10/23/2020

Cara Keluar dari Mode / Tulisan Fastboot Xiaomi dan Redmi semua tipe

Fastboot Xiaomi, Stuck di Mode Fastboot, Keluar dari Fastboot Xiaomi, Xiaomi Muncul Fastboot, muncul tulisan Fastboot, arti Fastboot Xiaomi, masuk Fastboot Xiaomi, Mode Fastboot Xiaomi, Fastboot, android o, android 2, android 1, xiaomi 2016, tool, smartphone, android oreo, android 9.0, tool, smartphone, cellphone, aplikasi software, tool, aplikasi terbaru google, aplikasi google, google aplikasi, aplikasi android tercanggih, aplikasi ponsel, download aplikasi apps, aplikasi terpopuler,

Semua smartphone Xiaomi pasti memiliki Mode Fastboot yang memang akan sangat berguna di kondisi tertentu, maka dengan demikian keberadaan Mode ini bukan tanpa alasan, karena dengan adanya Mode ini maka kalian bisa dengan mudah melakukan Maintenance sendiri, seperti melakukan tindakan Flash dengan menggunakan Mode Fastboot tersebut.

Sebenarnya Mode Fastboot ini juga tidak di sediakan untuk sembarang orang, karena Mode ini memerlukan sebuah pengetahuan lebih terkait metode Flash di jajaran smartphone Xiaomi atau Redmi tersebut.

Mode Fastboot ini sebenarnya memang sudah di sembunyikan oleh pihak Xiaomi agar tidak mudah di akses, hanya saja dalam kondisi tertentu, seperti ketidaksengajaan, maka akan membuat kalian secara tidak sengaja masuk ke dalam Mode satu ini.

Setelahnya, kami yakin kalian pasti akan kebingungan, karena tidak ada Navigasi apapun yang bisa kalian lakukan dalam Mode satu ini, sehingga bagi sebagian pengguna Xiaomi, terjebak dalam Mode satu ini bisa jadi akan membuat penggunannya menjadi berkeringat dingin, karena tidak tahu cara untuk bisa keluar dari Mode tersebut.


Fastboot Xiaomi


Sebelum itu, sebaiknya kalian pahami dulu kenapa sih kalian bisa memasuki Mode Fastboot di Xiaomi tersebut? meski tidak sengaja, pasti ada sesuatu yang telah kalian lakukan, beberapa masalah yang sering terjadi adalah sebagai berikut :

  1. Kalian tidak sengaja menekan Tombol Volume Down (-) ketika sedang menyalakan smartphone Xiaomi atau Redmi kalian.
  2. Tombol Volume Down (-) rusak, sehingga selalu tertekan kapanpun.
  3. Terjadi Brick pada Firmware.

Ke-3 masalah diatas adalah dalang utama yang biasanya menjadi penyebab smartphone Xiaomi atau Redmi kalian masuk ke dalam Mode Fastboot, selanjutnya sebenarnya mudah saja cara keluar dari Mode Fastboot ini, tetapi pada masalah ini harus kita kategorikan menjadi 2 hal, yaitu adalah :

  1. Masuk Mode Fastboot karena ketidaksengajaan
  2. Masuk Mode Fastboot karena Brick

Dua hal diatas memang membutuhkan solusi yang berbeda juga, tanpa panjang lebar, berikut kami mempunyai cara-cara untuk keluar dari Mode Fastboot Xiaomi dengan mudah, yaitu adalah sebagai berikut :


Tombol Power


Sejatinya keluar dari Mode Fastboot adalah perkara yang sangat mudah, kalian hanya perlu Menekan dan Menahan Tombol Power selama kurang lebih 1 Menit.

Fastboot Xiaomi, Stuck di Mode Fastboot, Keluar dari Fastboot Xiaomi, Xiaomi Muncul Fastboot, muncul tulisan Fastboot, arti Fastboot Xiaomi, masuk Fastboot Xiaomi, Mode Fastboot Xiaomi, Fastboot, android o, android 2, android 1, xiaomi 2016, tool, smartphone, android oreo, android 9.0, tool, smartphone, cellphone, aplikasi software, tool, aplikasi terbaru google, aplikasi google, google aplikasi, aplikasi android tercanggih, aplikasi ponsel, download aplikasi apps, aplikasi terpopuler,

Maka secara otomatis smartphone Xiaomi atau Redmi kalian akan Shut Down secara paksa dan bisa jadi melalukan Restart secara otomatis.


Fastboot Driver


Cara kedua ini juga bisa kalian manfaatkan, yaitu kalian tidak perlu menekan Tombol Power, karena semuanya bisa di lakukan dengan perintah yang sederhana saja, tetapi kalian memerlukan beberapa persiapan bahan di bawah ini :


Disamping beberapa persiapan diatas, pastikan Xiaomi kalian harus bisa terhubung secara baik dan sempurna ke PC atau Komputer yang kalian miliki terlebih dulu, maka sebaiknya Install dulu Xiaomi USB Driver Terbaru, agar kalian bisa melakukan cara ini dengan menggunakan aplikasi Command Prompt yang sudah terhubung ke Smartphone Android Xoami / Redmi kalian.

Silahkan Download dan ikuti petunjuk cara Install Xiaomi USB Driver Terbaru untuk OS Windows dengan tutorail di bawah ini :


Jika sudah, silahkan sambungkan smartphone Xiaomi / Redmi kalian yang tengah masuk kedalam Mode Fastboot ke PC / Laptop dengan kabel USB.

Setelahnya silahkan bukan CMD dan arahkan ke Direktori Folder Fastboot Driver, lalu masukan perintah ini :

fastboot devices

Jika, smartphone Xiaomi / Redmi kalian sudah tersambung dengan baik ke PC / Laptop, maka untuk membuat smartphone kalian keluar dari Mode Fastboot itu akan sangat mudah, silahkan masukan perintah ini :

fastboot reboot

Setelahnya, secara otomatis smartphone Xiaomi / Redmi kalian akan Reboot / Restart dan akan berjalan dengan normal lagi ke System OS seperti biasa.


Cabut Baterai


Cara ini adalah cara yang paling jitu, tetapi perlu sedikit tenaga dalam pengaplikasiannya, karena seperti yang kalian ketahui, sekarang ini hampir semua produk smartphone Xiaomi / Redmi itu di pasarkan dengan design baterai tanam, maka sudah pasti kalian harus membukan Case belakang smartphone Xiaomi / Redmi kalian dulu.

Bagi tipe Xiaomi lawas yang tidak memiliki design baterai tanam, maka kalian bisa melepas baterai smartphone Xiaomi / Redmi kalian dengan sangat mudah, tinggal lepas Case belakang dan lepas Baterai selama 10 Detik, lalu pasangkan lagi dan silahkan hidupkan seperti biasa.

Tetapi, untuk Xiaomi / Redmi terbaru dengan kondisi baterai tanam, maka kalian harus melakukannya dengan extra hati-hati, karena membukan Case belakang smartphone Xiaomi / Redmi itu bukan menjadi perkara yang mudah.

Jika sudah kalian buka, maka silahkan lepas konektor baterai yang terhubung ke Motherboard, biarkan selama 10 Detik dan pasang lagi, setelah smartphone Xiaomi / Redmi kalian mati total, selanjutnya rakit kembali smartphone tersebut seperti asalnya dan silahkan hidupkan kembali.


Mode Fastboot Brick (Stuck)


Indikasi masalah ini biasanya adalah meski kalian sudah mencoba ke-3 cara diatas, tetapi setelahnya tetap masuk ke Mode Fastboot, maka sudah pasti disini smartphone Xiaomi / Redmi kalian tengah mengalami Brick atau Stuck.

Untuk masalah ini biasanya disebabkan oleh 2 hal dibawah ini :

  • Hardware eMMC lemah / jebol
  • Firmware Error

Jika, kondisi ini baru kalian dapati setelah melakukan Upgrade atau kalian sedang melakukan sesuatu dengan OS MIUI di Xiaomi / Redmi kalian, maka cara termudahnya untuk mengatasi masalah ini adalah dengan melakukan Flash via Fastboot saja.

Hanya saja, metode Flash dengan Fastboot tersebut memerlukan akses Unlock Bootloader terlebih dahulu, tetapi kalian bisa tetap melakukan Flash tersebut dengan cara yang lebih sulit, yaitu dengan menerapkan metode Test Point.

Tetapi, jika setelah kalian melakukan Flash, masalah Stuck di Mode Fastboot ini tidak berakhir juga, maka sudah pasti kerusakan ada pada Hardware dan itu adalah eMMC yang sudah rusak, solusi dari masalah ini yaitu hanya dengan mendatangi tempat reparasi dan mengganti eMMC yang rusak tersebut dengan yang baru.

Bacaan lainnya :

Nah, dengan demikian itulah cara untuk keluar dari Mode Fastboot Xiaomi / Redmi yang bisa kalian coba sekarang juga, dengan demikian seharusnya kalian tidak perlu panik berlebih dengan masalah yang satu ini, karena sebenarnya masalah ini hanya masalah sepele saja.

Asalkan masalah sebenarnya bukan datang dari kerusakan hardware eMMC yang sudah kami sebutkan diatas, semoga berhasil dan bermanfaat. P.AW ~ DRD

10/12/2020

Cara Hard Reset di Xiaomi / Redmi (Semua Tipe + Tanpa PC)

Hard Reset Xiaomi / Redmi

OS Android memang menjadi Sistem Operasi untuk Perangkat Mobile Pintar yang paling populer sekarang ini, karena pada dasarnya OS Android tersebut memang dirancang sepintar dan secanggih mungkin agar bisa membantu penggunannya untuk menyelesaikan beragam keperluan.

Selain itu setiap tahunnya OS Android tersebut akan semakin cerdas dan akan semakin kaya akan fitur, karena developer utama mereka yaitu adalah Google, memang senantiasa melakukan perubahan besar setiap tahunnya.

Dengan adanya dukungan Teknologi disektor Hardware yang kian maju pesat sekarang ini, maka ketika di Integrasikan dengan OS Android tersebut, terciptalah beragam Inovasi Teknologi yang lebih modern, seperti kemampuan Artificial Intelligence (AI) dan beragam Teknologi yang sebelumnya tidak pernah kita bayangkan ada, seperti Fingerprint Underdisplay dan Camera Underdisplay, serta masih ada banyak hal lain lagi.

Sejak beberapa tahun belakangan ini, OS Android memang telah mengalami banyak kemajuan pesat di beragam sektor segmentasinya, hal ini bukan semata-mata terjadi karena dikembangkan oleh pihak Google, melainkan karena sifat OS Android itu sendiri yang sejatinya memang fleksibel.

Bagaimana maksudnya? ya! karena OS Android itu bersifat Open Source, maka perkembangan dari OS satu ini bisa menjadi kian pesat, alasannya sederhana saja, karena diluar sana ada banyak sekali perusahaan raksasa teknologi yang memang ikut andil dalam melakukan beragam hal pada OS Android tersebut, tentu masih dalam konteks untuk menjadi Inovasi Teknologi terbaru.

Perusahaan-perusahaan raksasa teknologi yang kami maksud disini ialah seperti Perusahaan Brand Smartphone Android, Perusamaan Semi-Conductor yang berkecimpung dalam bidang Chipset, Perusahaan raksasa dibidang Fotografi dan Videografi, serta Perusahaan yang bergerak dibidang Sound System.

Semua perusahaan tersebut memang memiliki andil besar pada pertumbuhan OS Android hingga menjadi seperti sekarang ini, jika kita hitung, maka mungkin ada puluhan bahkan ratusan Perusahaan Teknologi yang ikut andil bagian dalam bisnis Perangkat Pintar dengan OS Android tersebut.

Nah, pada pembahasan kali ini, kita akan membahas satu permasalahan yang ada pada salah satu Brand Smartphone Android yang memang memiliki reputasi sangat baik dalam beberapa tahun belakangan ini, Brand Smartphone Android yang kami maksud disini adalah Xiaomi dan Redmi.

Kami yakin pasti kalian kenal dengan Brand satu ini, karena dalam keseharian kita, baik dilingkungan kerja, masyarakat dan keluarga, pasti ada-ada saja yang menggunakan Smartphone Android dari kedua buah Brand tersebut.

Mau tidak mau kita harus mengakui, karena pada dasarnya Smartphone Android Xiaomi dan Redmi tersebut, memang menjadi salah satu Smartphone Android terbaik yang bisa kita miliki sekarang ini.

Selain dari harganya yang tidak bikin merengek, spesifikasi dan desain yang dibawa Smartphone Android dari kedua buah Brand tersebut juga memang tidak mengecewakan.

Hanya saja, bukan Smartphone Android namanya, jika tidak mengalami beragam masalah dalam jangka waktu pemakaiannya, Smartphone Android Xiaomi dan Redmi pun juga mengalami nasib yang sama tentunya.


Beragam permasalahan pada Smartphone Android Xiaomi dan Redmi


Perlu kami tekankan disini, pada dasarnya kami tidak bermaksud untuk menjelekan kedua buah Brand Smartphone Android tersebut, maupun OS Android yang digunakannya.

Melainkan, permasalahan yang kami maksud disini ialah permasalahan yang datang dari ulah penggunannya sendiri, bukan berarti Produk Smartphone Android Xiaomi dan Redmi itu jelek, apalagi cacat, melainkan permasalahan yang datang dalam jangka waktu pakainya.

Semua Brand Smartphone Android juga akan mengalami masalah serupa, jika sudah digunakan dalam kurun waktu tertentu, beberapa permasalahan yang kami maksud disini dan nyatanya juga ada pada Produk Smartphone Android Xiaomi dan Redmi tersebut, adalah sebagai berikut :

  1. Performa System dan Hardware yang kian melamban.
  2. Muncul Error sana sini.
  3. Sering mengalami Overheating yang tidak jelas asal usulnya.
  4. Sering mengalami Random Reboot.
  5. Sering muncul kasus Freeze atau Hang.
  6. Tidak bisa Booting, karena kasus Bootloop dan Brick.
  7. Tidak bisa menjalankan beberapa aplikasi tertentu.
  8. dll.

Nah, sebenarnya permasalahan diatas adalah permasalahan yang memang umum terjadi pada hampir semua Smartphone Android yang sudah berumur, artinya sudah digunakan dalam jangka waktu tertentu.

Kasus yang muncul pada Produk Smartphone Android Xiaomi dan Redmi pun juga tidak berbeda, permasalahan diatas memang akan sangat sering terjadi dengan tenggat waktu yang tidak akan bisa kalian prediksi tentunya.

Lalu, apa sih penyebab dari permasalahan-permasalahan diatas, kenapa bisa muncul di Smartphone Android Xiaomi dan Redmi?


Alasan munculnya permasalahan


Sebenarnya, ada banyak alasan terkait munculnya beragam permasalahan yang sudah kami jelaskan diatas, beberapa memang datang dari kerusakan System secara default, seperti Firmware yang didalamnya terdapat Bugs atau Hardware yang memang tidak bisa berkerja secara maksimal.

Namun, itu hanya dalam kasus yang kecil saja, permasalahan diatas lebih banyak terjadi, memang karena ulah dari pengguna Smartphone Android itu sendiri, umumnya karena jangka waktu pakai atau Smartphone Android tersebut sudah berumur, jadi wajar ada degradasi penurunan performa disini.

Tetapi, dalam beberapa kasus lainhnya, permasalahan tersebut bisa saja muncul, diakibatkan oleh beberapa hal dibawah ini :

  1. ROM MIUI yang digunakan Crash karena tidak pernah di Upgrade.
  2. Menumpuknya Junk File atau Cache.
  3. Habisnya kapasitas pada Internal Memory.
  4. Kesalahan pengguna dalam memodifikasi System dengan bantuan akses ROOT.
  5. Kesalahan pengguna dalam memasangkan beragam file modifikasi seperti Custom ROM, Kernel atau Recovery.
  6. Kesalahan pengguna, karena menggunakan Smartphone Android terkait lebih dari kemampuannya.
  7. Kesalahan karena miss konfigurasi dalam menerapkan mekanisme Tweak atau Overclock.

Pada dasarnya, masih ada banyak alasan lain yang bisa memicu terjadinya, beragam permasalahan yang sudah kami sebutkan diatas.

Lalu, jika pada akhirnya Smartphone Android Xiaomi dan Redmi kalian, mengalami satu dari beberapa permasalahan yang telah kami sebutkan diatas, bagaimana solusi atau cara memperbaikinya?

Mudah saja! kalian hanya perlu mengembalikan semua settingan dan konfigurasi kepengaturan pabrikan saja, artinya kalian harus melakukan tindakan Reset pada kasus ini.

Akan kami perjelas disini, tindakan Reset yang diperlukan pada kasus ini ialah tindakan Hard Reset.


Fungsi Hard Reset di Xiaomi dan Redmi


Dari apa yang sudah kami jelaskan diatas, mungkin kalian sudah bisa memahami situasi yang akan kita lakukan sekarang ini.

Ya! kita akan mengembalikan semua settingan atau apapun itu kembali kepada settingan pabrikan, sehingga semua Data atau File yang telah ada akan dihapus semua, artinya hal ini akan membuat Smartphone Android Xiaomi dan Redmi kalian akan menjadi seperti baru lagi.

Pada Smartphone Android Xiaomi dan Redmi, kalian bisa dengan mudah menerapkan tindakan Hard Reset tersebut, karena memang sudah tersedia dan bisa kalian gunakan kapanpun kalian mau.

Hard Reset ini akan menjadi solusi yang paling terbaik atau bisa kita katakan menjadi pertolongan pertama, jika Smartphone Android Xiaomi dan Redmi kalian mengalamai beragam permasalahan yang telah kami sebutkan diatas.

Secara fungsi, tindakan Hard Reset tersebut akan menghapus semua jejak yang telah ada pada sebuah Smartphone Android, sehingga permasalahan yang muncul, seperti permasalahan Crash, Hang, Memory Internal Penuh, Bootloop dan bahkan Brick, bisa teratasi dengan cepat, jika kalian melakukan tindakan Hard Reset tersebut.

Pada Smartphone Android Xiaomi dan Redmi, kalian pun akan diberikan beberapa opsi untuk bisa melakukan tindakan Hard Reset tersebut, shingga disini pengerjaan cara melakukan Hard Reset tersebut tidak hanya akan terpaku pada satu cara saja.

Tetapi, perlu kalian ingat sebelumnya, karena tindakan Hard Reset tersebut, tentu ada konsekuensinya.


Konsekuensi melakukan Hard Reset


Seperti yang sudah kami jelaskan diatas, melakukan Hard Reset, itu artinya akan menghapus semua Data, Aplikasi, File atau apapun itu yang ada pada Internal Storage, sehingga inilah konsekuensi yang harus kalian hadapi, jika kalian tidak melakukan Backup Data sebelumnya.

Jika memang masih mungkin, pastikan kalian melakukan Backup Data tersebut, agar kalian tidak dirugikan dengan tindakan Hard Reset tersebut.

Namun, jika tidak memungkinkan untuk melakukan Backup Data tersebut, maka tidak ada lagi yang bisa kalian lakukan untuk menyelamatkan Data tersebut, kecuali dengan beberapa tindakan khusus, itupun juga tidak menjamin.

Sehingga, kalian harus berbesar hati disini, karena memang inilah konsekuensi yang harus kalian hahapi.

Lalu, apakah melakukan Hard Reset itu sulit? kami tekankan disini, tidak sama sekali! apalagi metode yang akan kita lakukan dibawah ini tidak memerlukan bantuan PC Desktop sama sekali.


Cara Hard Reset Xiaomi dan Redmi tanpa PC Desktop


Sebelumnya, sudah kami singgung bahwa melakukan Hard Reset pada Smartphone Android Xiaomi dan Redmi itu bisa dilakukan dengan beberapa opsi, salah opsinya ialah dengan melibatkan media pendukung seperti PC Desktop.

Hanya saja, pada pembahasan kali ini, kita tidak akan melibatkan media penghubung PC Desktop tersebut sama sekali, artinya metode Hard Reset yang akan kita praktekan dibawah ini, murni hanya akan menggunakan fitur yang ada pada Smartphone Android Xiaomi dan Redmi tersebut saja.

Lebih jelas lagi, disini akan kami gambarkan 2 buah cara untuk melakukan Hard Reset pada Smartphone Android Xiaomi dan Redmi tersebut, sesuai dengan kondisi dan tentu saja tanpa perlu menggunakan PC tentunya.

Baiklah, tanpa perlu panjang lebar, kita akan membahas cara yang pertama.


Hard Reset pakai Menu Aplikasi Setting


Cara pertama ini akan sangat mudah untuk kalian lakukan, kalian hanya perlu menggunakan salah satu Menu yang ada pada Aplikasi Settings (Pengaturan) yang ada pada Smartphone Android Xiaomi dan Redmi kalian.

Metode ini bisa dengan mudah kalian lakukan disaat kapanpun kalian merasa Smartphone kalian sudah mengalami beragam permasalahan, seperti yang sudah kami sebutkan diatas.

Pada tahap ini pun, kalian masih bisa melakukan Backup dengan cara mengcopy atau memindahkan semuan Data atau File yang ada di Memory Internal Smartphone Android Xiaomi dan Redmi kalian, lalu setelahnya kalian bisa langsung melakukan tindakan Hard Reset tersebut.

Berikut adalah cara Hard Reset Xiaomi dan Redmi dengan menggunakan salah satu Menu pada Aplikasi Settings.

  1. Masuk pada Aplikasi Settings.
  2. Kemudian, pilih menu Additional Settings.
Hard Reset Xiaomi / Redmi
  1. Lalu, pilih menu Backup & Reset.
Hard Reset Xiaomi / Redmi
  1. Setelahnya, masuk ke menu Erase all data (Factory Reset).
  2. Untuk melakukan Hard Reset, pilih opsi All files on the phone.
Hard Reset Xiaomi / Redmi
  1. Terakhir, lakukan Konfirmasi dan tunggu hingga proses Hard Reset selesai.
  2. Done!

Hal yang kami sampai diatas adalah cara termudah untuk melakukan Hard Reset pada Smartphone Android Xiaomi dan Redmi.

Fitur atau Menu Hard Reset tersebut bisa kalian akses kapanpun kalian mau, karena sejatinya fitur atau menu ini dipastikan selalu ada pada setiap Smartphone Android Xiaomi dan Redmi yang menggunakan ROM MIUI versi berapapun.

Tetapi, jika Smartphone Android Xiaomi / Redmi mengalami permasalahan Bootloop ataupun Brick, maka mustahil untuk menggunakan cara diatas, lalu bagaimana cara melakukan Hard Reset tersebut? jika memang demikian, silahkan ikuti cara kedua dibawah ini.


Hard Reset pakai Mode Recovery


Cara kedua ini, bisa kalian manfaatkan jika Smartphone Android Xiaomi / Redmi kalian tidak bisa Booting ke System ROM MIUI, artinya seperti dalam kasus Bootloop ataupun Brick.

Sayangnya, kalian tidak bisa melakukan Backup Data pada tahap ini, karena hal tersebut memang tidak bisa dilakukan dari Mode Recovery bawaan Xiaomi / Redmi tersebut.

Baiklah, berikut adalah cara untuk melakukan Hard Reset Xiaomi / Redmi dengan menggunakan Mode Recovery, tata cara ini akan kami mulai dari proses awal hingga akhir.

  1. Matikan Smartphone Android Xiaomi / Redmi kalian.
  2. Setelahnya, masuk ke Mode Recovery dengan menekan Tombol Volume (+) dan Tombol Power berbarengan, hingga muncul gambar seperti ini :
Hard Reset Xiaomi / Redmi
  1. Setelahnya, pilih menu Wipe Data.
  2. Kemudian, pilih menu Wipe All Data.
Hard Reset Xiaomi / Redmi
  1. Lakukan Confirm.
  2. Tunggu hingga proses Wipe Datanya selesai.
Hard Reset Xiaomi / Redmi
  1. Setelanya, pilih menu Back to Main Menu.
  2. Pilih opsi Reboot.
  3. Terakhir, pilih opsi Reboot to System.
  4. Done!

Satu hal yang harus kalian ketahui dari cara kedua ini adalah pada dasarnya setiap Smartphone Android Xiaomi / Redmi itu memang dibekali Mode Recovery ini secara defaultnya.

Hanya saja, untuk bisa mengaksesnya mungkin diperlukan beberapa tata cara khusus, karena tujuan penggunaan dari Mode Recovery ini bukanlah untuk penggunaan yang awam, melainkan lebih merujuk ke hal yang lebih teknis.

Namun, kalian tentu bisa memanfaatkan fitur Mode Recovery ini untuk bisa melakukan Hard Reset, dengan cara yang sudah kami jelaskan diatas.

Untuk hasil akhirnya, akan sama saja seperti cara yang pertama, artinya akan sama-sama menghapus semua Data atau File, beserta dengan masalah-masalah yang muncul tersebut akan segera terselesaikan dengan cepat tentunya.

Dengan demikian, selesai sudah pembahasan kita yang sangat sederhana kali ini, sebenarnya kedua buah cara diatas bisa kalian lakukan sendiri, karena memang akan sangat mudah untuk dilakukan, bahkan oleb orang awam sekalipun.

Khusus untuk cara ke-2 tersebut dengan menggunakan Mode Recovery, umumnya jika kalian tidak bisa mengakses Mode Recovery di Smartphone Android Xiaomi / Redmi, maka kalian harus melakukan Unlock Bootloader sebelumnya.

Karena dibeberapa versi ROM MIUI tertentu, Mode Recovery tersebut memang sengaja dikunci oleh pihak Xiaomi dengan beberapa alasan, tetapi di beberapa versi ROM MIUI lain, kalian bisa dengan leluasa mengakses Mode Recovery tersebut kapanpun kalian mau.

Akhir kata, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kalian, semoga apa yang kalian harapkan bisa terkabul dan semoga hari kalian menyenangkan. P.AW ~ DRD

10/10/2020

Cara menggunakan fitur Connect with Mi Assistant Xiaomi / Redmi (Semua Tipe)

arti connect with mi assistant

Produk Smartphone Android Xiaomi dan Redmi memang hebat dalam berbagai aspek, terlebih harga jual dari kedua buah Brand Smartphone Android tersebut yang memang sangat bersaing dan menjadi salah satu Brand yang memang Best Value untuk bisa kalian miliki sekarang ini.

Ada begitu banyak keunggulan pada kedua buah Brand Smartphone Android satu ini, sehingga wajar saja hingga sekarang ini, Brand Smartphone Android Xiaomi dan Redmi tersebut, masih banyak disukai oleh banyak orang dari seluruh dunia.

Jika, kita berbicara terkait fungsi, maka tidak akan ada bedanya dengan Brand Smartphone Android lain pada umumnya, namun jika kita bicara terkait pembahasan yang lebih teknis, maka disini akan terlihat betapa begitu hebatnya kedua buah Brand Smartphone Android satu ini.

Bagi kalian yang masih belum tahu, kenyataannya Brand Smartphone Android Xiaomi dan Redmi itu sama saja sebenarnya, dulunya Redmi itu adalah bagian dari salah satu lini seri yang ada pada Produk Smartphone Android Xiaomi.

Baru pada tahun 2019 lalu, pihak Xiaomi memutuskan untuk membuat sebuah Sub-Brand baru yang secara khusus menyasar kelas pasar menengah dan bawah dan Brand itu diberi nama Redmi.

Sehingga, sekarang ini Brand utama mereka, yaitu Xiaomi hanya akan berfokus kepada seri Smartphone Android Flagship saja.

Tetapi, diatas kertas, Produk Smartphone Android dari Redmi dan Xiaomi itu memang tidak ada bedanya, seperti masih sama-sama menggunakan Custom ROM MIUI, menggunakan Resource yang sama, menggunakan pemanfaatan Tools untuk kasus maintenance yang sama hingga dengan beragam Tutorial yang sama, dan harga jual yang tentu saja masih tetap sama, yaitu sama-sama tidak membuat kantong merengek.

Satu-satunya yang berbeda hanya terletak pada penamaan Brandnya itu saja, selebihnya memang tidak ada perbedaan lain.

Sehingga, mau kalian menggunakan Smartphone Android dari Xiaomi ataupun Redmi, maka jika kalian ingin mencari sebuah referensi, maka muaranya masih akan tetap sama saja, yaitu pastinya akan bermuara pada Forum Resmi Komunitas MIUI (Xiaomi / Redmi).

Mungkin semua pengguna Smartphone Android dari Xiaomi dan Redmi memang sudah sepakat, bahwa pada dasarnya Produk dari kedua buah Brand satu ini, memang memiliki banyak keunggulan, apalagi jika sudah masuk dalam kasus Kustomisasi.

Sampai saat ini, ROM MIUI yang digunakan pada Produk Smartphone Android Xiaomi dan Redmi itu memang masih menjadi yang terbaik, dalam urusan Kustomisasi tersebut, karena pada ROM tersebut kita bisa mendapati dan menggunakan Ribuan Themes keren, baik itu bisa didapatkan secara gratis ataupun berbayar.

Selain itu, ada begitu banyak fitur unik yang ditambahkan oleh vendor Xiaomi, guna untuk memaksimalkan penggunaan dari ROM MIUI tersebut, selain itu secara default ROM MIUI itu memang sangat cantik dan elegant.

Apalagi, setiap tahunnya pihak Xiaomi, selalu saja memberikan upgrade pada ROM MIUI tersebut, sehingga bisa terlihat lebih modern seperti yang ada sekarang ini.


Hebat dalam urusan Kustomisasi


Seperti yang sudah kami singgung sedikit diatas, Smartphone Android Xiaomi dan Redmi itu memang sangat memuaskan penggunaannya, jika sudah dalam urusan Kustomisasi.

Tetapi, Kustomisasi yang akan kami perjelas disini, bukan seperti Kustomisasi dalam penggunaan Themes, melainkan lebih dari itu yang memang sifatnya sudah lebih teknis.

Sifat Kustomisasi yang kami bahas disini ialah terkait pada urusan Modding dan Maintenance yang jika menggunakan Smartphone Android Xiaomi dan Redmi tersebut, semuanya akan terasa sangat mudah untuk dilakukan, kenapa?

Mudah saja, karena ada bagitu banyak sumber daya yang bisa kalian manfaatkan, baik itu secara resmi langsung dari sumber daya yang didistribusikan oleh pihak vendor.

Bisa juga secara tidak resmi, yaitu hasil buah tangan dari para anggota Komunitas Xiaomi dan Redmi yang memiliki anggota yang sangat banyak tersebut.

Beragam hal hebat akan bisa kalian lakukan dengan mudah, jika menggunakan Produk Smartphone Android dari Xiaomi atau Redmi tersebut, seperti melakukan beberapa hal dibawah ini :

  • Unlock Bootloader.
  • Rooting.
  • Custom Recovery, ROM dan Kernel.
  • Flashing.
  • Debugging.
  • dll.

Selain itu, terkait sumber daya pun juga akan ada banyak sekali, terlebih pihak Vendor Xiaomi sendiri, memang sangat memanjakan para konsumennya dalam segmentasi ini, karena mereka telah banyak mendistribusikan beberapa sumber daya penting dengan sangat cepat dan uptodate, seperti :

  1. Ketersediaan Source Kernel.
  2. Ketersediaan ROM MIUI berbagai versi regional.
  3. Ketersediaan Firmware MIUI berbagai versi regional.
  4. Ketersediaan Tools penting, seperti untuk permasalahan Unlock Bootloader dan Flashing.

Nah, semua hal diatas bisa kalian dapatkan secara resmi dan cuma-cuma alias gratis, inilah hal yang membuat Brand Smartphone Android Xiaomi dan Redmi tersebut, bisa disukai oleh banyak orang.


Sama seperti Smartphone Android pada umumnya


Jika kita lihat, memang ada banyak keunggulan dari kedua buah Brand Smartphone Android tersebut, bahkan beberapa keunggulan tersebut akan sulit untuk kalian dapatkan jika menggunakan Produk Smartphone Android dari Brand lain.

Namun, pada akhirnya Smartphone Android dari Xiaomi dan Redmi itu tetap sama saja seperti Smartphone Android kebanyakan, karena memang masih berjalan pada basis OS Android yang sama, seperti kebanyakan Smartphone Android lainnya.

Dengan kesamaan tersebut, artinya segala macam fitur basic yang ada pada Smartphone Android pada umumnya, jelas saja akan ada pula pada Smartphone Android Xiaomi dan Redmi tersebut, seperti adanya Mode Recovery dan Mode Fastboot.

Untuk fungsi dari kedua buah Mode yang telah kami sebutkan diatas pun sebenarnya juga sama saja, yaitu sama-sama memiliki fungsi yang sangat penting dalam urusan Maintenance ataupun Repairing.

Nah, pada pembahasan kali ini kita akan membahas salah satu fitur atau menu yang ada pada Menu / Mode Recovery pada Smartphone Android Xiaomi dan Redmi tersebut, lalu fitur apa yang kami maksud disini?

Yaitu adalah sebuah menu atau opsi yang bertuliskan Connect with Mi Assistant, kami yakin hanya sedikit dari kalian yang paham dan tahu bagaimana cara menggunakan fungsi dari fitur satu ini.


Arti Connect with Mi Assistant


Sejatinya, fitur atau menu ini hanya bisa kalian dapati ketika telah masuk ke Mode Recovery, karena memang menu fitur ini sengaja dibuat dan bukan diperuntukan untuk para pengguna awam.

Seperti yang sudah kami tekankan diatas, umumnya fitur atau menu ini hanya diperuntukan dalam kondisi urgen atau dalam kondisi tertentu saja, seperti ketika Smartphone Android Xiaomi / Redmi kalian tidak bisa Booting dengan benar atau tidak bisa masuk ke Homescreen, mudahnya kasus ini biasanya disebut dengan Bootloop.

Nah, untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka disini kalian perlu menggunakan fitur yang ada pada Mode Recovery tersebut, untuk membantu kalian dalam mengatasi permasalahan seperti Bootloop yang sudah kami jelaskan diatas.

Salah satu fitur yang bisa dimanfaatkan dari Mode Recovery tersebut ialah menu Connect with Mi Assistant.

Secara umum, fitur ini akan melibatkan sebuah media pembantu lain dalam tindakan teknisnya, dalam kasus ini adalah sebuah Perangkat Komputer Desktop atau Laptop dengan OS Windows.

Artinya, untuk bisa menjalankan atau menggunakan fitur dari Menu Assistant tersebut, kalian memerlukan sebuah Software khusus lagi, yang bernama Mi PC Suite dan Software tersebut harus sudah terinstall pada Komputer / Laptop Windows yang akan digunakan nantinya.


Beberapa fungsi dari fitur Connect with Mi Assistant


Seperti yang sudah kami jelaskan diatas, fitur ini akan sangat berguna dalam situasi tertentu, seperti misalkan Smartphone Android Xiaomi / Redmi kalian sedang mengalami permasalahan Bootloop.

Nah, sejatinya fitur Connect with Mi Assistant tersebut memiliki beberapa fungsi penting yang bisa kalian manfaatkan, yaitu adalah sebagai berikut :

  1. Bisa digunakan untuk melakukan Hard Reset.
  2. Bisa dimanfaatkan untuk mengakses Data / File dari Internal Storage.
  3. Bisa digunakan untuk melakukan Flashing ROM MIUI.
  4. Bisa digunakan untuk melakukan Backup.

Lalu, bagaimana fitur ini bisa dimanfaatkan untuk mengatasi permasalahan seperti Bootloop tersebut?

Mudah saja, karena fitur ini menggunakan system dari ABD yang sudah dipermudah kedalam sebuah Aplikasi / Software yang bernama Mi PC Suite.

Sehingga pada kasus nyatanya, kalian tidak perlu menuliskan perintah seperti untuk menjalankan fungsi ABD Sideload untuk melakukan Flashing / Upgrading versi ROM, cukup hanya dengan fitur Connect with Mi Assistant dan sudah Software Mi PC Suite, maka kalian sudah bisa melakukan hal tersebut.

Menariknya lagi, meski Smartphone Android Xiaomi / Redmi kalian sedang dalam kondisi Bootloop, fitur atau menu Connect with Mi Assistant tetap bisa berfungsi dengan normal.

Lalu, apa saja sih persyaratan untuk bisa menggunakan Fitur atau Menu dari Connect with Mi Assistant tersebut?


Syarat menggunakan fitur Connect with Mi Assistant


Jika kita berbicara terkait persyaratan utama yang harus kalian penuhi, sebelum bisa menggunakan Tool satu ini, maka ada beberapa persyaratan yang harus kalian siapkan sebelumnya.

Seperti yang sudah kami sebutkan diatas, Menu atau Fitur Connect with Mi Assistant tersebut memang memerlukan bantuan dari media lain, yaitu adalah Komputer Desktop / Laptop dengan basis OS Windows.

Sehingga, untuk media penghubungnya jelas saja disini kalian memerlukan sebuah Kabel USB, agar Fitur Connect with Mi Assistant bisa berfungsi ke Software khusus yang akan digunakan di Komputer Desktop / Laptop OS Windows tersebut.

Selanjutnya, untuk bisa menggunakan fitur satu ini, kalian diharuskan menggunakan ROM MIUI resmi, artinya fitur tersebut mungkin tidak akan berkerja pada ROM MIUI hasil Modded dan tidak akan bisa berkerja pada Custom ROM selain MIUI.

Lalu, persyaratan selanjutnya kalian memerlukan sebuah Tools khusus yang bernama Mi PC Suite yang harus kalian install pada Komputer Desktop atau Laptop Windows yang akan digunakan.

Lalu, dimana kalian bisa mendapatkan Aplikasi Mi PC Suite tersebut? kalian tidak perlu kemana-mana, karena disini sudah kami sediakan secara khusus untuk kalian.

Aplikasi Mi PC Suite tersebut, bisa langsung kalian dapatkan melalui halaman yang sudah kami siapkan dibawah ini, sangat kami sarankan agar kalian selalu menggunakan Aplikasi Mi PC Suite versi paling terbaru.


Dalam penggunaannya, kalian perlu Login dengan menggunakan Mi Account untuk bisa menggunakan Aplikasi Mi PC Suite tersebut, Mi Account yang digunakan pun juga harus sama dengan Mi Account yang sudah Logged di Smartphone Android Xiaomi / Redmi kalian.

Nah, disini bisa kita tarik kesimpulan dari persyaratan yang sudah kami jelaskan diatas, adapun beberapa persyaratan yang dibutuhkan tersebut, secara singkatnya adalah sebagai berikut :

  1. Membutuhkan Komputer Desktop / Laptop dengan OS Windows.
  2. Memerlukan Kabel USB.
  3. Harus menggunakan ROM MIUI Resmi.
  4. Menggunakan Aplikasi Mi PC Suite.
  5. Menggunakan Mi Account yang sama pada Aplikasi Mi PC Suite dan di Smartphone.

Sampai sini, selesai sudah semua persyaratan yang dibutuhkan guna untuk bisa menggunakan fitur atau menu dari Connect with Mi Assistant tersebut.

Lalu, bagaimana sih cara menggunakan fitur atau menu Connect with Mi Assistant tersebut? silahkan simak caranya dibawah ini.


Cara menggunakan Menu Connect with Mi Assistant Xiaomi / Redmi


Sebelum kita masuk ke cara kerjanya, akan kami tekankan disini, bahwa pada dasarnya yang akan kami gambarkan dibawah ini, hanya cara untuk bisa menggunakan Fitur Connect with Mi Assistant tersebut dan menghubungkannya dengan Aplikasi Mi PC Suite saja.

Kami tidak akan berbicara terkait hal teknis lain yang bisa dilakukan dengan menggunakan Aplikasi Mi PC Suite tersebut, karena mungkin akan kami bahas pada pembahasan lain yang terpisah dari pembahasan yang ada sekarang ini.

Baiklah, kita masuk ke tata cara penggunaan fitur atau menu Connect with Mi Assistant tersebut, dalam tata cara yang akan kami gambarkan dibawah ini, kami akan menggambarkan cara kerjanya tersebut dari tahap paling awal.

Berikut adalah cara menggunakan fitur Connect with Mi Assistant tersebut.

  1. Matikan Smartphone Android Xiaomi / Redmi kalian.
  2. Setelahnya, silahkan masuk ke Mode Recovery dengan menekan Tombol Volume (+) dan Tombol Power berbarengan, hingga muncul gambar seperti ini :
arti connect with mi assistant
  1. Jika sudah, silahkan pilih menu atau opsi yang bertuliskan Connect with Mi Assistant.
  2. Akan muncul gambar seperti ini :
arti connect with mi assistant
  1. Biarkan saja setelahnya, kemudian buka Aplikasi Mi PC Suite yang sudah kalian Install sebelumnya.
  2. Login dengan Mi Account.
arti connect with mi assistant
  1. Selanjutnya akan muncul gambar seperti ini :
arti connect with mi assistant
  1. Lalu, silahkan sambungkan Smartphone Android Xiaomi / Redmi kalian ke Komputer Desktop / Laptop dengan Kabel USB.
  2. Terakhir, silahkan tekan tombol Refresh agar bisa masuk ke menu utama Aplikasi Mi PC Suite.
  3. Pada tahap ini, kalian sudah berhasil mengkoneksikan Smartphone Android kalian ke Komputer Desktop dengan memanfaatkan fitur Connect with Mi Assistant tersebut.
arti connect with mi assistant
  1. Setelahnya, silahkan sesuaikan dengan apa yang kalian butuhkan.
  2. Done!

Bagaimana jika Smartphone Xiaomi / Redmi tersebut tidak bisa terhubung ke Aplikasi Mi PC Suite?

Mungkin ada beberapa permasalahan disini, untuk mengatasi tersebut, pastikan kalian sudah menginstall Xiaomi / Redmi USB Driver pada OS Windows yang kalian gunakan.

Silahkan Download dan ikuti cara Install USB Driver Xiaomi / Redmi tersebut melalui halaman yang sudah kami buat dibawah ini :


Jika, masih saja tidak bisa terkoneksi, silahkan gunakan Kabel USB lain dan silahkan gunakan Port USB 2.0 dan jangan gunakan Port USB versi 3.0 keatas, mungkin disini masalah utamanya.

Dengan demikian, selesai sudah pembahasan kita yang sangat sederhana kali ini, secara umum fitur atau menu Connect with Mi Assistant yang ada pada Mode Recovery semua Smartphone Android Xiaomi / Redmi tersebut, memang memiliki fungsi yang sangat penting.

Apalagi dalam kasus tertentu, dimana Smartphone Android Xiaomi / Redmi kalian tidak bisa Booting dengan benar, maka fitur satu ini akan sangat berguna dan akan sangat membantu sekali dalam kondisi tersebut.

Namun, sebelum kalian bisa menggunakan fitur satu ini, lebih baik kalian pahami betul dulu terkait penggunaan fitur Connect with Mi Assistant tersebut, serta bagaimana cara kerjanya, supaya kalian tidak kebingungan ditengah jalan nantinya.

Akhir kata, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kalian, semoga apa yang kalian perlukan bisa terpenuhi dan semoga hari kalian menyenangkan. P.AW ~ DRD

10/08/2020

Cara atasi Mode Recovery selalu muncul ketika booting (Xiaomi / Redmi)

Selalu masuk ke dalam Mode Recovery Xiaomi / Redmi

Jika kalian mencari sebuah Smartphone Android yang memang handal dalam beragam urusan dan ramah dikantong, maka sudah pasti salah satu jawabannya pasti adalah Brand Smartphone Xiaomi atau Redmi, kedua buah Brand ini memang sangat terkenal dengan Produk Smartphone Android yang Best Value yang bisa kita dapatkan dipasaran sekarang ini.

Meski berbeda level pasar, sebut saja seperti Xiaomi yang sekarang hanya berfokus pada pasar kelas atas dan Brand Redmi yang sekarang difokuskan ke sektor kelas menengah dan bawah, nyatanya kedua buah Smartphone Android tersebut memang masih tetap menjadi salah satu yang terbaik, jika kita berbicara terkait urusan harga, kualitas dan spesifikasi tentunya.

Salah satu hal yang membuat Brand Smartphone Android Xiaomi dan Redmi tersebut sangat laku dipasaran, selain harga dan spesifikasinya yang sangat bersaing, itu adalah karena Produk Smartophone Android dari ke-2 buah Brand tersebut memang sangat flexible untuk digunakan.

Artinya, dalam penggunaannya tidak akan kaku, seperti produk Smartphone Android Kompetitor, karena jika kalian menggunakan Smartphone Android Redmi dan Xiaomi tersebut, maka kalian akan bisa lebih leluasa untuk disesuaikan dengan gaya pemakaian kalian sendiri.

Karena, sejatinya Smartphone Android Xiaomi dan Redmi tersebut memang sangat mudah untuk di Kustomisasi dari berbagai aspeknya.

Berterima kasihlah kalian, kepada para anggota Komunitas Xiaomi dan Redmi yang sampai sekarang masih menjadi yang paling terbesar, dengan adanya Komunitas tersebut, maka menggunakan Produk Smartphone Android Xiaomi dan Redmi, tidak akan menjadi membosankan lagi.

Karena, ada banyak hal yang bisa kalian implementasikan ke dalam Smartphone Android Xiaomi dan Redmi kalian tersebut, hal ini memang terkait kepada sumber daya atau Resource yang memang melimpah didalam Forum Komunitas Xiaomi dan Redmi tersebut.

Selanjutnya, yang tidak kalah menarik lagi, bahwa dari pihak vendor pun, mereka juga memberikan Support yang teramat baik untuk beragam aspek, seperti ketersedian Resource, Guide dan lainnya.

Maksud Resource yang kami maksud disini adalah komponen atau sumber daya yang bisa kalian manfaatkan untuk bisa melakukan Kustomisasi secara individual pada Smartphone Android Xiaomi dan Redmi yang kalian miliki.

Beberapa Resource yang kami maksud disini adalah sebagai berikut :

  1. ROM MIUI (Modded / Official).
  2. Custom ROM (Selain MIUI).
  3. Custom Kernel.
  4. Custom Recovery.
  5. Firmware (Modded / Official).
  6. Beragam Tools Resmi dari Vendor ataupun dari Komunitas.
  7. Beragam Guide, seperti UBL, Flashing, ROOTING, dan lainnya.

Jika kalian perhatikan, maka sampai saat ini hampir sulit menemukan sebuah Brand Smartphone Android lain, yang memberikan banyak Support dan Resource sebaik seperti Brand Smartphone Android Xiaomi atau Redmi.

Maka, tidak salah rasanya jika kita menyebut Brand Smartphone Android Xiaomi dan Redmi tersebut, sebagai salah satu yang terbaik, jika diukur dari beragam aspek yang sudah kami sebutkan diatas.


Memiliki beragam Tools yang Powerful


Ya! selian beragam Resource yang bisa kalian dapatkan dengan mudah, nyatanya ketersediaan Tools yang bisa dimanfaatkan pun juga sangat banyak.

Baik itu, Tools yang dibuat oleh Vendor Xiaomi itu sendiri secara resmi, ataupun Tools yang dibuat oleh para anggota Komunitas tersebut, hebatnya lagi semua Tools yang sangat bermanfaat tersebut bisa kalian gunakan secara gratis atau cuma-cuma.

Dari pihak Xiaomi sendiri, mereka secara resmi memang telah merilis, membuat dan memodifikasi beberapa Tools yang akan sangat berguna untuk para pengguna Produk Smartphone Android dari mereka.

Beberapa Tools yang telah mereka rilis dan mendapatkan exposure yang besar, ialah seperti beberapa Tools dibawah ini :


Nah, ke-3 Tools diatas adalah Tools yang akan sangat berguna bagi hampir seluruh pengguna Smartphone Android Xiaomi dan Redmi, karena fungsinya yang memang sangat vital dan penting untuk kondisi tertentu.

Selain itu, menariknya pihak Vendor Xiaomi juga menyertakan sebuah Tools yang sangat penting keberadaannya untuk sebuah Smartphone Android, yaitu adalah Tools Recovery yang memang secara default ada dan bisa diakses oleh semua pengguna Smartphone Android Xiaomi dan Redmi tersebut.

Meski, Tools Recovery default pada setiap Smartphone Android Xiaomi dan Redmi tersebut memiliki fitur yang minim, tidak seperti Custom Recovery lain, sebut saja TWRP.

Tetapi, secara fungsi Tools Recovery atau Mode Recovery tersebut tidak bisa kalian remehkan kegunaannya, karena tanpa adannya Tools Recovery default ini, maka kalian tidak akan bisa mengupdate ROM MIUI baik secara otomatis ataupun secara Manual.

Selanjutnya, pada Tools Recovery tersebut, juga sudah disertakan fitur basic yang akan sangat berguna dalam kondisi tertentu, yaitu adalah fitur dengan fungsi utama untuk melakukan Factory Reset / Full Wipe / Clean Format.

Hanya saja, meski memiliki sejumlah keunggulan yang bersifat teramat penting, nyata Tools Recovery atau Mode Recovery Xiaomi dan Redmi tersebut, memang sering kali menimbulkan masalah.


Masalah yang sering terjadi pada Mode Recovery Xiaomi dan Redmi


Memang tidak ada yang sempurna didunia ini, Tools Recovery pada Smartphone Android Xiaomi dan Redmi adalah salah satu contohnya.

Meski sudah beberapa kali diperbaiki dan diupgrade versinya, namun tetap saja beragam permasalahan memang kerap muncul pada Tools satu ini.

Permasalahan tersebut memang bisa datang dari 2 buah perkara dibawah ini, yaitu adalah :

  1. Adanya permasalahan pada tingkat Firmware, seperti Bugs dan Crash.
  2. Kesalahan dari pengguna itu sendiri, yang menyebabkan fungsi dari Mode Recovery tersebut terganggu.

Adapun permasalahan yang muncul tersebut memang beragam, tetapi adalah beberapa permasalahan yang umum terjadi terkait pada permasalahan Mode Recovery Xiaomi dan Redmi tersebut, yaitu adalah sebagai berikut :

  1. Mode Recovery tidak bisa diakses.
  2. Sebagian atau semua fitur dalam Mode Recovery tidak berfungsi.
  3. Tidak bisa keluar dari Mode Recovery.
  4. Ketika Booting, maka akan selalu masuk kedalam Modee Recovery.

Dari yang sudah kami sampaikan diatas, nyatanya memang ada beragam permasalahan umum yang memang kerap terjadi pada beberapa Smartrphone Android Xiaomi dan Redmi diluar sana.

Namun, pada pembahasan kali ini, kami hanya akan berfokus kepada salah satu permasalahan yang sudah kami sebut diatas, yaitu adalah permasalahan seputaran terkait kepada masalah Mode Recovery secara muncul secara otomatis ketika Smartphone sedang Booting ataupun Restart / Reboot.


Masalah Mode Recovery selalu muncul ketika Reboot


Seperti yang sudah kami sebutkan diatas, permasalahan ini memang menjadi salah satu permasalahan umum yang banyak dialami oleh beberapa pengguna Smartphone Android Xiaomi dan Redmi.

Umumnya permasalahan ini muncul memang bisa diakibatkan oleh 2 perkara yang sebelumnya sudah kami sampaikan.

Tetapi, sebenarnya permasalahan ini juga bisa terjadi, dikarenakan adanya kerusakan pada Tombol Volume Up (+) yang mungkin saja selalu aktif atau selalu tertekan.

Sehingga dalam metodologinya, Mode Recovery Xiaomi dan Redmi tersebut, hanya akan bisa terakses ketika penggunaanya menekan Tombol Volume Up (+) dan Power berbarengan ketika ingin Booting.

Nah, dalam kasus kerusakan Tombol Volume (+) tersebut, maka pastinya setiap Smartphone Android Xiaomi dan Redmi kalian Booting, maka pastinya akan selalu masuk kedalam Mode Recovery.

Sayangnya, jika permasalahan ini muncul dikarenakan Tombol Volume Up (+) yang rusak, maka solusi yang ada pada artikel ini tidak akan bisa membantu kalian, untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Umumnya, solusi yang kami berikan dibawah ini, hanya bisa berkerja ketika Mode Recovery tersebut selalu muncul ketika Booting, yang diakibatkan dikarenakan ada kerusakan atau Crash pada sektor Firmware.

Masalah ini memang terasa sangat menganggu karena terjadinya bisa kapanpun tanpa kalian sadari, hanya saja untuk mengatasi masalah ini, ternyata sangat mudah.

Kalian hanya perlu mengikuti solusi yang akan kami sampaikan dibawah ini, maka permasalahan Mode Recovery Xiaomi / Redmi yang terus-terusan muncul saat Booting tersebut dipastikan akan terselesaikan dengan cepat.


Cara atasi masalah Mode Recovery Xiaomi / Redmi yang selalu muncul


Perlu kalian ketahui, kunci utama dari solusi dalam permasalahan ini, ialah kalian hanya perlu menggunakan salah satu fitur yang ada pada Menu Recovery default Xiaomi / Redmi tersebut saja.

Selalu masuk ke dalam Mode Recovery Xiaomi / Redmi

Ketika, Mode Recovery tersebut selalu muncul, meski kalian sudah memilih opsi atau menu Reboot to System via Mode Recovery tersebut, dan nyatanya setelahnya Mode Recovery tersebut akan muncul lagi.

Maka, kalian hanya perlu menggunakan cara dibawah ini :

  1. Pada Mode Recovery Xiaomi / Redmi tersebut.
  2. Pilih menu Wipe Data.
  3. Lalu, pilih kembali Wipe All Data.
  4. lakukan Confirm.
  5. Tunggu hingga proses Wipe Datanya selesai.
  6. Setelanya, pilih menu Back to Main Menu.
  7. Pilih opsi Reboot.
  8. Terakhir, pilih opsi Reboot to System.
  9. Setelahnya, Smartphone Android Xiaomi dan Redmi kalian akan Reboot dan harusnya Mode Recovery ini tidak akan muncul dengan sendirinya lagi.
  10. Done!

Bagaimana? mudah sekali bukan solusi untuk permasalahan ini, tetapi ada satu hal yang harus kalian pahami terkait koneskuensi dari cara diatas, yaitu adalah sebagai berikut.


Cara ini akan menghapus semua Data yang ada di Memory Internal


Itulah kenyataan yang harus kalian terima, karena pada solusi ini, kalian diharuskan untuk melakukan Reset ke Konfigurasi Default pabrikan, maka sudah jelas semua Data yang ada pada Memory Internal yang sudah ada sebelumnya, akan hilang semuanya.

Apakah bisa dikembalikan? sayangnya tidak sama sekali.

Apakah sebelum melakukan cara ini Data tersebut bisa di Backup? sayangnya juga tidak, kenapa?

Karena, pada kasus ini kalian sama sekali tidak akan bisa masuk ke Normal System, karena memang selalu akan secara otomatis masuk ke Mode Recovery ketika Reboot.

Disamping itu, Mode Recovery yang dimiliki oleh Smartphone Android Xiaomi dan Redmi tersebut, juga tidak Support dengan fitur USB MTP, sehingga jelas sekali kalian tidak akan bisa mengakses Internal Storage untuk bisa membackup data tersebut.

Kecuali jika kalian menginstall Custom Recovery TWRP, kalian bisa melakukan Backup Data tersebut, sebelum melakukan metode Wipe All Data seperti yang sudah kami jelaskan diatas.

Tertarik menggunakan TWRP? simak cara pemasangannya dibawah ini :


Lalu, apakah ada cara alternatif lain? selain cara yang sudah kami sampaikan diatas? tentu saja ada, namun mungkin lebih teknis dan lebih sulit untuk dilakukan.


Alternatif cara lain


Jika, cara diatas tidak bisa berkerja untuk kalian, maka kalian bisa menggunakan cara lainnya, yang tentu saja akan lebih sulit cara kerjanya dibandingkan dengan cara yang sudah kami gambarkan diatas.

Cara tersebut ialah dengan cara melakukan Flashing dengan Metode Fastboot, dalam kasus ini kalian bisa saja melakukan Flashing tersebut langsung dengan menggunakan Tool Flasher resmi milik Xioami, yaitu adalah Mi Flash Tool.

Hanya saja, cara ini baru bisa memungkinkan untuk kalian lakukan, jika Smartphone Android Xiaomi dan Redmi yang kalian miliki sudah berada dalam status Unlock Bootloader.

Karena, syarat utama untuk bisa menggunakan fitur Fastboot untuk melakukan Flashing via Mi Flash Tool, memang mengharuskan Bootloader Smartphone Android Xiaomi dan Redmi harus berstatus Unlock Bootloader.

Keunggulan dari cara ini adalah kalian akan diberikan opsi, untuk menyelamatkan Data yang ada pada Internal Memory Smartphone Android Xiaomi dan Redmi kalian.

Karena dalam prosesnya, akan sangat memungkinkan untuk mengecualikan proses Wipe pada salah satu sektor Partisi Memory Internal dan hal ini memang sudah menjadi salah satu fitur yang ada dalam Tool Mi Flash Tool tersebut.

Nah, sampai disini kalian sudah dihadapkan kepada 2 buah solusi yang bebas untuk kalian gunakan, jika memang tidak ada Data yang penting pada Memory Internal Smartphone Android Xiaomi dan Redmi yang kalian miliki.

Maka, silahkan gunakan cara pertama yang sudah kami sampaikan diatas, namun jika kalian memang merasa bisa dan sayang Data kalian terhapus, maka silahkan gunakan saran alternatif yang sudah kami sebutkan diatas.

Akhir kata, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kalian, semoga apa yang kalian inginkan bisa tercapai dan semoga hari kalian menyenangkan. P.AW ~ DRD

Cara atasi Fastboot Press Any Key to Shutdown Xiaomi dan Redmi (Semua Tipe)

Fix Fastboot Press Any Key to Shutdown

Bisa kita sepakati bersama, bahwa Produk Smartphone Android dari Xiaomi dan Redmi itu memang menjadi salah satu yang terbaik yang bisa kita miliki sekarang ini, hal ini tentu karena Brand Smartphone Android Xiaomi dan Redmi itu memang banyak memiliki keunggulan daripada Brand kompetitornya.

Umumnya, Smartphone Android Xiaomi dan Redmi itu menjadi sangat disukai, karena memang ramah dengan kantong konsumen, tetapi terkait permasalahan Spesifikasi kalian pasti akan dipuaskan, karena dari dulu hingga sekarang citra dari Brand Xiaomi dan Redmi tersebut memang belum berubah.

Meski demikian, sekarang ini nampaknya Brand Xiaomi tidak lagi menyasar kelas menengah dan bawah, karena mereka hanya akan berfokus untuk membuat sebuah Produk Smartphone Android unggulan kelas atas saja.

Namun, kalian tetap bisa menikmati Produk Smartphone Android Xiaomi tersebut untuk level pasar kelas menengah dan bawah, karena secara khusus pihak Xiaomi telah mempercayakan level sektor pasar tersebut kepada Sub-Brand mereka yaitu adalah Redmi.

Jika, kalian bertanya terkait perbedaan antara Brand Xiaomi dan Redmi tersebut, maka bisa kami jawab, tidak ada perbedaan apapun kecuali pada penamaan Brandnya saja, Brand Smartphone Android Redmi, masih tetap akan menggunakan MIUI untuk dasar basis ROM-nya, begitu pula dengan semuu Support dan Resourcenya, tetap sama saja seperti Smartphone Android dari Brand Xiaomi.

Salah satu hal yang paling menarik dari kedua buah Brand ini, memang pastinya terkait kepada permasalahan kemampuan Customization yang sangat komplit.

Dengan menggunakan Smartphone Android Xiaomi ataupun Redmi, kalian bisa dengan mudah untuk mengganti tampilan antar muka System Operasi MIUI tersebut, dengan ribuan Themes yang siap kalian download, baik secara gratis dan bisa juga berbayar.

Selanjutnya, dari segi support sendiri, pihak Xiaomi tersebut memang secara total memberikan Support terbaik untuk konsumen mereka, terbukti hampir setiap tahun mereka memperbaharui versi ROM MIUI ke versi yang lebih modern.

Menariknya, update versi ROM MIUI tersebut pastinya akan dibuat dan didistribusikan ke hampir seluruh Smartphone Android Xiaomi dan Redmi yang memang masih mumpuni dari segi spesifikasi.

Selain itu, Support dari Komunitas pun juga sama baiknya, karena kalian bisa dengan mudah melakukan tanya jawab terkait perihal apapun, pastinya pertanyaan kalian tersebut pasti akan dijawab secara spesifik, asalkan masih relevan untuk dijawab.

Lalu, kalian pun akan dimudahkan terkait permasalahan akses informasi seputar Resource dan Guide yang lebih spesifik, jika mencarinya pada Forum resmi Komunitas Xiaomi dan Redmi tersebut.


Brand Smartphone Android yang flexible


Nah, ini salah satu hal yang paling disukai banyak orang ketika sedang menggunakan Produk Smartphone Android dari Xiaomi dan Redmi tersebut, yaitu adalah terkait permasalahan fleksibilitas yang tinggi pada penggunaannya.

Jika, kalian bosan dengan konfigurasi default yang dirancang oleh pihak Xiaomi, melalui ROM MIUI yang telah mereka buat, maka tentu kalian masih bisa melakukan kustomisasi pada tingkat ini dan hal ini legal untuk kalian lakukan.

Secara umum, pihak Xiaomi membolehkan para konsumen Produk Smartphone Android mereka agar bisa melakukan tindakan exploit pada Smartphone Android Xiaomi dan Redmi tersebut, tentu dengan beragam ketentuan yang berlaku pastinya.

Maksud dari tindakan exploit tersebut, adalah seperti untuk melakukan Unlock Bootloader hingga melakukan ROOTING, semua hal tersebut tentu bisa dilakukan pada setiap Smartphone Android Xiaomi dan Redmi, asalkan semua resource yang dibutuhkan memang sudah tersedia dalam Forum Komunitas tersebut.

Hebatnya lagi, untuk permasalahan Unlock Bootloader tersebut, pihak Xiaomi secara resmi memang memberikan layanan atau fasilitas bagi siapa saja yang ingin melakukan Unlock Bootloader tersebut, tentu ada beberapa prosedur kerja yang harus kalian lewati.

Namun, pada akhirnya hal ini memang sangat berdampak positif untuk beberapa pengguna Smartphone Android Xiaomi dan Redmi tersebut, karena memang terlihat mencolok, bahwa Produsen Smartphone Xiaomi dan Redmi tersebut, memang sangat memperhatikan kebutuhan konsumen mereka dan hal ini memang akan sangat jarang terjadi pada Smartphone Android dengan Brand lain.

Dengan menggunakan Smartphone Android dari Xiaomi dan Redmi, maka tentu kalian akan bisa dengan mudah melakukan beragam hal menarik, seperti beberapa hal dibawah ini :

  1. Menggunakan Custom ROM selain MIUI.
  2. Menggunakan Custom Kernel.
  3. Melakukan Overclocking untuk menambah performa hardware.
  4. Bisa menggunakan beragam Mod dari beragam sektor, seperti Mod pada sektor Kamera, Sound, Internet dan lainnya.

Sebenarnya, masih ada banyak hal lain lagi yang bisa kalian lakukan pada Produk Smartphone Android dari Xiaomi dan Redmi tersebut.

Nah, sampai disini, kita akan langsung saja masuk kepada pembahasan utama kita, yaitu permasalahan yang memang cukup rumit dan membingungkan, karena permasalahan ini memang baru saja bisa terlacak belakangan ini.

Yaitu, permasalahan pada kasus Fastboot Mode pada setiap Smartphone Android Xiaomi dan Redmi yang mungkin bermasalah untuk sebagian penggunannya.

Lalu, apa sih permasalahan yang dimaksudkan disini?


Muncul tulisan Press Any Key to Shutdown pada Mode Fastboot


Seperti yang kalian ketahui, Mode Fastboot pada setiap Smartphone Android itu memang memiliki fungsi yang teramat penting.

Karena tanpa adanya Fastboot Mode, maka tentu saja, kalian tidak akan bisa melakukan beragam hal berikut ini :

  1. Tidak bisa melakukan Unlock Bootloader.
  2. Menggunakan Custom Recovery, Kernel, ROM.
  3. Tidak bisa melakukan Flashing.
  4. Tidak bisa melakukan ROOT.
  5. Tidak bisa mengubah beberapa parameter system menggunakan command tertentu.
  6. Tidak bisa mengorek beberapa informasi yang ada pada hardware Smartphone Android.

Nah, inilah sebenarnya masalah yang terjadi disini, yaitu beberapa pengguna Smartphone Android Xiaomi dan Redmi tersebut, tidak bisa menggunakan fitur Fastboot tersebut dari Mode Fastboot yang telah diakses.

Ketika, ingin kalian ingin mengeksekusi perintah tertentu, sebagai contohnya kalian menginputkan perintah installasi TWRP atau kalian ingin melakukan Flashing via Fastboot, maka permasalahan yang di indikasikan dengan tulisan Press Any Key to Shutdown muncul.

Pada tahap ini, tidak ada yang bisa kalian lakukan lagi, karena pada kondisi ini kemampuan Mode Fastboot pada Smartphone Android Xiaomi dan Redmi tersebut, memang tidak bisa berfungsi seperti selayaknya.

Satu-satunya cara yang bisa kalian lakukan, memang hanya dengan melakukan Shutdown saja, seperti isi perintah yang muncul pada Mode Fastboot tersebut.

Sebenarnya, masalah ini penyebabnya apa sih?


Alasan munculnya tulisan Press Any Key to Shutdown pada Mode Fastboot


Sebenarnya, alasan dari permasalahan ini kenapa bisa terjadi, itu mudah saja untuk kita lacak dan kita terjemahkan, yaitu permasalahan ini muncul ketika kalian menyambungkan Smartphone Android Xiaomi atau Redmi kalian ke Komputer / Laptop Windows itu menggunakan Port USB 3.0 keatas.

Jika menggunakan Port USB 2.0 harusnya permasalahan ini tidak muncul sama sekali, sehingga bisa kita simpulkan, sebenarnya pada permasalahan ini kemungkinan penyebabnya bisa datang dari kondisi yang akan kami jelaskan dibawah ini.

Terkait penyebab dari munculnya permasalahan ini sebenarnya memang masih kurang begitu jelas, karena ada 2 buah pendapat yang muncul pada kondisi ini.

Dari ke-2 buah pendapat tersebut yang katanya menjadi penyebab munculnya permasalahan ini, yaitu adalah karena :

  1. Adanya Bugs pada ROM MIUI atau memang ada permasalahan pada sektor kompabilitas koneksi system dari ROM MIUI tersebut.
  2. Adanya permasalahan pada OS Windows yang menyebabkan kemampuan USB 3.0 keatas tidak bisa berkerja dengan maksimal.

Nah, dari sini harusnya kalian sudah bisa paham, kenapa sih permasalahan ini bisa muncul, lalu pertanyaan selanjutnya, bagaimana solusi dari permasalahan ini?


Solusi Permasalahan Mode Fastboot Press Any Key to Shutdown


Jika kalian membaca dari pembahasan diatas, maka seharusnya kalian sudah tahu bahwa solusi dari permasalahan ini yang paling mudahnya memang kalian hanya perlu menggunakan Port USB 2.0 saja untuk bisa menggunakan Mode Fastboot secara biasa.

Lalu, bagaimana sih membedakan USB 2.0 dan 3.0 keatas?

Mudahnya, bisa kalian lihat sendiri pada gambar dibawah ini :

Fix Fastboot Press Any Key to Shutdown

Seperti yang terlihat, jika kalian melihat Port USB berwarna hitam itu mengindikasikan bahwa itu adalah Port USB 2.0.

Jika berwarna biru, itu artinya USB Port 3.0, lalu untuk warna Port kuning dan merah itu artinya versi Port USB tersebut sudah berada diatas versi 3.0.

Fix Fastboot Press Any Key to Shutdown

Nah, sehingga pada kasus ini, kalian hanya perlu mengkoneksi Smartphone Android Xiaomi dan Redmi kalian ke Port USB 2.0 saja untuk bisa mengatasi permasalahan Mode Fastboot yang muncul tulisan Press Any Key to Shutdown tersebut.

Lalu, bagaimana jika Komputer atau Laptop kalian sudah tidak support atau tidak menggunakan USB Port 2.0 lagi? misalkan hanya ada menggunakan USB Port 3.0 keatas saja, bagaimana solusinya? mudah saja.


Gunakan USB Hub


Nah ini adalah solusi paling ampuh terkait pada permasalahan kali ini, kalian hanya perlu menggunakan bantuan dari USB Hub saja.

Jika tidak punya, silahkan kalian beli sendiri, harganya tidak akan sampai membuat kantong kalian menjerit kok.

Hanya dalam kisaran harga 20-30 ribuan saja, kalian sudah bisa membeli USB Hub tersebut, hanya saja pastikan kalian membeli USB Hub dengan Port USB 2.0, untuk memastikannya mudah saja.

Fix Fastboot Press Any Key to Shutdown

Kalian hanya perlu membeli USB Hub dengan warna Port USB hitam dan jangan beli USB Hub dengan warna selian Hitam, maka pastinya kalian tidak akan salah beli tentunya.

Lalu, bagaimana cara menggunakan USB Hub tersebut untuk mengatasi permasalahan Mode Fastboot Xiaomi atau Redmi yang muncul tulisan Press Any Key to Shutdown tersebut?

Mudah saja, kalian hanya perlu menyambungkan USB Hub tersebut ke Port USB 3.0 atau versi diatasnya saja lagi.

Selanjutnya, silahkan sambungkan Smartphone Android Xiaomi atau Redmi kalian ke USB Hub yang telah kalian beli tersebut dengan Kabel USB yang kalian miliki, setelahnya harusnya masalah Mode Fastboot yang tidak bisa digunakan tersebut akan bisa dengan cepat terselesaikan.

Kenapa bisa berhasil? karena Koneksi dari Port USB 3.0 tersebut akan dikonversi kemampuannya menjadi Port USB 2.0, jika kalian menggunakan fasilitas dari USB Hub tersebut, itulah kenapa permasalahan Mode Fastboot yang sebelumnya Error kini bisa terselesaikan.

Lalu, bagaimana jika sudah menggunakan cara diatas, namun permasalahan Mode Fastboot Press Any Key to Shutdown tetap muncul?

Maka, artinya disini ada permasalahan lain, yaitu permasalahan yang datang dari OS Windows yang kalian gunakan.


Gunakan Script Khusus


Jika, kalian sudah mengikuti cara diatas dan berakhir buntu, maka artinya disini OS Windows yang kalian gunakanlah yang sedang bermasalah.

Penyebab permasalahan ini tidak perlu kami jelasakan lagi disini, karena sudah kami sampaikan diatas, hal yang pasti untuk mengatasi permasalahan Fastboot Mode yang tidak bisa digunakan, diakibatkan karena OS Windows yang bermasalah tersebut, bisa teratasi dengan menggunakan cara dibawah ini.

Hal pertama yang perlu kalian lakukan, ialah kalian perlu mendownload Script Khusus yang sudah kami siapkan dibawah ini :


Password : dadroidrd.com

Setelahnya, silahkan kalian Extract file yang sudah kalian Download diatas, kemudian buka Folder tersebut dan jalankan Script tersebut dengan menggunakan "Run As Administrator".

Fix Fastboot Press Any Key to Shutdown

Jendela CMD akan keluar seperti ini :

Fix Fastboot Press Any Key to Shutdown

Langkah terakhir, kalian hanya perlu menekan tombol Enter untuk bisa keluar dari jendela CMD yang muncul tersebut.

Setelahnya, silahkan kalian coba koneksikan ulang Smartphone Android Xiaomi atau Redmi kalian dengan menggunakan Kabel USB, ingat! harus dikoneksikan ke Port USB 2.0.

Seharunya, permasalahan Mode Fastboot yang tidak bisa digunakan, karena muncul tulisan Press Any Key to Shutdown sudah tidak lagi muncul dan Mode Fastboot harusnya bisa digunakan seperti sedia kala lagi.


Masih tidak bisa?


Jika, pada akhirnya ke-2 cara diatas masih tidak bisa, maka kami tidak memiliki cara lain lagi, karena dari kasus kami sendiri, ke-2 cara diataslah yang paling ampuh untuk bisa kami gunakan untuk bisa mengatasi permasalahan Mode Fastboot Press Any Key to Shutdown tersebut.

Namun, juga pastikan, sebelum kalian menggunakan Fastboot Mode Xiaomi dan Redmi tersebut, melalui Laptop atau Komputer Desktop kalian, sebisa mungkin silahkan install dulu USB Driver Xiaomi dan Redmi tersebut.

Cara ini mungkin akan bisa mengatasi permasalahan Mode Fastboot Press Any Key to Shutdown yang muncul tersebut, jika ke-2 cara yang sudah kami sampaikan diatas, tidak berkerja untuk kalian.

Silahkan Download dan Install Xiaomi dan Redmi USB Driver untuk OS Windows tersebut, melalui halaman yang sudah kami buat dibawah ini :


Selanjutnya, sebisa mungkin gunakan komponen Fastboot Driver versi terbaru, karena versi terbaru dari Fastboot Driver tersebut mungkin sudah akan disesuaikan penggunaannya untuk versi terbaru dari OS Windows yang ada sekarang ini.

Untuk penggunaan dari Fastboot Driver tersebut, kami sarankan kalian menggunakan SDK Platform Tools terbaru yang dirilis oleh pihak Google, kalian bisa menemukannya dibawah ini :


Namun, jika kalian hanya ingin langsung menggunakan Fastboot Driver (+ADB Driver) terbaru dari SDK Platform Tools saja, maka disini sudah kami siapkan juga, silahkan kalian dapatkan dari halaman yang sudah kami siapkan dibawah ini :


Nah, selesai sudah pembahasan kita kali ini, itulah semua hal yang kami tahu terkait penyelesaian permasalahan Mode Fastboot yang tidak bisa digunakan, karena muncul tulisan Press Any Key to Shutdown tersebut.

Jika, pada akhirnya semua cara dan saran yang telah kami tulis diatas, tidak satupun yang bisa berfungsi untuk kalian, maka kami sarankan, silahkan kalian gunakan Laptop atau Komputer Desktop Windows lain, mungkin hanya ini satu-satunya solusi untuk kalian.

Dengan demikian, harapan kami adalah semoga dengan adanya artikel ini, kalian bisa dengan cepat mengatasi permasalahan yang membingungkan ini, karena kami tahu sendiri, bagaimana rasanya mendapati permasalahan ini, ketika sedang uregen-urgensinya.

Akhir kata, semoga artikel diatas bisa membantu kalian, semoga apa yang kalian harapkan bisa terpenuhi, semoga hari kalian menyenangkan. P. AW ~ DRD