10/31/2020

Memahami fungsi dan cara melakukan Fastboot di Smartphone Android (Semua Jenis)

Cara Fastboot Android, Fastboot Android, Apa itu Fastboot, Pengertian Fastboot, Fastboot Android itu apa, Cara menggunakan Fastboot Android, Perintah yang ada di Fastboot Android, Kumpulan Command Lines Fastboot Android, Kumpulan perintah Fastboot Android, Cara Flash Fastboot Android, Syarat Fastboot Android, Bahan Fastboot Android, Fastboot Driver, Gambaran Fastboot Android, Cara kerja Fastboot Android, Cara pakai Fastboot Android, Cara menggunakan Metode Fastboot Android, Install ulang dengan Fastboot Android, alat Fastboot Android

OS Android memang menjadi salah satu OS paling banyak di gunakan dan di sukai banyak masyarakat dunia saat ini, hal ini terjadi karena OS Android memang bisa memenuhi semua kebutuhan akan Hiburan, Office, Productivity hingga Connectivity.

Selain itu OS Android selalu di perbaharui versinya setiap tahunnya, agar tidak menjadi monoton dan selalu di kembangkan dari aspek Inovasi dan juga Performancenya, selain itu hal menarik dari OS Android ini adalah Implementasi Custom yang di lakukan oleh para Smartphone Makers / Produsen Smartphone Android yang membuat OS tersebut tidak pernah terlihat membosankan.

Selain itu paera pengguna OS Android tersebut juga di berikan kebebasan yang sama seperti para OEM, karena paera user pun bisa dengan mudah melakukan penyesuaian terhadap System OS Android tersebut, seperti dengan melakukan Custom ROM, Mod fitur dan lain sebagainya.

Hal tersebut terjadi karena esensi dari OS Android itu sendiri yang merupakan sebuah OS berbentuk Open Source yang artinya siapa saja bisa terlibat dalam masalah pengembangan dan modding, maka sekarang ini ada banyak sekali Mod yang sangat bermanfaat yang bisa kita gunakan dalam menunjang pemakain Smartphone Androi dari berbagai merek tersebut.

Perlu kalian ketahui, dimana-mana Smartphone Android itu sama saja, yaitu sama-sama menggunakan OS Android, yang menjadi pembedannya hanya 2 hal saja, yaitu versi OS Android itu sendiri dan Implementasi Custom dari OEM.

Maka dengan demikian hal inilah yang membuat Smartphone antar Brand itu bisa berbeda dan tidak sama, berterima kasihlah karena OS Android itu merupakan sebuah OS yang Open Source, karena hal tersebut menjadi mungkin karena memang OS Android itu memiliki Fleksibilitas yang tinggi.

Mengesampingkan dari Custom Implementation dari OEM, pada faktanya OS Android itu secara murni di bekali dengan beberapa kemampuan dasar untuk beragam tindakan seperti Development, Repairing dan tentu saja Debugging.

Sebut saja OS Android itu memiliki fungsi ADB dan Fastboot yang mau pada versi OS Android berapapun dan mau itu datang dari Brand manapun dari seluruh dunia, Smartphone Android yang menggunakan OS Android pasti memiliki hal kedua buah fitur tersebut, yaitu adalah ADB dan Fastboot seperti yang sudah kami sebutkan sebelumnya.

Pada pembahasan kali ini, kita hanya akan menitik beratkan pokok masalahnya pada Mode Fastboot Android saja, maka pada artikel kali ini akan ada beberapa Section yang membahas tuntas terkait Fastboot di Android tersebut, berikut adalah gambarannya :

  1. Apa itu Fastboot Android
  2. Fungsi Fastboot Android
  3. Syarat Menggunakan Fastboot Android
  4. Alat untuk mengerjakan Fastboot Android
  5. Cara masuk ke Mode Fastboot (Bootloader) Android
  6. Cara menggunakan Fastboot Android
  7. Beberapa perintah penting pada Fastboot Android

Dari gambaran Sections diatas, maka jelas saja artikel ini mungkin akan cukup panjang pembahasannya, karena kami ingin mengupas tuntas terkait masalah Fastboot Android tersebut, hingga ke akarnya.

Maka disini akan kami jelaskan secara runtut dari pengertian, persyaratan, implementasi dan cara kerja dari Fastboot Android tersebut.

Kami tekankan sekali lagi, bacaan ini sangat penting untuk kalian ketahui, karena masalah Fastboot ini adalah masalah dasar yang harus di ketahui semua pengguna Smartphone Android, karena akan ada manfaat yang sangat besar jika kalian paham terkait masalah Fastboot Android tersebut.


Fastboot Android


Secara umum Fastboot itu berkaitan dengan istilah Fungsi dan Mode, maka bisa kita terjemahkan bahwa Fastboot Android adalah sebuah Mode khusus yang memang di tujukan untuk tindakan khusus, dalam kasus ini sangat erat kaitannya dengan masalah Repairing.

Selain itu Fastboot sendiri adalah sebuah Mode Ekslusif yang pasti ada di setiap Smartphone Android dan hanya bisa di akses dengan cara yang khusus pula, Mode Fastboot itu seperti tersembunyi, karena memang tidak disediakan untuk pengguna awam.

Artinya, Fastboot Android itu memang merupakan sesuatu yang sudah menjadi bagian penting dari OS Android itu sendiri dan hanya bisa di kerjakan dengan bantuan pihak ke-3 yang dalam kasus ini adalah sebuah Perangkat Komputer sebagai media eksekusi terhadap perintah yang kalian buat.


Fungsi Fastboot Android


Melanjutkan dari pembahasan diatas, Fastboot Android itu memang berkaitan erat dengan masalah Repairing seperti yang sudah kami singgung diatas, maka untuk lebih jelasnya Fastboot di Android itu memiliki fungsi sebagai sebuah Media yang langsung bersinggungan dengan System utama OS Android.

Artinya dengan Fastboot tersebut, maka kalian bisa mengubah System Default menjadi System Custom, langkah yang di lakukan adalah dengan cara melakukan Replace / Push suatu File spesifik ke System OS Android dengan Metode Flashing.

Sehingga Fastboot Android sendiri memiliki fungsi utama sebagai alat untuk melakukan Flash / Flashing, seperti sebagai berikut :

  1. Flash System Image
  2. Flash Kernel (Boot)
  3. Flash Recovery / Custom Recovery
  4. Mengubah Settingan Bootloader (Unlock / Relock)
  5. Flash Firmware seutuhnya (Upgared / Downgrade)
  6. Sebagai Media yang bisa di manfaatkan untuk mengetahui Informasi tertentu, terkait hardware dan software yang di gunakan.

Dengan, beberapa fungsi Fastboot yang sudah kami sebut diatas, tentu saja Fastboot di OS Android ini memiliki fungsi yang tidak terbantahkan pentingnya.

Karena jika kalian bisa menggunakan fungsi Fastboot tersebut, maka kalian bisa dengan mudah melakukan tindakan Repairing (Flashing) ataupun Maintenance secara Individual dan tentu saja kalian tidak akan keluar biaya sama sekali.


Persyaratan dalam penggunaan Fastboot Android


Karena Fastboot di OS Android itu tersembunyi dan tidak bisa di gunakan begitu saja, maka sudah jelas untuk bisa menggunakan Fastboot Android tersebut membutuhkan hal khusus lainnya, tetapi hal pertama yang harus kalian lakukan adalah kalian harus paham betul apa itu Fastboot dan apa yang bisa di lakukan oleh Fastboot Android tersebut.

Karena jika kalian sudah bisa menangkap gambaran terkait apa sih itu Fastboot Android, harusnya kalian sudah bisa membayangkan apa yang akan kalian lakukan, maka hal ini yang paling dasar dan terpenting yang harus kalian ketahui, karena kalian harus tahu terkait pada aspek pengetahuannya dulu.

Untuk persyaratan lanjutannya, silahkan ikuti pada Sections di bawah ini, karena 2 Sections di bawah ini adalah kunci utama agar kalian bisa menggunakan fitur Fastboot di OS Android tersebut.


Alat dan bahan untuk Fastboot Android


Melanjutkan dari persyaratan diatas, tentu saja jika ingin melakukan Fastboot di Smartphone Android itu, kalian harus siap dari segi pengetahuan, alat serta bahan yang di perlukan, maka kita akan langsung saja berbicara ke hal tersebut.

Pertama, alat yang di butuhkan ialah Kabel USB dan juga sebuah Perangkat Komputer (dalam kasus ini menggunakan perangkat OS Windows).

Seperti yang sudah kami singgung diatas, Fastboot di Android itu membutuhkan sebuah PC Windows sebagai Media kerjanya, maka sudah jelas disini kita akan menggunakan sebuah Software khusus yang ada di OS Windows yaitu adalah Command Prompt (CMD) / Windows PowerShell.

Melakukan Fastboot ini secara basicnya hanya bisa di lakukan dengan cara menginputkan Command Lines khusus pada jendela CMD, maka sampai disini alat yang di butuhkan adalah sebagai berikut ;

  • Kabel USB
  • Perangkat Komputer (PC Windows)
  • Aplikasi CMD / PowerShell

Selanjutnya, untuk menjalankan Fastboot di Android kalian juga harus melengkapi bahan utama untuk pengerjaan Fastboot tersebut, yaitu adalah USB Driver dan Fastboot Driver.

Maka, hal pertama yang harus kalian penuhi adalah dengan menginstallkan Android USB Driver dulu ke PC Windows yang kalian gunakan, agar OS Windows bisa membaca koneksi Fastboot dari Smartphone Android yang terhubung ke PC dengan kabel USB.


Setelah USB Driver terinstall di OS Windows yang kalian gunakan, tentu saja setelahnya kalian memerlukan sebuah Driver khusus untuk Fastboot tersebut dan Driver ini adalah bagian dari Android SDK yang bisa kalian gunakan secara terpisah.

Jika, kalian belum punya silahkan Download dan Install salah satu dari Fastboot Driver (+ ADB Driver) di bawah ini :



Cara Masuk ke Mode Fastboot Android


Selanjutnya ini juga menjadi sebuah persyaratan utama agar kalian bisa menggunakan fitur Fastboot tersebut, yaitu kalian harus membuat Smartphone Android kalian masuk ke dalam Mode Fastboot atau sebagian user menyebutnya dengan Mode Bootloader.

Sejauh ini ada 2 buah cara yang bisa di lakukan agar bisa masuk ke dalam Mode Fastboot tersebut, yaitu yang pertama adalah dengan menggunakan Tombol / Kombinasi Tombol khusus pada Smartphone Android.

Disini tidak ada gambaran pastinya, karena biasanya sebuah Smartphone Android itu ada yang menyediakan fitur Tombol ke Mode Fastboot ada juga yang tidak, selain itu jika ada pun Tombol atau Kombinasi Tombol untuk ke Mode Fastboot juga berbeda-beda, seperti contoh di bawah ini ;

  1. Tekan Volume Down (-) saat Booting
  2. Tekan Volume Down (-) dan Power saat Booting
  3. Tekan Volume Down (-), Home Button dan Power saat Booting
  4. Tekan Volume Up (+) saat Booting
  5. Tekan Volume Up (+) dan Power saat Booting
  6. Tekan Volume Up (+), Home Button dan Power saat Booting
  7. Menekan Dedicated Khusus seperti Bixby dan Google Assistance Button, atau pun Shutter Camera Button.

Maka, untuk bisa mengetahui Tombol mana yang bisa kalian gunakan, maka kalian harus mencari tahu informasi ini secara lebih dalam ke Forum atau Grup terkait diskusi pada seri Smartphone Android yang kalian miliki.

Tetapi, ada satu cara lainnya yang bisa di gunakan agar bisa masuk ke Mode Fastboot, yaitu adalah dengan bantuan ADB Driver.

Jika kalian berminat dengan cara ini, silahkan Download bahannya di atas dan silahkan Implementasikan dengan memasukan perintah di bawah ini :

adb reboot bootloader

Selanjutnya secara otomatis, Smartphone Android kalian akan Reboot dan langsung berpindah ke Mode Fastboot.

Tentu saja, jika kalian ingin menggunakan Metode ADB ini, kalian harus paham terkait masalah ADB dan cara kerjanya, disini kami tidak akan menjelaskan terkait masalah ADB tersebut, sehingga kami hanya akan langsung ke Point yang terkait dengan Mode Fastboot Android saja.


Cara Menggunakan Fastboot Android


Jika, kalian sudah membaca artikel ini hingga pada Sections ini dan kalian sudah pastikan tidak ada satu Sections pun yang kalian lewatkan untuk di baca, maka harusnya sekarang ini kalian sudah bisa untuk mengerjakan Fastboot Android tersebut.

Kami hanya akan langsung menggambarkan secara singkat saja, karena segala kebutuhannya sudah kami jelaskan diatas, maka kita hanya akan langsung berbicara terkait hal teknis terkait prosedur dalam menggunakan fungsi Fastboot Android itu saja.

Baiklah, begini tata cara menggunakan Fastboot Android tersebut :

  1. Buat Smartphone Android kalian masuk ke Mode Fastboot (Bootloader).
  2. Hubungkan ke PC Windows dengan Kabel USB.
  3. Buka CMD / PowerShell dan arahkan ke Direktori Folder Fastboot Driver, jika tidak tahu silahkan ikuti cara di bawah ini :


  1. Setelahnya, silahkan coba koneksi Fastboot apakah bisa terkoneksi atau tidak dengan memasukan perintah ini ;

fastboot devices

  1. Jika, terkoneksi maka akan muncul tampilan informasi seperti ini di CMD.
Cara Fastboot Android, Fastboot Android, Apa itu Fastboot, Pengertian Fastboot, Fastboot Android itu apa, Cara menggunakan Fastboot Android, Perintah yang ada di Fastboot Android, Kumpulan Command Lines Fastboot Android, Kumpulan perintah Fastboot Android, Cara Flash Fastboot Android, Syarat Fastboot Android, Bahan Fastboot Android, Fastboot Driver, Gambaran Fastboot Android, Cara kerja Fastboot Android, Cara pakai Fastboot Android, Cara menggunakan Metode Fastboot Android, Install ulang dengan Fastboot Android, alat Fastboot Android
  1. Selanjutnya silahkan sesuaikan dengan kebutuhan kalian.
  2. Done!

Begitulah gambaran singkat dari tata cara menggunakan fitur Fastboot di Android tersebut, untuk kasusnya disini ada beragam dan tidak bisa kami gambarkan, karena memang terlalu banyak, tetapi kalian akan bisa menangkap gambarannya pada Sections di bawah ini.


Beberapa Perintah penting di Fastboot Android


Sebenarnya ini bisa kita asumsikan sebagai sebuah Study Cases, karena sudah menyinggung ke tindakan teknis.

Maka, disini akan kami gambarkan sedikit terkait beberapa perntah dasar yang bisa di lakukan pada fitur Fastboot tersebut, yaitu adalah sebagai berikut :

  1. Install System : fastboot flash system system.img
  2. Install Kernel : fastboot flash boot boot.img
  3. Install Recovery (Custom / Stock) : fastboot flash recovery recovery.img (atau nama custom seperti twrp.img)
  4. Install userdata : fastboot flash userdata userdata.img
  5. Unlock bootloader : fastboot oem unlock / fastboot flashing unlock / fastboot flashing unlock_critical
  6. Relock Bootloader : fastboot oem lock / fastboot flashing lock
  7. Reboot secara otomatis : fastboot reboot

Bagaimana apakah kalian bisa menangkap gambarannya? jika tidak maka berikut kami ada sedikit contoh kasus dari penggunaa fungsi Fastboot Android tersebut di bawah ini.


Cara Keluar dari Fastboot Mode (Semua Tipe Android)


Seperti yang sudah kami jelaskan panjang lebar diatas, faktanya Mode Fastboot ini bisa akan sangat berguna untuk berbagai macam keperluan yang meliputi Maintenance, Fixing, Flashing dan juga Repairing.

Tetapi, bagi sebagian pengguna Smartphone Android, Mode Fastboot ini bisa memunculkan masalah, padahal sebenarnya bukan merupakan sebuah masalah, hal ini terjadi karena ketidaktahuan saja, terkait bagaimana cara kerja dari Fastboot (Bootloader) Mode tersebut.

Secara umum, jika kalian berada dan masuk ke dalam Mode Fastboot, maka sudah jelas, kalian tidak akan bisa menemukan tombol Navigasi apapun.

Lalu yang menjadi masalahnya adalah bagaimana cara keluar dari Mode Fastboot tersebut?

Sebenarnya, sudah kami singgung diatas, kalian bisa keluar dari Mode Fastboot dengan memasukan Perintah ini :

fastboot reboot

Tetapi, kondisi itu jika kalian telah terkoneksi dengan Fastboot Driver pada OS Windows, lalu bagaimana jika kalian tidak menggunakan Fastboot Driver dan ingin keluar dari Mode Fastboot tanpa memasukan perintah CMD?

Maka, jawabannya bisa dengan menggunakan Tombol Power, caranya adalah kalian hanya perlu melakukan hal di bawah ini :

Menekan dan Menahan Tombol Power kurang lebih 10 Detik

Maka, secara otomatis Smartphone Android kalian akan Reboot / Shutdown dengan sendirinya.

Setelahnya, maka Smartphone Android kalian akan kembali ke Normal Mode, apakah cara ini berlaku untuk semua jenis dan tipe Smartphone Android dari berbagai merek?

Ya! Cara keluar dari Mode Fastboot dengan Tombol Power ini berlaku dan bisa digunakan pada seri atau brand Smartphone Android manapun, baik itu Smartphone Lokal ataupun Branded.

Bagaimana, sudah jelas?


Studi kasus Fastboot Android


Disini kami tidak akan bicara panjang lebar, karena kami hanya akan langsung ke Point utamanya saja, pada studi kasus ini kami akan mencoba melakukan Flash file Custom Recovery, yaitu adalah TWRP dengan menggunakan Fastboot.

Maka, disini hal pertama yang harus kalian penuhi adalah, kalian harus punya File yang akan di Flash ke System OS Android, apapun Filenya terserah saja, asalkan File tersebut memang bisa di gunakan pada fungsi Fastboot, biasanya ekstensi yang di perlukan adalah (.img) dan file tersebut harus identik atau harus sama dengan Jenis File dalam suatu bagian Firmware.

Maka, beginilah gambarannya :

  1. Copy File TWRP ke dalam Folder Fastboot Driver.
Cara Fastboot Android, Fastboot Android, Apa itu Fastboot, Pengertian Fastboot, Fastboot Android itu apa, Cara menggunakan Fastboot Android, Perintah yang ada di Fastboot Android, Kumpulan Command Lines Fastboot Android, Kumpulan perintah Fastboot Android, Cara Flash Fastboot Android, Syarat Fastboot Android, Bahan Fastboot Android, Fastboot Driver, Gambaran Fastboot Android, Cara kerja Fastboot Android, Cara pakai Fastboot Android, Cara menggunakan Metode Fastboot Android, Install ulang dengan Fastboot Android, alat Fastboot Android
  1. Silahkan ikuti tata cara menggunakan fitur Fastboot Android seperti yang sudah kami jelaskan diatas.
  2. Langkah, terakhir adalah dengan melakukan Eksekusi Perintah.
  3. Karena disini kami akan melakukan Flash file Recovery, maka kita akan menggunakan perintah khusus fastboot recovery, seperti ini:
fastboot flash recovery twrp.img

Cara Fastboot Android, Fastboot Android, Apa itu Fastboot, Pengertian Fastboot, Fastboot Android itu apa, Cara menggunakan Fastboot Android, Perintah yang ada di Fastboot Android, Kumpulan Command Lines Fastboot Android, Kumpulan perintah Fastboot Android, Cara Flash Fastboot Android, Syarat Fastboot Android, Bahan Fastboot Android, Fastboot Driver, Gambaran Fastboot Android, Cara kerja Fastboot Android, Cara pakai Fastboot Android, Cara menggunakan Metode Fastboot Android, Install ulang dengan Fastboot Android, alat Fastboot Android
  1. Selanjutnya tekan Enter dan tunggu hingga proses selesai.
  2. selajutnya, lakukan Reboot dengan perintah fastboot reboot seperti yang sudah kami sebutkan diatas.
  3. Done!

Dengan demikian, kami kira artikel ini sudah cukup jelas untuk bisa menggambarkan terkait segala macam hal yang ada pada Fastboot Android tersebut.

Untuk artikel ini sengaja kami buat untuk para User Awam atau Beginner Guide, karena mungkin sebagian dari kalian, kesulitan untuk menemukan artikel khusus Fastboot yang lengkap, maka disini kami buatkan artikel ini agar kalian bisa paham dan cukup ilmu terkait masalah Fastboot Android tersebut.

Satu hal yang harus kalian pahami adalah jika kalian melakukan metode Fastboot tersebut, berarti kalian sudah menjalankan tindakan teknis yang berbahaya jika salah di gunakan.

Karena efek samping dari penggunaan yang tidak tepat adalah kerusakan yang akan terjadi, kerusakan tersebut bisa bersifat besar dan sulit untuk di perbaiki, karena lingkupnya sudah masuk ke pada jangkauan Firmware OS Android itu sendiri.

Lalu, pada beberapa kasus seperti untuk perintah Bootloader, jika salah di gunakan maka akan berimbas kepada rusaknya Hardware yang akan menjadikan Smartphone Android kalian tidak bisa di perbaiki lagi.

Maka, pastikan sebelum kalian melakukan Fastboot tersebut, kalian harus paham tentang apa yang ingin kalian lakukan, jangan pernah melakukan hal tersebut secara sembarangan tanpa didasari ilmu yang cukup, karena sangat berbahaya.

Baiklah, telah habis pembahasan kita kali ini, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kalian dan semoga bisa menambah wawasan kalian. P.AW ~ DRD

10/30/2020

Download dan Install CDC Driver Android Terbaru

CDC Driver Android, Download CDC Driver Android, CDC USB Driver MediaTek. CDC Driver Latest, CDC Driver MTK Latest, CDC Driver MTK Terbaru, Cara Install CDC Driver Windows, Atasi CDC Driver gagal terinstall, cara pasang CDC Driver MediaTek, Download CDC MTK Driver Terbaru, Latest Version MTK CDC Driver, CDC Driver Windows 32 bit, CDC Driver Windows 64 bit, Download CDC Driver Windows 7, Download CDC Driver Windows 8, Download CDC Driver Windows 8.1, Download CDC Driver Windows 10

Sekarang ini memang era-nya Ponsel Pintar, siapa saja sekarang ini sudah bisa menikmati fasilitas dari Ponsel Pintar tersebut yang biasanya disebut dengan Smartphone, dengan adanya Smartphone ini tentu saja akan memudahkan kalian untuk melakukan beragam komunikasi dengan keluarga, kerabat, rekan kerja dan tentu saja dengan komunitas yang anda tergabung di dalamnya.

Selain itu Smartphone sendiri juga bisa memberikan hiburan di waktu luang kalian, seperti bisa di gunakan untuk bermain Media Sosial, bermain Games atau menonto sebuah Video Offline maupun secara Streaming lewat Youtube misalnya.

Sejauh ini memang ada banyak jenis Smartphone diluar sana dengan beragam Sistem Operasi di dalamnya. Namun, dari banyak Smartphone di luar sana Smartphone Android lah yang paling banyak di gunakan oleh masyarakat dunia.

Karena Smartphone Android memang lebih mudah di dapatkan ketimbang Smartphone Premium seperti Apple, di Smartphone Android kalian bisa menemukan Smartphone ini dari rentang harga di bawaah satu jutaan hingga puluhan juta, tergantung dari Spesifikasi yang di gunakan.

Seperti yang kami jelaskan sebelumnya, Smartphone Android itu dimana-mana memang sama saja, yang membuatnya berbeda adalah Customisasi yang di Implementasikan oleh pihak Vendor atau OEM, sehingga terlihat berbeda, tetapi sebenarnya sama saja, ya sama-sama berjalan dengan OS Android.

Namun, beda Brand / Merek beda juga cara penanganan masalahnya jika Smartphone tersebut sedang mengalami masalah, karena biasanya beberapa Smartphone Maker / Produsen Smartphone menyediakan sebuah Tools khusus yang bisa di gunakan pelanggannya untuk bisa melakukan tindakan Repairing, Maintenance dan Developing secara Individual.

Lalu, beda Processor juga akan berbeda penangannya, misalnya Smartphone Android kalian adalah bermesin MediaTek (MTK), maka cara penanganan masalah seperti Flashing pasti akan berbeda dengan jenis Smartphone bermesin Qualcomm Snapdragon atau Intel.

Maka, disini di perlukan sebuah Dedicated Driver (Driver Khusus) dari pihak Processor, agar tindakan Flashing ini bisa berjalan, jika di Processor Qualcomm Snapdragon ada Driver HS-USB QDLoader, Jika Processor Smartphone Android yang kalian gunakan Intel ada Intel Android USB Driver, maka di MediaTek ada VCOM dan CDC Driver.

Jika, yang kalian cari adalah Driver khusus untuk Intel dan Processor Qualcomm Snapdragon, maka silahkan masuk ke halaman ini, untuk Download dan juga Installasinya :


Namun, jika yang kalian cari adalah Driver khusus untuk Processor MediaTek, kalian sudah berada di tempat yang tepat dan teruskan saja untuk melanjutkan bacaan artikel di bawah ini.


VCOM MediaTek Driver


Sebenarnya, ada suatu paket USB Driver Packs Installer yang sudah menyertakan CDC Driver ini dalam satu kali Install dan itu adalah VCOM Driver.

Normalnya, jika kalian menginstall VCOM MediaTek USB Driver ini, maka harusnya CDC Driver juga akan ikut Ter-install, maka silahkan Download saja dulu VCOM MediaTek USB Driver ini lebih dulu dan langsung saja Install di OS Windows yang kalian gunakan dengan mengunjungi halaman di bawah ini :


Namun, jika kalian sudah menginstall VCOM Driver ini, tetapi koneksi Smartphone Android MediaTek kalian masih belum bisa sempurna ke OS Windows, maka disini kalian perlu menginstallkan CDC USB Driver secara manual, jika dalam kondisi seperti ini :


  1. Smartphone Android MediaTek kalian tidak bisa terhubung ke OS Windows
  2. Smartphone Android MediaTek kalian tidak terbaca
  3. Tidak terbaca di aplikasi Flasher seperti SP Flash Tool
  4. Selalu gagal saat melakukan Flashing


Maka, jika kalian menemukan masalah diatas, satu atau semuanya, silahkan lakukan Installasi CDC Driver di OS Windows yang kalian gunakan, karena masalah utamanya terletak pada CDC USB Driver tersebut.


Jika keperluan hanya untuk Transfer Data (Mode MTP)


Sebelum, kita memulai tutorial ini, kami hanya ingin memperjelas saja, bahwa Driver USB CDC ini adalah USB Driver tingkat lanjut untuk kepentingan Maintenance, Repairing dan juga Developing.

Jika yang kalian butuhkan hanya untuk menggunakan USB MTP (Transfer Data) saja, maka Driver CDC ini tidak akan bisa di gunakan, karena berbeda fungsi, jika yang kalian butuhkan hanya fitur tersebut saja, maka kalian cukup menginstall Android USB Driver (Universal / Default) saja.

Untuk Download dan langkah Installasinya silahkan ikuti pentunjuk di bawah ini :


Tetapi, jika kalian memang benar-benar membutuhkan sebuah USB Driver untuk tindakan Flash / Install ulang OS, maka silahkan gunakan CDC USB Driver untuk MediaTek tersebut.

Sebelum itu silahkan ketahui dulu apa sih itu CDC USB Driver tersebut dan kenapa bisa begitu sangat penting untuk Smartphone Android bermesin MediaTek?


CDC USB Driver MediaTek


Perlu kalian ketahui, sama seperti HS-USB QDLoader yang resmi di buat oleh vendor Processor Qualcomm, CDC USB Driver ini juga adalah resmi buatan vendor Processor MediaTek, sehingga sifat dari USB Driver ini adalah Optional, tetapi akan sangat genting penggunaannya di suatu waktu tertentu.

CDC USB Driver ini bertindak sebagai sebuah Driver pengenal dari Smartphone Android bermesin MediaTek yang kalian gunakan untuk beragam tujuan, sehingga penggunaan dari Driver CDC ini lebih Advanced dari pada penggunaan Android Default USB Driver.

Saat kapan sih kalian memerlukan USB Driver ini? maka jawabannya akan sangat sederhana, karena sifat dari USB Driver ini yang bertindak sebagai sebuah Driver untuk tujuan Flashing, maka jelas saja USB Driver ini sangat di butuhkan ketika kalian ingin melakukan tindakan Flash dengan suatu aplikasi khusus.

Lalu, CDC USB Driver ini sangat mendesak di gunakan, jika sebelumnya aplikasi VCOM USB Driver tersebut tidak bisa terinstall secara sempurna pada OS Windows yang kalian gunakan.

Untuk aplikasi Flashernya biasanya menggunakan aplikasi SP Flash Tool, yang sebenarnya memang khusus di buat untuk Smartphone Android bermesin MediaTek, jika kalian tidak punya aplikasi tersebut, silahkan Download versi terbarunya di bawah ini :


Perlu kalian ingin, urutan menggunakan Tools ini pada OS Windows adalah sebagai berikut, pastikan kalian mengetahui jalurnya dulu, agar nantinya saat Flashing tidak menimbulkan resiko seperti Smartphone tidak terbaca atau Proses Flash gagal :


  1. Download aplikasi SP Flash Tools, lalu Extract di tempat yang mudah kalian temukan.
  2. Install VCOM USB Driver.
  3. Jika Smartphone Android kalian tidak terbaca setelah menginstall VCOM Driver pada aplikasi SP Flash Tool.
  4. Segera lakukan Installasi CDC USB Driver.
  5. Lalu silahkan lakukan tindakan Flash.


Itulah rentetan dari penggunaan CDC MediaTek USB Driver tersebut, dari jalur diatas, kalian harusnya memahami kapan kiranya USB Driver ini di butuhkan dan kapan pula tidak, karena benar saja menginstall CDC USB Driver ini memang memerlukan cukup banyak waktu.

Jika, saat ini kalian memang sedang memerlukan CDC MediaTek USB Driver tersebut, silahkan dapatkan dari halaman di bawah ini :


Password : dadroidrd.com

Setelah kalian Download silahkan langsung saja Extract di tempat yang mudah untuk kalian temukan, karena setelah ini kita akan langsung masuk ke dalam tahap Installasi dari USB Driver tersebut.


Cara Install MediaTek CDC USB Driver di OS Windows


Perlu kalian ketahui, cara ini khusus akan di terapkan pada OS Windows saja, untuk OS lain mungkin akan ada perbedaan cara dan kami belum pernah mencobanya, jika kalian ingin mengisntalljkan USB Driver ini di OS Windows silahkan ikuti arahan di bawah ini :

  1. Silahkan aplikasi Device Manager, cari di Start Menu (Cortana) atau di Control Panel >> Hardware & Sound >> Devices and Printers >> Device Manager.
CDC Driver Android, Download CDC Driver Android, CDC USB Driver MediaTek. CDC Driver Latest, CDC Driver MTK Latest, CDC Driver MTK Terbaru, Cara Install CDC Driver Windows, Atasi CDC Driver gagal terinstall, cara pasang CDC Driver MediaTek, Download CDC MTK Driver Terbaru, Latest Version MTK CDC Driver, CDC Driver Windows 32 bit, CDC Driver Windows 64 bit, Download CDC Driver Windows 7, Download CDC Driver Windows 8, Download CDC Driver Windows 8.1, Download CDC Driver Windows 10
CDC Driver Android, Download CDC Driver Android, CDC USB Driver MediaTek. CDC Driver Latest, CDC Driver MTK Latest, CDC Driver MTK Terbaru, Cara Install CDC Driver Windows, Atasi CDC Driver gagal terinstall, cara pasang CDC Driver MediaTek, Download CDC MTK Driver Terbaru, Latest Version MTK CDC Driver, CDC Driver Windows 32 bit, CDC Driver Windows 64 bit, Download CDC Driver Windows 7, Download CDC Driver Windows 8, Download CDC Driver Windows 8.1, Download CDC Driver Windows 10
  1. Selanjutnya silahkan Select, Nama dari User Desktop kalian, seperti ini :
CDC Driver Android, Download CDC Driver Android, CDC USB Driver MediaTek. CDC Driver Latest, CDC Driver MTK Latest, CDC Driver MTK Terbaru, Cara Install CDC Driver Windows, Atasi CDC Driver gagal terinstall, cara pasang CDC Driver MediaTek, Download CDC MTK Driver Terbaru, Latest Version MTK CDC Driver, CDC Driver Windows 32 bit, CDC Driver Windows 64 bit, Download CDC Driver Windows 7, Download CDC Driver Windows 8, Download CDC Driver Windows 8.1, Download CDC Driver Windows 10
  1. Lalu, pilih Opsi Action >> Add Legacy Hardware.
CDC Driver Android, Download CDC Driver Android, CDC USB Driver MediaTek. CDC Driver Latest, CDC Driver MTK Latest, CDC Driver MTK Terbaru, Cara Install CDC Driver Windows, Atasi CDC Driver gagal terinstall, cara pasang CDC Driver MediaTek, Download CDC MTK Driver Terbaru, Latest Version MTK CDC Driver, CDC Driver Windows 32 bit, CDC Driver Windows 64 bit, Download CDC Driver Windows 7, Download CDC Driver Windows 8, Download CDC Driver Windows 8.1, Download CDC Driver Windows 10
  1. Akan muncul jendela seperti ini, silahkan tekan Next saja.
CDC Driver Android, Download CDC Driver Android, CDC USB Driver MediaTek. CDC Driver Latest, CDC Driver MTK Latest, CDC Driver MTK Terbaru, Cara Install CDC Driver Windows, Atasi CDC Driver gagal terinstall, cara pasang CDC Driver MediaTek, Download CDC MTK Driver Terbaru, Latest Version MTK CDC Driver, CDC Driver Windows 32 bit, CDC Driver Windows 64 bit, Download CDC Driver Windows 7, Download CDC Driver Windows 8, Download CDC Driver Windows 8.1, Download CDC Driver Windows 10
  1. Selanjutnya pilih Opsi Install Manual, dengan memilih opsi yang Nomor 2 seperti ini, lalu Next :
CDC Driver Android, Download CDC Driver Android, CDC USB Driver MediaTek. CDC Driver Latest, CDC Driver MTK Latest, CDC Driver MTK Terbaru, Cara Install CDC Driver Windows, Atasi CDC Driver gagal terinstall, cara pasang CDC Driver MediaTek, Download CDC MTK Driver Terbaru, Latest Version MTK CDC Driver, CDC Driver Windows 32 bit, CDC Driver Windows 64 bit, Download CDC Driver Windows 7, Download CDC Driver Windows 8, Download CDC Driver Windows 8.1, Download CDC Driver Windows 10
  1. Pilih Show All Devices, lalu Next.
CDC Driver Android, Download CDC Driver Android, CDC USB Driver MediaTek. CDC Driver Latest, CDC Driver MTK Latest, CDC Driver MTK Terbaru, Cara Install CDC Driver Windows, Atasi CDC Driver gagal terinstall, cara pasang CDC Driver MediaTek, Download CDC MTK Driver Terbaru, Latest Version MTK CDC Driver, CDC Driver Windows 32 bit, CDC Driver Windows 64 bit, Download CDC Driver Windows 7, Download CDC Driver Windows 8, Download CDC Driver Windows 8.1, Download CDC Driver Windows 10
  1. Pada tahap ini, silahkan pilih opsi Have Disk.
CDC Driver Android, Download CDC Driver Android, CDC USB Driver MediaTek. CDC Driver Latest, CDC Driver MTK Latest, CDC Driver MTK Terbaru, Cara Install CDC Driver Windows, Atasi CDC Driver gagal terinstall, cara pasang CDC Driver MediaTek, Download CDC MTK Driver Terbaru, Latest Version MTK CDC Driver, CDC Driver Windows 32 bit, CDC Driver Windows 64 bit, Download CDC Driver Windows 7, Download CDC Driver Windows 8, Download CDC Driver Windows 8.1, Download CDC Driver Windows 10
  1. Silahkan cari letak, CDC USB Driver yang telah kalian Extract sebelumnya, dengan menekan tombol Browse ...
CDC Driver Android, Download CDC Driver Android, CDC USB Driver MediaTek. CDC Driver Latest, CDC Driver MTK Latest, CDC Driver MTK Terbaru, Cara Install CDC Driver Windows, Atasi CDC Driver gagal terinstall, cara pasang CDC Driver MediaTek, Download CDC MTK Driver Terbaru, Latest Version MTK CDC Driver, CDC Driver Windows 32 bit, CDC Driver Windows 64 bit, Download CDC Driver Windows 7, Download CDC Driver Windows 8, Download CDC Driver Windows 8.1, Download CDC Driver Windows 10
  1. Selanjutnya, silahkan pilih File ini dan tekan Open.
CDC Driver Android, Download CDC Driver Android, CDC USB Driver MediaTek. CDC Driver Latest, CDC Driver MTK Latest, CDC Driver MTK Terbaru, Cara Install CDC Driver Windows, Atasi CDC Driver gagal terinstall, cara pasang CDC Driver MediaTek, Download CDC MTK Driver Terbaru, Latest Version MTK CDC Driver, CDC Driver Windows 32 bit, CDC Driver Windows 64 bit, Download CDC Driver Windows 7, Download CDC Driver Windows 8, Download CDC Driver Windows 8.1, Download CDC Driver Windows 10
  1. Jika sudah, tekan saja OK.
  2. Pada tahap ini ada 4 buah USB Driver yang harus kalian Install, secara manual yang pertama adalah MediaTek DA USB VCOM (Android), setelahnya tekan Next.
  3. Jika muncul jendela seperti ini, tekan Next saja lagi.
CDC Driver Android, Download CDC Driver Android, CDC USB Driver MediaTek. CDC Driver Latest, CDC Driver MTK Latest, CDC Driver MTK Terbaru, Cara Install CDC Driver Windows, Atasi CDC Driver gagal terinstall, cara pasang CDC Driver MediaTek, Download CDC MTK Driver Terbaru, Latest Version MTK CDC Driver, CDC Driver Windows 32 bit, CDC Driver Windows 64 bit, Download CDC Driver Windows 7, Download CDC Driver Windows 8, Download CDC Driver Windows 8.1, Download CDC Driver Windows 10
  1. Jika muncul pesan seperti ini, berarti kalian sudah sukses menginstall CDC USB Driver di OS Windows yang kalian gunakan sekarang.
CDC Driver Android, Download CDC Driver Android, CDC USB Driver MediaTek. CDC Driver Latest, CDC Driver MTK Latest, CDC Driver MTK Terbaru, Cara Install CDC Driver Windows, Atasi CDC Driver gagal terinstall, cara pasang CDC Driver MediaTek, Download CDC MTK Driver Terbaru, Latest Version MTK CDC Driver, CDC Driver Windows 32 bit, CDC Driver Windows 64 bit, Download CDC Driver Windows 7, Download CDC Driver Windows 8, Download CDC Driver Windows 8.1, Download CDC Driver Windows 10
  1. Silahkan cek di Device Manager pada bagian List Port (COM & LPT), jika sudah terdaftar seperti ini, berarti kalian sudah berhasil.
CDC Driver Android, Download CDC Driver Android, CDC USB Driver MediaTek. CDC Driver Latest, CDC Driver MTK Latest, CDC Driver MTK Terbaru, Cara Install CDC Driver Windows, Atasi CDC Driver gagal terinstall, cara pasang CDC Driver MediaTek, Download CDC MTK Driver Terbaru, Latest Version MTK CDC Driver, CDC Driver Windows 32 bit, CDC Driver Windows 64 bit, Download CDC Driver Windows 7, Download CDC Driver Windows 8, Download CDC Driver Windows 8.1, Download CDC Driver Windows 10
  1. Setelahnya silahkan lanjutkan dengan menginstall 3 buah USB Driver CDC MediaTek yang tersisa, ke-3 Driver tersebut adalah MediaTek PreLoader USB VCOM (Android), MediaTek USB Port dan MediaTek USB VCOM (Android), atau lebih jelasnya sebagai berikut :
CDC Driver Android, Download CDC Driver Android, CDC USB Driver MediaTek. CDC Driver Latest, CDC Driver MTK Latest, CDC Driver MTK Terbaru, Cara Install CDC Driver Windows, Atasi CDC Driver gagal terinstall, cara pasang CDC Driver MediaTek, Download CDC MTK Driver Terbaru, Latest Version MTK CDC Driver, CDC Driver Windows 32 bit, CDC Driver Windows 64 bit, Download CDC Driver Windows 7, Download CDC Driver Windows 8, Download CDC Driver Windows 8.1, Download CDC Driver Windows 10
  1. Silahkan ulangi langkah 2 hingga 12, untuk menginstall USB CDC Driver yang lain.
  2. Jika sudah berhasil, semua USB Driver tersebut akan muncul pada List Device di dalam Port (COM & LPT).
  3. Jika ke-4 CDC Driver tersebut sudah terinstall di PC Windows kalian, berarti kalian sudah berhasil sekarang ini.
  4. Done!

*** Tutorial ini kami Implementasikan pada OS Windows 10, tetapi untuk cara kerjanya akan sama saja jika kalian menggunakan OS Windows 8.1 dan juga OS Windows 8, hanya saja untuk OS Windows 7, kalian harus melakukan sedikit penyesuian, karena adanya perbedaan nama opsi, lebih dari itu semuannya sama saja. ***


Muncul tanda seru? ini solusinya


Jika, sesudah kalian melakukan Installasi CDC USB Driver MediaTek ini dan muncul pesan Error Code 10 atau Code lainnya, lalu selanjutnya di teruskan dengan munculnya gambar seperti ini pada List Port di Device Manager.

CDC Driver Android, Download CDC Driver Android, CDC USB Driver MediaTek. CDC Driver Latest, CDC Driver MTK Latest, CDC Driver MTK Terbaru, Cara Install CDC Driver Windows, Atasi CDC Driver gagal terinstall, cara pasang CDC Driver MediaTek, Download CDC MTK Driver Terbaru, Latest Version MTK CDC Driver, CDC Driver Windows 32 bit, CDC Driver Windows 64 bit, Download CDC Driver Windows 7, Download CDC Driver Windows 8, Download CDC Driver Windows 8.1, Download CDC Driver Windows 10

Maka, benar saja USB Driver CDC MediaTek ini, tidak terinstall secara penuh dan sempurna, terpasang memang, tetapi mungkin tidak 100%, hal ini disebabkan karena USB CDC Driver ini dianggap berbahaya oleh System Security pada OS Windows, meski pada kenyataannya tidak seperti itu.

Hal ini memang wajar terjadi, apalagi di OS Windows 8.1 dan Windows 10, karena biasanya kedua buah OS Windows ini tidak mengijinkan menginstall Driver yang tidak Signed, artinya Driver yang Unsigned, maka pada tahap proses Installasinya akan di Block dan di batasi, maka wajar jika muncuk Error setelahnya.

Bagaimana Solusinya? mudah saja yang perlu kalian lakukan adalah hanya dengan melakukan Disable Driver Signature Enforcement saja di OS Windows yang kalian gunakan.

Perlu kalian ketahui, masalah ini tidak selalu terjadi pada semua OS Windows, hanya beberapa saja, apalagi mereka yang mengaktifkan secara default aplikasi Windows Defender, biasanya akan memunculkan masalah seperti ini.

Tetapi, tenang saja, masalah ini mudah saja untuk diatas, kalian hanya perlu melakukan Disable Driver Signature Enforcement, lalu ulangi langkah Installasi dari awal lagi, hingga Tanda Seru Warna Kuning hilang.

Jika, kalian tidak tahu cara melakukan Disable Driver Signature Enforcement silahkan ikuti tutorialnya di bawah ini :


Jika, kalian sudah menerapkan langkan Disable Driver Signature Enforcement, tetapi hasilnya masih saja, silahkan ikuti langkah di bawah ini :


  1. Matikan Anti-virus (Windows Defender yang utama).
  2. Download ulang CDC USB Driver tersebut.
  3. Install pada Safe Mode Windows.


Jika, masih gagal saja, meski sudah melakukan beberapa Tips diatas, maka sudah pasti disini yang bermasalah adalah OS Windows yang kalian gunakan, pada kasus ini kalian hanya mempunya 2 buah pilihan saja, yaitu :


  • Lakukan Install ulang OS Windows
  • Gunakan PC / Laptop Windows yang lain


Pada akhirnya, USB Driver ini pasti akan terinstall di Komputer OS Windows yang kalian gunakan sekarang, hanya saja mungkin kalian harus melewati berbagai macam hal dulu, sebelum bisa benar-benar berhasil ter-install.

Seandainya, CDC USB Driver MediaTek ini sudah berhasil ter-install, maka saat ini juga kalian sudah bisa melakukan tindakan Flashing dengan aplikasi SP Flash Tools misalnya atau melakukan tindakan lainnya, silahkan sesuaikan saja dengan kebutuhan kalian, semoga artikel ini bisa kalian terima dan semoga bermanfaat. P.AW ~ DRD

Download Qualcomm HS-USB QDLoader 9008 Driver (Fastboot / EDL) Terbaru

Qualcomm USB Driver (Fastboot / EDL), Download Qualcomm USB Driver Latest, Download Qualcomm USB Terbaru, Qualcomm HS-USB QDLoader 9008 Driver, Download Qualcomm HS-USB QDLoader 9008 Driver, Cara Qualcomm HS-USB QDLoader 9008 Driver, atasi QHSUSB_BULK, Cara Install QHSUSB_BULK, Cara install Qualcomm HS-USB QDLoader 9008, Cara Mendapatkan Qualcomm HS-USB QDLoader 9008, Solusi Qualcomm USB Driver, Solusi Flash Test Point

Qualcomm Snapdragon memang telah menjadi sebuah Processor paling terkenal sekarang ini dan banyak di adopsi oleh banyk pembuat Perangkat pintar di luar sana, karena pada faktanya Chipset dari Qualcomm ini memang benar-benar bisa diandalkan untuk melakukan banyak hal.

Hal paling di sukai oleh pengguna dari Processor Qualcomm Snapdragon itu adalah karena Performanya yang sangat baik dalam menjalankan aplikasi berat, seperti bermain Games HD dan lain sebagainya.

Lalu dari segi fitur pun juga sangat hebat, karena di dalam sebuah Chipset Qualcomm itu telah di tanamkan banyak teknologi mutakhir, sebuat saja Image Processing, Modem, Fast Charging dan lain sebagainya.

Maka, tidak salah jika Qualcomm Snapdragon itu menjadi Processor Smartphone Android terbaik dari dulu hingga sekarang, meski pada kenyataannya masih banyak jenis Processor di luar sana.

Namun, tetap saja Qualcomm Snapdragon menjadi yang paling baik dan paling powerful jika kita berbicara dalam kondisi Fitur, Inovasi, Performa dan Efisiensi.


Qualcomm HS-USB QDLoader 9008 Driver


Sebelumnya kami telah membagikan sebuah Driver Qualcomm USB Driver yang bisa kalian gunakan dengan mudah, karena memang di buat dengan mekanisme Installer, jadi tinggal tekan Next saja, maka Driver tersebut sudah bisa terinstall di Komputer OS Windows yang kalian gunakan.

Namun, Qualcomm USB Driver yang kami bagi sebelumnya itu hanya bersifat Universal saja, artinya Driver tersebut di buat khusus agar OS Windows bisa mendeteksi koneksi dari perangkat dengan Chipset Processor Qualcomm yang telah kalian hubungkan melalui Kabel USB atau secara Wireless saja.

Untuk bahasan kali ini cukup berbeda, memang benar-benar sama tujuannya untuk USB Driver, tetapi yang menjadi pembedannya adalah terkait dari fungsi yang tidak ada pada Installer Qualcomm USB Driver yang bersifat Universal tersebut.

Fungsi yang kami maksud disini adalah terhadap penggunaan kemampuan Fastboot atau EDL itu sendiri, Fastboot dan EDL memang kiat kaitannya dengan tindakan Maintenance, karena pada dasarnya kedua buah hal ini memang di tujukan untuk kegiatan Flashing.

Artinya Mode Fastboot dan EDL ini bisa di gunakan untuk melakukan Flash Firmware (Install ulang) pada Smartphone Android bermesin Qualcomm Snapdragon yang kalian miliki, sehingga untuk bisa melakukan hal tersebut, tentunya kalian tidak hanya membutuhkan sebuah Driver USB yang bersifat Universal saja.

Melainkan membutuhkan sebuah Driver khusus yang memang sudah di rancang untuk penggunaan tingkat lanjut, seperti yang sudah kami sebutkan diatas.


Fastboot dan EDL


Jika kalian masih awam, maka akan kami jelaskan sedikit terkait Fastboot dan EDL yang ada pada Smartphone Android yang kalian gunakan sekarang ini.

Fastboot sendiri merujuk pada Mode Fastboot yang ada pada seluruh Smartphone dengan OS Android, mau merk atau brand apapun, Mode Fastboot ini pasti ada, di beberapa Smartphone di sebut dengan Mode Fastboot, tetapi sebagian lainnya menyebutnya dengan Mode Bootloader. Namun, mau itu Mode Fastboot atau Mode Bootloader, keduanya sama saja, hanya beda penyebutan saja.

EDL (Emergency Download) adalah sebuah Mode Ekslusif yang hanya bisa di temukan di Smartphone dengan mesin Qualcomm Snapdragon saja, artinya jika kalian menggunakan Smartphone Android dengan Chipset, seperti contoh MediaTek, maka kalian tidak akan menemukan Mode EDL tersebut.

Mode EDL ini juga kuat kaitannya dengan Test Point, mungkin untuk detailnya bisa kalian pelajari pada bagian penjelesan Test Point di bawah nanti.

Intinya, mau itu Mode Fastboot atau Mode EDL, keduanya memang merujuk kepada tindakan Flash yang bisa kalian lakukan, untuk bisa menggunakan kedua buah kemampuan tersebut maka di perlukan sebuah Driver Qualcomm Snapdragon khusus, yaitu adalah Qualcomm HS-USB QDLoader 9008 Driver, begitulah penjelasan sederhananya.


Apa itu Test Point di Android


Menyambung dari bahasan diatas, maka kini kita akan mempelajari apa sih itu Test Point? seperti yang sudah kami jelaskan sedikit diatas, Test Point ini berkaitan dengan penggunaan EDL, artinya Test Point adalah sebuah Metode Flashing yang bisa di lakukan dengan bantuan Mode EDL.

Keuntungan menggunakan Metode Test Point ini adalah mau kondisi Smartphone Android kalian itu Unlock Bootloader (UBL) atau belum (Locked Bootloader), maka dengan menjalankan Metode EDL dengan Test Point ini, kalian tetap bisa menjalankan tindakan Flash.

Meski pada kasus Normalnya, tindakan Flashing hanya bisa di jalankan atau di lakukan jika Smartphone Android kalian sudah berkondisi Unlock Bootloader, tetapi hal tersebut tidak berlaku jika kalian menggunakan Mode EDL dengan Test Point tersebut.

Sehingga inilah keuntungan dari penggunaan Smartphone Android dengan Processor Qualcomm Snapdragon, karena kalian bisa melakukan Maintenance sendiri secara lebih leluasa atau Flexible.

Nah, lalu hal ini juga kuat kaitannya dengan penggunaan Driver HS-USB QDLoader 9008 Driver Qualcomm Snapdragon tersebut, karena metode EDL dengan Test Point ini baru bisa di lakukan jika kalian sudah menginstall Driver tersebut ke PC Windows yang kalian miliki.


USB Debugging


Sebenarnya tidak harus untuk kalian mengaktifkan fitur ini untuk bisa menginstallkan Driver HS-USB Qualcomm Driver terseburt, karena dengan Smartphone Android kalian masuk kedalam Mode Fastboot / Bootloader atau EDL, maka harusnya OS Windows kalian sudah bisa membaca koneksi tersebut.

Asalkan kalian sudah menginstall Qualcomm USB Driver Universal yang sudah kami jelaskan diatas, kalau belum punya silahkan Download dan Install dulu USB Driver dari Qualcomm tersebut di bawah ini :


Jika memang masih memungkinkan dalam artian Smartphone Android kalian masih bisa kalian operasikan dan tidak dalam kondisi Bootloop atau Brick, maka silahkan dulu aktifkan USB Debugging dan Developer Mode / Mode Pengembang pada System OS Android tersebut, hal ini di lakukan untuk berjaga-jaga saja dan untuk meminimalisir resiko kegagalan nantinya.

Jika kalian tidak tahu cara mengaktifkan USB Debugging di Smartphone Android kalian, bisa ikuti cara dibawah ini :


Jika, saat ini kondisi Smartphone Android kalian Bootloop, Brick atau semacamnya, maka silahkan lewati tahap ini dan langsung saja ke tahap selanjutnya.


Mode Fastboot dan Mode EDL


Untuk bisa menginstall Driver Qualcomm HS-USB Driver tersebut, kalian harus membuat Smartphone Android kalian masuk ke dalam Mode Fastboot (Bootloader) atau Mode EDL dulu, untuk cara masuknya itu ada bermacam-macam dan tergantung dari Brand Smartphone yang kalian miliki.

Jika kalian menggunakan Xiaomi / Redmi, kalian bisa ikuti tutorial dibawah ini :


Selanjutnya, jika kalian menggunakan Smartphone Android dari Asus Zenfone, kalian bisa mengikuti cara ini :


Untuk Brand lain, mungkin kalian harus mencari Informasinya di Internet secara Individual, karena untuk bisa masuk ke Mode Fastboot tersebut, membutuhkan cara yang bermacam-macam, ada yang dari Command Prompt dan ada juga yang menggunakan Kombinasi Tombol khusus.

Jika, saat ini sudah kalian pastikan bahwa Smartphone Android kalian bisa masuk ke dalam Mode Fastboot dan EDL, maka silahkan download dulu Driver yang akan kita Install di bawah ini :


Password : dadroidrd.com

Setelah kalian Download langsung saja di Extract dan letakan saja di tempat yang mudah untuk kalian temukan, selanjutnya silahkan ikuti cara Installasinya di bawah ini.


Cara Install Qualcomm HS-USB Driver di OS Windows


  1. Buka Tool Device Manager yang bisa kalian temukan di Start Menu atau di Control Panel >> Hardware & Sound >> Devices and Printers >> Device Manager.
Qualcomm USB Driver (Fastboot / EDL), Download Qualcomm USB Driver Latest, Download Qualcomm USB Terbaru, Qualcomm HS-USB QDLoader 9008 Driver, Download Qualcomm HS-USB QDLoader 9008 Driver, Cara Qualcomm HS-USB QDLoader 9008 Driver, atasi QHSUSB_BULK, Cara Install QHSUSB_BULK, Cara install Qualcomm HS-USB QDLoader 9008, Cara Mendapatkan Qualcomm HS-USB QDLoader 9008, Solusi Qualcomm USB Driver, Solusi Flash Test Point
Qualcomm USB Driver (Fastboot / EDL), Download Qualcomm USB Driver Latest, Download Qualcomm USB Terbaru, Qualcomm HS-USB QDLoader 9008 Driver, Download Qualcomm HS-USB QDLoader 9008 Driver, Cara Qualcomm HS-USB QDLoader 9008 Driver, atasi QHSUSB_BULK, Cara Install QHSUSB_BULK, Cara install Qualcomm HS-USB QDLoader 9008, Cara Mendapatkan Qualcomm HS-USB QDLoader 9008, Solusi Qualcomm USB Driver, Solusi Flash Test Point
  1. Biarkan saja aplikasi tersebut terbuka, selanjutnya silahkan hubungkan Smartphone Android ke Komputer atau Laptop OS Windows dengan Kabel USB, pastikan disini kalian sudah masuk ke Mode Fastboot atau Mode EDL.
Qualcomm USB Driver (Fastboot / EDL), Download Qualcomm USB Driver Latest, Download Qualcomm USB Terbaru, Qualcomm HS-USB QDLoader 9008 Driver, Download Qualcomm HS-USB QDLoader 9008 Driver, Cara Qualcomm HS-USB QDLoader 9008 Driver, atasi QHSUSB_BULK, Cara Install QHSUSB_BULK, Cara install Qualcomm HS-USB QDLoader 9008, Cara Mendapatkan Qualcomm HS-USB QDLoader 9008, Solusi Qualcomm USB Driver, Solusi Flash Test Point
  1. Selanjutnya Lihat pada List Devices, harusnya muncul Menu List baru yang bernama Other Devices, Ports atau Portable Devices (Pasti muncul di salah satu List Menu tersebut, pilih dan buka saja List Menu tempat munculnya Koneksi yang telah kalian buat dengan Kabel USB, pada kasus kami, List Device tersebut muncul di Other Devices dengan nama QHSUSB_BULK, bisa juga nama List Menu yang muncul adalah Qualcomm HS-USB QDLoader 9...).
  2. Langkah setelahnya adalah Klik Kanan pada List Device yang muncul tersebut.
  3. Lalu, selanjutnya Opsi Update Driver.
Qualcomm USB Driver (Fastboot / EDL), Download Qualcomm USB Driver Latest, Download Qualcomm USB Terbaru, Qualcomm HS-USB QDLoader 9008 Driver, Download Qualcomm HS-USB QDLoader 9008 Driver, Cara Qualcomm HS-USB QDLoader 9008 Driver, atasi QHSUSB_BULK, Cara Install QHSUSB_BULK, Cara install Qualcomm HS-USB QDLoader 9008, Cara Mendapatkan Qualcomm HS-USB QDLoader 9008, Solusi Qualcomm USB Driver, Solusi Flash Test Point
  1. Pada tanmpilan jendela Window yang tampil, silahkan cari Qualcomm HS-USB Driver yang sudah di Download dan di Extract tadi.
  2. Gunakan Opsi Browse my Computer for driver Software.
Qualcomm USB Driver (Fastboot / EDL), Download Qualcomm USB Driver Latest, Download Qualcomm USB Terbaru, Qualcomm HS-USB QDLoader 9008 Driver, Download Qualcomm HS-USB QDLoader 9008 Driver, Cara Qualcomm HS-USB QDLoader 9008 Driver, atasi QHSUSB_BULK, Cara Install QHSUSB_BULK, Cara install Qualcomm HS-USB QDLoader 9008, Cara Mendapatkan Qualcomm HS-USB QDLoader 9008, Solusi Qualcomm USB Driver, Solusi Flash Test Point
  1. Jika Qualcomm HS-USB Driver sudah di temukan, selanjutnya tekan Next.
Qualcomm USB Driver (Fastboot / EDL), Download Qualcomm USB Driver Latest, Download Qualcomm USB Terbaru, Qualcomm HS-USB QDLoader 9008 Driver, Download Qualcomm HS-USB QDLoader 9008 Driver, Cara Qualcomm HS-USB QDLoader 9008 Driver, atasi QHSUSB_BULK, Cara Install QHSUSB_BULK, Cara install Qualcomm HS-USB QDLoader 9008, Cara Mendapatkan Qualcomm HS-USB QDLoader 9008, Solusi Qualcomm USB Driver, Solusi Flash Test Point
Qualcomm USB Driver (Fastboot / EDL), Download Qualcomm USB Driver Latest, Download Qualcomm USB Terbaru, Qualcomm HS-USB QDLoader 9008 Driver, Download Qualcomm HS-USB QDLoader 9008 Driver, Cara Qualcomm HS-USB QDLoader 9008 Driver, atasi QHSUSB_BULK, Cara Install QHSUSB_BULK, Cara install Qualcomm HS-USB QDLoader 9008, Cara Mendapatkan Qualcomm HS-USB QDLoader 9008, Solusi Qualcomm USB Driver, Solusi Flash Test Point
Qualcomm USB Driver (Fastboot / EDL), Download Qualcomm USB Driver Latest, Download Qualcomm USB Terbaru, Qualcomm HS-USB QDLoader 9008 Driver, Download Qualcomm HS-USB QDLoader 9008 Driver, Cara Qualcomm HS-USB QDLoader 9008 Driver, atasi QHSUSB_BULK, Cara Install QHSUSB_BULK, Cara install Qualcomm HS-USB QDLoader 9008, Cara Mendapatkan Qualcomm HS-USB QDLoader 9008, Solusi Qualcomm USB Driver, Solusi Flash Test Point

  1. Jika berhasil, akan muncul pesan seperti ini :
Qualcomm USB Driver (Fastboot / EDL), Download Qualcomm USB Driver Latest, Download Qualcomm USB Terbaru, Qualcomm HS-USB QDLoader 9008 Driver, Download Qualcomm HS-USB QDLoader 9008 Driver, Cara Qualcomm HS-USB QDLoader 9008 Driver, atasi QHSUSB_BULK, Cara Install QHSUSB_BULK, Cara install Qualcomm HS-USB QDLoader 9008, Cara Mendapatkan Qualcomm HS-USB QDLoader 9008, Solusi Qualcomm USB Driver, Solusi Flash Test Point
  1. Harusnya sekarang Qualcomm HS-USB Driver sudah bisa di gunakan.
  2. Selanjutnya silahkan saja gunakan untuk tindakan Flash (Install ulang) yang ingin kalian lakukan sebelumnya.
  3. Done.

Pada tahapan ini, kami menggunakan OS Wndows 8.1 dan Windows 10, untuk penggunaan di OS Windows versi lain juga bisa di lakukan, hanya saja mungkin untuk nama opsi dan nama Tool yang di gunakan bisa berbeda, jadi sesuaikan saja.


Disable Driver Signature Enforcement


Pastikan kalian melakukan Disable Driver Signature Enforcement pada OS Windows yang kalian gunakan, ketika kalian ingin menggunakan kemampuan dari Qualcomm HS-USB QDLoader 9008 Driver tersebut.

Karena dalam banyak kasus, Driver ini di Block oleh OS Windows sehingga kalian tidak bisa melakukan Flash, walau Driver ini sudah kalian Install sebelumnya, jika kalian tidak tahu caranya silahkan ikuti panduan di bawah ini :


Akan menjadi lebih baik lagi, jika kalian melakukan Disable Driver Signature Enforcement tersebut tepat sebelum kalian melakukan Installasi Qualcomm HS-USB Driver tersebut, hal tersebut di lakukan agar untuk meminimalisir resiko dan kegagalan nantinya.


Jika masih tetap bisa di gunakan?


Ada suatu kondisi ketika kalian sudah menginstall USB Driver tersebut. Namun, kalian masih tetap tidak bisa melakukan Flash seperti yang kalian inginkan, maka benar saja pasti ada masalah di balik itu.

Beberapa masalah ini biasanya mewakili dari penyebab gagalnya Driver HS-USB Qualcomm ini berkerja, yaitu adalah :

  • Masalah di OS Windows
  • Tools Flasher yang kalian gunakan bermasalah (Versi jadul)
  • Firmware yang kalian gunakan juga bermasalah (Corrupt, salah versi, Anti-Rollback aktif)
  • Hardware eMMC di Smartphone Android kalian rusak
  • Ada masalah di Port USB pada Komputer yang kalian gunakan, atau
  • Ada masalah pada Kabel USB yang kalian gunakan

Maka dari itu pastikan bahwa kalian sudah bisa meminimalisir masalah diatas, sebelum melakukan tindakan Flashing yang ingin kalian lakukan.

Adapun untuk solusi yang bisa kalian lakukan, jika kalian mengalami masalah seperti ini adalah sebagai berikut :

  • Gunakan Komputer OS Windows lain
  • Memastikan bahwa Port USB dan Kabel USB berfungsi dengan baik
  • Mendownload lebih dari 1 buah Firmware untuk cadangan jika terjadi Corrupt
  • Pastikan kalian menggunakan Tool Flasher versi terbaru

Dengan demikian, selesai sudah artikel sederhana ini, semoga kalian bisa memahami isi dan pembelajaran yang telah kami sampaikan diatas.

Pastikan bahwan semua jalan sudah sesuai seperti yang telah kami sampaikan diatas, lalu yang terakhir pastikan kalian tahu apa yang ingin kalian lakukan, artinya jangan sembarangan mencoba, karena Metode ini adalah Metode yang sangat berbahaya jika tidak di lakukan dengan teliti, semoga beruntung. P.AW ~ DRD

10/29/2020

Cara Hard Reset / Factory Wipe Vivo (Semua Tipe)

Cara Hard Reset Vivo, Cara Factory Reset Vivo, Cara Full Wipe Vivo, Cara Reset Vivo dari Aplikasi Settings, Cara Reset Vivo dengan Recovery, Vivo Recovery Hard Reset, Cara Celar Cache Vivo, Cara Clear Data Vivo, Cara Format Data Vivo, Cara mengembalikan Settingan Vivo, Cara atasi Bootloop Vivo, Cara atasi Brick Vivo, Cara atasi Hang di Vivo, Cara Reset FuntouchOS Vivo, Cara Full Reset System Vivo, Cara Full Reset Firmware Vivo

Smartphone Android memang ada banyak sekali jenis dan macamnya sekarang ini, baik dari Brand Lokal ataupun Brand International sekalipun, kita bisa dengan mudah menemukan Smartphone Android tersebut bebas dijual ditanah air kita ini, baik dengan penjualan secara resmi ataupun distributor.

Keuntungan yang bisa kita peroleh dari hal ini adalah kita bisa dengan mudah untuk mencari Smartphone Android yang cocok untuk kita, sesuai dengan kebutuhan kita dan sesuai dengan isi kantong kita.

Karena sifat OS Android yang Open Source, maka sekarang ini banyak Brand Pembuat Smartphone, berlomba-lomba untuk ikut bergabung didalam bisnis yang sangat menguntungkan tersebut, yaitu dengan cara ikut mengimplementasikan OS Android pada Smartphone yang mereka buat.

Dampak positif dari hal ini ialah tentu kita bisa melihat beragam variasi dari Smartphone Android tersebut dengan beragam jenis Inovasi Teknologi yang menarik didalamnya.

Selain itu, Smartphone Android juga hadir disemua Segmentasi Pasar, baik itu kelas bawah, menengah hingga atas, itulah kenapa saat ini Smartphone Android memang menjadi sebuah Perangkat Pintar yang telah mendominasi pasar secara Global.

Memang tidak bisa dipungkiri, OS Android itu memang mudah untuk dinavigasikan dan dimengerti oleh siapa saja, selain itu Integrasinya yang Powerful juga menjadi daya tarik tersendiri, sehingga OS Mobile pintar satu ini memang bisa diandalkan untuk beragam hal.

Seperti untuk mempermudah perkerjaan, melakukan beragam jenis Komunikasi jarak jauh secara individual ataupun berkelompok, bisa digunakan untuk menyalurkan bakat serta hobi dan yang terpenting, dari sebuah Smartphone Android tersebut, maka kita bisa menikmati beragam hiburan dengan biaya yang murah tentunya.

Cukup dengan bermodalkan Internet, maka kita bisa menikmati beragam hiburan yang menarik, seperti melakukan Streaming Video, Bermain Games Online / Offline dan tentu saja kita bisa dengan mudah berdikusi dengan anggota forum atau grup, semua ini tentu saja akan sangat menyenangkan dilakukan diwaktu senggang.

Jika kita berbicara terkait salah satu Brand Smartphone Android yang populer ditanah air kita ini, maka salah satu jawabannya pasti adalah Vivo.

Ya! Brand Smartphone Android satu ini memang telah lama Exist secara resmi ditanah air kita ini, dengan promosi yang gencar mereka lakukan, sekarang ini Smartphone Android Vivo sudah bisa diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia dan Global.

Karena Smartphone buatan Vivo tersebut memang sangat cocok untuk kebutuhan orang banyak, seperti untuk masalah Photography dan Gaming, tentu saja Smatphone Android Vivo adalah satu yang terbaik dikelasnya.

Berlanjut ke urusan Teknologi, tentu saja Inovasi yang diberikan oleh OEM Vivo juga tidak main-main, karena mereka telah menjadi Pionir dalam Teknologi Fingerprint in Display (Fingerprint dibawah layar).

Tentu, dengan prestasi tersebut Smartphone Android Vivo tidak bisa kita remehkan sekarang ini, terlebih kemampuan Fingerprint in display racikan pihak Vivo ini masih menjadi yang tercepat sekarang ini.

Dengan beragam hal diatas, maka wajar jika Brand Smartphone Android Vivo tersebut masuk kedalam daftar Top 5 Best Selling Android Smartphone ditanah air kita ini.

Tetapi, mau bagaimanapun hebatnya Smartphone Android Vivo tersebut, tetap saja masalah yang ada di Smartphone Android tersebut, tetap akan sama saja seperti pada Smartphone Android kebanyakan, karena sejatinya Smartphone Android Vivo memang menggunakan OS Android yang sama saja seperti Brand Smartphone Android lain.

Sehingga, masalah-masalah yang terjadi akan cukup mirip dan solusinya pun juga tetap akan sama saja, hal itu karena OS Android itu memang bukan menjadi OS yang sempurna, meski sudah sangat jauh berkembang dari dulu.


Masalah umum di OS Android


Tidak bisa dipungkiri memang, OS Android itu memang menjadi salah satu OS Mobile yang paling baik sekarang ini, hal itu ditunjang dengan beragam Inovasi Fitur canggih didalamnya dan juga performanya yang bisa diandalkan.

Hanya saja, tidak ada OS yang memang benar-benar sempurna, kata ini mungkin akan sangat cocok untuk menggambarkan kondisi OS Android tersebut.

Karena, seiring berjalannya waktu didalam penggunaan OS Android tersebut, maka Performa dari OS Android tersebut akan kian melambat, hal ini terjadi karena memang komponen Cache File yang sudah terlalu banyak, sehingga sudah pasti akan memperlambat kinerja System, karena akan memperberat Proses R/W dari System OS Android itu sendiri.

Selain itu, OS Android juga sangat sering memunculkan masalah yang identik yang hampir terjadi diseluruh Smartphone Android, yaitu adalah sebagai berikut :


  • Random Reboot
  • Force Close
  • Overheat
  • Freeze / Hang
  • Bootloop
  • Brick / Stuck
  • Deap Dead (Matot)


Nah, masalah-masalah diatas adalah masalah yang sudah umum terjadi pada Smartphone Android yang ada dari dulu hingga sekarang, pemicunya pun beragam, bisa jadi karena System OS Anroid itu sendiri yang bermasalah dan bisa juga terjadi karena ulah dari pengguna Smartphone Android itu sendiri.

Lalu, bagaimana dengan Smartphone Android Vivo?

Pada kenyataanya, Smartphone Android dari Vivo juga tidak bisa terlepas dari beragam masalah yang sudah kami sebutkan diatas, minimal masalah yang muncul adalah Freeze, Force Close dan juga Random Reboot.

Ke-3 masalah tersebut adalah masalah paling ringan dan paling sering terjadi dihampir semua Smartphone Android dan tidak terkeculi juga untuk Brand Smartphone Android Vivo.

Sebenarnya untuk mengatasi masalah semacam ini sangat mudah sekali, yang perlu kalian lakukan adalah dengan cara melakukan Hard Reset / Factory Reset, maka segala masalah ringan tersebut bisa terselesaikan dengan sangat mudah dan cepat tentunya.

Bagaimana Teknis dari tindakan Hard Reset pada Smartphone Android Vivo ?


Maksud Hard Reset Vivo


Mudahnya kita bisa mengartikan tindakan Hard Reset atau Factory Reset tersebut dengan pengertian untuk mengembalikan semua Settingan System ke Settingan Pabrikan.

Dengan asumsi tersebut, maka seharusnya segala sesuatu terkait Aplikasi, Data, Cache dan Settingan yang telah kalian lakukan akan dihapus semuanya dan akan dikembalikan ke Pengaturan Standard dari OEM lagi.

Nah, cara ini tentu saja akan bisa mengatasi beragam masalah yang telah kami sebutkan diatas, karena dengan menggunakan cara ini, maka Firmware OS Android pada Smartphone Android Vivo akan kembali segar dan performanya akan kembali ke titik Prima.

Hanya saja, melakukan Hard Reset pada Smartphone Android Vivo itu memang harus dilakukan dengan teliti, karena jika kalian salah memilih opsi, maka semua data di Internal Storage Smartphone Android Vivo kalian akan terhapus (Format All Data), tentu saja hal ini akan sangat merugikan, jika kalian melakukannya tanpa sengaja.

Karena, jika kalian sudah melakukan hal tersebut, maka semua data tersebut tidak akan bisa lagi dikembalikan, sehingga bisa kita artikan bahwa semua Data yang terformat tersebut akan hilang secara permanent.

Maka, perhatikan baik-baik hal ini, pihak Vivo pun sebenarnya sudah jelas memberikan 2 opsi tersebut, yaitu adalah sebagai berikut :


  1. Reset tanpa menghapus File Data di Internal Storage
  2. Reset sekaligus melakukan Format Data


Dalam kondisi tertentu, kalian memang diharuskan melakukan Hard Reset dengan jangkauan yang lebih luas, yaitu dengan cara memformat Internal Storage juga, hal ini dilakukan, ketika cara Hard Reset biasa tidak bisa mengatasi masalah yang terjadi.

Lalu, kapan kita melakukan Hard Reset pada Smartphone Android Vivo tersebut ?


Kondisi untuk melakukan Hard Reset Vivo


Sebenarnya kalian tidak perlu alasan khusus untuk melakukan Hard Reset tersebut, karena sejatinya melakukan Hard Reset secara berkala pada Smartphone Android Vivo kalian, hal itu akan mendatangkan dampak yang baik jika konsisten dilakukan dalam periode tertentu.

Selain untuk menjaga Stabilitas System OS, cara ini juga akan menghindarkan kalian dari beragam masalah pelik yang sudah kami sebutkan diatas, mudahnya disini kita akan melakukan pengendalian resiko, sebelum masalah tersebut muncul.

Tetapi, pada kenyataannya hanya sedikit orang saja yang memperhatikan dan melaksanakan Hard Reset secara Periodik tersebut, karena umumnya melakukan Tindakan Hard Reset baru akan dilakukan, jika masalah dibawah ini telah terjadi :


  1. Sering Freeze / Hang
  2. Kinerja FuntouchOS semakin lelet
  3. Sering mengalami Random Reboot
  4. Muncul masalah Blue Screen
  5. Muncul masalah berat seperti Bootloop dan Brick


Umumnya, para pengguna Smartphone Android Vivo baru akan melakukan Hard Reset tersebut, jika sudah mengalami masalah yang telah kami sebutkan diatas.

Memang kami akui, melakukan Hard Reset untuk mengatasi beragam masalah diatas, adalah solusi yang paling terbaik untuk bisa kalian lakukan, sebagai pertolongan pertama.

Tetapi, jika masalah tersebut belum muncul, kami tetap akan merekomendasikan kalian untuk tetap melakukan Hard Reset tersebut secara Periodik, seperti 1 atau 2 Bulan sekali dan kasus Hard Reset ini akan semakin sering untuk dilakukan secara ideal, jika kalian memang menggunakan Smartphone Android Vivo tersebut secara berat dan berlebihan daripada penggunaan Normal.

Lalu, bagaimana sih cara melakukan Hard Reset / Factory Reset pada Smartphone Android Vivo tersebut ?


Cara Hard Reset Vivo dengan mudah


Sampailah kita pada pembahasan utama kita kali ini, disini ada hal yang harus kalian ketahui sebelumnya, karena melakukan Hard Reset pada Smartphone Android Vivo itu bisa dilakukan dengan 2 buah cara, yaitu adalah sebagai berikut :


  • Dari Surface System (FuntouchOS System)
  • Dari Tool Recovery (Deep Hard Reset)


Umumnya, kedua cara diatas bisa kalian gunakan untuk melakukan Hard Reset di Smartphone Android Vivo yang kalian gunakan sekarang dan seperti yang telah kami singgung diatas, kedua cara diatas sangat bisa diandalkan untuk mengatasi beragam masalah yang telah kami sebut sebelumnya.

Tetapi, masing-masing cara tersebut memiliki kekurangan dan kelebihannya sendiri, untuk lebih jelasnya, akan kita bahas pada masing-masing Cara Hard Reset Vivo dibawah ini :


Hard Reset dari System OS (Normal)


Cara ini adalah cara yang paling mudah untuk bisa kalian lakukan, karena disini kalian hanya perlu mengakses Aplikasi Settings dan setelahnya kalian sudah bisa langsung melakukan Hard Reset tersebut.

Perlu kalian ketahui, cara ini hanya akan melakukan Hard Reset pada tingkatan Surface System, artinya yang akan direset hanyalah terletak pada System OS utama saja.

Selanjutnya, cara ini juga memiliki 3 buah opsi yang bisa kalian pilih, yaitu adalah sebagai berikut :


  1. Reset All Settings (Aplikasi dan data tidak terhapus)
  2. Erase All Data Without Format (Tanpa Format, tetapi semua Aplikasi dan Settingan akan dikembalikan ke Standard OEM)
  3. Erase All Data (Semua akan di Format tanpa terkecuali)


Nah, kalian harus memahami ke-3 fungsi diatas dulu, sehingga bisa kalian sesuaikan dengan apa yang ingin kalian lakukan pada Hard Reset tersebut, akan lebih bijak jika kalian membuat Backup Data terlebih dahulu, sebelum melakukan Hard Reset tersebut, agar kalian tidak dirugikan setelahnya, oleh beragam hal yang tidak diinginkan.

Jika, kalian sudah siap untuk melakukan Hard Reset pada Smartphone Android Vivo yang kalian miliki, maka silahkan ikuti cara dibawah ini :


  1. Buka Aplikasi Settings.
  2. Cari Menu More Settings.
Cara Hard Reset Vivo, Cara Factory Reset Vivo, Cara Full Wipe Vivo, Cara Reset Vivo dari Aplikasi Settings, Cara Reset Vivo dengan Recovery, Vivo Recovery Hard Reset, Cara Celar Cache Vivo, Cara Clear Data Vivo, Cara Format Data Vivo, Cara mengembalikan Settingan Vivo, Cara atasi Bootloop Vivo, Cara atasi Brick Vivo, Cara atasi Hang di Vivo, Cara Reset FuntouchOS Vivo, Cara Full Reset System Vivo, Cara Full Reset Firmware Vivo
  1. Lalu, pilih Menu Backup & Restore.
Cara Hard Reset Vivo, Cara Factory Reset Vivo, Cara Full Wipe Vivo, Cara Reset Vivo dari Aplikasi Settings, Cara Reset Vivo dengan Recovery, Vivo Recovery Hard Reset, Cara Celar Cache Vivo, Cara Clear Data Vivo, Cara Format Data Vivo, Cara mengembalikan Settingan Vivo, Cara atasi Bootloop Vivo, Cara atasi Brick Vivo, Cara atasi Hang di Vivo, Cara Reset FuntouchOS Vivo, Cara Full Reset System Vivo, Cara Full Reset Firmware Vivo
  1. Disini kalian bisa melihat beberapa opsi untuk Hard Reset.
  2. Silahkan sesuaikan dengan apa yang ingin kalian lakukan.
Cara Hard Reset Vivo, Cara Factory Reset Vivo, Cara Full Wipe Vivo, Cara Reset Vivo dari Aplikasi Settings, Cara Reset Vivo dengan Recovery, Vivo Recovery Hard Reset, Cara Celar Cache Vivo, Cara Clear Data Vivo, Cara Format Data Vivo, Cara mengembalikan Settingan Vivo, Cara atasi Bootloop Vivo, Cara atasi Brick Vivo, Cara atasi Hang di Vivo, Cara Reset FuntouchOS Vivo, Cara Full Reset System Vivo, Cara Full Reset Firmware Vivo
  1. Jika hanya untuk melakukan Reset Setting, pilih Reset All Settings saja.
  2. Jika, ingin Hard Reset yang Full silahkan pilih Opsi Erase All Data dan centang opsi Format Data.
  3. Jika, tidak ingin memformat Data, tetapi ingin melakukan Reset semua Aplikasi System dan Settings, hilangkan centang pada opsi Format Data.
Cara Hard Reset Vivo, Cara Factory Reset Vivo, Cara Full Wipe Vivo, Cara Reset Vivo dari Aplikasi Settings, Cara Reset Vivo dengan Recovery, Vivo Recovery Hard Reset, Cara Celar Cache Vivo, Cara Clear Data Vivo, Cara Format Data Vivo, Cara mengembalikan Settingan Vivo, Cara atasi Bootloop Vivo, Cara atasi Brick Vivo, Cara atasi Hang di Vivo, Cara Reset FuntouchOS Vivo, Cara Full Reset System Vivo, Cara Full Reset Firmware Vivo
  1. Setelahnya, silahkan tunggu hingga proses Hard Reset selesai.
  2. Done!


Bagaimana? cara ini adalah cara yang paling mudah untuk bisa dilakukan oleh siapa saja, tetapi pada kenyataannya cara ini juga memiliki kekurangan.

Yaitu adalah, cara ini tidak akan bisa dilakukan ketika Smartphone Android Vivo kalian sedang mengalami masalah seperti Freeze, Bootloop dan juga Brick, maka jika dalam kondisi seperti itu, cara yang kami jelaskan diatas, tidak akan bisa dilaksanakan.

Sehingga, cara yang akan kita gunakan selanjutnya adalah Cara Hard Reset dengan menggunakan Tool Recovery yang sudah secara resmi disediakan oleh pihak Vivo secara Default.


Hard Reset dari Tool Recovery (Advanced)


Ini adalah cara yang paling kami rekomendasikan kepada kalian, karena jika kita bandingkan, dengan melakukan Hard Reset dari Tool Recovery tersebut, jelas saja akan mendatangkan banyak keuntungan, yaitu adalah sebagai berikut :


  1. Bisa diakses kapan saja, meski FuntouchOS tidak bisa Booting.
  2. Tingkat Hard Reset yang dalam (Deep) yang bisa menyasar keseluruh Part dari Firmware terakit dan bukan hanya System saja, melainkan Partisi dan Kernel juga akan ikut direset.
  3. Solusi paling ideal untuk mengatasi semua masalah yang sudah kami sebutkan diatas.


Hanya saja, untuk melakukan hal ini, kalian perlu beberapa Trik agar bisa mengakses Tool Recovery Vivo tersebut.

Umumnya Cara Hard Reset dari Tool Recovery ini bisa dilakukan disemua jenis Smartphone Android Vivo tanpa terkecuali, asalkan masih menggunakan FuntouchOS.

Dalam metodenya sendiri, Tool Recovery Vivo tersebut, juga bisa melakukan Hard Reset dengan 2 buah opsi berbeda, yaitu adalah sebagai berikut :


  • Clear Cache
  • Clear All Data


Nah, kehebatan dari Hard Reset dengan menggunakan Tool Recovery Vivo ini adalah kalian bisa melakukan Hard Reset untuk Cache saja, tanpa perlu menghapus Settingan, Aplikasi dan Data pada Internal Storage, maka hasilnya bisa akan lebih efektif dan efisien dibandingkan Hard Reset secara Full yang dilakukan pada Surface System, seperti yang sudah kami gambarkan diatas.

Juga, kalian pun juga bisa memanfaatkan Tool Recovery Vivo tersebut, untuk melakukan Hard Reset secara menyeluruh dengan jangankaun yang lebih luas, karena sifatnya yang Deep Reset, tentu saja Hard Reset dengan Tool Recovery Vivo ini akan jauh lebih hebat fungsinya dari pada menggunakan Metode Hard Reset yang umum dilakukan melalui Aplikasi Settings.

Lalu, bagaimana cara melakukan Hard Reset Vivo dengan Tool Recovery tersebut ?


  1. Silahkan, akses Tool Recovery Vivo dengan mengikuti cara dibawah ini :


  1. Setelah masuk ke Mode Recovery, pilih opsi Clear Data.
Cara Hard Reset Vivo, Cara Factory Reset Vivo, Cara Full Wipe Vivo, Cara Reset Vivo dari Aplikasi Settings, Cara Reset Vivo dengan Recovery, Vivo Recovery Hard Reset, Cara Celar Cache Vivo, Cara Clear Data Vivo, Cara Format Data Vivo, Cara mengembalikan Settingan Vivo, Cara atasi Bootloop Vivo, Cara atasi Brick Vivo, Cara atasi Hang di Vivo, Cara Reset FuntouchOS Vivo, Cara Full Reset System Vivo, Cara Full Reset Firmware Vivo
  1. Disini kalian akan mendapati 2 buah Opsi Reset, baik itu untuk Reset Cache saja, ataupun Full Reset.
  2. Silahkan pilih dan sesuikan dengan yang kalian butuhkan.
Cara Hard Reset Vivo, Cara Factory Reset Vivo, Cara Full Wipe Vivo, Cara Reset Vivo dari Aplikasi Settings, Cara Reset Vivo dengan Recovery, Vivo Recovery Hard Reset, Cara Celar Cache Vivo, Cara Clear Data Vivo, Cara Format Data Vivo, Cara mengembalikan Settingan Vivo, Cara atasi Bootloop Vivo, Cara atasi Brick Vivo, Cara atasi Hang di Vivo, Cara Reset FuntouchOS Vivo, Cara Full Reset System Vivo, Cara Full Reset Firmware Vivo
  1. Jika sudah, silahkan konfimasi tindakan tersebut dengan memasukan Password Pola.
  2. Setelahnya, proses Hard Reset akan berlangsung dengan sangat singkat.
  3. Jika, sudah silahkan lakukan Reboot / Restart dengan opsi yang sudah disediakan pada Tool Recovery Vivo tersebut.
  4. Booting pertama setelah Hard Reset akan cukup lama.
  5. Done!


Dengan demikian, disini kalian sudah selesai untuk bisa melakukan Hard Reset Smartphone Android Vivo dengan Tool Recovery tersebut.

Secara umum, ke-2 buah Tutorial Hard Reset diatas memang layak untuk dilakukan dan bisa memberikan dampak positif yang besar untuk kalian.

Hanya saja, kalau memang bisa, silahkan gunakan Cara Hard Reset Vivo dari Tool Recovery saja, karena sifatnya yang lebih dalam dan lebih efiktif untuk dilakukan.

Sekali lagi, disini kami akan memberikan rekomendasi kepada kalian, bahwa silahkan lakukan Hard Reset tersebut secara Periodik, hal ini bertujuan untuk menghindarkan Smartphone Android Vivo kalian dari beragam masalah rumit nantinya.

Selian itu, dengan Performa System yang terus terjaga dari penggunaan Hard Reset yang dilakukan secara Periodik, maka Hardware di Smartphone Android Vivo kalian, juga akan terjaga performa dan kesehatannya.

Sehingga, melakukan Hard Reset pada Smartphone Android Vivo itu memang sangat worth it untuk dilakukan, apalagi jika kalian bisa konsisten untuk melakukannya dalam periode tertentu.

Akhir kata, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kalian, semua hal yang kalian inginkan bisa terpenuhi dan semoga hari kalian menyenangkan. P.AW ~ DRD