Matikan / Disable Ad-Block jika gambar tidak muncul!

RILIS ARTIKEL TERBARU

Fix Mi Cloud Xiaomi, Fix Mi Cloud Redmi, Cara atasi Mi Cloud yang terkunci, Bypass Mi Cloud, Lupa akun Login Mi Account dan Mi Cloud, Xiaomi terkunci, Redmi terkunci, Flash Mi Cloud, Perbaiki Mi Cloud, Melewati Login Mi Cloud, Muncul Mi Cloud setelah Flash

Brand Smartphone Android Xiaomi dan Redmi memang sudah sangat dikenali banyak orang sekarang ini, tidak bisa dipungkiri memang, kedua Brand tersebut memang layak masuk sebagai salah satu Brand Smartphone Android yang paling layak dibeli Produknya.

Dengan alasan, Smartphone buatan dari Xiaomi dan Redmi tersebut, secara keseluruhan memang bagus, hebat, berkualitas dan tentu saja memiliki keunikannya tersendiri, selain itu harga jual dari kedua buah Smartphone Android dari kedua Brand tersebut, juga tidak akan membuat kantong kalian menjerit.

Itulah salah satu alasan, kenapa Brand Smartphone Android Xiaomi dan Redmi tersebut, bisa dengan mudah memikat hati para calon pengguna Smartphone Android, baik secara domestik ataupun dalam secara Global.

Secara umum, Brand Xiaomi dan Redmi itu sebenarnya sama saja, karena Redmi itu ya Xiaomi juga, begitu pula sebaliknya, lalu kenapa kedua Brand ini bisa memiliki nama yang berbeda?

Jika, kalian belum tahu, pada kenyataannya dulu Xiaomi dan Redmi itu adalah nama dari satu kesatuan lini seri yang dibuat oleh Xiaomi, yaitu adalah lini seri Xiaomi Redmi.

Sekarang sudah berbeda, karena sekarang pihak Xiaomi telah membuat lini seri Redmi menjadi sebuah Brand Independen, yang memiliki tugas pokok untuk memasarkan dan membuat sebuah Smartphone Android dari Xiaomi dengan nama Redmi yang akan menyasar kelas pasar menengah hingga bawah.

Namun, untuk segala urusan terkait Support, Maintenance, Method, Software dan lainnya, maka kedua buah Brand Smartphone Android tersebut, baik Redmi dan Xiaomi, memang tidak ada bedanya, karena masih sama-sama dibuat dan diproduksi oleh perusahaan induk yang sama.

Jika, kita berbicara terkait masalah Software, maka sudah jelas Software atau mudahnya kita sebut sebagai OS atau Custom ROM dari Xiaomi dan Redmi tersebut, memang agak spesial dari kebanyakan Custom ROM lain.

Memang tidak bisa dipungkiri, bahwa Custom ROM Xiaomi dan Redmi, yang bernama MIUI tersebut, memang memiliki banyak kemampuan kostumisasi yang tidak bisa kalian temukan pada Custom ROM manapun.

Hebatnya lagi, pada ROM MIUI tersebut, kalian bisa mendapatkan ratusan bahkan ribuan Themes yang bisa kalian dapatkan secara cuma-cuma ataupun berbayar, tentunya dengan kualitas Themes yang sangat baik, karena sejatinya Komunitas untuk kedua buah Brand tersebut memang sudah sangat besar sekali.

Lebih lanjut lagi, ROM MIUI menjadi lebih spesial lagi, karena pihak Xiaomi ataupun Redmi memang tidak melakukan tebang pilih dalam urusan Support Update OS Software tersebut.

Buktinya, Smartphone Android yang dikeluarkan oleh pihak Xiaomi dari tahun 2015 dan 2016 lalu, tetap masih diperhatikan dengan bisa mendapatkan update OS MIUI keversi yang paling baru.

Selama Hardware pada Smartphone Android Xiaomi tersebut masih mumpuni, maka pihak Xiaomi ataupun Redmi, dipastikan akan memberikan update OS secara berkala, begitulah yang kami rasakan ketika sudah sekian lama menggunakan Smartphone Android dari Xiaomi, maupun Redmi tersebut.

Lalu, hal yang menarik dari ROM MIUI lainnya adalah karena memang security system atau sistem keamanan padar OS satu ini memang patut diacungi jempol, karena memang kuat pengamanannya.

Salah satunya adalah dengan adanya fitur Mi Cloud atau Mi Account, yang memang dibuat sedemikian rupa untuk bisa mengamankan Smartphone Android Xiaomi ataupun Redmi dari tangan-tangan jahat, sehingga data didalam Smartphone Android terkait, tidak akan tercuri atau tidak akan mudah diakses oleh orang yang tidak berkepentingan.

Lalu, kenapa fitur Mi Cloud dari Xiaomi / Redmi tersebut bisa begitu spesial?


Xiaomi / Redmi Mi Cloud


Secara umum, penggunaan dari Mi Cloud tersebut sama seperti penggunaan fitur yang pihak Google keluarkan, yaitu adalah Google Drive.

Sejatinya, fitur ini adalah sebuah fitur yang bisa dimanfaatkan untuk bisa menyimpan data apapun secara Cloud dengan memanfaatkan koneksi internet, sebagai media Upload dan Download.

Lalu, Tool ini juga akan bisa terintegrasi secara otomatis, ketika kalian sudah membuat Mi Account pada Smartphone Android Redmi / Xiaomi terkait.

Sehingga, jika kalian sudah melakukan Sync, maka semua data kalian dalam bentuk apapun, akan tersimpan pada layanan Cloud tersebut secara otomatis, keuntungannya jelas saja, kalian akan mendapatkan penyimpanan Private dengan sistem keamanan yang tinggi.

Nah, ternyata dengan tingkat keamanan yang tinggi itu pula, muncul sebuah masalah baru, yaitu Smartphone Android Xiaomi / Redmi kalian bisa saja tidak bisa kalian gunakan sama sekali, karena kalian lupa akan akses terhadap Mi Account tersebut.

Sehingga, secara otomatias Smartphone Android Xiaomi / Redmi kalian akan terkunci dan pastinya kami jamin, untuk menjebol sistem keamanan seperti ini tentu akan sangat sulit sekali dan umumnya memerlukan tindakan teknis oleh para ahli, untuk bisa membuka kunci dari Mi Cloud tersebut.


Tidak bisa diatasi dengan cara biasa


Sebelumnya, sudah kami singgung pada kenyataannya, masalah ini memang tidak akan bisa terselesaikan dengan cara yang biasa, kecuali kalian tahu dan ingat terkait Password Mi Account yang telah kalian buat.

Jika tidak, maka sampai kapanpun Smartphone Android Xiaomi / Redmi kalian akan terkunci dan tentu saja, kalian tidak akan bisa masuk ke homescreen untuk bisa menggunakan Smarphone Android Xiaomi / Redmi kalian secara biasa.

Apakah, masalah ini tidak bisa terselesaikan dengan cara Factory Reset ataupun Install ulang OS (Flash)?

Langsung saja, jawabannya tidak akan bisa terselesaikan, karena system keamanan dari Mi Cloud tersebut, memang sangat rumit dan komplek, sehingga kalian tidak bisa mengatasi masalah tersebut, jika hanya melakukan manipulasi dari segi System Software saja.

Sehingga, disini diperlukan beberapa cara yang Advanced untuk bisa mengatasi masalah tersebut, sebenarnya pihak Xiaomi / Redmi membuat fitur ini memang bukan tanpa alasan, ada beberapa alasan kenapa fitur ini bisa diaktifkan dengan kemampuan segarang dan semenyusahkan itu.

Lalu, apa saja alasan dari pihak Xiaomi / Redmi terkait fitur Mi Cloud tersebut?

Maka, beberapa alasan dibawah ini adalah beberapa alasan yang paling mungkin, kenapa pihak Xiaomi / Redmi mengaktifkan fitur Mi Cloud dengan system keamanan yang ketat tersebut :

  1. Ekslusifitas pengguna (Perlindungan total terhadap Privasi data dalam bentuk apapun).
  2. Anti maling, jika Smartphone Android Xiaomi / Redmi kalian dicuri, kemudian direset oleh pelaku pencurian, maka pelaku tidak akan bisa mengakses kedalam Smartphone Android terkait, karena memang terkunci dengan system yang sangat ketat.
  3. Pihak Xiaomi / Redmi, memaksa penggunaan Mi Cloud dan Mi Account agar selalu digunakan, karena secara umum kedua buah fitur tersebut, tentu saja kalah dari pamor penggunaan Gmail ataupun Google Drive.

Ke-3 hal diatas, memang adalah beberapa hal yang logis, kenapa pihak Xiaomi / Redmi membuat fitur Mi Cloud tersebut, menjadi segarang seperti yang sekarang ini.

Sebeanrnya, fitur System Security seperti ini memang sudah tidak asing lagi ada, karena sebenarnya OS Android sendiri, secara defaultnya, memang sudah menggunakan Konfigurasi System seperti ini, untuk melindungi data pribadi dari tangan-tangan tidak berkepentingan.

Hanya saja, hal ini tentu saja bisa menjadi masalah, ketika kalian adalah seorang pengguna sah dari Smartphone Android Xiaomi / Redmi terkait, tetapi lupa terkait dengan Informasi Mi Account yang telah kalian buat, lalu apa yang harus kalian lakukan?


Jika Mi Cloud terkunci dan lupa informasi Mi Account


Nah, inilah kondisi yang sangat menyusahkan, yaitu meski kalian adalah pemilik resmi dari Smartphone Android Redmi / Xiaomi tersebut, tetapi kalian lupa dalam informasi Mi Account yang telah kalian buat.

Maka, dimata fitur Mi Cloud tersebut kalian tidak ada bedanya dengan maling, karena kalian sama-sama tidak bisa mengakses untuk Login kedalam fitur Mi Cloud tersebut, tentu saja masalah ini akan sangat merugikan untuk kalian.

Karena, dari apa yang kami yakini, mungkin hanya sekitar 10% saja dari total pengguna Smartphone Android Xiaomi / Redmi, yang memang benar-benar mengingat informasi dari Mi Account yang telah mereka buat sebelumnya.

Hal ini wajar saja, karena mengingat penggunaan akan Akun Digital dan System Cloud, memang lebih sering menggunakan layanan dari Google, seperti Gmail ataupun Google Drive.

Jika, lupa dengan Mi Account, lalu bagaimana caranya untuk bisa melakukan Bypass terhadap fitur Mi Cloud tersebut?

Tentu, kalian harus melakukan hal khusus, yang tidak hanya sekedar melakukan Factory Reset ataupun Metode Flashing Firmware secara biasa saja!


Cara Fix Mi Cloud Xiaomi / Redmi


Perlu kalian ketahui, disini kami tidak akan mengajarkan kalian caranya, tetapi kami hanya akan menyampaikan langkah mana saja yang bisa kalian manfaatkan untuk bisa mengatasi permasalahan Mi Cloud tersebut.

Kami menyadari, pemanfaatan cara untuk mengatasi masalah Mi Cloud ini, bisa saja menjadi tindak kejahatan, karena mungkin bisa saja dilakukan oleh para penjahat ataupun seorang pencuri.

Sehingga, kami memutuskan tidak akan membuat langkah konkritnya, karena disini kami hanya akan menyampaikan beberapa cara yang bisa dimanfaatkan untuk bisa mengatasi masalah Mi Cloud tersebut, setelahnya silahkan kalian sesuaikan saja dengan kebutuhan dan kemampuan kalian.

Perlu kami tekankan sekali lagi, beberapa cara dibawah ini semuanya bersifat teknis dan tidak bisa dilakukan oleh orang awam, karena memang diperlukan pengetahuan dan tentu saja skill.

Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi permasalahan Mi Cloud yang terkunci :


Test Point


Secara umum, inilah metode pasaran atau metode paling mudah serta paling irit biaya dengan resiko rendah yang bisa kalian coba untuk mengatasi masalah Mi Cloud tersebut.

Hanya saja, metode ini tidak berlaku untuk semua jenis Smartphone Android Xioami ataupun Redmi, karena metode ini hanya bisa dikerjakan pada Smartphone Android Xiaomi / Redmi dengan mesin atau Processor Qualcomm Snapdragon saja.

Untuk jenis Processor lain seperti MediaTek ataupun Surge, maka kami pastikan, kalian tidak akan bisa menggunakan metode ini, karena secara hardware memang tidak disediakan.

Metode Test Point ini, bisa diandalkan karena memiliki kemampuan Full Reset! sehingga Mi Cloud yang sebelumnya aktif, dengan menggunakan metode ini, maka fitur Mi Cloud yang aktif sebelumnya, akan ikut terhapus juga (Wipe).

Hanya saja, kabarnya metode ini sudah tidak bisa dilakukan lagi untuk mengatasi masalah Mi Cloud yang terkunci di versi ROM MIUI terbaru, sebut saja seperti seri MIUI 11.


Ganti eMMC


Sebenarnya, jika kalian tidak ingin repot untuk bisa mengatasi masalah Mi Cloud terkunci tersebut, ada langkah yang paling mudah, yaitu adalah dengan mengganti Part Hardware eMMC yang ada pada Smartphone Android Xiaomi / Redmi tersebut.

Langkah ini tentu hanya bisa dilakukan oleh para ahli dan tentu saja, memerlukan biaya yang tidak sedikit, karena harga dari eMMC tersebut akan menjadi kian mahal, jika Kapasitas Storagenya semakin besar.

Lalu, untuk mencari Part eMMC tersebut, juga sulit ditemukan dinegara kita ini, kalian memang harus membelinya dari luar negeri, misalkan dari China, karena Part eMMC tersebut, memang harus digunakan pada Smartphone Android Xiaomi / Redmi yang spesifik.

Dengan mengganti eMMC tersebut, maka semua data termasuk Intergrasi dari Mi Cloud akan juga ikut hilang, karena sekarang kalian sudah menggunakan Part Storage yang berbeda.

Setelahnya, kami pastikan masalah Mi Cloud tersebut tidak akan muncul lagi, tetapi sayangnya kalian harus keluar biaya yang tidak sedikit tentunya.


Menggunakan Firmware Modifikasi


Selain beberapa cara diatas, pada faktanya ada cara lain yang bisa kalian manfaatkan dengan rendah biaya tentunya, yaitu dengan menggunakan Firmware yang sudah dimofikasi sedemikian rupa, agar kemampuan dari Mi Cloud tersebut hilang ketika dilakukan tindakan Flashing.

Cara kerjanya pun sangat mudah, kalian hanya perlu melakukan tindakan Flash secara biasa ataupun bisa juga dengan metode Test Point.

Hanya saja, ada satu permasalahan dari hal ini, yaitu terkait ketersedian resource yang dibutuhkan, karena biasanya jenis Firmware Modifikasi ini tidak bisa didapatkan secara mudah dan cuma-cuma, karena memang tidak tersedia untuk banyak jenis variant seri Smartphone Android Redmi ataupun Xiaomi.

Jikapun ada, tentu Firmware tersebut mungkin akan diperjual belikan, namun dengan harga yang tentu saja tidak akan semahal seperti mengganti Part Hardware eMMC, biasanya para teknisi Smartphone Android, paling tidak memiliki Firmware jenis ini, sehingga masuk akal, jika mereka bisa mengatasi permasahalan Mi Cloud tersebut, tanpa perlu mengganti Hardware apapun didalam Smartphone Android Xiaomi / Redmi terkait.


Menggunakan Tool Khusus untuk Fix Mi Cloud


Seperti yang kalian ketahui, memang ada beberapa Tool yang bisa kalian manfaatkan untuk bisa melakukan Bypass terhadap Mi Cloud yang terkunci tersebut, beberapa diantaranya bisa kalian dapatkan secara gratis dan cuma-cuma.

Hanya saja, ada satu kekurangan dari Tool Gratisan ini, yaitu tidak Support terhadap semua variant Smartphone Android Xiaomi / Redmi terbaru dan Tool ini tidak menjamin sepenuhnya bisa berjalan di OS MIUI versi terbaru.

Tetapi, cara ini sangat layak untuk kalian coba, terlebih jika kalian adalah seorang pengguna Smartphone Android Xiaomi / Redmi lawas.

Namun, jika kalian tidak ingin repot dan ingin memperbaiki masalah Mi Cloud yang terkunci tersebut dengan biaya yang tidak terlalu mahal, kalian bisa memilih langkah terakhir dibawah ini.


Jasa Fix Mi Cloud


Nah, hal terakhir ini adalah hal yang tidak bisa kalian lakukan sendiri, karena disini kalian akan mempercayakan masalah ini kepada ahlinya, atau mudahnya ke tukang service Smartphone Android.

Tentu, kalian akan keluar biaya dari ini, biaya yang dikeluarkan tentu saja akan berbeda, sesuai dengan jenis atau seri Smartphone Android Xiaomi / Redmi, karena setiap permasalahan Mi Cloud yang terkunci tersebut, tentu akan memiliki pemecahan yang mungkin akan berbeda satu sama lainnya.

Namun, kalau kami sendiri, lebih menyarankan kalian untuk menggunakan cara ini, selain biayanya yang murah, setau kami tidak sampai lebih 200ribuan.

Kalian, akan mendapatkan hasil yang diharapkan, tanpa perlu melakukan pembongkaran Smartphone Android Xiaomi / Redmi terkait, karena biasanya dikerjakan dengan menggunakan Tool khusus, yang tentu saja tidak bisa didapatkan secara gratis dimanapun, mudahnya ini adalah Tool Ekslusif untuk para Teknisi Smartphone Android.

Dengan demikian, selesai sudah pembahasan kita kali ini, disini kami hanya memberikan pengetahuan saja dan memang tidak mengajarkan bagaimana caranya, karena mungkin akan banyak disalah gunakan oleh orang yang tidak berkepentingan.

Selain itu, kami memang bisa mengatasi masalah Mi Cloud yang terkunci tersebut, tetapi kami sama sekali tidak membuka jasa untuk perbaikan masalah tersebut, karena penggunaan Resource yang kami miliki, memang hanya untuk keperluan konten dan pengguaan Individual saja.

Sehingga, jika kalian memohon untuk agar kami mengatasi masalah ini, dengan menghubungi kami dari kontak yang telah kami sediakan, maka kami mohon maaf, permintaan tersebut tidak akan kami jawab sama sekali.

Secara umum, fitur dari Mi Cloud tersebut memang sangat bermanfaat sekali untuk para penggunaanya, jika dilihat dari sisi yang berbeda, karena bisa melindungi data pribadi kalian didalam Samrtphone Android Xiaomi / Redmi terkait secara maksimal.

Hanya saja, fitur ini bisa menjadi masalah juga, jika dalam kondisi tertentu, jika memang fitur ini membuat masalah untuk kalian, maka solusi atau sikap yang bisa kalian ambil, bisa dengan mengikuti beberapa langkah dan cara yang sudah kami sampaikan diatas.

Akhir kata, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kalian, semoga apa yang kalian harapkan bisa terpenuhi dan semoga hari kalian menyenangkan. P.AW ~ DRD
bm

Android, Hardware, Software, Tips, Tricks, Gadget, ROOT, Smartphone, Unlock Bootloader, Tutorial, Operating System, Troubleshoot