2/01/2020

Cara atasi Mobile Banking Android yang tidak bisa Verifikasi

Atasi Mobile Banking Tidak Bisa Verifikasi

Saat ini masalah seperti pengiriman uang secara digital memang sudah sangat mudah untuk di lakukan, jika dulu kita hanya mengenal dengan yang namanya Internet Banking dan aplikasi Dompet Online sejenis PayPal saja.

Maka di era sekarang ini hal tersebut sudah berubah arah ke arah yang lebih modern, yaitu adalah Mobile Banking, sejatinya Internet Banking dan Mobile Banking itu sama saja, yaitu sama-sama menggunakan Internet sebagai koneksi jaringannya.

Hanya saja yang menjadi pembedannya adalah jika Internet Banking hanya bisa diakses melalui situs web khusus, maka Mobile Banking berbeda, karena Mobile Banking itu memerlukan sebuah aplikasi Perbankan khusus yang nantinya akan di install di smartphone Android kalian.

Saat ini hampir semua bank Lokal ternama di Indonesia sudah punya aplikasi Mobile Banking sendiri, sehingga untuk melakukan Transaksi, cek Saldo hingga cek Mutasi itu tidak perlu di lakukan di ATM lagi, karena semua itu sudah ada melalui aplikasi Mobile Banking tersebut.

Hanya saja, berbeda dari aplikasi Android pada umumnya, di aplikasi Mobile Banking ini kalian di haruskan memiliki sebuah nomor tetap dan aktif yang berguna untuk keperluan Verifikasi, seperti Login atau hal lainnya.

Jika nomor itu telah mati atau expired, maka kalian mesti mendatangi pihak Bank lagi untuk mengganti Nomor Verifikasi ke Nomor yang baru, kenapa hal ini terbilang cukup rumit? ya sudah jelas, karena aplikasi berjenis Perbankan ini adalah sebuah aplikasi yang Vital dan harus sesuai dengan prosedur keamanan yang benar.

Jika dibuat longgar, mungkin para konsumen lah nanti yang rugikan, karena kejahatan Online dizaman sekarang ini sudah benar-benar berbeda dari zaman dulu, lalu bagaimana jika aplikasi Mobile Banking tersebut tidak bisa ter-verifikasi, padahal nomor aktif dan kalian sudah menerima SMS Verifikasi?

Ternyata yang menjadi masalah bukan di Nomor kalian atau metode Verifikasinya, tetapi hal tersebut datang dari OS Android yang sedang kalian gunakan sekarang ini.

Seperti yang kalian ketahui sekarang ini ada banyak sekali OS Android Custom yang bertebaran, sebuat saja MIUI, FunOS, ColorOS, OneOS dan lain sebagainya, diantara banyak Custom ROM tersebut tentu saja di suntikan OEM atau Vendor dengan Security Extra.

Sehingga bisa jadi aplikasi Mobile Banking tersebut tidak bisa di buka, karena memerlukan Settingan Manual dan biang keladi masalahnya biasanya adalah terletak pada Permission (Izin) dari aplikasi tersebut.

Sehingga jika aplikasi tersebut tidak di izinkan untuk membaca SMS (Messaging), Tidak di perbolehkan membaca/menulis (R/W) Storage dan tidak di izinkan menggunakan Koneksi Internet, maka sudah jelas aplikasi Mobile Banking tersebut tidak akan bisa melakukan Verifikasi, karena di batasi atau di tolak oleh System izinnya.

Untuk mengatasi hal ini sebenarnya sangat mudah sekali, kalian hanya perlu mengaktifkan izin dari aplikasi tersebut secara manual, caranya dengan mengakses aplikasi Manager di masing OS / Firmware yang kalian gunakan sekarang.


Atasi Mobile Banking Android tidak bisa Verifikasi


Caranya memang berbeda-beda, karena Custom ROM yang satu dengan yang lainnya biasanya itu terdapat perbedaan terhadap peletakan fitur atau menu tersebut, sehingga akan lebih mudah jika kita menggunakan aplikasi khusus yang akan bersifat Universal, berikut adalah caranya :

1. Silahkan Download Aplikasi Permission Manager dari Google Play Store.

Atasi Mobile Banking Tidak Bisa Verifikasi

2. Setelahnya silahkan buka dan cari aplikasi Mobile Banking bersangkutan.

Atasi Mobile Banking Tidak Bisa Verifikasi

3. Ketik atau Pilih aplikasi tersebut, sehingga akan mucul daftar Permission (Izin).
4. Centang saja semuanya.

Atasi Mobile Banking Tidak Bisa Verifikasi

5. Silahkan coba lagi buka aplikasi Mobile Banking tersebut, jika muncul Pop-up Izin, silahkan di Allow atau Izinkan.
6. Setelahnnya, harusnya sekarang sudah bisa melakukan Verifikasi dan sebagainya.
7. Done.

Dengan demikian masalah ini bisa dengan sangat mudah untuk teratasi, jika kalian sudah menerapkan cara ini, maka aplikasi Permission Manager tersebut sudah tidak di butuhkan lagi, silahkan lakukan Uninstall, jika memang kalian membutuhkan space Storage berlebih.

Tetapi, jika bermasalah kembali, maka silahkan ulangi langkah diatas lagi, umumnya masalah ini terjadi pada device Xiaomi dan Oppo, tetapi bisa jadi juga terjadi pada device dengan Brand lain.

Selanjutnya, jika masalah terjadi dikarenakan device kalian yang sudah ROOT, maka solusi diatas tidak akan bisa membantu, melainkan ada caranya tersendiri, disini kami sudah menuliskan caranya Fix Mobile Banking Android yang tidak bisa di gunakan ketika ROOT.

Sehingga jika kalian bisa mengatasi masalah ini, tentu saja kalian tidak perlu ke Bank bersangkutan lagi untuk bertanya kepada CS terkait solusi dari masalah yang sedang kalian hadapi, jika memang cara diatas tidak bisa berkerja, maka sudah pasti masalahnya adalah hal yang lain dan tentu saja disini kalian memerlukan peran CS, semoga bermanfaat dan berhasil. P.AW ~ DRD

Cara melakukan cek apakah Anti-Rollback sudah aktif atau tidak di Xiaomi

Cara melakukan cek apakah Anti-Rollback sudah aktif atau tidak di Xiaomi

Sebelumnya sudah kami jelaskan dalam sebuah artikel khusus terkait tentang Anti-rollback yang kini telah di implementasikan oleh pihak Xiaomi di beberapa versi ROM MIUI yang ada saat ini, memang tidak ada yang salah jika mengupayakan terkait keamanan dari device itu sendiri, mungkin ini yang sedang di lakukan oleh pihak Xiaomi.

Tetapi dari segi pengguna, hal ini bisa menjadi sebuah kekurangan yang fatal, karena bagi pengguna yang mungkin tidak suka dengan versi MIUI yang baru, mungkin akan kembali lagi ke versi yang lawas karena memang sudah terbiasa dan nyaman menurut mereka.

Namun, sayangnya hal ini seakan sirna karena Anti-Rollback ini hadir, kalau kalian nekad untuk melakukan Downgrade maka sudah pasti device Xiaomi kalian akan Bricked atau Stuck, mungkin lebih jelasnya kalian bisa membacanya di artikel ini Jangan lakukan Downgrade OS MIUI bisa Brick akibat fitur Anti-RollBack.

Dalam pembahasan kita kali ini adalah bagaimana sih cara mengetahui apakah fitur Anti-Rollback ini sudah aktif atau tidak di versi ROM MIUI yang sedang kalian gunakan saat ini, apakah itu bisa di lakukan?

Jelas sekali bisa di lakukan, tetapi ada syaratnya sebagai berikut :

1. Unlock Bootloader
2. Fastboot driver
3. PC/Laptop

Jadi kenapa harus Unlock Bootloader dulu? itu karena untuk bisa mengetahui apakah ROM MIUI kalian sudah aktif atau tidak fitur Anti-RollBack-nya itu satu-satunya cara memang mengetahuinya hanya dengan Command Fastboot, jadi Fastboot baru berkerja jika device Xiaomi kalian sudah Unlock Bootloader.

Cara melakukan cek apakah Anti-Rollback sudah aktif atau tidak di Xiaomi


Jika kalian sudah mengerti, sebaiknya silahkan lakukan langkah ini untuk bisa mengetahui apakah device Xiaomi kalian aman jika melakukan Downgrade sekarang :

1. Silahkan masuk ke Mode Fastboot dulu dengan menekan tombol Volume Down (-) dan Power berbarengan ketika device Xiaomi kalian berada dalam kondisi Power Off.
2. Silahkan Koneksikan device Xiaomi kalian ke PC dengan kabel USB.
3. Buka Command Prompt, pastikan sudah berada di direktory Fastboot Driver.
4. Masukan perintah ini :

fastboot devices

Jika sudah terbaca melalui CMD, segara masukan perintah ini untuk mengetahui status Anti-RollBack :

fastboot getvar anti

Lihat hasilnya, akan ada angka di belakang Anti, angka itulah yang menjadi status dari aktifnya fitur Anti-RollBack di device Xiaomi kalian.

Jika angka yang tampil di belakang status "Anti" tersebut ialah 1,2 atau 3 maka selamat kalian masih bisa melakukan Downgrade ke versi MIUI manapun, jika yang munculnya nyatannya adalah "4" maka kalian bisanya hanya maju saja, artinya tidak bisa melakukan Downgrade.

Jika mendapatkan status Anti-RollBack aktif apa yang mesti anda lakukan? ya sebenarnya ini bukan masalah besar, kalian hanya perlu bertahan di versi MIUI itu dan terus perbaharui versi ROM MIUI jika tersedia, kalau Brick? tinggal lakukan saja Fastboot dengan versi ROM Fastboot paling terbaru, itu tidak akan menimbulkan Brick.

Jadi sudah jelas bukan? semoga artikel ini bermanfaat, karena jika kalian mengetahui hal ini, maka potensi Brick karena melakukan Downgrade di masa depan bisa kalian hindari. P.AW ~ DRD

Fix Mobile Banking Android yang tidak bisa di gunakan ketika ROOT

Atasi Mobile Banking ROOT

Salah satu pertimbangan untuk melakukan ROOT memang terkait dengan masalah security atau kemanan yang ada pada smartphone Android bersangkutan, hal ini wajar terjadi, karena biasanya jika sudah di ROOT, maka keamanan yang di buat oleh vendor atau OEM akan berkurang.

Sehingga ada beberapa aplikasi yang tidak bisa berjalan dengan semestinya atau tidak bisa di buka sama sekali, hanya saja kalian tidak perlu banyak khwatir terkait hal ini, karena semua itu bisa diakali dengan mudah.

Umumnya masalah ini terjadi pada aplikasi perbankan atau aplikasi yang membutuhkan data dari Bank bersangkuta, seperti aplikasi Kredit / Debit Card atu sejenis Dompet Online, faktanya hampir semua jenis aplikasi tersebut tidak mengijinkan penggunannya melakukan ROOT.

Jika kalian lakukan, maka aplikasi tersebut tidak akan bisa berkerja dengan  baik atau tidak bisa di buka sama sekali, untungnya saat ini ada cara yang efektif untuk mengatasi hal tersebut, yaitu adalah dengan menggunakan Module Magisk.

Tentu saja sebelumnya kalian harus melakukan ROOT dengan bantuan Magisk dan bukan dari metode lain seperti SuperSU, karena di Magisk sendiri ada sebuah aplikasi manager yang sangat berguna untuk mangatasi masalah semacam ini yang di beri nama Magisk Hide.

Cara kerjanya sangat mudah, kalian hanya perlu melakukan beberapa settingan agar Magisk ROOT tidak berfungsi untuk beberapa aplikasi, sehingga aplikasi tersebut tidak melakukan Block pada device Android anda.

Setelahnya aplikasi apapun yang kalian disable ROOT-nya akan berfungsi sebagaimana mestinya, tanpa ada kedala apapun lagi, karena sifat dari Magisk yang Systemless, sehingga saat ini memang Magisk lah Module Exploit ROOT yang paling ampuh dan hebat yang ada sekarang ini.


Adapun persyaratan yang harus kalian ikuti adalah sebagai berikut :



Biasanya ketika kalian melakukan ROOT dengan Magisk, harusnya Magisk Manager juga akan ikut ter-install, jika tidak maka kalian bisa menginstall-nya secara mandiri dari Link Download yang sudah kami sediakan diatas.

Untuk cara kerjanya mudah saja, hanya di perlukan beberapa step dan konfigurasi ini bersifat permanen, artinya nantinya tidak perlu kalian setting ulang lagi setelah Reboot atau setelah Power Off, berikut adalah langkahnya.


Atasi Mobile Banking ROOT


Pada Tutorial yang kami sampaikan dibawah ini, pastikan bisa kalian ikuti dengan benar dan tepat, sehingga bisa memunculkan hasil yang diharapkan:

1. Pastikan Smartphone Android kalian sudah Full Access ROOT.
2. Buka aplikasi Magisk Manager.
3. Selanjutnya masuk ke Menu Magisk Hide.

Atasi Mobile Banking ROOT

4. Cari aplikasi Mobile Banking dan lakukan Hide.
5. Done!

Bagaimana? mudah sekali bukan, tentu saja aplikasi ini memang di buat khusus untuk hal tersebut, menariknya masih banyak hal hebat yang bisa di lakukan oleh Magisk Manager tersebut, sehingga penggunaannya akan semakin Flexible dan nyaman.

Dengan keuntungan ini tentu saja kalian akan mendapatkan efek ganda, satu sisi kalian akan mendapatkan Full Akses ROOT dan satu sisinya lagi Akses ROOT ini tidak akan mengganggu aplikasi lain.


Tetapi, jika cara diatas gagal, maka silahkan lakukan beberapa hal di bawah ini :


  • Lakukan Factory Reset / Full Wipe.
  • Gunakan Aplikasi Magisk Manager versi yang lain, palin terbaru atau versi terdahulunya.
  • Lakukan ROOT ulang.
  • Pastikan Izin ROOT di berikan untuk aplikasi Magisk Manager.
  • Jika masih bermasalah, lakukan Flash ulang.


Dengan demikian, harusnya saat ini kalian tidak memiliki masalah lagi dengan aplikasi Mobile Banking tersebut, apalagi jika hal ini yang membuat kalian mengurungkan niat untuk melakukan ROOT, tentu saja ini bukan menjadi alasan lagi, mengingat cara mengatasinya yang begitu mudah untuk dilakukan orang awam sekalipun.

Tetapi, jika memang tidak ada kerperluan kalian untuk melakukan ROOT, kami sarankan memang jangan lakukan ROOT, karena jika kalian sudah nyaman dengan kondisi default, maka jangan pernah melakukan ROOT jika tidak ada kebutuhan khusus.

Jika memang kalian memerlukan ROOT dan juga memerlukan aplikasi Banking, maka salah satu caranya bisa dengan menerapkan cara diatas, semoga bermanfaat. P.AW ~ DRD

Cara kembalikan IMEI Android yang hilang (MediaTek)

Restore IMEI Android (MTK)

Salah satu hal paling penting yang harus ada di sebuah smartphone Android dan OS lainnya memang adalah IMEI, tanpa IMEI jelas saja kalian tidak akan bisa menikmati layanan jaringan Provider, karena mekanismenya adalah jika smartphone anda menggunakan nomor IMEI yang valid dan di kenali, maka setelahnya pihak Provider akan memberikan layanannya, yaitu berupa jaringan koneksi yang biasanya kita sebut sebagai Signal Hape.

Nah, ada sebuah kasus unik dimana pad sebuah smartphone Android IMEI tersebut menjadi hilang! apa tidak salah? iya benar-benar hilang, ketika di cek nomor IMEI memang tidak ada sama sekali, sehingga dampaknya adalah jaringan provider telekomunikasi tidak akan muncul, selama IMEI tersebut tidak di recover oleh pemiliknya.

Kehilangan nomor IMEI ini bukan tanpa sebab, karena biasanya IMEI ini menjadi hilang karena pengguna Smartphone Android tersebut melakukan beberapa hal dibawah ini :


  • Flashing (hampir 98% kasus karena ini)
  • Factory Reset
  • Firmware Crash

Dari ketiga hal diatas, biasanya masalah IMEI hilang ini memang diakibatkan oleh kegiatan Flashing atau kerap disebut dengan Flash, karena pada dasarnya jika kalian melakukan Flash, maka sudah pasti semua komponen Firmware akan diperbaharui, sehingga bisa jadi nomor IMEI yang di input secara manual sebelumnya oleh vendor juga akan hilang.

Hampir semua kasus kehilangan IMEI ini terjadi pada sebuah smartphone Androi dengan Processor MediaTek, untuk Processor Qualcomm Snapdragon kami kira tidak pernah terjadi sebelumnya, maka dengan demikian tutorial ini khusus ditujukan untuk para pengguna Android dengan mesin MediaTek saja.

Untuk variant lain, seperti Processor Exynos dan Kirin, cara penanganannya akan berbeda dan jangan pernah sekali-kali menerapkan cara ini pada Android dengan Processor selain MediaTek, karena bisa jadi hal yang buruk akan terjadi.

Sebenarnya ada banyak cara untuk mengembalikan IMEI pada Android MTK tersebut, hanya saja disini kami hanya pernah mencoba salah satu cara paling pendek yang akan kami bahas dibawah ini dan tentu saja setelahnya IMEI yang hilang kembali tercover dengan baik, setelahnya Smartphone Android tersebut bisa mendapatkan Signal lagi seperti sediakala.

Penting untuk kalian ketahui, bahwa ada 2 buah syarat utama yang harus kalian penuhi sebelum mengikuti cara dibawah ini, yaitu adalah sebagai berikut :


1. ROOT


Ini adalah syarat utama, karena tanpa ROOT maka tutorial dibawah ini tidak akan bisa kalian lakukan, karena cara yang akan kita tempuh ini adalah cara manual, jadi IMEI akan di Generate secara manual ke System, sehingga di perlukannya akses ROOT, maka pastikan device kalian dalam kondisi ROOTED sebelum mengikuti cara dibawah ini.


2. Tahu Nomor IMEI yang hilang tersebut


Ini adalah salah satu syarat penting, karena disini kita akan "Push" IMEI secara manual, tentu saja kalian perlu memasukan nomor IMEI yang ada pada smartphone Android kalian dengan benar, jika salah maka akan terjadi invalid pada NVRAM, sebagai akibatnya smartphone Android kalian akan Brick, jadi berhati-hatilah.

Untuk melihat nomor IMEI tersebut sebenarnya mudah saja, bisa di lakukan dengan 2 cara dibawah ini (jika kondisi smartphone kalian sudah hilang IMEI-nya) :


# Dari kotak dus smartphone


Pastinya setiap dus atau kotak smartphone itu memiliki IMEI yang tertempel pada bagian samping atau belakang dus smartphone tersebut, kecuali jika kalian membelinya secara ilegal, biasanya nomor IMEI ini di tempel dengan sticker khusus, tetapi jika kotak dus smartphone Android kalian hilang maka silahkan cari dengan menggunakan cara ke-2.


# Di dalam Smartphone Android anda


Selain itu kalian juga bisa melihat informasi IMEI tersebut tertempel pada bagian dalam smartphone Android anda, biasanya letaknya di baterai atau di belakang dudukan baterai, sehingga kalian mesti membongkar smartphone Android yang anda miliki terlebih dahulu untuk bisa mengetahui nomor IMEI yang hilang tersebut.

Jika sudah kalian pastikan nomor IMEI tersebut, maka langkah selanjutnya adalah dengan mendownload dan menginstall alat-alat yang di butuhkan, pada kasus kali ini kita akan membutuhkan bantuan PC untuk melakukan generate IMEI, berikut adalah alat yang mesti di penuhi :



Cara Kembalikan IMEI Android yang hilang


Pastikan semua hal yang kami sampaikan dibawah ini, bisa untuk kalian ikuti semuanya, karena kalau sudah sesuai dengan apa yang kami tulis, maka hasilnya pasti akan memuaskan.

1. Silahkan Extract dulu MTK IMEI Write Tool di PC / Laptop yang kalian miliki.
2. Setelahnya buka aplikasinya, hiraukan saja bahasanya memang aneh, tetapi tenang saja akan kami pandu.
3. Jika aplikasi telah terbuka silahkan tekan Y dan Enter.

Restore IMEI Android (MTK)

4. Selanjutnya silahkan masukan IMEI 1, pastikan tidak ada kesalahan dalam Input IMEI, gambarannya akan seperti di bawah ini, lalu tekan Enter.

Restore IMEI Android (MTK)

5. Masukan lagi IMEI 2 (Jika Dual SIM), jika Single SIM masukan saja nomor IMEI 1 lagi dan tekan Enter.

Restore IMEI Android (MTK)

6. Pada tahap ini kalian sudah berhasil melakukan Generate IMEI, selanjutnya buka Folder MTK IMEI Write Tool dan temukan file bernama IMEI.bak dan Copy atau pindahkan ke Internal Storage Smartphone Android kalian.

Restore IMEI Android (MTK)

7. Install Mobile Uncle Tool di Android kalian.
8. Buka aplikasi tersebut dan pilih opsi IMEI Backup.
9. Terakhir, lakukan Restore pada file IMEI.bak yang sudah kalian Copy Paster sebelumnya,
10. Lakukan Reboot.
11. Selamat! nomor IMEI di Android kalian sudah kembali.
12. Done!

Dengan demikian, cara untuk mengembalikan IMEI Android khusus mesin MediaTek sudah kalian lakukan, hanya saja kami tidak menjamin cara ini sepenuhnya berhasil, di beberapa smartphone Androi dengan versi OS Android yang berbeda, mungkin cara diatas tidak akan berhasil.

Selain itu kami juga tidak bertanggung jawab jika terjadi hal yang lebih parah lagi, karena jika satu angka saja kalian salah menginput nomor IMEI, maka cerita akhirnya akan berbeda.

Maka dari itu lakukan dengan hati-hati, kalau bisa silahkan cek IMEI yang kalian input, pastikan sama dan yang paling penting pastikan hanya menggunakan nomor IMEI yang memang teruntuk untuk Smartphone Android kalian, jangan gunakan sembarang nomor IMEI, itu akan sangat berbahaya. P.AW ~ DRD

Cara masuk ke mode Fastboot Xiaomi


Sama seperti device Android kebanyakan di luar sana, device Xiaomi sendiri juga di bekali dengan system Fastboot, di mana di ketahui system Fastboot ini dapat di manfaatkan dalam berbagai macam kepentingan, salah satunya adalah untuk melakukan flash ulang firmware pada device tersebut, namun tahukah kalian bagaimana cara mengakses mode Fastboot tersebut secara manual atau otomatis?

Umumnya mode Fastboot ini dapat di akses kapan saja, jika masih ada daya baterai pada smartphone kalian, memasuki mode Fastboot ini juga terhitung gampang, namun perlu kalian ketahui dengan masuknya kalian ke mode Fastboot maka langkah selanjutnya di butuhkan kemampuan PC atau Laptop untuk bisa menggunakan mode Fastboot ini seperti melakukan flash ulang atau bahkan menginstall tool seperti TWRP hingga Custom Kernel.

Mode Fastboot ini dapat di akses oleh semua jenis smartphone Xiaomi meski dalam keadaan Locked Bootloader kalian masih tetap bisa masuk pada mode ini, hanya saja pada kondisi Locked Bootloader, mode ini tidak bisa di gunakan secara biasa, karena mode ini memang khusus di peruntukan untuk device yang sudah Unlock Bootloader.


Masuk ke Fastboot Mode Xiaomi


Sejauh ini ada 2 buah cara yang paling efektif dan tepat untuk masuk ke mode Fastboot Xiaomi pada device Xiaomi, cara yang pertama adalah dengan mematikan (Power Off) device kalian terlebih dahulu hingga benar-benar mati total, selanjutnya pada kondisi mati total ini kalian bisa menekan tombol Volume Down (-) dan Power bersamaan, dan seketika itu juga otomatis kalian akan di bawa pada mode Fastboot Xiaomi.

Lalu, cara yang kedua adalah dengan menggunakan kemampuan ADB pada PC atau Laptop kalian, cara ini dapat kalian lakukan jika tombol Volume Down atau Power kalian bermasalah, langkahnya antara lain adalah :


Cara akses Mode Fastboot Xiaomi


  1. Download dan Install dulu ADB Driver pada device kalian, silahkan pilih satu dari beberapa ADB dan Fastboot Driver di bawah ini :


  1. Silahkan buka Command Prompt (CMD) pada direktori driver ABD dan Fastboot yang sudah kalian install, cara cepatnya silahkan ikuti cara ini :


  1. Dalam keadaan smartphone menyala, koneksikan device kalian ke PC dengan kabel USB.
  2. Ketikan perintah ini

adb devices

  1. Lalu setelah device kalian terbaca, masukan perintah 

adb reboot bootloader

  1. Secara otomatis device kalian sudah masuk dalam Mode Fastboot.

Ciri-ciri device kalian sudah masuk dalam mode Fastboot adalah dengan munculnya sebuah gambar kelinci yang memperbaiki robot Android dan di barengi di bawahnya tulisan Fastboot, sampai sini kalian sudah berhasil masuk mode Fastboot, langkah selanjutnya tinggal kalian sesuaikan saja dengan kebutuhan kalian, seperti apakah akan melakukan flash ulang atau bahkan menginstall TWRP, untuk cara keluar dari Fastboot mode Xiaomi ini juga sama gampangnya seperti cara memasuki mode tersebut.

Namun, sekali lagi ingat! bahwa mode Fastboot ini hanya akan berkerja jika device Xiaomi kalian sudah berada di kondisi Unlock Bootloader, dan hal ini berlaku pada semua jajaran smartphone Xioami setelah seri Xiaomi Mi4C keatas, di bawah periode tersebut, kalian masih bisa menggunakan mode Fastboot tersebut secara leluasa. P.AW ~ DRD

1/07/2020

Cara Install TWRP di Redmi 8 (Olive)

TWRP Redmi 8, Install TWRP Redmi 8, Pasang Redmi 8, Download TWRP Redmi 8 Olive, Panduan TWRP Redmi 8, Tutorial cara TWRP Redmi 8, TWRP Redmi 8 Bootloop, Solusi TWRP Redmi 8 Olive

Redmi 8 memang menjadi salah satu Smartphone Android yang memiliki daya tarik tersendiri untuk kelas Entry-level, jika kita lihat dari segi Spesifikasi dan Desain dari Smartphone Android tersebut, maka bisa kita simpulkan Redmi 8 adalah Smartphone Android paling terbaik dikelasnya.

Dengan harga jual yang sangat terjangkau, maka Smartphone Android satu ini memang sangat layak untuk masuk daftar Perimbangan Smartphone Android yang patut untuk dimiliki, karena seperti yang terlihat Spesifikasi dari Redmi 8 tersebut terlihat cukup seimbang dari berbagai aspek.

Seperti aspek Kamera yang sudah menggunakan konfigurasi Dual Kamera, CPU dan RAM yang mumpuni, daya tahan baterai yang bagus, dukungan Custom ROM MIUI terbaru dan yang paling menarik adalah Desain dari Smarrtphone Android satu ini memang tidak terlihat pasaran.

Meski demikian, kalian memang tidak boleh membandingkan Smartphone Android ini dengan level Smartphone Android diatasnya, seperti membandingkannya dengan Smartphone Android kelas menengah, tentu saja hal tersebut akan berbeda.

Tetapi, jika kalian membandingkannya dengan Smartphone Android sejenis dikelas yang sama, maka kami berani bilang, Redmi 8 ini memang hampir tidak punya lawan, karena setau kami yang terbaik dikelasnya sekarang, memanglah Redmi 8 tersebut saja.

Karena Redmi 8 itu masih merupakan sebuah keluarga dari lini seri Xiaomi, meski sudah berjalan dengan Brand Independen sendiri, yaitu adalah Redmi.

Pada kenyataannya, semua hal terkait urusan Komunitas, Maintenance, Support, Resource dan Tool yang digunakan, maka tidak ada bedannya dengan tipe Smartphone Android Xiaomi lain.

Karena Komunitas di Smartphone Android Xiaomi ataupun Redmi yang sudah sangat besar dan sudah tumbuh sejak lama, maka beragam hal menarik untuk Redmi 8 tersebut akan cepat tersedia.

Seperti yang akan kita bahas kali ini, yaitu adalah terkait penggunaan Custom Recovery (TWRP) yang sekarang sudah bisa kalian pasangkan di seri Smartphone Android Redmi 8 tersebut dengan mudah dan Stable.

Tetapi, sebelum itu Custom Recovery yang akan kami bagikan kali ini, ialah khusus untuk pengguna Redmi 8 saja, dan tidak bisa digunakan untuk seri Smartphone Android Redmi / Xiaomi lain, karena pastinya tidak akan cocok dan jika dipaksakan, maka hasilnya mungkin akan berantakan atau parahnya akan membuat Samrtphone Android kalian Brick atau rusak.


TWRP khusus untuk pengguna Redmi 8 (Olive)


Nah, disini akan kami tekankan sekali lagi, karena pada dasarnya artikel tutorial ini, khusus hanya kami buatkan untuk para pengguna Redmi 8 dengan Codename Olive saja dan kalian tidak boleh salah dalam menggunakan jenis TWRP tersebut, karena akan berakibat fatal untuk Smartphone Android kalian.

Seperti yang kalian ketahui, pada tahun ini Redmi secara resmi memperkenalkan dan menjual variant baru dari lini seri Redmi 8 tersebut dan faktanya seri Redmi 8 tersebut hadir dalam 2 buah variant versi yang berbeda.

Satu diantaranya adalah seri Reguler dengan Codename Olive yang akan menjadi object pembahasan kita kali ini dan satu lainnya adalah versi terendah dari seri Redmi 8 tersebut, yaitu adalah Redmi 8A dengan Codename Olivelite.

Dengan penjelasan diatas, maka disini kalian tidak boleh memasangkan TWRP untuk Redmi 8 (Olive) tersebut ke Smartphone Android Redmi 8A (Olivelite), karena memang tidak bisa dilakukan dan tidak boleh sampai dilakukan, dengan alasan ketidakcocokan hardware tersebut.

Membedakan seri Redmi 8 (Olive) dan Redmi 8A (Olivelite) tersebut memang cukup membingungkan untuk para pengguna Smartphone Android pemula, karena selain nama seri yang cukup mirip, Codenamenya pun juga cukup mirip untuk dilihat.

Maka, untuk memastikan agar kalian tidak salah dalam mengidentifikasi seri dari Redmi 8 yang kalian gunakan sekarang, silahkan lihat Perbandingan dan Perbedaan antara Redmi 8 dan Redmi 8A dibawah ini, agar jelas.


Jika, kalian sudah memastikan bahwa Smartphone Android yang kalian gunakan sekarang adalah Redmi 8 (Olive), maka kalian sudah bisa melanjutkan bacaan artikel ini sampai selesai.

Namun, sebelum itu ada baiknya kalian untuk menambah pengetahuan kalian dulu dengan beberapa informasi dibawah ini, jika kalian adalah seorang yang sudah Advanced, kalian bisa langsung masuk ketahap Tutorial utamanya saja dibawah ini.


Apa itu TWRP di Redmi 8?


Baiklah, ini adalah informasi pelengkap saja, seperti yang kalian ketahui, OS Android itu sejatinya memang bisa menggunakan sebuah Tool Maintenance yang kerap disebut dengan Recovery.

Sejatinya, Smartphone Android Redmi 8 tersebut memang sudah dibekali Tool Recovery secara default dan nama dari Tool Recovery tersebut adalah Mi Recovery, lalu apa yang dimaksud dengan TWRP?

Disinilah perbedaannya, jika Mi Recovery itu adalah Stock Recovery (Bawaan), maka TWRP itu adalah jenis Custom Recovery yang bisa kalian Install sesuka hati kalian, karena pada dasarnya Mi Recovery itu memang dibuat dengan kemampuan yang terbatas.

Sehingga, disini kalian memerlukan sebuah Custom Recovery yang lebih Powerful yang bisa digunakan untuk beragam hal, disinilah TWRP tersebut akan sangat berguna dan terlihat sangat hebat dibandingkan Mi Recovery.

Jadi, jika kita artikan, maka TWRP disini adalah sebuah Custom Recovery yang akan kita pasangkan untuk mengganti (Replace) Mi Recovery (Stock) untuk tujuan penggunaan yang lebih luas.

Lalu, seperti apa sih maksud manfaat dari penggunaan TWRP tersebut? apakah memang sehebat itu?


Fungsi & Kegunaan TWRP


Melanjutkan pembahasan diatas, pada penjelasan sebelumnya kami memang menyinggung terkait penggunaan yang lebih luas.

Maksudnya adalah terkait dengan Fungsi dan Kegunaan yang lebih kaya dari Stock Mi Recovery, yaitu adalah sebagai berikut :


  1. Tool Recovery Professional
  2. Bisa untuk menerapkan ROOT
  3. Bisa untuk melakukan Advanced Wipe (Factory Reset)
  4. Bisa menggunakan kemampuan USB Storage (MTP)
  5. Dapat digunakan untuk menginstal Custom ROM
  6. Dapat digunakan untuk mengupdate ROM MIUI
  7. Dapat digunakan untuk melakukan Flash file berjenis Image (.img)
  8. Memiliki kemampuan layar sentuh
  9. Memiliki Fitur penggantian Themes
  10. Memiliki Opsi Reboot ke beragam Mode
  11. Bisa mengeksekusi beragam Script dan Mod
  12. Menjadi sebuah Custom Recovery paling Populer dan Terbaik selama bertahun-tahun


Nah, dari beberapa Point diatas, bisa kalian simpulkan sendiri, bahwa sejatinya TWRP ini memang memiliki banyak kelebihan dari Stock Recovery Redmi, yang memang hanya diperuntukan untuk fungsi Upgrade ROM saja.

Maka, wajar jika banyak pengguna Smartphone Android lain yang memang menyukai TWRP dibandingkan dengan Stock Recovery.

Karena, banyak permintaan terkait Cara Install TWRP di Redmi 8 tersebut, maka disini kami akan buatkan Tutorial tersebut agar mudah untuk kalian terapkan dan ikuti.

Lalu, apakah ada kekurangan dari TWRP tersebut?

Pada faktanya, hampir tidak ditemukan kekurangan dalam hal terkait TWRP tersebut, selebihnya yang kalian dapatkan hanyalah keuntungan saja.

Tetapi, perlu digaris bawahi, TWRP tersebut harus dibuat dengan Prosedur yang benar, oleh tangan para terampil yang sudah terpercaya, seperti TWRP yang akan kami bagikan dibawah ini, tidak usah diragukan lagi dari mana sumbernya, karena TWRP tersebut datang dari sumber terpercaya yang dibuat oleh developer handal.

Namun, sebelum kita masuk pada pembahasn utama kita, disini ada beberapa persyaratan yang harus kalian penuhi, jika ingin menggunakan TWRP di Smartphone Android Redmi 8 tersebut.

Persyaratan dibawah ini mutlak harus kalian penuhi, apa saja persyaratn tersebut? silahkan ikuti dengan teliti dan pastikan sama dengan apa yang kami jelaskan dibawah ini.


Unlock Bootloader Redmi 8


Ini adalah syarat paling utama, jika kalian memang ingin menggunakan TWRP di Redmi 8 yang kalian miliki, karena TWRP ini baru bisa digunakan ketika Smartphone Android Redmi 8 itu sudah berada dalam kondisi Unlock Bootloader.

Sejatinya, secara default Redmi 8 itu dijual dalam kondisi Locked Bootloader, sehingga kalian harus melakukan metode Unlocking untuk mendapatkan kondisi yang sudah disyaratkan tersebut, karena dalam metodenya.

Pemasangan, TWRP ini baru bisa dilakukan ketika Smartphone Android Redmi 8 sudah memiliki kemampuan Fastboot yang hanya bisa didapatkan ketika sudah mencapai kondisi Unlock Bootloader.

Maka, silahkan lakukan Unlock Bootloader dulu jika belum, untuk tutorialnya, silahkan ikuti perintah dibawah ini :



Fastboot Driver


Selanjutnya, perlu kalian ketahui, bahwa pada metode ini kita akan melibatkan media pendukung lain, yaitu adalah Perangkat Komputer, dalam kasus ini kita akan menggunakan PC / Laptop dengan OS Windows.

Dalam metodenya sendiri, kita disini akan membutuhkan sebuah File khusus yang bernama Fastboot Driver, maka silahkan gunakan 1 dari beberapa Fastboot Driver yang sudah kami sediakan dibawah ini :


Setelahnya, langsung saja letakan / install Fastboot Driver tersebut ke PC / Laptop Windows yang kalian gunakan sekarang ini.


Redmi USB Driver


Karena disini kita menggunakan Perangkat Komputer, maka pastinya disini kita butuh sebuah Driver USB khususagar koneksi dari Redmi 8 yang kalian sambungkan dari Kabel USB bisa terbaca dengan baik pada OS Windows.

Sebenarnya, scene ini hanya bersifat optional saja, kalian bisa saja lanjut ke persyaratan berikutnya, hanya saja disini tetap kami sertakan, karena ada beberapa kondisi dimana koneksi dari Redmi 8 tersebut tidak bisa terbaca pada OS Windows.

Maka, untuk solusinya, kalian harus menginstall Redmi USB Driver tersebut pada OS Windows, selain itu lebih baik kalian Installkan saja, untuk berjaga-jaga, jika nanti mungkin akan terjadi sesuatu yang tidak terduga.



Fastboot Mode


Seperti yang sudah kami singgung sebelumnya, metode ini mengharuskan kalian untuk menggunakan kemampuan Fastboot untuk bisa menginstall TWRP pada Redmi 8, maka dengan demikian disini kalian harus membuat Redmi 8 kalian masuk ke dalam Mode Fastboot.

TWRP Redmi 8, Install TWRP Redmi 8, Pasang Redmi 8, Download TWRP Redmi 8 Olive, Panduan TWRP Redmi 8, Tutorial cara TWRP Redmi 8, TWRP Redmi 8 Bootloop, Solusi TWRP Redmi 8 Olive

Secara default, semua Smartphone Android dari Xiaomi ataupun Redmi itu memang memiliki Mode Fastboot yang bisa diakses kapan saja, sehingga dalam pemasangan TWRP ini, kalian harus membuat Redmi 8 masuk kedalam Mode Fastboot.

Jika, tidak tahu caranya, silahkan ikuti tutorialnya dibawah ini :



File TWRP


Inilah hal yang paling penting pada tutorial kita kali ini, yaitu adalah File TWRP yang akan menjadi bahan utama pada tutorial kali ini.

Silahkan Download salah satu File TWRP untuk Redmi 8 melalui Link Download dibawah ini :


Setelahnya, silahkan letakan didalam Folder Fastboot Driver dan Rename File TWRP yang sudah kalian Download tersebut, menjadi twrp.img seperti ini :

TWRP Redmi 8, Install TWRP Redmi 8, Pasang Redmi 8, Download TWRP Redmi 8 Olive, Panduan TWRP Redmi 8, Tutorial cara TWRP Redmi 8, TWRP Redmi 8 Bootloop, Solusi TWRP Redmi 8 Olive

Perlu kalian ketahui, TWRP yang digunakan pada kesempatan kali ini adalah versi Unofficial dan jika kalian ingin menggunakan TWRP Redmi 8 buatan Altsec, maka kalian juga harus meletakan File VBMETA kedalam Folder Fastboot tersebut.

Meski bersifat Unofficial, faktanya TWRP ini sudah Stable dan tidak memiliki Bugs yang berarti, sehingga akan sangat Powerful untuk digunakan secara normal seperti biasanya.

Jika, nantinya ada versi Official dari TWRP yang sudah rilis untuk seri Redmi 8, maka akan kami Update secepatnya.


File DM-Verity (No-Verity Encrypt)


Selanjutnya, ada sebuah File yang teramat penting penggunaanya yang harus kalian pasangkan / flash setelah TWRP tersebut terpasang pada Redmi 8 tersebut.

Karena, biasanya setelah pemasangan TWRP, maka Smartphone Android Redmi 8 akan mengalami Bootloop, maka disinilah fungsi dari File DM-Verity tersebut, yaitu untuk menghindari atau mengatasi masalah Bootloop tersebut.

Sehingga, silahkan Download File DM-Verity dibawah ini dan langsung saja letakan pada Internal Storage Redmi 8, pada tempat atau lokasi yang mudah untuk kalian temukan nantinya.



Kondisi Ideal dalam pemasangan TWRP


Ini adalah hal yang juga harus kalian perhatikan, jika ingin memasangkan TWRP pada Smartphone Android Redmi 8 yang kalian miliki, karena kondisi ini juga merupakan sebuah faktor krusial yang akan menentukan sukses atau tidaknya pemasangan TWRP tersebut pada Redmi 8.

Maka, sebisa mungkin kalian harus bisa memenuhi, kondisi Ideal dibawah ini :


  1. Kapasitas Battery minimal 50%
  2. Menggunakan Kabel Data bawaan (OEM) atau yang kualitasnya baik
  3. Pastikan Port USB tidak gangguan
  4. Pastikan File TWRP yang didownload diatas tidak Corrupt
  5. Pastikan semua persyaratan diatas sudah kalian penuhi dan ikuti


Jika, kondisi Ideal diatas sudah dapat kalian penuhi, maka sekarang ini kalian sudah siap untuk bisa memasangkan TWRP pada Smartphone Android Redmi 8.


Cara Pasang TWRP di Redmi 8 (Olive)



  1. Hubungkan Redmi 8 (Mode Fasboot) ke PC / Laptop Windows dengan Kabel USB.
  2. Setelahnya buka aplikasi Command Prompt (CMD) pada PC Windows dan lokasikan ke Folder Fastboot, silahkan itu cara dibawah ini untuk shortcut atau cara cepatnya :
  1. Selanjutnya, untuk menginstall TWRP silahkan masukan perintah ini pada jendela CMD :
fastboot flash recovery twrp.img
  1. Khusus pengguna TWRP Redmi 8 (Altsec), setelah memflash File TWRP tersebut, kalian juga harus melakukan Flash File VBMETA, dengan command dibawah ini :
fastboot flash vbmeta.img
  1. Jika, muncul Status Okay, maka kalian sudah berhasil untuk memasangkan TWRP pada Redmi 8.
  2. Selanjutnya, silahkan masuk ke Mode TWRP dengan memasukan perintah ini :
fastboot boot twrp.img
  1. Secara otomatis Redmi 8 kalian akan reboot dan akan masuk ke Mode TWRP.
  2. Jika sudah masuk ke Mode TWRP, segera Flash File DM-Verity yang telah kalian Download sebelumnya.
  3. Setelah proses Flash File DM-Verity selesai, lakukan Reboot.
  4. Booting pertama biasanya cukup lama, bisa memakan waktu hingga 15 menit atau lebih.
  5. Done! selamat menikmati TWRP pada Redmi 8



Cara lain?


Mungkin ada sebagian dari kalian yang akan menanyakan hal ini, maka sebaiknya kami jawab saja terlebih dahulu, apakah ada cara lain selain menggunakan metode diatas?

Sebenarnya ada dan masih ada beberapa metode lainnya, tetapi cara diatas yang kami jelaskan tersebut, ialah cara yang paling mudah untuk kalian lakukan atau kalian ikuti, meskipun kalian adalah pengguna baru atau awam.

Namun, kami juga akan bersikap wajar, jika pada kondisinya kalian tidak memiliki media pendukung seperti PC / Laptop, maka dengan demikian kalian bisa mencoba menggunakan metode Install TWRP lain yang bisa kalian pilih dan ikuti melalui beberapa panduan didalam halaman dibawah ini :


Namun, kami tegaskan sekali lagi, sebenarnya cara yang paling mudah untuk memasangkan TWRP Recovery pada Redmi 8, memanglah dengan menggunakan cara yang sudah kami jelaskan diatas.

Tetapi, disini kalian masih tetap memiliki pilihan untuk bisa menggunakan opsi lainnya, dari halaman panduan yang telah kami bagikan diatas, intinya lakukan semuanya dengan teliti dan benar, karena masing-masing Cara Install TWRP itu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, begitu pula dengan resikonya.

Dengan demikian, selesai sudah pembahasan kita kali ini, jika kalian bisa mengikuti semua hal yang sudah kami jelaskan diatas dan kalian bisa untuk menerapkan kondisi ideal yang sudah kami sebutkan sebelumnya.

Maka, kami pastikan setelah kalian mengikuti Tutorial diatas, pastinya metode yang kami gambarkan diatas akan memberikan keberhasilan untuk kalian.

Tetapi, jika pada akhirnya pemasangan TWRP tersebut gagal, mungkin kalian perlu memerika File TWRP yang kalian Download, mungkin saja terjadi Curropt pada File TWRP Redmi 8 tersebut, sehingga kalian harus melakukan Download ulang terhadap File TWRP tersebut.

Jika, semuanya sudah benar, maka harusnya sekarang kalian sudah bisa menikmati dan sudah bisa langsung menggunakan TWRP tersebut.

Setelah ini, silahkan saja sesauiakan dengan apa yang ingin kalian lakukan, apakah kalian ingin melakukan ROOT, memasangkan MOD tertentu, melakukan WIPE atau semacamnya, semua hal tersebut sudah bisa kalian terapkan, jika TWRP sudah terpasang dengan sempurna di Smartphone Android Redmi 8 tersebut.

Akhir kata, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kalian, apa yang kalian inginkan bisa tercapai dan semoga hari kalian menyenangkan. P.AW ~ DRD