak akan bisa menggunakan Smartphone Android kalian.

Karena dari spesifikasi Biometrics jelas sekali setiap manusia itu memiliki karakteristik Biometrics yang berbeda-beda, sehingga jenis System Keamanan satu inilah yang paling bisa diandalkan diera serba canggih seperti sekarang ini.

Selanjutnya, faktanya sekarang ini ada beberapa jenis System Keamanan Biometrics pada Smartphone Android, apa saja kah itu?


Fingerprint Sensor


Ini adalah System Security Biometrics paling populer dan paling banyak digunakan di Smartphone Android sekarang ini, karena selain biaya Produksinya murah, jenis System Security ini juga dari segi penggunaan mudah sekali dalam digunakan, bahkan oleh orang awam sekalipun.

Cara kerjanya sederhana saja, kalian hanya perlu meletakan jari tangan kalian pada sensor Fingerprint (Sidik Jari), setelahnya maka Smartphone Android kalian akan terbuka kuncinya dengan sangat cepat, kebanyakan teknologi Fingerprint sekarang ini sudah memiliki performa yang sangat cepat.

Jenis Pengamanan di Android, Macam jenis kuncian di Android, jenis-jenis System Security Android, apa saja keamanan di Android, apa itu Fingerprint Android, apa itu Keamanan Pola Pattern Android, apa itu Iris Scanner Samsung, apa itu Face Unlock, Keamanan di Android

Hanya butuh dalam hitungan Millisecond (MS) sejak jari tangan kalian ditempelkan pada Fingerprint Sensor, maka Smartphone Android kalian akan terbuka dengan sangat cepatnya.

Umumnya pada teknologi ini, kalian bisa menempatkan sebanyak 10 jenis sidik jari yang berbeda-beda.

Selanjutnya, sekarang ini ada 4 jenis Implementasi Fingerprint yang biasa digunakan, yaitu adalah sebagai berikut :


  1. Fingerprint Sensor yang tertanam pada bagian belakang Case Smartphone Android
  2. Fingerprint Sensor yang tertanam pada Tombol Dedicated Home Button
  3. Fingerprint Sensor yang ternanam pada Dedicated Power Button
  4. Fingerprint Sensor yang tertanam dibawah layar Smartphone Android (Under Display)


Khusus untuk jenis Fingerprint Sensor yang terletak dibawah layar Smartphone Android, ini adalah merupakan Teknologi paling mutakhir dari jenis Fingerprint Sensor untuk Mobile Smartphone, karena penggunaan dan Implementasinya yang sangat Modern.

Jenis Pengamanan di Android, Macam jenis kuncian di Android, jenis-jenis System Security Android, apa saja keamanan di Android, apa itu Fingerprint Android, apa itu Keamanan Pola Pattern Android, apa itu Iris Scanner Samsung, apa itu Face Unlock, Keamanan di Android

Selain itu, jenis Implementasi Fingerprint Sensor Under Display ini juga hanya bisa diterapkan pada Smartphone dengan jenis Layar OLED dan turunannya seperti AMOLED, sehingga rata-rata Smartphone Android yang menggunakan jenis Fingerprint Under Display ini adalah Smartphone dengan kelas Menengah hingga Atas saja.

Bingung terkait jenis Display Panel layar apa saja yang ada di Smartphone Android, serta keunggulan dan kekurangannya? silahkan pelajari dulu hal dibawah ini, agar kalian bisa mengerti apa yang kami maksud :


Selanjutnya, kita akan berbicara terkait fakta dari Fingerprint Sensor ini, pada kenyataannya Fingerprint Sensor ini memang tergolong sangat Powerful dan bisa diandalkan untuk opsi System Security utama pada Smartphone Android.

Namun demikian, tetap ada kekurangan dari jenis System Security Biomterics satu ini, yaitu Fingerprint Sensor biasanya tidak bisa digunakan, jika pada bagian Sensor itu kotor atau jari tangan kalian kotor akibat kotoran seperti debu, pasir, tinta tebal ataupun keringat.

Maka, jika Fingerprint Sensor tersebut tidak berfungsi, selanjutnya silahkan gunakan System Security Pattern (Pola) untuk membuka Smartphone Android kalian, karena seperti yang sudah kami singgung diatas, bahwa kenyataannya Pattern Security System itu merupakan sebuah System Security Cadangan utama pada seluruh Smartphone Android yang ada sekarang ini.

Tetapi, hebatnya meski Sensor Fingerprint tersebut tergores / baret baik itu halus ataupun berat, Sensor Fingerprint tersebut masih bisa berfungsi dengan normal.


Face Unlock (Hardware) / Face ID


Nah, ini yang sudah kita singgung diatas, yang memang sebelumnya telah lama muncul pada OS Android versi lama, yaitu tepatnya pertama kali ada pada versi Android 4.0 Ice Cream Sandwich, tetapi jenis Face Unlock yang akan kita bahas sekarang ini sudah pasti berbeda dari Face Unlock bawaan OS Android dulu.

Karena, sekarang Face Unlock itu sudah menjadi sebuah Security System Biometrics yang umum digunakan pada Smartphone Android Modern sekarang ini, biasanya ditemukan pada Smartphone Menengah kebawah dan atas.

Cara kerjanya, memang sama saja seperti Face Unlock Traditional yang ada pada OS Android 4.0, yaitu Smartphone akan terbuka setelah memindai wajah dari pengguna Smartphone Android tersebut.

Jenis Pengamanan di Android, Macam jenis kuncian di Android, jenis-jenis System Security Android, apa saja keamanan di Android, apa itu Fingerprint Android, apa itu Keamanan Pola Pattern Android, apa itu Iris Scanner Samsung, apa itu Face Unlock, Keamanan di Android

Bedanya, sekarang ini Face Unlock di Smartphone Android sudah tidak bisa ditipu lagi, karena sudah menggunakan Implementasi Hardware khusus seperti Infrared (IR) dan juga 3D Face Texture.

Hardware utama yang digunakan tetap sama saja, yaitu Kamera Depan Smartphone Android, tetapi setelah didukung dengan Hardware yang mumpuni dan canggih, maka sekarang ini Face Unlock sudah bisa digunakan di dalam berbagai kondisi, mau itu gelap ataupun sangat terang.

Selanjutnya, Face Unlock zaman sekarang yang ada pada Smartphone Android itu tidak bisa lagi dibodohi dengan melalui sebuah Foto ataupun seorang kembaran dari pengguna tersebut, karena disini ada teknologi yang bernama 3D Sensor yang akan melakukan Scanning pada wajah kalian secara detail dan tepat.

Sehingga, teknologi ini seperti tanpa cela sekarang ini, selanjutnya response dan performance dari Face Unlock zaman sekarang juga sangat cepat, yaitu kurang dari 1 Detik, maka Smartphone Android kalian sudah bisa terbuka dengan otomatis.

Faktanya, adalah Face Unlock ini memang menjadi salah satu Solusi System Security yang paling hebat dan bisa diandalkan sekarang ini, karena hampir tanpa cela, karena adanya dukungan Hardware seperti 3D Scanning dan IR, sehingga meski kalian menggunakan sudut wajah yang berbeda ketika membukan Kunci (Lock Screen) Smartphone Android kalian.

Maka, fitur Face Unlock ini masih tetap akan bisa berkerja dengan maksimal, hal ini terjadi karena kebanyakan Smartphone Android yang ada saat ini sudah didukung dengan Teknologi Artificial Intelligence, sehingga Face Unlock ini benar-benar bisa diandalkan saat ini.

Hanya, satu saja kekurangan dari Metode Keamanan ini, yaitu adalah tidak akan bisa berfungsi jika Kamera Depan Smartphone Android kalian rusak, seperti berembun, baret besar pada bagian lensa dan lainnya.


Iris Scanner


Berbeda dengan Fingerprint Scanner dan Face Unlock, jenis System Security ini benar-benar sudah berada di level yang sangat jauh dan sangat canggih, bayangkan saja teknologi ini menerapkan komponen Biometrics dari Mata penggunannya.

Jenis Pengamanan di Android, Macam jenis kuncian di Android, jenis-jenis System Security Android, apa saja keamanan di Android, apa itu Fingerprint Android, apa itu Keamanan Pola Pattern Android, apa itu Iris Scanner Samsung, apa itu Face Unlock, Keamanan di Android

Sudah jelas, ini sangat keren dan sangat powerful tentunya, karena menurut Studi, setiap manusia yang hidup didunia ini, memiliki Karakteristik Iris mata yang berbeda-beda dan tidak sama.

Dengan demikian, inilah System Security paling canggih dan terbaik yang ada pada Smartphone Android dizaman sekarang ini, tetapi sayangnya fitur ini tidak banyak digunakan pada Smartphone Android pada umumnya.

Karena memang mahal dari segi Hardware dan Produksi-nya, sehingga hanya Smartphone Premium saja yang berani menggunakan Teknologi semacam ini, umumnya Teknologi ini di Populerkan oleh seri Smartphone Samsung Galaxy S dan Galaxy Note yang seperti kalian ketahui, ke-2 buah seri Smartphone Androi Samsung tersebut, memang ditujukan untuk Segment Pasar kelas atas saja.

Sejatinnya, fitur ini bisa diandalkan dalam beragam kondisi, karena memang dipadukan juga dengan Sensor Infrared.

Sehingga, jika kalian ingin tahu jenis System Keamanan apa yang paling aman dan Premium yang ada pada Smartphone Android sekarang ini, maka jawabannya adalah Iris Scanner Sensor!

Dengan demikian, itulah beberapa jenis System Keamanan yang bisa kalian temukan pada Smartphone Android yang ada sekarang ini, umumnya semakin canggih System Keamanan tersebut, maka harga jual dari Smartphone Android tersebut akan menjadi mahal pula.

Bagi orang awam, mungkin fitur-fitur tersebut bisa jadi menjadi hal yang membingungkan untuk digunakan, karena memang tidak tahu cara kerja dan fungsinya, maka disinilah kami memberikan edukasi pengetahuan untuk kalian.

Akan sangat sayang jika Teknologi Keamanan Modern dan Canggih seperti yang ada pada jenis Smartphone Android masa sekarang itu tidak digunakan sebaik mungkin.

Karena System Keamanan tersebut, apalagi yang berbasis kepada Biometrics Security itu sudah jelas bisa menjamin keamanan data dan privasi kalian yang ada pada Smartphone Android yang kalian miliki.

Karena artikel yang kami tulis ini merupakan sebuah artikel Edukasi, maka artikel ini akan terus kami Update, jika nantinya ada tersedia jenis System Security terbaru yang ada di Implementasikan pada Smartphone Android.

Sehingga, setelahnya kalian tidak menjadi bingung lagi terkait cara kerja dan mekanisme dari System Security tersebut.

Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan bisa berguna untuk penambahan wawasan untuk kalian, akhir kata, semoga hari kalian menyenangkan. P.AW~DRD

10/25/2020

Pengertian dan cara memasang custom kernel android

Custom Kernel Android, Cara Custom Kernel Android, Install Custom Kernel Android, Pasang Custom Kernel Android, Tutorial Custom Kernel Android, Arti Custom Kernel Android, Apa itu Custom Kernel Android, Kelebihan Custom Kernel Android, Kekurangan Custom Kernel Android, Bahaya menggunakan Custom Kernel Android, Penjelasan Custom Kernel Android, Download Custom Kernel Android, Custom Kernel Android TWRP, Custom Kernel Android Flashify, Custom Kernel Android Fastboot, Cara Install Custom Kernel Android TWRP, Install Custom Kernel Android Fastboot, Jenis Custom Kernel Android, Syarat untuk Custom Kernel Android, Persyaratan Custom Kernel Android, Pakai Custom Kernel Android, Pengertian Custom Kernel Android

Berbicara terkait OS Android memang tidak ada pernah habisnya, karena OS Mobile untuk Ponsel Pintar (Smartphone) ini selalu saja membuat penggunannya tidak pernah bosan, karena kalian sebagai User Smartphone Android bisa dengan mudah dan cepat melakukan hal keren yang tidak akan bisa kalian lakukan dengan OS Mobile lainnya.

Hal ini tidak lepas dari kemampuan OS Android sendiri yang memang mengadopsi mekanisme Open Source, yang artinya semua pengguna OS Android bisa saja menjadi pengembang untuk membuat atau menciptakan sesuatu.

Misalkan saja seperti Custom ROM, Mod, Tweak, Themes dan lain sebagainya, hal ini memang sudah berlangsung lama, yaitu kira-kira saat awal OS Android mendunia, budaya Modding ini memang sudah tumbuh besar di dalam Komunitas OS Android.

Sekarang ini sama saja, terlebih sekarang ini Komunitas dari OS Android kian membesar, karena memang sekarang ini ada banyak sekali Brand baru yang mengeluarkan seri Smartphone Android yang di jual ke pasaran.

Jadi, jangan heran ketika sekarang ini mayoritas masyarakat dunia banyak yang menggunakan Smartphone berbasis OS Android, karena memang ada banyak ragam dan pilihannya, dan beberapa diantaranya memang akan sangat ramah di kantong.

Terkait kepada masalah Open Source yang ada di OS Android, mekanisme inilah yang kami pikir bisa membuat OS Android bisa sebesar sekarang, terlebih lagi tidak bisa kita pungkiri bahwa di balik OS Android ini adalah Google yang seperti kalian tahu mereka ada Perusahaan Internet Terbesar di dunia.

Sehingga tidak mengherankan, jika setiap tahunnya versi Android di perbaharui dengan banyak sekali fitur dan kemampuan yang canggih dan mutakhir.

Hal lain yang tidak kalah serunya dalam menggunakan Smartphone Android adalah, ketika kalian bosan dengan tampilan dan fitur yang monoton pada Smartphone Android yang kalian miliki.

Maka, kalian akan merasa segar lagi jika menggunakan Custom ROM yang pada faktanya akan sangat berbeda jauh dari Stock ROM yang kalian gunakan sekarang, untuk detail terkait Custom ROM ini sudah kami kupas lengkap pada halaman di bawah ini :


Sehingga, kali ini kita akan membahas sebuah pembahasan yang cukup mirip dengan Custom ROM, yaitu adalah Custom Kernel, lalu apakah gerangan Custom Kernel tersebut?


Kernel Android


Mungkin kalian para pengguna Smartphone Android baru akan kebingungan dengan istilah Kernel tersebut, karena memang pada dasarnya Kernel ini hanya bisa di pahami oleh segelintir orang saja, itu semua karena Kernel ini sudah menjadi pembahasan yang teknis dan tidak umum.

Lalu, apa sih Kernel di Android tersebut?

Kernel adalah sebuah Part paling penting (Core) pada suatu OS, di OS Android Kernel ini menjadi Part yang paling penting yang di dalamnya terdapat berbagai macam kemampuan utama dari OS Android tersebut yang nantinya akan di Sinkron dengan kemampuan Hardware dan Software Terkait.

Kernel menjadi teramat penting posisinya di dalam kesatuan Firmware OS Android tersebut, karena bertindak sebagai Role Utama untuk mengatur konfigurasi menyeluruh terkait performa yang ada pada OS Android tersebut.

Sejatinya, Kernel sendiri terpisah dari System Image, sehingga mudah saja untuk kalian dalam mengidentifikasi dari Kernel Android tersebut yang biasanya di dalam Paketan Firmware akan memiliki nama File Boot.img.

Kernel di Android juga bisa menjadi pusat Informasi dari OS dan Hardware yang di gunakan oleh Smartphone Android tersebut, tanpa adanya Kernel, maka mustahil OS Android bisa berjalan.

Kernel di Android, mirip dengan Kernel di OS Linux? wajar saja, karena OS Android itu memang berjalan dengan Basis Linux, sehingga apa yang disebut dengan Kernel Android itu memang merupakan hasil Implementasi dari Linux Kernel.

Sehingga muncul lagi sebuah pertanyaan, lalu Custom Kernel itu apa?


Custom Kernel Android


Custom Kernel adalah sebuah Kernel Android yang telah di Modifikasi dengan mengganti Value Standard menjadi Custom, lalu juga ada penambahan lain yang di sertakan serti peningkatan Kualitas Foto, Video, Audio, Modem, Performa dan lain penting lainnya.

Umumnya Custom Kernel ini di buat dari Original Source Kernel Branch yang di rilis oleh masing-masing OEM Smartphone Android bersangkutan.

Meski demikian, tidak semua OEM merilis Kernel Source tersebut ke publik, sehingga jika ada Source Kernel dari OEM, maka harusnya Custom Kernel juga pasti akan tersedia untuk seri Smartphone Android yang kalian gunakan sekarang.

Custom Kernel ini tercipta dari tangan-tangan terampil para Third Party Developer di dalam Komunitas OS Android, ada yang berasal dari tangan Profesional atau Grup tertentu dan ada juga yang berasal dari tangan Amatiran atau bisa kita sebut Developer Pemula.

Sehingga, kalian pun harus Selektif dalam memilih dan menggunakan Custom Kernel tersebut, karena pada kenyataannya Kernel ini lebih sifatnya sangat dengan Hardware dan bahkan jauh lebih dekat dari pada ROM.

Maka, jika Custom Kernel dibuat dengan tidak adanya Quality Control, di pastikan Custom Kernel itu bisa jadi akan membahayakan untuk di pasang di Smartphone Android yang kalian miliki.

Untuk lebih jelasnya, silahkan pelajari Keuntungan dan Kerugian di dalam menggunakan Custom Kernel Android pada Scene di bawah ini.


Untung & Rugi menggunakan Custom Kernel Android


Memang tidak bisa di pungkiri, para pengguna Smartphone Android memang lebih selektif jika ingin melakukan Mod pada Smartphone Android yang mereka gunakan, jadi meraka akan mengambil keputusan dari Untung dan Rugi, jika memang menguntungkan, maka akan meraka gunakan, jika Merugikan maka akan sebaliknya.

Lalu, apa saja sih keuntungan jika menggunakan Custom Kernel tersebut?

  1. Agar bisa menjalankan Versi OS Android terbaru, meski demikian hal ini akan sangat berkaitan dengan Custom ROM.
  1. Peningkatan Performa, kebanyakan Custom Kernel itu di rilis dengan melakukan Overclock pada Processor ke tingkat yang aman, maka sudah jelas kalian akan merasakan peningkatan performa yang cukup besar, seperti contohnya ketika kalian sedang bermain sebuah games.
  1. Management RAM lebih baik, kebanyakan Custom Kernel saat ini di buat dengan optimasi RAM dengan se-efisien dan se-efektif mungkin, sehingga konsumsi RAM tidak akan menjadi terlalu banyak seperti pada Stock Kernel (Kernel bawaan OS).
  1. Flexible, Custom Kernel itu bisa di manfaatkan untuk membuka hal yang lebih Advanced dari sekedar ROOT saja, seperti kalian bisa melakukan Overclock secara Individu dan kalian juga bisa mengganti Boot Splash dengan Style kalian sendiri, atau kalian ingin mengubah beberapa Informasi yang ada pada Smartphone Android kalian, maka semua itu bisa di lakukan dengan Custom Kernel.
  1. Peningkatan di berbagai sektor, seperti yang sudah kami sebutkan diatas, Custom Kernel itu di buat dengan beragam peningkatan dan penambahan kualitas dari berbagai aspek yang nantinya akan menguntungkan kalian.
  1. ROOT & Custom Recovery Integration, biasanya Custom Kernel itu di buat dengan di sertakan Kemampuan ROOT dan penambahan Fitur Custom Recovery seperti TWRP secara default, sehingga jika kalian menggunakan Custom Kernel, maka kalian tidak perlu lagi melakukan ROOT dan memasang Custom Recovery setelahnya.

Jika, ada untungnya jelas saja ada ruginya, tetapi kerugian pada penggunaan Custom Kernel ini baru akan di rasakan, ketika kalian menggunakan Custom Kernel yang tidak di buat dengan baik dan terkesan asal-asalan, seperti :

  1. Over Heat, ya! menggunakan Custom Kernel yang Over dalam hal Optimized terlebih kepada Overclock CPU, maka akan membahayakan Smartphone Android kalian, karena Smartphone Android kalian akan selalu Panas setiap waktu, karena management Clock Speed tidak tertata dengan baik.
  1. Random Reboot, hal ini juga berkaitan dengan tindakan Over Optimized pada suatu Custom Kernel, karena dari segi Hardware, konfigurasi yang telah di buat itu mustahil untuk di jalankan oleh Hardware dengan baik, maka di pastikan Smartphone Android kalian akan sering terkena masalah Random Reboot.
  1. Kerusakan Hardware Permanent, seperti yang telah kami sebutkan diatas, Kernel itu begitu dengan dengan Hardware, jika kalian salah menggunakan Custom Kernel yang tidak tepat dan tidak aman, maka bisa jadi ada beberapa Hardware yang rusak secara Permanent.

Ingat! sekali lagi kerugian diatas, hanya terjadi pada Custom Kernel yang tidak di buat sesuai Standard dan tidak teruji terhadap Configuration Control terhadap hardware bersangkutan.

Jika, Custom Kernel yang kalian gunakan berasal dari Developer terpercaya dan handal, maka kami tegaskan disini, bahwa kalian hanya akan mendapatkan keuntungannya saja dan sama sekali tidak ada kerugian yang akan kalian rasakan.


Klasifikasi versi Custom Kernel Android


Dalam pengembangannya, Custom Kernel ini di dasarkan kepada beberapa Klasifikasi yang berbeda, hal ini di tujukan agar para pengguna Custom Kernel tersebut bisa tahu terkait Progress dan apakah Cistom Kernel tersebut sudah aman untuk di gunakan.

Perlu kalian ketahui, biasanya pengembangan Custom Kernel ini di lakukan secara Continue dan Periodik, jadi kalian harus jeli melihat Tags yang di sertakan, detailnya akan seperti ini :

  1. ALPHA >> Artinya Build Custom Kernel Pertama dan masih belum layak untuk di gunakan.
  2. BETA >> Artinya Build ini sudah bisa di gunakan. Namun, masih belum Stable dan masih terdapat beberapa Bugs.
  3. STABLE >> Artinya Custom Kernel ini sudah sangat layak di gunakan, karena sudah Stable dan maksimal.
  4. WIP >> Artinya Work In Progress, memiliki maksud bahwa Custom Kernel ini masih di kembangkan dan masih belum tersedia secara Publik.
  5. OFFICIAL >> Artinya Custom Kernel ini di buat oleh para Grup atau Developers dengan Branding Resmi.
  6. UNOFFICIAL >> Artinya Custom Kernel ini di buat dengan mengambil Source Code dari Official Custom Kernel yang di kembangkan oleh pihak tangan ke-3 / Developers yang tidak tergabung dalam Brand Legacy Official.

Jika, kalian bingung untuk bagaimana cara melihat Klasifikasi Versi ini, maka mudahnya biasanya para Developer Custom Kernel tersebut akan membuat sebuah Thread khusus pada suatu Forum menjadi seperti ini :

[KLASIFIKASI][CODENAME]NAMA KERNEL DAN VERSI

Tetapi, bisa juga klasifikasi ini di jelaskan di dalam deskripsi Forum Thread dan bahkan bisa juga di letakan dalam Penamaan File Custom Kernel yang akan di bagikan ke Publik.

Sehingga kalian harus jeli untuk melihat hal ini, karena hal ini akan menentukan kenyamanan kalian saat menggunakan Custom Kernel Android tersebut.


Syarat Penggunaan Custom Kernel Android


Sama seperti pemasangan Custom ROM, Custom Kernel juga memerlukan syarat untuk bisa di gunakan, hanya saja Persyaratan utamanya hanya 1 yaitu adalah Unlock Bootloader.

Karena kalian hanya bisa menggunakan Custom Kernel juga Smartphone Android kalian sudah Unlock Bootloader, sehingga sampai sekarang ini tidak pernah ada terlihat Custom Kernel yang bisa berjalan di Locked Bootloader pada umumnya, meski demikian mungkin ada saja, tetapi sangat jarang dan bahkan tidak pernah di ketahui sebelumnya.

Secara mekanisme Custom Kernel baru bisa di gunakan ketika kalian sudah melakukan Unlock Bootlaoder, karena kaitannya adalah bahwa Custom Kernel ini hanya bisa di pasangkan dengan Metode Fastboot, maupun Metode Flash via Custom Recovery dan Aplikasi Flasher khusus.

Sehingga seperti yang kalian ketahui, kedua hal tersebut yaitu Fastboot dan Custom Recovery hanya bisa di gunakan ketika Smartphone Android kalian sudah berada pada kondisi Unlock Bootloader saja.

Untuk lebih jelasnya, persyaratan-persyaratan penggunaan Custom Kernel Android tersebut akan kami rinci ke dalam Scene pemasangan Custom Kernel di bawah ini, karena seperti yang sudah kami sebutkan sebelumnya.

Pemasangan Custom Kernel ini bisa di lakukan dengan beberapa cara, untuk lebih jelasnya silahkan ikuti Section di bawah ini.


Cara Pasang Custom Kernel Android


Seperti yang sudah kami singgung diatas, pemasangan Custom Kernel bisa di lakukan dengan beberapa macam, dan masing-masing cara tersebut memiliki Persyaratan yang berbeda-beda, karena Metode yang di gunakan juga akan berbeda.

Ada yang melibatkan Media Perangkat Komputer sebagai Media Installnya dan ada juga yang hanya mengandalkan Media Custom Recovery, lalu ada pula yang menggunakan Aplikasi Android (.apk) khusus tanpa adanya campur tangan dari Perangkat Komputer.

Sehingga pada pembasahan Pemasangan Custom Kernel di bawah ini, kami akan membuatnya ke dalam beberapa bagian, sesuai dengan Metode Installasi yang bisa kalian gunakan dan kalian pilih.

Berikut adalah detailnya :


Cara Install Custom Kernel (Fastboot)


Cara pertama ini kita akan menggunakan Media Komputer sebagai alat untuk memasangkan Custom Kernel tersebut, maka persyaratan yang di butuhkan antara lain adalah :


  1. Fastboot Driver, jika kalian tidak punya silahkan Download dan Install salah satu dari halaman di bawah ini :
  1. Mode Fastboot / Bootloader
  2. Kabel USB
  3. Android USB Driver, jika belum punya silahkan pasang dengan mengikuti cara di bawah ini :

Untuk jenis file Custom Kernel yang di gunakan pada metode ini adalah berbentuk Ekstensi Image (.img), sehingga biasanya nama Custom Kernel tersebut menjadi boot.img, lalu pada kasus yang akan kami bicarakan di bawah ini, semuanya di jalankan pada Komputer dengan OS Windows, untuk cara pemasangannya kalian bisa mengikuti panduan di bawah ini :


  1. Pastikan Custom Kernel yang kalian Download sudah sesuai dengan seri Smartphone Android yang kalian gunakan sekarang (Matched).
  2. Setelahnya, pastikan Fastboot Driver sudah terpasang pada PC (Komputer Windows) yang kalian pakai.
  3. Pindahkan file boot.img ke Folder Fastboot seperti ini :
Custom Kernel Android, Cara Custom Kernel Android, Install Custom Kernel Android, Pasang Custom Kernel Android, Tutorial Custom Kernel Android, Arti Custom Kernel Android, Apa itu Custom Kernel Android, Kelebihan Custom Kernel Android, Kekurangan Custom Kernel Android, Bahaya menggunakan Custom Kernel Android, Penjelasan Custom Kernel Android, Download Custom Kernel Android, Custom Kernel Android TWRP, Custom Kernel Android Flashify, Custom Kernel Android Fastboot, Cara Install Custom Kernel Android TWRP, Install Custom Kernel Android Fastboot, Jenis Custom Kernel Android, Syarat untuk Custom Kernel Android, Persyaratan Custom Kernel Android, Pakai Custom Kernel Android, Pengertian Custom Kernel Android

  1. Jika File Custom Kernel bernama acak, silahkan Rename menjadi boot.img agar mudah untuk kalian dalam mengikuti tutorial ini.
  2. Selanjutnya, silahkan buat Smartphone Android kalian masuk ke dalam Mode Fastboot / Bootloader.
  3. Hubungkan Smartphone Android ke PC Windows dengan Kabel USB
  4. Buka CMD (Command Prompt) dan arahkan ke Folder Fastboot, jika tidak tahu caranya silahkan ikuti panduan ini :
  1. Jika sudah, silahkan masukan perintah ini, untuk menginstall Custom Kernel :
fastboot flash boot boot.img
  1. Jika muncul pesan OKAY, berarti proses pemasangan sudah berhasil untuk di lakukan.
  2. Saat ini kalian sudah bisa melakukan Reboot ke System, dengan memasukan perintah ini dari jendela Fastboot :
fastboot reboot
  1. Sampai sini, tutorial pemasangan Custom Kernel dengan Metode Fastboot telah selesai, kalian bisa mengecek apakah Custom Kernel sudah terpasang atau belum di Aplikasi Settings >> About Phone >> Kernel Version.
  2. Done! selamat menikmati Custom Kernel baru.

Jika, pada kondisi ini kalian tidak memiliki sebuah Perangkat Komputer berbasis OS Windows, maka kalian tetap akan bisa memasangkan Custom Kernel tersebut hanya dengan bermodalkan Smartphone Android saja.

Yaitu dengan bantuan Custom Recovery seperti TWRP, lebih jelasnya silahkan ikuti panduan di bawah ini.


Cara Install Custom Kernel (TWRP)


Seperti yang sudah kami singgung diatas, memasang Custom Kernel juga bisa di lakukan tanpa perlu adanya bantuan dari PC / Komputer, karena cukup dengan menggunakan Custom Recovery, maka Custom Kernel tersebut bisa kalian pasangkan dengan mudah.

Pada kasus ini, kami menggunakan Custom Recovery TWRP yang memang memiliki kemampuan untuk menginstall File berjenis Image (.img), untuk Custom Recovery selain TWRP, kami tidak tahu.

Selanjutnya untuk jenis File Custom Kernel yang bisa di Install dari TWRP ini ada 2 buah macam yaitu berbentuk (.zip) dan berbentuk (.img), untuk cara Flash / Installnya juga akan berbeda.

Sebelum itu ada hal penting yang menjadi persyaratan utama dari metode ini, yaitu Smartphone Android kalian harus sudah punya Custom Recovery, dalam kasus ini ialah menggunakan TWRP, jika kalian belum punya TWRP dan tidak tahu cara pasangnya, silahkan ikuti panduan pemasangan TWRP dari halaman di bawah ini :


Jika, TWRP sudah terpasang, maka untuk proses pemasangan Custom Kernel ini akan mudah untuk di lakukan, benar saja sekali lagi kalian tidak akan memerlukan bantuan Komputer / PC Windows pada kasus ini, berikut adalah panduannya :


  1. Pastikan File Custom Kernel yang di Download sudah sesuai (Matched) dengan seri Smartphone yang kalian gunakan.
  2. Selanjutnya Pindahkan Custom Kernel ke Memory Internal (Internal Storage) di tempat yang mudah untuk kalian temukan.
  3. Silahkan buat Smartphone Android kalian masuk ke dalam Mode TWRP.
  4. Untuk menginstall Custom Kernel, silahkan pilih Opsi Install.
Custom Kernel Android, Cara Custom Kernel Android, Install Custom Kernel Android, Pasang Custom Kernel Android, Tutorial Custom Kernel Android, Arti Custom Kernel Android, Apa itu Custom Kernel Android, Kelebihan Custom Kernel Android, Kekurangan Custom Kernel Android, Bahaya menggunakan Custom Kernel Android, Penjelasan Custom Kernel Android, Download Custom Kernel Android, Custom Kernel Android TWRP, Custom Kernel Android Flashify, Custom Kernel Android Fastboot, Cara Install Custom Kernel Android TWRP, Install Custom Kernel Android Fastboot, Jenis Custom Kernel Android, Syarat untuk Custom Kernel Android, Persyaratan Custom Kernel Android, Pakai Custom Kernel Android, Pengertian Custom Kernel Android
  1. Jika, Custom Kernel berformat (.zip), silahkan saja langsung cari File Custom Kernel tersebut melalui Opsi Install di TWRP, lalu lakukan Konfimasi Install setelahnya.
  2. Jika, Custom Kernel berformat (.img), maka setelah kalian masuk ke Opsi Install di TWRP, pilih lagi Opsi Install Image, selanjutnya silahkan cari File Custom Kernel dan lakukan Konfimasi Installasi.
Custom Kernel Android, Cara Custom Kernel Android, Install Custom Kernel Android, Pasang Custom Kernel Android, Tutorial Custom Kernel Android, Arti Custom Kernel Android, Apa itu Custom Kernel Android, Kelebihan Custom Kernel Android, Kekurangan Custom Kernel Android, Bahaya menggunakan Custom Kernel Android, Penjelasan Custom Kernel Android, Download Custom Kernel Android, Custom Kernel Android TWRP, Custom Kernel Android Flashify, Custom Kernel Android Fastboot, Cara Install Custom Kernel Android TWRP, Install Custom Kernel Android Fastboot, Jenis Custom Kernel Android, Syarat untuk Custom Kernel Android, Persyaratan Custom Kernel Android, Pakai Custom Kernel Android, Pengertian Custom Kernel Android
  1. Tunggu hingga proses installasi seleasi.
  2. Jika, sudah disini kalian sudah bisa melakukan Reboot.
Custom Kernel Android, Cara Custom Kernel Android, Install Custom Kernel Android, Pasang Custom Kernel Android, Tutorial Custom Kernel Android, Arti Custom Kernel Android, Apa itu Custom Kernel Android, Kelebihan Custom Kernel Android, Kekurangan Custom Kernel Android, Bahaya menggunakan Custom Kernel Android, Penjelasan Custom Kernel Android, Download Custom Kernel Android, Custom Kernel Android TWRP, Custom Kernel Android Flashify, Custom Kernel Android Fastboot, Cara Install Custom Kernel Android TWRP, Install Custom Kernel Android Fastboot, Jenis Custom Kernel Android, Syarat untuk Custom Kernel Android, Persyaratan Custom Kernel Android, Pakai Custom Kernel Android, Pengertian Custom Kernel Android
  1. Booting pertama setelah pemasangan Custom Kernel akan cukup lama, sekitar 10 hingga 20 Menit.
  2. Jika sudah Booting dengan sempurna, kalian bisa melakukan cek apakah Custom Kernel sudah terpasang atau tidak di Aplikasi Settings >> About Phone >> Kernel Version.
  3. Selesai.

Jika, kalian tidak punya Custom Recovery seperti TWRP, apakah masih tetap bisa memasangkan Custom Kernel tersebut? jawabannya adalah iya bisa! yaitu hanya dengan menggunakan Aplikasi Android Flasher Khusus, maka kalian bisa memasangkan Custom Kernel tersebut dan cara ini juga tidak akan melibatkan Media Perangkat Komputer sedikit pun, berikut adalah cara kerjanya.


Cara Install Custom Kernel (Flashify)


Selanjutnya jika kalian tidak punya TWRP, maka solusi lain untuk bisa memasangkan Custom kernel di Smartphone Android kalian, bisa di lakukan dengan sebuah aplikasi khsus bernama Flashify.

Aplikasi ini memang di buat secara khusus untuk tujuan Flashing File System bisa berbentuk Image (.img) maupun (.zip), sehingga kalian bisa memanfaatkan aplikasi satu ini untuk pemasangan Custom Kernel tanpa perlu menggunakan TWRP.

Flashify ini adalah sebuah aplikasi gratis yang bisa kalian Download secara resmi dari Play Store, pastikan gunakan Flashify untuk ROOT User seperti ini :

Custom Kernel Android, Cara Custom Kernel Android, Install Custom Kernel Android, Pasang Custom Kernel Android, Tutorial Custom Kernel Android, Arti Custom Kernel Android, Apa itu Custom Kernel Android, Kelebihan Custom Kernel Android, Kekurangan Custom Kernel Android, Bahaya menggunakan Custom Kernel Android, Penjelasan Custom Kernel Android, Download Custom Kernel Android, Custom Kernel Android TWRP, Custom Kernel Android Flashify, Custom Kernel Android Fastboot, Cara Install Custom Kernel Android TWRP, Install Custom Kernel Android Fastboot, Jenis Custom Kernel Android, Syarat untuk Custom Kernel Android, Persyaratan Custom Kernel Android, Pakai Custom Kernel Android, Pengertian Custom Kernel Android

Seperti namanya sendiri, aplikasi ini memerlukan Persyaratan utama, yaitu Smartphone Android kalian harus sudah dalam kondisi ROOTED, karena aplikasi ini memerlukan akses ROOT.

Jika, kalian bingung untuk bisa melakukan ROOT pada Smartphone Android kalian, silahkan ikuti cara di bawah ini :


Selanjutnya, meski Flashify ini bisa di gunakan untuk melakukan Flashing File Custom Kernel dengan Format (.zip) dan (.img), kalau kami sendiri lebih menyarankan kalian untuk menginstall Custom Kernel dengan Format (.img) saja, karena lebih maksimal dan terbukti aman dengan resiko yang minimal.

Jika, Smartphone Android kalian sudah bisa mendapat akses ROOT, maka kalian bisa dengan mudah memasangkan Custom Kernel dengan cara di bawah ini :


  1. Buka aplikasi Flashify dan Izinkan (Grant) terhadap akses ROOT.
  2. Pilih opsi Boot Image, lalu cari File Custom Kernel yang telah kalian Download dan letakan di Memory Internal Smartphone Android kalian sebelumnya.
Custom Kernel Android, Cara Custom Kernel Android, Install Custom Kernel Android, Pasang Custom Kernel Android, Tutorial Custom Kernel Android, Arti Custom Kernel Android, Apa itu Custom Kernel Android, Kelebihan Custom Kernel Android, Kekurangan Custom Kernel Android, Bahaya menggunakan Custom Kernel Android, Penjelasan Custom Kernel Android, Download Custom Kernel Android, Custom Kernel Android TWRP, Custom Kernel Android Flashify, Custom Kernel Android Fastboot, Cara Install Custom Kernel Android TWRP, Install Custom Kernel Android Fastboot, Jenis Custom Kernel Android, Syarat untuk Custom Kernel Android, Persyaratan Custom Kernel Android, Pakai Custom Kernel Android, Pengertian Custom Kernel Android
  1. Setelahnya lakukan Konfirmasi Install.
  2. Tunggu hingga proses selesai dan Reboot.
  3. Done!


Dengan demikian, selesai sudah pembahasan kita yang agak lumayan panjang terkait masalah Custom Kernel di OS Android tersebut.

Pastikan kalian tidak salah dalam menggunakan Custom Kernel tersebut yang tidak di peruntukan untuk seri Smartphone Android yang kalian gunakan, karena akibatnya akan Fatal, yaitu di pastikan akan terjadi Brick.

Lalu, metode Install diatas sebenarnya adalah metode dasar dan umum saja, karena di luar sana masih ada beberapa cara untuk mengsintall Custom Kernel tersebut, salah satunya adalah dengan menggunakan sebuah Tool khusus untuk jenis Spesifik Smartphone Android yang kalian gunakan.

Cara tersebut sengaja tidak kami sertakan, karena disini kami hanya ingin menggambarkan cara secara umum saja.

Pastikan semua cara diatas, kalian ikuti dengan benar dan teliti, karena jika di lakukan sembarangan maka akan sangat berbahaya, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kalian dan semoga hari-hari anda menyenangkan. P.AW ~ DRD