10/11/2020

Download Magisk Manager Versi Terbaru

Download Magisk Manager, Latest Magisk Manager, Magisk Manager 7.3.5, Magisk Manager 7.3.4, Magisk Manager Terbaru, Download Magisk Manager New Versiom, Latest Version Magisk Manager, Android Magisk Manager

Jika dulu kita mengenal SuperSU sebagai sebuah module untuk mendapatkan akses ROOT, maka sekarang ini ada lagi pesaingnya dan kami pikir Module ini lebih baik dari SuperSU dan itu adalah Magisk.

Tool Module ini memang sangat populer di gunakan akhir-akhir ini, karena penggunaannya yang lebih flexible di bandingkan dengan SuperSU, karena hal paling hebat dari Magisk adalah yaitu teradapat pada fitur Systemless-nya yang memang akan sangat berguna di beberapa kondisi.

Selain itu Magisk ini juga bisa diandalkan untuk bisa melakukan ROOT hampir disemua Smartphone Androi dari berbagai Versi OS yang ada sekarang ini, selain itu Magisk ini juga menyertakan sebuah Tool Manager yang di sebut dengan Magisk Manager.

Pada aplikasi ini kalian akan di sugihkan beragam fitur, seperti fitur yang paling menarik menurut kami yaitu adalah Magisk Hide, dengan fitur ini maka sudah jelas aplikasi yang sebelumnya tidak bisa berjalan, di karenakan device Android kalian sudah ROOT, maka dengan fitur ini aplikasi yang sebelumnya tidak bisa di gunakan, kini sudah bisa di gunakan dengn lancar.

Itulah kenapa kami menyebut penggunaan Magisk ini lebih Flexible di bandingkan dengan SuperSU, selain itu di Magisk Manager kalian juga bisa mengatur Permission terhadap aplikasi yang membutuhkan akses ROOT, apakah mau di Izinkan atau di tolak, semua ini bisa kalian atur melalui Magisk Manager.

Secara umum jika kalian melakukan ROOT dengan Magisk dengan menggunakan TWRP, maka Magisk Manager ini juga akan terinstall di Smartphone Android kalian dan akan di anggap sebagai aplikasi System.

Tetapi, kalian juga bisa membuat aplikasi Magisk ini menjadi aplikasi Pre-Installed dengan memasangkannya secara manual, tentu saja kalian harus menghapus aplikasi Magisk yang sudah tertanam sebelumnya di system.

Keuntungan menggunakan aplikasi Magisk non-system ini adalah kalian bisa dengan mudah berganti aplikasi Magisk Manager tersebut, apakah akan menggunakan versi yang lama atau yang baru, karena bagi sebagian orang, menggunakan aplikasi Magisk Manager versi baru tidak se-enak menggunakan yang versi lama, tentu saja setiap orang akan berbeda-beda pendapatnya.

Jika memang di aplikasi baru terdapat Bugs, seperti aplikasi Mobile Banking yang tidak bisa berkerja, maka silahkan saja gunakan yang versi lama, maka dengan demikian silahkan saja sesuaikan versi mana yang menurut kalian paling baik dan nyaman untuk kalian gunakan.

Download Magisk Manager, Latest Magisk Manager, Magisk Manager 7.3.5, Magisk Manager 7.3.4, Magisk Manager Terbaru, Download Magisk Manager New Versiom, Latest Version Magisk Manager, Android Magisk Manager

Disini kami punya beberapa koleksi aplikasi Magisk Manager, hanya saja di mulai dari versi 7 saja, karena di versi 7 ini, Magisk Manager sudah bisa berjalan dengan sangat sempurna hampir di semua versi Android yang ada saat ini, berikut adalah versi Magisk Manager dari yang lama hingga yang terbaru yang bisa kalian download secara langsung dan gratis.


Password : dadroidrd.com

** Selalu di update jika ada versi baru yang keluar

Cara pemasangannya pun cukup mudah kalian hanya perlu mendownloadnya, lalu menginstallnya seperti biasa, tetapi sebelum itu pastikan dulu fitur Unknown Source-nya aktif, karena disini kalian akan menginstall aplikasi di luar dari Google Play Store.

Dengan langkah tersebut maka sekarang Magisk Manager bukan menjadi aplikasi System lagi, melainkan hanya berupa aplikasi Installed biasa yang bisa dengan mudah kalian hapus atau perbaharui, selamat menikmati. P.AW ~ DRD

10/10/2020

Cara menggunakan fitur Connect with Mi Assistant Xiaomi / Redmi (Semua Tipe)

arti connect with mi assistant

Produk Smartphone Android Xiaomi dan Redmi memang hebat dalam berbagai aspek, terlebih harga jual dari kedua buah Brand Smartphone Android tersebut yang memang sangat bersaing dan menjadi salah satu Brand yang memang Best Value untuk bisa kalian miliki sekarang ini.

Ada begitu banyak keunggulan pada kedua buah Brand Smartphone Android satu ini, sehingga wajar saja hingga sekarang ini, Brand Smartphone Android Xiaomi dan Redmi tersebut, masih banyak disukai oleh banyak orang dari seluruh dunia.

Jika, kita berbicara terkait fungsi, maka tidak akan ada bedanya dengan Brand Smartphone Android lain pada umumnya, namun jika kita bicara terkait pembahasan yang lebih teknis, maka disini akan terlihat betapa begitu hebatnya kedua buah Brand Smartphone Android satu ini.

Bagi kalian yang masih belum tahu, kenyataannya Brand Smartphone Android Xiaomi dan Redmi itu sama saja sebenarnya, dulunya Redmi itu adalah bagian dari salah satu lini seri yang ada pada Produk Smartphone Android Xiaomi.

Baru pada tahun 2019 lalu, pihak Xiaomi memutuskan untuk membuat sebuah Sub-Brand baru yang secara khusus menyasar kelas pasar menengah dan bawah dan Brand itu diberi nama Redmi.

Sehingga, sekarang ini Brand utama mereka, yaitu Xiaomi hanya akan berfokus kepada seri Smartphone Android Flagship saja.

Tetapi, diatas kertas, Produk Smartphone Android dari Redmi dan Xiaomi itu memang tidak ada bedanya, seperti masih sama-sama menggunakan Custom ROM MIUI, menggunakan Resource yang sama, menggunakan pemanfaatan Tools untuk kasus maintenance yang sama hingga dengan beragam Tutorial yang sama, dan harga jual yang tentu saja masih tetap sama, yaitu sama-sama tidak membuat kantong merengek.

Satu-satunya yang berbeda hanya terletak pada penamaan Brandnya itu saja, selebihnya memang tidak ada perbedaan lain.

Sehingga, mau kalian menggunakan Smartphone Android dari Xiaomi ataupun Redmi, maka jika kalian ingin mencari sebuah referensi, maka muaranya masih akan tetap sama saja, yaitu pastinya akan bermuara pada Forum Resmi Komunitas MIUI (Xiaomi / Redmi).

Mungkin semua pengguna Smartphone Android dari Xiaomi dan Redmi memang sudah sepakat, bahwa pada dasarnya Produk dari kedua buah Brand satu ini, memang memiliki banyak keunggulan, apalagi jika sudah masuk dalam kasus Kustomisasi.

Sampai saat ini, ROM MIUI yang digunakan pada Produk Smartphone Android Xiaomi dan Redmi itu memang masih menjadi yang terbaik, dalam urusan Kustomisasi tersebut, karena pada ROM tersebut kita bisa mendapati dan menggunakan Ribuan Themes keren, baik itu bisa didapatkan secara gratis ataupun berbayar.

Selain itu, ada begitu banyak fitur unik yang ditambahkan oleh vendor Xiaomi, guna untuk memaksimalkan penggunaan dari ROM MIUI tersebut, selain itu secara default ROM MIUI itu memang sangat cantik dan elegant.

Apalagi, setiap tahunnya pihak Xiaomi, selalu saja memberikan upgrade pada ROM MIUI tersebut, sehingga bisa terlihat lebih modern seperti yang ada sekarang ini.


Hebat dalam urusan Kustomisasi


Seperti yang sudah kami singgung sedikit diatas, Smartphone Android Xiaomi dan Redmi itu memang sangat memuaskan penggunaannya, jika sudah dalam urusan Kustomisasi.

Tetapi, Kustomisasi yang akan kami perjelas disini, bukan seperti Kustomisasi dalam penggunaan Themes, melainkan lebih dari itu yang memang sifatnya sudah lebih teknis.

Sifat Kustomisasi yang kami bahas disini ialah terkait pada urusan Modding dan Maintenance yang jika menggunakan Smartphone Android Xiaomi dan Redmi tersebut, semuanya akan terasa sangat mudah untuk dilakukan, kenapa?

Mudah saja, karena ada bagitu banyak sumber daya yang bisa kalian manfaatkan, baik itu secara resmi langsung dari sumber daya yang didistribusikan oleh pihak vendor.

Bisa juga secara tidak resmi, yaitu hasil buah tangan dari para anggota Komunitas Xiaomi dan Redmi yang memiliki anggota yang sangat banyak tersebut.

Beragam hal hebat akan bisa kalian lakukan dengan mudah, jika menggunakan Produk Smartphone Android dari Xiaomi atau Redmi tersebut, seperti melakukan beberapa hal dibawah ini :

  • Unlock Bootloader.
  • Rooting.
  • Custom Recovery, ROM dan Kernel.
  • Flashing.
  • Debugging.
  • dll.

Selain itu, terkait sumber daya pun juga akan ada banyak sekali, terlebih pihak Vendor Xiaomi sendiri, memang sangat memanjakan para konsumennya dalam segmentasi ini, karena mereka telah banyak mendistribusikan beberapa sumber daya penting dengan sangat cepat dan uptodate, seperti :

  1. Ketersediaan Source Kernel.
  2. Ketersediaan ROM MIUI berbagai versi regional.
  3. Ketersediaan Firmware MIUI berbagai versi regional.
  4. Ketersediaan Tools penting, seperti untuk permasalahan Unlock Bootloader dan Flashing.

Nah, semua hal diatas bisa kalian dapatkan secara resmi dan cuma-cuma alias gratis, inilah hal yang membuat Brand Smartphone Android Xiaomi dan Redmi tersebut, bisa disukai oleh banyak orang.


Sama seperti Smartphone Android pada umumnya


Jika kita lihat, memang ada banyak keunggulan dari kedua buah Brand Smartphone Android tersebut, bahkan beberapa keunggulan tersebut akan sulit untuk kalian dapatkan jika menggunakan Produk Smartphone Android dari Brand lain.

Namun, pada akhirnya Smartphone Android dari Xiaomi dan Redmi itu tetap sama saja seperti Smartphone Android kebanyakan, karena memang masih berjalan pada basis OS Android yang sama, seperti kebanyakan Smartphone Android lainnya.

Dengan kesamaan tersebut, artinya segala macam fitur basic yang ada pada Smartphone Android pada umumnya, jelas saja akan ada pula pada Smartphone Android Xiaomi dan Redmi tersebut, seperti adanya Mode Recovery dan Mode Fastboot.

Untuk fungsi dari kedua buah Mode yang telah kami sebutkan diatas pun sebenarnya juga sama saja, yaitu sama-sama memiliki fungsi yang sangat penting dalam urusan Maintenance ataupun Repairing.

Nah, pada pembahasan kali ini kita akan membahas salah satu fitur atau menu yang ada pada Menu / Mode Recovery pada Smartphone Android Xiaomi dan Redmi tersebut, lalu fitur apa yang kami maksud disini?

Yaitu adalah sebuah menu atau opsi yang bertuliskan Connect with Mi Assistant, kami yakin hanya sedikit dari kalian yang paham dan tahu bagaimana cara menggunakan fungsi dari fitur satu ini.


Arti Connect with Mi Assistant


Sejatinya, fitur atau menu ini hanya bisa kalian dapati ketika telah masuk ke Mode Recovery, karena memang menu fitur ini sengaja dibuat dan bukan diperuntukan untuk para pengguna awam.

Seperti yang sudah kami tekankan diatas, umumnya fitur atau menu ini hanya diperuntukan dalam kondisi urgen atau dalam kondisi tertentu saja, seperti ketika Smartphone Android Xiaomi / Redmi kalian tidak bisa Booting dengan benar atau tidak bisa masuk ke Homescreen, mudahnya kasus ini biasanya disebut dengan Bootloop.

Nah, untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka disini kalian perlu menggunakan fitur yang ada pada Mode Recovery tersebut, untuk membantu kalian dalam mengatasi permasalahan seperti Bootloop yang sudah kami jelaskan diatas.

Salah satu fitur yang bisa dimanfaatkan dari Mode Recovery tersebut ialah menu Connect with Mi Assistant.

Secara umum, fitur ini akan melibatkan sebuah media pembantu lain dalam tindakan teknisnya, dalam kasus ini adalah sebuah Perangkat Komputer Desktop atau Laptop dengan OS Windows.

Artinya, untuk bisa menjalankan atau menggunakan fitur dari Menu Assistant tersebut, kalian memerlukan sebuah Software khusus lagi, yang bernama Mi PC Suite dan Software tersebut harus sudah terinstall pada Komputer / Laptop Windows yang akan digunakan nantinya.


Beberapa fungsi dari fitur Connect with Mi Assistant


Seperti yang sudah kami jelaskan diatas, fitur ini akan sangat berguna dalam situasi tertentu, seperti misalkan Smartphone Android Xiaomi / Redmi kalian sedang mengalami permasalahan Bootloop.

Nah, sejatinya fitur Connect with Mi Assistant tersebut memiliki beberapa fungsi penting yang bisa kalian manfaatkan, yaitu adalah sebagai berikut :

  1. Bisa digunakan untuk melakukan Hard Reset.
  2. Bisa dimanfaatkan untuk mengakses Data / File dari Internal Storage.
  3. Bisa digunakan untuk melakukan Flashing ROM MIUI.
  4. Bisa digunakan untuk melakukan Backup.

Lalu, bagaimana fitur ini bisa dimanfaatkan untuk mengatasi permasalahan seperti Bootloop tersebut?

Mudah saja, karena fitur ini menggunakan system dari ABD yang sudah dipermudah kedalam sebuah Aplikasi / Software yang bernama Mi PC Suite.

Sehingga pada kasus nyatanya, kalian tidak perlu menuliskan perintah seperti untuk menjalankan fungsi ABD Sideload untuk melakukan Flashing / Upgrading versi ROM, cukup hanya dengan fitur Connect with Mi Assistant dan sudah Software Mi PC Suite, maka kalian sudah bisa melakukan hal tersebut.

Menariknya lagi, meski Smartphone Android Xiaomi / Redmi kalian sedang dalam kondisi Bootloop, fitur atau menu Connect with Mi Assistant tetap bisa berfungsi dengan normal.

Lalu, apa saja sih persyaratan untuk bisa menggunakan Fitur atau Menu dari Connect with Mi Assistant tersebut?


Syarat menggunakan fitur Connect with Mi Assistant


Jika kita berbicara terkait persyaratan utama yang harus kalian penuhi, sebelum bisa menggunakan Tool satu ini, maka ada beberapa persyaratan yang harus kalian siapkan sebelumnya.

Seperti yang sudah kami sebutkan diatas, Menu atau Fitur Connect with Mi Assistant tersebut memang memerlukan bantuan dari media lain, yaitu adalah Komputer Desktop / Laptop dengan basis OS Windows.

Sehingga, untuk media penghubungnya jelas saja disini kalian memerlukan sebuah Kabel USB, agar Fitur Connect with Mi Assistant bisa berfungsi ke Software khusus yang akan digunakan di Komputer Desktop / Laptop OS Windows tersebut.

Selanjutnya, untuk bisa menggunakan fitur satu ini, kalian diharuskan menggunakan ROM MIUI resmi, artinya fitur tersebut mungkin tidak akan berkerja pada ROM MIUI hasil Modded dan tidak akan bisa berkerja pada Custom ROM selain MIUI.

Lalu, persyaratan selanjutnya kalian memerlukan sebuah Tools khusus yang bernama Mi PC Suite yang harus kalian install pada Komputer Desktop atau Laptop Windows yang akan digunakan.

Lalu, dimana kalian bisa mendapatkan Aplikasi Mi PC Suite tersebut? kalian tidak perlu kemana-mana, karena disini sudah kami sediakan secara khusus untuk kalian.

Aplikasi Mi PC Suite tersebut, bisa langsung kalian dapatkan melalui halaman yang sudah kami siapkan dibawah ini, sangat kami sarankan agar kalian selalu menggunakan Aplikasi Mi PC Suite versi paling terbaru.


Dalam penggunaannya, kalian perlu Login dengan menggunakan Mi Account untuk bisa menggunakan Aplikasi Mi PC Suite tersebut, Mi Account yang digunakan pun juga harus sama dengan Mi Account yang sudah Logged di Smartphone Android Xiaomi / Redmi kalian.

Nah, disini bisa kita tarik kesimpulan dari persyaratan yang sudah kami jelaskan diatas, adapun beberapa persyaratan yang dibutuhkan tersebut, secara singkatnya adalah sebagai berikut :

  1. Membutuhkan Komputer Desktop / Laptop dengan OS Windows.
  2. Memerlukan Kabel USB.
  3. Harus menggunakan ROM MIUI Resmi.
  4. Menggunakan Aplikasi Mi PC Suite.
  5. Menggunakan Mi Account yang sama pada Aplikasi Mi PC Suite dan di Smartphone.

Sampai sini, selesai sudah semua persyaratan yang dibutuhkan guna untuk bisa menggunakan fitur atau menu dari Connect with Mi Assistant tersebut.

Lalu, bagaimana sih cara menggunakan fitur atau menu Connect with Mi Assistant tersebut? silahkan simak caranya dibawah ini.


Cara menggunakan Menu Connect with Mi Assistant Xiaomi / Redmi


Sebelum kita masuk ke cara kerjanya, akan kami tekankan disini, bahwa pada dasarnya yang akan kami gambarkan dibawah ini, hanya cara untuk bisa menggunakan Fitur Connect with Mi Assistant tersebut dan menghubungkannya dengan Aplikasi Mi PC Suite saja.

Kami tidak akan berbicara terkait hal teknis lain yang bisa dilakukan dengan menggunakan Aplikasi Mi PC Suite tersebut, karena mungkin akan kami bahas pada pembahasan lain yang terpisah dari pembahasan yang ada sekarang ini.

Baiklah, kita masuk ke tata cara penggunaan fitur atau menu Connect with Mi Assistant tersebut, dalam tata cara yang akan kami gambarkan dibawah ini, kami akan menggambarkan cara kerjanya tersebut dari tahap paling awal.

Berikut adalah cara menggunakan fitur Connect with Mi Assistant tersebut.

  1. Matikan Smartphone Android Xiaomi / Redmi kalian.
  2. Setelahnya, silahkan masuk ke Mode Recovery dengan menekan Tombol Volume (+) dan Tombol Power berbarengan, hingga muncul gambar seperti ini :
arti connect with mi assistant
  1. Jika sudah, silahkan pilih menu atau opsi yang bertuliskan Connect with Mi Assistant.
  2. Akan muncul gambar seperti ini :
arti connect with mi assistant
  1. Biarkan saja setelahnya, kemudian buka Aplikasi Mi PC Suite yang sudah kalian Install sebelumnya.
  2. Login dengan Mi Account.
arti connect with mi assistant
  1. Selanjutnya akan muncul gambar seperti ini :
arti connect with mi assistant
  1. Lalu, silahkan sambungkan Smartphone Android Xiaomi / Redmi kalian ke Komputer Desktop / Laptop dengan Kabel USB.
  2. Terakhir, silahkan tekan tombol Refresh agar bisa masuk ke menu utama Aplikasi Mi PC Suite.
  3. Pada tahap ini, kalian sudah berhasil mengkoneksikan Smartphone Android kalian ke Komputer Desktop dengan memanfaatkan fitur Connect with Mi Assistant tersebut.
arti connect with mi assistant
  1. Setelahnya, silahkan sesuaikan dengan apa yang kalian butuhkan.
  2. Done!

Bagaimana jika Smartphone Xiaomi / Redmi tersebut tidak bisa terhubung ke Aplikasi Mi PC Suite?

Mungkin ada beberapa permasalahan disini, untuk mengatasi tersebut, pastikan kalian sudah menginstall Xiaomi / Redmi USB Driver pada OS Windows yang kalian gunakan.

Silahkan Download dan ikuti cara Install USB Driver Xiaomi / Redmi tersebut melalui halaman yang sudah kami buat dibawah ini :


Jika, masih saja tidak bisa terkoneksi, silahkan gunakan Kabel USB lain dan silahkan gunakan Port USB 2.0 dan jangan gunakan Port USB versi 3.0 keatas, mungkin disini masalah utamanya.

Dengan demikian, selesai sudah pembahasan kita yang sangat sederhana kali ini, secara umum fitur atau menu Connect with Mi Assistant yang ada pada Mode Recovery semua Smartphone Android Xiaomi / Redmi tersebut, memang memiliki fungsi yang sangat penting.

Apalagi dalam kasus tertentu, dimana Smartphone Android Xiaomi / Redmi kalian tidak bisa Booting dengan benar, maka fitur satu ini akan sangat berguna dan akan sangat membantu sekali dalam kondisi tersebut.

Namun, sebelum kalian bisa menggunakan fitur satu ini, lebih baik kalian pahami betul dulu terkait penggunaan fitur Connect with Mi Assistant tersebut, serta bagaimana cara kerjanya, supaya kalian tidak kebingungan ditengah jalan nantinya.

Akhir kata, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kalian, semoga apa yang kalian perlukan bisa terpenuhi dan semoga hari kalian menyenangkan. P.AW ~ DRD

10/08/2020

Cara atasi Mode Recovery selalu muncul ketika booting (Xiaomi / Redmi)

Selalu masuk ke dalam Mode Recovery Xiaomi / Redmi

Jika kalian mencari sebuah Smartphone Android yang memang handal dalam beragam urusan dan ramah dikantong, maka sudah pasti salah satu jawabannya pasti adalah Brand Smartphone Xiaomi atau Redmi, kedua buah Brand ini memang sangat terkenal dengan Produk Smartphone Android yang Best Value yang bisa kita dapatkan dipasaran sekarang ini.

Meski berbeda level pasar, sebut saja seperti Xiaomi yang sekarang hanya berfokus pada pasar kelas atas dan Brand Redmi yang sekarang difokuskan ke sektor kelas menengah dan bawah, nyatanya kedua buah Smartphone Android tersebut memang masih tetap menjadi salah satu yang terbaik, jika kita berbicara terkait urusan harga, kualitas dan spesifikasi tentunya.

Salah satu hal yang membuat Brand Smartphone Android Xiaomi dan Redmi tersebut sangat laku dipasaran, selain harga dan spesifikasinya yang sangat bersaing, itu adalah karena Produk Smartophone Android dari ke-2 buah Brand tersebut memang sangat flexible untuk digunakan.

Artinya, dalam penggunaannya tidak akan kaku, seperti produk Smartphone Android Kompetitor, karena jika kalian menggunakan Smartphone Android Redmi dan Xiaomi tersebut, maka kalian akan bisa lebih leluasa untuk disesuaikan dengan gaya pemakaian kalian sendiri.

Karena, sejatinya Smartphone Android Xiaomi dan Redmi tersebut memang sangat mudah untuk di Kustomisasi dari berbagai aspeknya.

Berterima kasihlah kalian, kepada para anggota Komunitas Xiaomi dan Redmi yang sampai sekarang masih menjadi yang paling terbesar, dengan adanya Komunitas tersebut, maka menggunakan Produk Smartphone Android Xiaomi dan Redmi, tidak akan menjadi membosankan lagi.

Karena, ada banyak hal yang bisa kalian implementasikan ke dalam Smartphone Android Xiaomi dan Redmi kalian tersebut, hal ini memang terkait kepada sumber daya atau Resource yang memang melimpah didalam Forum Komunitas Xiaomi dan Redmi tersebut.

Selanjutnya, yang tidak kalah menarik lagi, bahwa dari pihak vendor pun, mereka juga memberikan Support yang teramat baik untuk beragam aspek, seperti ketersedian Resource, Guide dan lainnya.

Maksud Resource yang kami maksud disini adalah komponen atau sumber daya yang bisa kalian manfaatkan untuk bisa melakukan Kustomisasi secara individual pada Smartphone Android Xiaomi dan Redmi yang kalian miliki.

Beberapa Resource yang kami maksud disini adalah sebagai berikut :

  1. ROM MIUI (Modded / Official).
  2. Custom ROM (Selain MIUI).
  3. Custom Kernel.
  4. Custom Recovery.
  5. Firmware (Modded / Official).
  6. Beragam Tools Resmi dari Vendor ataupun dari Komunitas.
  7. Beragam Guide, seperti UBL, Flashing, ROOTING, dan lainnya.

Jika kalian perhatikan, maka sampai saat ini hampir sulit menemukan sebuah Brand Smartphone Android lain, yang memberikan banyak Support dan Resource sebaik seperti Brand Smartphone Android Xiaomi atau Redmi.

Maka, tidak salah rasanya jika kita menyebut Brand Smartphone Android Xiaomi dan Redmi tersebut, sebagai salah satu yang terbaik, jika diukur dari beragam aspek yang sudah kami sebutkan diatas.


Memiliki beragam Tools yang Powerful


Ya! selian beragam Resource yang bisa kalian dapatkan dengan mudah, nyatanya ketersediaan Tools yang bisa dimanfaatkan pun juga sangat banyak.

Baik itu, Tools yang dibuat oleh Vendor Xiaomi itu sendiri secara resmi, ataupun Tools yang dibuat oleh para anggota Komunitas tersebut, hebatnya lagi semua Tools yang sangat bermanfaat tersebut bisa kalian gunakan secara gratis atau cuma-cuma.

Dari pihak Xiaomi sendiri, mereka secara resmi memang telah merilis, membuat dan memodifikasi beberapa Tools yang akan sangat berguna untuk para pengguna Produk Smartphone Android dari mereka.

Beberapa Tools yang telah mereka rilis dan mendapatkan exposure yang besar, ialah seperti beberapa Tools dibawah ini :


Nah, ke-3 Tools diatas adalah Tools yang akan sangat berguna bagi hampir seluruh pengguna Smartphone Android Xiaomi dan Redmi, karena fungsinya yang memang sangat vital dan penting untuk kondisi tertentu.

Selain itu, menariknya pihak Vendor Xiaomi juga menyertakan sebuah Tools yang sangat penting keberadaannya untuk sebuah Smartphone Android, yaitu adalah Tools Recovery yang memang secara default ada dan bisa diakses oleh semua pengguna Smartphone Android Xiaomi dan Redmi tersebut.

Meski, Tools Recovery default pada setiap Smartphone Android Xiaomi dan Redmi tersebut memiliki fitur yang minim, tidak seperti Custom Recovery lain, sebut saja TWRP.

Tetapi, secara fungsi Tools Recovery atau Mode Recovery tersebut tidak bisa kalian remehkan kegunaannya, karena tanpa adannya Tools Recovery default ini, maka kalian tidak akan bisa mengupdate ROM MIUI baik secara otomatis ataupun secara Manual.

Selanjutnya, pada Tools Recovery tersebut, juga sudah disertakan fitur basic yang akan sangat berguna dalam kondisi tertentu, yaitu adalah fitur dengan fungsi utama untuk melakukan Factory Reset / Full Wipe / Clean Format.

Hanya saja, meski memiliki sejumlah keunggulan yang bersifat teramat penting, nyata Tools Recovery atau Mode Recovery Xiaomi dan Redmi tersebut, memang sering kali menimbulkan masalah.


Masalah yang sering terjadi pada Mode Recovery Xiaomi dan Redmi


Memang tidak ada yang sempurna didunia ini, Tools Recovery pada Smartphone Android Xiaomi dan Redmi adalah salah satu contohnya.

Meski sudah beberapa kali diperbaiki dan diupgrade versinya, namun tetap saja beragam permasalahan memang kerap muncul pada Tools satu ini.

Permasalahan tersebut memang bisa datang dari 2 buah perkara dibawah ini, yaitu adalah :

  1. Adanya permasalahan pada tingkat Firmware, seperti Bugs dan Crash.
  2. Kesalahan dari pengguna itu sendiri, yang menyebabkan fungsi dari Mode Recovery tersebut terganggu.

Adapun permasalahan yang muncul tersebut memang beragam, tetapi adalah beberapa permasalahan yang umum terjadi terkait pada permasalahan Mode Recovery Xiaomi dan Redmi tersebut, yaitu adalah sebagai berikut :

  1. Mode Recovery tidak bisa diakses.
  2. Sebagian atau semua fitur dalam Mode Recovery tidak berfungsi.
  3. Tidak bisa keluar dari Mode Recovery.
  4. Ketika Booting, maka akan selalu masuk kedalam Modee Recovery.

Dari yang sudah kami sampaikan diatas, nyatanya memang ada beragam permasalahan umum yang memang kerap terjadi pada beberapa Smartrphone Android Xiaomi dan Redmi diluar sana.

Namun, pada pembahasan kali ini, kami hanya akan berfokus kepada salah satu permasalahan yang sudah kami sebut diatas, yaitu adalah permasalahan seputaran terkait kepada masalah Mode Recovery secara muncul secara otomatis ketika Smartphone sedang Booting ataupun Restart / Reboot.


Masalah Mode Recovery selalu muncul ketika Reboot


Seperti yang sudah kami sebutkan diatas, permasalahan ini memang menjadi salah satu permasalahan umum yang banyak dialami oleh beberapa pengguna Smartphone Android Xiaomi dan Redmi.

Umumnya permasalahan ini muncul memang bisa diakibatkan oleh 2 perkara yang sebelumnya sudah kami sampaikan.

Tetapi, sebenarnya permasalahan ini juga bisa terjadi, dikarenakan adanya kerusakan pada Tombol Volume Up (+) yang mungkin saja selalu aktif atau selalu tertekan.

Sehingga dalam metodologinya, Mode Recovery Xiaomi dan Redmi tersebut, hanya akan bisa terakses ketika penggunaanya menekan Tombol Volume Up (+) dan Power berbarengan ketika ingin Booting.

Nah, dalam kasus kerusakan Tombol Volume (+) tersebut, maka pastinya setiap Smartphone Android Xiaomi dan Redmi kalian Booting, maka pastinya akan selalu masuk kedalam Mode Recovery.

Sayangnya, jika permasalahan ini muncul dikarenakan Tombol Volume Up (+) yang rusak, maka solusi yang ada pada artikel ini tidak akan bisa membantu kalian, untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Umumnya, solusi yang kami berikan dibawah ini, hanya bisa berkerja ketika Mode Recovery tersebut selalu muncul ketika Booting, yang diakibatkan dikarenakan ada kerusakan atau Crash pada sektor Firmware.

Masalah ini memang terasa sangat menganggu karena terjadinya bisa kapanpun tanpa kalian sadari, hanya saja untuk mengatasi masalah ini, ternyata sangat mudah.

Kalian hanya perlu mengikuti solusi yang akan kami sampaikan dibawah ini, maka permasalahan Mode Recovery Xiaomi / Redmi yang terus-terusan muncul saat Booting tersebut dipastikan akan terselesaikan dengan cepat.


Cara atasi masalah Mode Recovery Xiaomi / Redmi yang selalu muncul


Perlu kalian ketahui, kunci utama dari solusi dalam permasalahan ini, ialah kalian hanya perlu menggunakan salah satu fitur yang ada pada Menu Recovery default Xiaomi / Redmi tersebut saja.

Selalu masuk ke dalam Mode Recovery Xiaomi / Redmi

Ketika, Mode Recovery tersebut selalu muncul, meski kalian sudah memilih opsi atau menu Reboot to System via Mode Recovery tersebut, dan nyatanya setelahnya Mode Recovery tersebut akan muncul lagi.

Maka, kalian hanya perlu menggunakan cara dibawah ini :

  1. Pada Mode Recovery Xiaomi / Redmi tersebut.
  2. Pilih menu Wipe Data.
  3. Lalu, pilih kembali Wipe All Data.
  4. lakukan Confirm.
  5. Tunggu hingga proses Wipe Datanya selesai.
  6. Setelanya, pilih menu Back to Main Menu.
  7. Pilih opsi Reboot.
  8. Terakhir, pilih opsi Reboot to System.
  9. Setelahnya, Smartphone Android Xiaomi dan Redmi kalian akan Reboot dan harusnya Mode Recovery ini tidak akan muncul dengan sendirinya lagi.
  10. Done!

Bagaimana? mudah sekali bukan solusi untuk permasalahan ini, tetapi ada satu hal yang harus kalian pahami terkait koneskuensi dari cara diatas, yaitu adalah sebagai berikut.


Cara ini akan menghapus semua Data yang ada di Memory Internal


Itulah kenyataan yang harus kalian terima, karena pada solusi ini, kalian diharuskan untuk melakukan Reset ke Konfigurasi Default pabrikan, maka sudah jelas semua Data yang ada pada Memory Internal yang sudah ada sebelumnya, akan hilang semuanya.

Apakah bisa dikembalikan? sayangnya tidak sama sekali.

Apakah sebelum melakukan cara ini Data tersebut bisa di Backup? sayangnya juga tidak, kenapa?

Karena, pada kasus ini kalian sama sekali tidak akan bisa masuk ke Normal System, karena memang selalu akan secara otomatis masuk ke Mode Recovery ketika Reboot.

Disamping itu, Mode Recovery yang dimiliki oleh Smartphone Android Xiaomi dan Redmi tersebut, juga tidak Support dengan fitur USB MTP, sehingga jelas sekali kalian tidak akan bisa mengakses Internal Storage untuk bisa membackup data tersebut.

Kecuali jika kalian menginstall Custom Recovery TWRP, kalian bisa melakukan Backup Data tersebut, sebelum melakukan metode Wipe All Data seperti yang sudah kami jelaskan diatas.

Tertarik menggunakan TWRP? simak cara pemasangannya dibawah ini :


Lalu, apakah ada cara alternatif lain? selain cara yang sudah kami sampaikan diatas? tentu saja ada, namun mungkin lebih teknis dan lebih sulit untuk dilakukan.


Alternatif cara lain


Jika, cara diatas tidak bisa berkerja untuk kalian, maka kalian bisa menggunakan cara lainnya, yang tentu saja akan lebih sulit cara kerjanya dibandingkan dengan cara yang sudah kami gambarkan diatas.

Cara tersebut ialah dengan cara melakukan Flashing dengan Metode Fastboot, dalam kasus ini kalian bisa saja melakukan Flashing tersebut langsung dengan menggunakan Tool Flasher resmi milik Xioami, yaitu adalah Mi Flash Tool.

Hanya saja, cara ini baru bisa memungkinkan untuk kalian lakukan, jika Smartphone Android Xiaomi dan Redmi yang kalian miliki sudah berada dalam status Unlock Bootloader.

Karena, syarat utama untuk bisa menggunakan fitur Fastboot untuk melakukan Flashing via Mi Flash Tool, memang mengharuskan Bootloader Smartphone Android Xiaomi dan Redmi harus berstatus Unlock Bootloader.

Keunggulan dari cara ini adalah kalian akan diberikan opsi, untuk menyelamatkan Data yang ada pada Internal Memory Smartphone Android Xiaomi dan Redmi kalian.

Karena dalam prosesnya, akan sangat memungkinkan untuk mengecualikan proses Wipe pada salah satu sektor Partisi Memory Internal dan hal ini memang sudah menjadi salah satu fitur yang ada dalam Tool Mi Flash Tool tersebut.

Nah, sampai disini kalian sudah dihadapkan kepada 2 buah solusi yang bebas untuk kalian gunakan, jika memang tidak ada Data yang penting pada Memory Internal Smartphone Android Xiaomi dan Redmi yang kalian miliki.

Maka, silahkan gunakan cara pertama yang sudah kami sampaikan diatas, namun jika kalian memang merasa bisa dan sayang Data kalian terhapus, maka silahkan gunakan saran alternatif yang sudah kami sebutkan diatas.

Akhir kata, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kalian, semoga apa yang kalian inginkan bisa tercapai dan semoga hari kalian menyenangkan. P.AW ~ DRD

Cara atasi Fastboot Press Any Key to Shutdown Xiaomi dan Redmi (Semua Tipe)

Fix Fastboot Press Any Key to Shutdown

Bisa kita sepakati bersama, bahwa Produk Smartphone Android dari Xiaomi dan Redmi itu memang menjadi salah satu yang terbaik yang bisa kita miliki sekarang ini, hal ini tentu karena Brand Smartphone Android Xiaomi dan Redmi itu memang banyak memiliki keunggulan daripada Brand kompetitornya.

Umumnya, Smartphone Android Xiaomi dan Redmi itu menjadi sangat disukai, karena memang ramah dengan kantong konsumen, tetapi terkait permasalahan Spesifikasi kalian pasti akan dipuaskan, karena dari dulu hingga sekarang citra dari Brand Xiaomi dan Redmi tersebut memang belum berubah.

Meski demikian, sekarang ini nampaknya Brand Xiaomi tidak lagi menyasar kelas menengah dan bawah, karena mereka hanya akan berfokus untuk membuat sebuah Produk Smartphone Android unggulan kelas atas saja.

Namun, kalian tetap bisa menikmati Produk Smartphone Android Xiaomi tersebut untuk level pasar kelas menengah dan bawah, karena secara khusus pihak Xiaomi telah mempercayakan level sektor pasar tersebut kepada Sub-Brand mereka yaitu adalah Redmi.

Jika, kalian bertanya terkait perbedaan antara Brand Xiaomi dan Redmi tersebut, maka bisa kami jawab, tidak ada perbedaan apapun kecuali pada penamaan Brandnya saja, Brand Smartphone Android Redmi, masih tetap akan menggunakan MIUI untuk dasar basis ROM-nya, begitu pula dengan semuu Support dan Resourcenya, tetap sama saja seperti Smartphone Android dari Brand Xiaomi.

Salah satu hal yang paling menarik dari kedua buah Brand ini, memang pastinya terkait kepada permasalahan kemampuan Customization yang sangat komplit.

Dengan menggunakan Smartphone Android Xiaomi ataupun Redmi, kalian bisa dengan mudah untuk mengganti tampilan antar muka System Operasi MIUI tersebut, dengan ribuan Themes yang siap kalian download, baik secara gratis dan bisa juga berbayar.

Selanjutnya, dari segi support sendiri, pihak Xiaomi tersebut memang secara total memberikan Support terbaik untuk konsumen mereka, terbukti hampir setiap tahun mereka memperbaharui versi ROM MIUI ke versi yang lebih modern.

Menariknya, update versi ROM MIUI tersebut pastinya akan dibuat dan didistribusikan ke hampir seluruh Smartphone Android Xiaomi dan Redmi yang memang masih mumpuni dari segi spesifikasi.

Selain itu, Support dari Komunitas pun juga sama baiknya, karena kalian bisa dengan mudah melakukan tanya jawab terkait perihal apapun, pastinya pertanyaan kalian tersebut pasti akan dijawab secara spesifik, asalkan masih relevan untuk dijawab.

Lalu, kalian pun akan dimudahkan terkait permasalahan akses informasi seputar Resource dan Guide yang lebih spesifik, jika mencarinya pada Forum resmi Komunitas Xiaomi dan Redmi tersebut.


Brand Smartphone Android yang flexible


Nah, ini salah satu hal yang paling disukai banyak orang ketika sedang menggunakan Produk Smartphone Android dari Xiaomi dan Redmi tersebut, yaitu adalah terkait permasalahan fleksibilitas yang tinggi pada penggunaannya.

Jika, kalian bosan dengan konfigurasi default yang dirancang oleh pihak Xiaomi, melalui ROM MIUI yang telah mereka buat, maka tentu kalian masih bisa melakukan kustomisasi pada tingkat ini dan hal ini legal untuk kalian lakukan.

Secara umum, pihak Xiaomi membolehkan para konsumen Produk Smartphone Android mereka agar bisa melakukan tindakan exploit pada Smartphone Android Xiaomi dan Redmi tersebut, tentu dengan beragam ketentuan yang berlaku pastinya.

Maksud dari tindakan exploit tersebut, adalah seperti untuk melakukan Unlock Bootloader hingga melakukan ROOTING, semua hal tersebut tentu bisa dilakukan pada setiap Smartphone Android Xiaomi dan Redmi, asalkan semua resource yang dibutuhkan memang sudah tersedia dalam Forum Komunitas tersebut.

Hebatnya lagi, untuk permasalahan Unlock Bootloader tersebut, pihak Xiaomi secara resmi memang memberikan layanan atau fasilitas bagi siapa saja yang ingin melakukan Unlock Bootloader tersebut, tentu ada beberapa prosedur kerja yang harus kalian lewati.

Namun, pada akhirnya hal ini memang sangat berdampak positif untuk beberapa pengguna Smartphone Android Xiaomi dan Redmi tersebut, karena memang terlihat mencolok, bahwa Produsen Smartphone Xiaomi dan Redmi tersebut, memang sangat memperhatikan kebutuhan konsumen mereka dan hal ini memang akan sangat jarang terjadi pada Smartphone Android dengan Brand lain.

Dengan menggunakan Smartphone Android dari Xiaomi dan Redmi, maka tentu kalian akan bisa dengan mudah melakukan beragam hal menarik, seperti beberapa hal dibawah ini :

  1. Menggunakan Custom ROM selain MIUI.
  2. Menggunakan Custom Kernel.
  3. Melakukan Overclocking untuk menambah performa hardware.
  4. Bisa menggunakan beragam Mod dari beragam sektor, seperti Mod pada sektor Kamera, Sound, Internet dan lainnya.

Sebenarnya, masih ada banyak hal lain lagi yang bisa kalian lakukan pada Produk Smartphone Android dari Xiaomi dan Redmi tersebut.

Nah, sampai disini, kita akan langsung saja masuk kepada pembahasan utama kita, yaitu permasalahan yang memang cukup rumit dan membingungkan, karena permasalahan ini memang baru saja bisa terlacak belakangan ini.

Yaitu, permasalahan pada kasus Fastboot Mode pada setiap Smartphone Android Xiaomi dan Redmi yang mungkin bermasalah untuk sebagian penggunannya.

Lalu, apa sih permasalahan yang dimaksudkan disini?


Muncul tulisan Press Any Key to Shutdown pada Mode Fastboot


Seperti yang kalian ketahui, Mode Fastboot pada setiap Smartphone Android itu memang memiliki fungsi yang teramat penting.

Karena tanpa adanya Fastboot Mode, maka tentu saja, kalian tidak akan bisa melakukan beragam hal berikut ini :

  1. Tidak bisa melakukan Unlock Bootloader.
  2. Menggunakan Custom Recovery, Kernel, ROM.
  3. Tidak bisa melakukan Flashing.
  4. Tidak bisa melakukan ROOT.
  5. Tidak bisa mengubah beberapa parameter system menggunakan command tertentu.
  6. Tidak bisa mengorek beberapa informasi yang ada pada hardware Smartphone Android.

Nah, inilah sebenarnya masalah yang terjadi disini, yaitu beberapa pengguna Smartphone Android Xiaomi dan Redmi tersebut, tidak bisa menggunakan fitur Fastboot tersebut dari Mode Fastboot yang telah diakses.

Ketika, ingin kalian ingin mengeksekusi perintah tertentu, sebagai contohnya kalian menginputkan perintah installasi TWRP atau kalian ingin melakukan Flashing via Fastboot, maka permasalahan yang di indikasikan dengan tulisan Press Any Key to Shutdown muncul.

Pada tahap ini, tidak ada yang bisa kalian lakukan lagi, karena pada kondisi ini kemampuan Mode Fastboot pada Smartphone Android Xiaomi dan Redmi tersebut, memang tidak bisa berfungsi seperti selayaknya.

Satu-satunya cara yang bisa kalian lakukan, memang hanya dengan melakukan Shutdown saja, seperti isi perintah yang muncul pada Mode Fastboot tersebut.

Sebenarnya, masalah ini penyebabnya apa sih?


Alasan munculnya tulisan Press Any Key to Shutdown pada Mode Fastboot


Sebenarnya, alasan dari permasalahan ini kenapa bisa terjadi, itu mudah saja untuk kita lacak dan kita terjemahkan, yaitu permasalahan ini muncul ketika kalian menyambungkan Smartphone Android Xiaomi atau Redmi kalian ke Komputer / Laptop Windows itu menggunakan Port USB 3.0 keatas.

Jika menggunakan Port USB 2.0 harusnya permasalahan ini tidak muncul sama sekali, sehingga bisa kita simpulkan, sebenarnya pada permasalahan ini kemungkinan penyebabnya bisa datang dari kondisi yang akan kami jelaskan dibawah ini.

Terkait penyebab dari munculnya permasalahan ini sebenarnya memang masih kurang begitu jelas, karena ada 2 buah pendapat yang muncul pada kondisi ini.

Dari ke-2 buah pendapat tersebut yang katanya menjadi penyebab munculnya permasalahan ini, yaitu adalah karena :

  1. Adanya Bugs pada ROM MIUI atau memang ada permasalahan pada sektor kompabilitas koneksi system dari ROM MIUI tersebut.
  2. Adanya permasalahan pada OS Windows yang menyebabkan kemampuan USB 3.0 keatas tidak bisa berkerja dengan maksimal.

Nah, dari sini harusnya kalian sudah bisa paham, kenapa sih permasalahan ini bisa muncul, lalu pertanyaan selanjutnya, bagaimana solusi dari permasalahan ini?


Solusi Permasalahan Mode Fastboot Press Any Key to Shutdown


Jika kalian membaca dari pembahasan diatas, maka seharusnya kalian sudah tahu bahwa solusi dari permasalahan ini yang paling mudahnya memang kalian hanya perlu menggunakan Port USB 2.0 saja untuk bisa menggunakan Mode Fastboot secara biasa.

Lalu, bagaimana sih membedakan USB 2.0 dan 3.0 keatas?

Mudahnya, bisa kalian lihat sendiri pada gambar dibawah ini :

Fix Fastboot Press Any Key to Shutdown

Seperti yang terlihat, jika kalian melihat Port USB berwarna hitam itu mengindikasikan bahwa itu adalah Port USB 2.0.

Jika berwarna biru, itu artinya USB Port 3.0, lalu untuk warna Port kuning dan merah itu artinya versi Port USB tersebut sudah berada diatas versi 3.0.

Fix Fastboot Press Any Key to Shutdown

Nah, sehingga pada kasus ini, kalian hanya perlu mengkoneksi Smartphone Android Xiaomi dan Redmi kalian ke Port USB 2.0 saja untuk bisa mengatasi permasalahan Mode Fastboot yang muncul tulisan Press Any Key to Shutdown tersebut.

Lalu, bagaimana jika Komputer atau Laptop kalian sudah tidak support atau tidak menggunakan USB Port 2.0 lagi? misalkan hanya ada menggunakan USB Port 3.0 keatas saja, bagaimana solusinya? mudah saja.


Gunakan USB Hub


Nah ini adalah solusi paling ampuh terkait pada permasalahan kali ini, kalian hanya perlu menggunakan bantuan dari USB Hub saja.

Jika tidak punya, silahkan kalian beli sendiri, harganya tidak akan sampai membuat kantong kalian menjerit kok.

Hanya dalam kisaran harga 20-30 ribuan saja, kalian sudah bisa membeli USB Hub tersebut, hanya saja pastikan kalian membeli USB Hub dengan Port USB 2.0, untuk memastikannya mudah saja.

Fix Fastboot Press Any Key to Shutdown

Kalian hanya perlu membeli USB Hub dengan warna Port USB hitam dan jangan beli USB Hub dengan warna selian Hitam, maka pastinya kalian tidak akan salah beli tentunya.

Lalu, bagaimana cara menggunakan USB Hub tersebut untuk mengatasi permasalahan Mode Fastboot Xiaomi atau Redmi yang muncul tulisan Press Any Key to Shutdown tersebut?

Mudah saja, kalian hanya perlu menyambungkan USB Hub tersebut ke Port USB 3.0 atau versi diatasnya saja lagi.

Selanjutnya, silahkan sambungkan Smartphone Android Xiaomi atau Redmi kalian ke USB Hub yang telah kalian beli tersebut dengan Kabel USB yang kalian miliki, setelahnya harusnya masalah Mode Fastboot yang tidak bisa digunakan tersebut akan bisa dengan cepat terselesaikan.

Kenapa bisa berhasil? karena Koneksi dari Port USB 3.0 tersebut akan dikonversi kemampuannya menjadi Port USB 2.0, jika kalian menggunakan fasilitas dari USB Hub tersebut, itulah kenapa permasalahan Mode Fastboot yang sebelumnya Error kini bisa terselesaikan.

Lalu, bagaimana jika sudah menggunakan cara diatas, namun permasalahan Mode Fastboot Press Any Key to Shutdown tetap muncul?

Maka, artinya disini ada permasalahan lain, yaitu permasalahan yang datang dari OS Windows yang kalian gunakan.


Gunakan Script Khusus


Jika, kalian sudah mengikuti cara diatas dan berakhir buntu, maka artinya disini OS Windows yang kalian gunakanlah yang sedang bermasalah.

Penyebab permasalahan ini tidak perlu kami jelasakan lagi disini, karena sudah kami sampaikan diatas, hal yang pasti untuk mengatasi permasalahan Fastboot Mode yang tidak bisa digunakan, diakibatkan karena OS Windows yang bermasalah tersebut, bisa teratasi dengan menggunakan cara dibawah ini.

Hal pertama yang perlu kalian lakukan, ialah kalian perlu mendownload Script Khusus yang sudah kami siapkan dibawah ini :


Password : dadroidrd.com

Setelahnya, silahkan kalian Extract file yang sudah kalian Download diatas, kemudian buka Folder tersebut dan jalankan Script tersebut dengan menggunakan "Run As Administrator".

Fix Fastboot Press Any Key to Shutdown

Jendela CMD akan keluar seperti ini :

Fix Fastboot Press Any Key to Shutdown

Langkah terakhir, kalian hanya perlu menekan tombol Enter untuk bisa keluar dari jendela CMD yang muncul tersebut.

Setelahnya, silahkan kalian coba koneksikan ulang Smartphone Android Xiaomi atau Redmi kalian dengan menggunakan Kabel USB, ingat! harus dikoneksikan ke Port USB 2.0.

Seharunya, permasalahan Mode Fastboot yang tidak bisa digunakan, karena muncul tulisan Press Any Key to Shutdown sudah tidak lagi muncul dan Mode Fastboot harusnya bisa digunakan seperti sedia kala lagi.


Masih tidak bisa?


Jika, pada akhirnya ke-2 cara diatas masih tidak bisa, maka kami tidak memiliki cara lain lagi, karena dari kasus kami sendiri, ke-2 cara diataslah yang paling ampuh untuk bisa kami gunakan untuk bisa mengatasi permasalahan Mode Fastboot Press Any Key to Shutdown tersebut.

Namun, juga pastikan, sebelum kalian menggunakan Fastboot Mode Xiaomi dan Redmi tersebut, melalui Laptop atau Komputer Desktop kalian, sebisa mungkin silahkan install dulu USB Driver Xiaomi dan Redmi tersebut.

Cara ini mungkin akan bisa mengatasi permasalahan Mode Fastboot Press Any Key to Shutdown yang muncul tersebut, jika ke-2 cara yang sudah kami sampaikan diatas, tidak berkerja untuk kalian.

Silahkan Download dan Install Xiaomi dan Redmi USB Driver untuk OS Windows tersebut, melalui halaman yang sudah kami buat dibawah ini :


Selanjutnya, sebisa mungkin gunakan komponen Fastboot Driver versi terbaru, karena versi terbaru dari Fastboot Driver tersebut mungkin sudah akan disesuaikan penggunaannya untuk versi terbaru dari OS Windows yang ada sekarang ini.

Untuk penggunaan dari Fastboot Driver tersebut, kami sarankan kalian menggunakan SDK Platform Tools terbaru yang dirilis oleh pihak Google, kalian bisa menemukannya dibawah ini :


Namun, jika kalian hanya ingin langsung menggunakan Fastboot Driver (+ADB Driver) terbaru dari SDK Platform Tools saja, maka disini sudah kami siapkan juga, silahkan kalian dapatkan dari halaman yang sudah kami siapkan dibawah ini :


Nah, selesai sudah pembahasan kita kali ini, itulah semua hal yang kami tahu terkait penyelesaian permasalahan Mode Fastboot yang tidak bisa digunakan, karena muncul tulisan Press Any Key to Shutdown tersebut.

Jika, pada akhirnya semua cara dan saran yang telah kami tulis diatas, tidak satupun yang bisa berfungsi untuk kalian, maka kami sarankan, silahkan kalian gunakan Laptop atau Komputer Desktop Windows lain, mungkin hanya ini satu-satunya solusi untuk kalian.

Dengan demikian, harapan kami adalah semoga dengan adanya artikel ini, kalian bisa dengan cepat mengatasi permasalahan yang membingungkan ini, karena kami tahu sendiri, bagaimana rasanya mendapati permasalahan ini, ketika sedang uregen-urgensinya.

Akhir kata, semoga artikel diatas bisa membantu kalian, semoga apa yang kalian harapkan bisa terpenuhi, semoga hari kalian menyenangkan. P. AW ~ DRD

10/06/2020

Cara keluar dari Mode Fastboot tanpa tombol Power (Xiaomi / Redmi)

Keluar dari Mode Fastboot tanpa menekan tombol power

Brand Smartphone Android Xiaomi dan Redmi memang masih menjadi salah satu Brand Smartphone Android terbaik yang ada saat ini, karena sejak pertama kali perilisannya sejak beberapa tahun silam, Brand Smartphone ini memang selalu masuk ke jajaran Top Best Selling Smartphone Android dibeberapa negara.

Hal ini wajar saja terjadi, mengingat Brand Smartphone Android Xiaomi dan Redmi tersebut memang terlihat cukup mencolok, jika kita lihat dari Produk Smartphone Android yang mereka jual dipasaran, terlebih nama Brand Xiaomi dan Redmi tersebut yang memang sudah besar sekali sekarang ini.

Ada begitu banyak hal menarik yang bisa kalian temui pada Brand Smartphone Android Xiaomi dan Redmi tersebut, karena jika kita berbicara terkait permasalahan Kustomisasi maka Smartphone Android Xiaomi dan Redmi lah yang paling juaranya.

Kalian bisa menemukan beragam hal keren yang tidak bisa ditemui pada Smartphone Android dari Brand lain, sebut saja seperti kemampuan Theming yang sangat variatif dengan skala yang begitu besar tentunya.

Lalu, dukungan Komunitas yang saat ini memang menjadi salah satu yang terbesar, kalian bisa menemukan beragam hal positif dari adanya Forum Komunitas tersebut, sehingga dalam penggunaan harian, tentu Smartphone Android Xiaomi dan Redmi tersebut sama sekali tidak akan membosankan untuk digunakan.

Berbicara terkait Teknologi Inovasi, maka sudah jelas Brand Smartphone Android Xiaomi dan Redmi tersebut, memang menjadi salah satu yang diunggulkan, karena mereka kerap membuat sebuah gebrakan baru dengan Teknologi yang mereka implementasikan dan beberapa kali menjadi pelopor atas kemajuan Teknologi Inovasi tersebut.

Hanya saja, perlu kalian ketahui, meski Brand Xiomi dan Redmi itu sekarang menjadi Brand yang terpisah, namun pada akhirnya Brand Smartphone Android Redmi itu masih sepenuhnya sama dengan Brand Smartphone Android Xiaomi.

Hal yang berbeda dari kedua buah Brand ini, hanya terletak pada sektor pasarnya saja, dimana Brand Redmi difokuskan untuk level menengah dan bawah dan Brand Xiaomi hanya ditujuan untuk level menengan atas dan seterusnya.

Untuk konfigurasi ROM, Fitur dan Support, maka bisa kami pastikan, tidak ada perbedaan sama sekali, karena pada akhirnya memang masih sama-sama menggunakan MIUI sebagai dasar basis Custom ROM yang digunakan.

Seperti yang sudah kami sebutkan diatas, Brand Smartphone Android Xiaomi dan Redmi itu memang kaya sekali akan fitur, setiap tahunnya fitur tersebut selalu saja bertambah dengan tampilan UI dari ROM MIUI baru yang tentu saja semakin modern dan elegant.

Menariknya, jika ada update versi ROM MIUI terbaru, maka hampir sebagian besar Brand Smartphone Android dari lini Xiaomi dan Redmi, dipastikan juga akan kebagian jatah update tersebut, jika spesifikasi dari Smartphone Android tersebut masih mumpuni untuk menjalankan versi MIUI terbaru tersebut.

Meski ROM MIUI tersebut terlihat begitu sempurna, keren dan elegant, nyatanya sampai detik ini ROM MIUI tersebut masih saja mencetak beragam permasalahan yang tentu sebagiannya akan merugikan penggunannya.


Masalah-masalah yang ada di Brand Smartphone Xiaomi / Redmi


Sebenarnya, jika kita melihat dari beragam permasalahan yang muncul tersebut, memang kebanyakan masalah tersebut tercipta karena ulah dari penggunannya sendiri, disamping karena memang usia pakai Smartphone Android Xiaomi dan Redmi yang sudah lama.

Misalnya, kesalahan dalam memasangkan beberapa Themes, kesalahan dalam memasangkan beberapa Mods, kesalahan dalam melakukan tindakan Exploit seperti ROOT dan UBL, serta kesalahan dari pengguna yang memang melakukan modifikasi System ROM MIUI tanpa prosedur dan parameter yang jelas.

Dari beragam hal tersebut, maka sudah pasti akan tercipta permasalahan yang berbeda-beda, kebanyakan masalah yang muncul tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Performa ROM MIUI semakin melamban.
  2. Terjadi Crash pada sektor firmware yang akan mempengaruhi penggunaan secara menyeluruh.
  3. Terjadinya kasus Bootloop hingga Brick.
  4. Tidak bisa Booting dan hanya menyertakan layar berwarna hitam saja.
  5. Ketika booting selalu otomatis masuk ke Mode Fastboot atau Recovery.
  6. dll.

Nah, pada pembahasan kali ini, kita akan membahas salah satu permasalahan yang telah kami sebutkan diatas, yaitu hanya akan berfokus kepada permasalahan Stuck atau terkekang di Mode Fastboot Xiaomi dan Redmi yang cara keluarnya sangat membingungkan, karena memang tidak ada informasi apapun yang bisa kalian peroleh jika sudah masuk kepada Mode Fastboot tersebut.

Lalu, untuk apa sih kegunaan dari Mode Fastboot tersebut?


Fungsi Mode Fastboot di Xiaomi / Redmi


Mungkin para pengguna Smartphone Android Xiaomi dan Redmi awam, pasti akan bingung, jika tiba-tiba melihat Smartphone Android Xiaomi dan Redmi yang mereka gunakan, tiba-tiba masuk kedalam Mode Fastboot.

Karena, jika sudah masuk pada Mode Fastboot tersebut, maka tidak akan ada menu Navigasi yang bisa kalian gunakan, sehingga untuk keluar dari Mode Fastboot tersebut mungkin juga akan sulit, jika tidak tahu caranya.

Sebenarnya, Mode Fastboot ini memang tidak ditujukan untuk para pengguna awam, karena sifat penggunaannya yang sangat teknis.

Namun, karena ada beragam permasalahan pada ROM MIUI ataupun dari Hardware sebut saja seperti Tombol Volume yang rusak atau terus tertekan.

Maka, bisa jadi secara tidak sadar ataupun secara tidak sengaja, ketika Booting maka Smartphone Android Xiaomi dan Redmi akan masuk ke Mode Fastboot dengan sendirinya.

Untuk fungsinya sendiri, fastboot Mode pada Smartphone Android Xiaomi / Redmi tersebut, memang memiliki fungsi yang sangat vital, yaitu bisa dimanfaatkan untuk tujuan sebagai berikut :

  1. Melakukan Unlock Bootloader.
  2. Melakukan Flashing.
  3. Memasangan Custom Kernel dan Custom Recovery.
  4. Mengubah beberapa value paramater pada System OS dengan Command tertentu.
  5. Bisa digunakan untuk beragam tindakan troubleshooting.
  6. dll.

Namun, jika kalian adalah seorang yang awam dan memang tidak memiliki kepentingan apapun dengan Mode Fastboot tersebut, maka sudah jelas kalian pasti akan sangat kebingungan terkait kondisi yang kalian hadapi.

Lalu, bagaimana sih cara keluar dari Mode Fastboot di Smartphone Android Xiaomi / Redmi tersebut?


Keluar dari Mode Fastboot


Meski pada Mode Fastboot tersebut, kalian tidak akan bisa menggunakan navigasi apapun dan tidak ada informasi terkait bagaimana cara keluar dari Mode Fastboot tersebut, nyatanya untuk keluar dari Mode tersebut sangat mudah sekali.

Kalian, hanya perlu menekan dan menahan Tombol Power kurang lebih 15 hingga 30 detik, hingga Smartphone Android Xiaomi dan Redmi kalian Shutdown atau Restart dengan sendirinya.

Maka, pada kondisi ini, kalian sudah bisa berhasil keluar dari Mode Fastboot Xiaomi dan Redmi tersebut, lalu bagaimana jika Tombol Power tidak berfungsi atau bahkan rusak?

Nah, jika kondisinya seperti ini, maka sudah jelas untuk bisa keluar dari Mode Fastboot tersebut, harus menggunakan cara yang berbeda dan pastinya akan lebih teknis dari cara yang biasanya.

Lalu, apasih alasan Tombol Power tidak berkerja ketika di Mode Fastboot Xiaomi / Redmi tersebut?


Tombol power tidak berfungsi di Mode Fastboot


Memang ada banyak alasan kenapa bisa Tombol Power bisa tidak berfungsi pada Mode Fastboot Xiaomi / Redmi tersebut.

Beberapa alasan dari permasalahan tersebut bisa datang dari 2 hal dibawah ini :

  1. Tombol Power menjadi tidak berfungsi, karena adanya kerusakan pada tingkat Firmware yang digunakan, sehingga skema tombol navigasi menjadi rusak atau tidak teratur.
  2. Kerusakan secara nyata, artinya Tombol Power memang rusak dan tidak bisa berfungsi bahkan tidak bisa digunakan dengan baik.

Nah, jika saat ini kalian sedang mengalami permasalahan seperti diatas, yaitu terjebak di Mode Fastboot, tetapi tidak bisa keluar dari Mode tersebut, karena Tombol Power yang tidak berfungsi.

Maka, kalian bisa mengikuti beberapa solusi yang telah kami siapkan dibawah ini, ingat! cara dibawah ini akan lebih teknis dari pada cara yang biasa, pastikan kalian ikuti dengan benar.


Cara Keluar dari Fastboot Mode tanpa menggunakan Tombol Power


Sejauh ini hanya ada 2 buah cara yang bisa kalian lakukan, jika ingin keluar dari Fastboot Mode di Xiaomi dan Redmi tersebut, tanpa harus menggunakan Tombol Power.

Kedua cara dibawah ini memang terkesan sedikit lebih ribet, tetapi jika kalian bisa melakukannya dengan hati-hati dan teliti, maka kami pastikan kedua buah cara dibawah ini, pasti akan bisa berhasil sepenuhnya untuk kalian.

Lalu, apa saja sih cara yang bisa kalian lakukan untuk bisa keluar dari Mode Fastboot tersebut tanpa harus menekan Tombol Power ?


Menggunakan Command Prompt


Ini adalah cara pertama yang sangat kami rekomendasikan untuk kalian, karena cara ini sebenarnya sangat mudah untuk kalian ikuti.

Hal yang perlu kalian lakukan, ialah kalian hanya perlu melengkapi persiapan kerjannya saja, selanjutnya kami tekankan disini, meski menggunakan perintah CMD, nyatanya cara dibawah ini akan bisa berkerja sepenuhnya meski Smartphone Xiaomi atau Redmi kalian masih berada dalam kondisi Locked Bootloader atau belum Unlock Bootloader.

Hal pertama yang perlu kalian lakukan, ialah kalian harus mendownload dan menginstall Fastboot Driver pada Komputer Desktop atau Laptop Windows yang kalian gunakan.

Silahkan, gunakan salah satu dari beberapa Fastboot Driver yang telah kami sediakan dibawah ini :


Setelahnya, dalam kondisi Smartphone Android Xiaomi dan Redmi yang berada dalam Mode Fastboot, silahkan sambungkan ke Komputer atau Laptop dengan menggunakan Kabel USB.

Lalu, buka jendela CMD dan lokasikan ke Folder Fastboot Driver, jika tidak tahu caranya silahkan ikuti panduannya dihalaman yang telah kami sediakan dibawah ini :


Setelah, Smartphone Android Xiaomi / Redmi kalian terhubung, langsung saja masukan perintah dibawah ini, untuk bisa langsung keluar dari Mode Fastboot tersebut :

fastboot reboot

Jika berhasil, maka secara otomatis Smartphone Android Xiaomi / Redmi akan reboot / restart dengan sendirinya dan pastinya cara ini akan membuat Smartphone Android Xiaomi / Redmi kalian bisa booting dengan normal lagi dan tidak terjebak pada Mode Fastboot lagi.

Lalu, bagaimana jika Command atau Perintah diatas tidak berfungsi? maka satu-satunya hal yang bisa kami sarankan kepada kalian, ialah kalian harus mengecek ulang koneksi dari Smartphone Android kalian dengan Komputer / Laptop Windows.

Pastikan, koneksi bisa berlangsung dan berjalan dengan semestinya, jika memang terdapat kendala, kalian bisa mennggonta ganti Kabel USB yang digunakan, atau memindahkan koneksi ke Lubang Port lain.

Namun, jika pada akhirnya segala cara sudah kalian lakukan, namun tetap tidak bisa Keluar dari Mode Fastboot tersebut, maka satu-satunya cara yang bisa kalian lakukan, ialah dengan mengikuti cara terakhir dibawah ini.


Lepas Baterai


Nah, ini adalah cara pamungkas untuk solusi permasalahan yang kita bahas kali ini, hanya saja melakukan hal tersebut, memang tidak semudah seperti mengatakannya.

Karena, hampir seluruh Smartphone Android Xiaomi / Redmi Modern itu dibuat dengan desain Baterai Tanam, sehingga untuk melepas baterai tersebut, tentu kalian harus membuka tutup Cover belakang Smartphone Android Xiaomi / Redmi kalian.

Membuka Cover belakang tersebut, memang bukan menjadi perkara yang mudah untuk dilakukan, karena mesti dilakukan dengan teliti.

Tetapi, jika kalian tidak ada pilihan selain menggunakan cara ini, maka setelah kalian membuka tutup Cover Belakang Smartphone Android Xiaomi / Redmi kalian, segera saja langsung lepas Konektor Baterai yang terhubung ke Motherboard.

Lepas dan diamkan kira-kira dengan durasi waktu 30 Detik, kemudian pasangkan lagi dan silahkan hidupkan Smartphone Android Xiaomi / Redmi kalian seperti biasanya.

Harusnya, dengan cara ini permasalahan terjebak pada Mode Fastboot yang tidak bisa keluar dengan menggunakan Tombol Power, bisa terlesaikan dengan cepat.


Bisa diterapkan pada semua Brand Smartphone Android


Nah, meski pada judulnya, artikel ini memang kami khususkan untuk para pengguna Smartphone Android Xiaomi dan Redmi.

Nyatanya, cara diatas juga bisa diterapkan pada Brand Smartphone Android lain, asalkan kasus dan masalahnya sama, yaitu sama-sama terjebak pada Mode Fastboot, namun Tombol Power tidak bisa berfungsi dengan baik.

Maka, silahkan ikuti ke-2 cara yang sudah kami jelaskan diatas, harusnya hasil akhirnya akan sama saja, yaitu pasti akan berhasil keluar dari Mode Fastboot tersebut.

Dengan demikian, selesai sudah pembahasan kita yang sederhana kali ini, mendapati permasalahan seperti ini memang membuat dada menjadi berdebar-debar, apalagi jika kalian adalah seoarang yang masih awam dengan hal teknis yang ada pada sebuah Smartphone Android tersebut.

Bagi beberapa orang, mungkin menganggap Smartphone Android mereka menjadi rusak, ketika dihadapkan pada permasalahan seperti ini, nyatanya tidak seperti itu.

Mode Fastboot adalah hal yang wajar ada pada setiap Smartphone Android, karena memang merupakan bagian dari fitur utama yang ada pada OS Android manapun.

Hanya saja, Mode Fastboot ini tentu akan berbeda-beda tampilannya dari Smartphone Android satu dan lainnya.

Ada yang menyertakan beberapa informasi untuk menu Navigasinya, adapula yang tidak, seperti yang terdapat pada Brand Smartphone Android Xiaomi dan Redmi tersebut.

Pada akhirnya, kalian memang harus mencari informasi lebih, jika memang sedang mengalami masalah tersebut, karena kami yakin ada banyak referensi yang bisa kalian manfaatkan dari Internet.

Akhir kata, semoga artikel ini bisa bermangfaat untuk kalian, semoga kalian diberikan kesehatan dan keselamatan, serta semoga hari kalian menyenangkan. P.AW ~ DRD

Download (APK) Google Play Services versi Terbaru

Download APK Play Services, Google Play Services terbaru, Download Google Play Services versi paling terbaru, Play Services Google Drive, Latest version Google Play Services, Download Play Services Latest, APK Google Play Services, Download APK Play Service indonesia

Teknologi memang bisa mempermudah kehidupan kita dizaman yang serba cepat seperti sekarang ini, dengan adanya Teknologi, maka dulunya perkerjaan yang berat sekarang sudah bisa lebih mudah untuk tangani.

Baik itu dalam urusan Komunikasi, Pekerjaan hingga Hiburan, semua hal tersebut akan sangat mudah untuk kita lakukan sekarang, salah satunya adalah dengan bermodalkan sebuah Smartphone Android saja, maka beragam keperluan sudah bisa diatasi oleh Perangkat Pintar tersebut.

Seperti yang terlihat, setiap tahunnya kita bisa melihat beragam kemajuan dari segi Inovasi dan Fitur yang ada pada sebuah Smartphone Android, hal ini menjadi wajar, karena pada dasarnya pihak dibalik OS Android tersebut ialah seperti yang kita tahu yaitu adalah Google yang terkenal sebagai sebuah Perusahaan Raksasa Internet.

Selain itu, pada Produsen Smartphone Android juga memang memiliki peran besar dalam membuat beragam kemajuan yang mutakhir pada Smartphone Android yang ada dimasa sekarang ini, umumnya beberapa Teknologi baru atau Inovasi terbaru tersebut, memang benar-benar tidak bisa kita temui dizaman dulu.

Tetapi, sekarang beberapa Teknologi tersebut sudah bisa kita nikmati, sebut saja seperti kemampuan AI dan beragam hal mutakhir lainnya, maka tidak salah jika kita menyebut bahwa Smartphone Android itu memang benar-benar sudah menjadi Perangkat yang cerdas.

Smartphone Android juga bisa digunakan siapa saja, artinya baik itu orang tua, muda hingga anak-anak sekolah, mereka semua bisa menggunakan dan memanfaatkan fitur yang ada pada Smartphone Android tersebut untuk beragam keperluan dengan mudah dan murah tentunya.

Karena seperti yang terlihat, Smartphone Android itu memang sudah menjelma sebagai sebuah Perangkat Pintar multiguna yang bisa diandalkan dalam keperluan apapun, salah satunya adalah pada keperluan untuk menghibur diri.

Dengan Smartphone Android, kalian bisa dengan mudah bersantai dirumah atau diwaktu senggang ketika berkerja, dengan melakukan banyak hal, seperti melakukan Komunikasi pada Grup atau Komunitas tertentu, bermain Games hingga Streaming Video.

Semua hal tersebut, tentu saja akan sangat bisa dilakukan dengan Smartphone Android yang ada dizaman sekarang ini, baik yang memiliki harga jual yang murah ataupun mahal, intinya setiap orang pasti akan bisa menghibur diri dengan Smartphone Android yang telah dimiliki secara Individu atau masing-masing.

Secara umum, kalian bisa dengan mudah menikmati semua hal tersebut, karena pada dasarnya OS Android tersebut memang didukung oleh ribuan atau jutaan Aplikasi yang siap untuk kalian pergunakan kapan dan dimana saja.

Umumnya kalian bisa mendapatkan beragam Aplikasi Android tersebut secara cepat dan mudah, hanya dengan satu buah Aplikasi Market Android khusus saja, yaitu adalah Google Play Store.

Untuk masalah keamanan Aplikasi yang akan dipergunakan pun jelas akan dijamin oleh Google selaku pengembang dari Aplikasi Google Play Store tersebut, karena dipastikan Aplikasi yang akan kalian gunakan tersebut bebas dari virus atau hal-hal yang akan merugikan kalian.

Menariknya, kalianpun akan dipermudah dalam urusan Konten Premium yang ada pada Google Play Store tersebut, karena kalian bisa dengan mudah membeli atau berlangganan dengan Metode Pembayaran yang merakyat, maksudnya?

Ya! jika kalian berminat dengan suatu Konten tertentu pada Listing Google Play Store tersebut, kalian bisa dengan mudah membeli atau menyewa konten tersebut dengan membayarnya via Pulsa ataupun langsung ke Minimarket seperti Indomaret atau Alfamart.

Dengan beragam kemudahan tersebut, maka wajar-wajar saja jika dizaman sekarang ini, banyak orang yang memang sudah tidak bisa lagi terlepas dengan yang namanya Smartphone Android tersebut.

Karena mungkin saja kebutuhan primer sebagian orang itu terdapat pada Smartphone Android yang sedang mereka pergunakan sekarang, baik itu untuk urusan hiburan, bisnis hingga hal lainnya untuk menunjang kehidupan.

Kembali kemasalah Google Play Store tersebut, seperti yang kalian ketahui, Aplikasi Google Play Store tersebut memang bisa terintegrasi kebanyak Aplikasi Google lain, seperti Aplikasi Google Play Games ataupun Google Pay.

Namun, tahukah kalian, ternyata inti dari integrasi tersebut bukan berpusat pada Aplikasi Google Play Store? ya! faktanya Google Play Store pun perlu terintegrasi dengan Core atau intinya, lalu apa sih inti dari Google Play Store dan antek-anteknya tersebut?

Maka, jawabannya adalah Google Play Services!


Mengenal apa itu Google Play Services


Seperti yang sudah kami gambarkan sedikit diatas, faktanya Integrasi antar Google Apps yang ada di Smartphone Android kalian mungkin tidak akan bisa sepenuhnya berjalan dengan baik, jika tidak ada Aplikasi yang bernama Google Play Services tersebut.

Umumnya, Aplikasi ini bukanlah sebuah Aplikasi yang bisa kalian buka atau pergunakan, seperti Aplikasi Google Play Store atau semacamnya, melainkan Aplikasi Google Play Services ini hanya berbentuk sebuah Aplikasi System, dimana Aplikasi ini yang akan menjadi pusat Integrasi antar sebagian Aplikasi Google Apps tersebut.

Secara default, Aplikasi Google Play Services ini pasti akan selalu ada pada semua Smartphone Android yang sudah menyuntikan Google Apps secara asal atau default, namun bagi sebagian Smartphone Android yang tidak memiliki Google Apps secara default, umumnya biasa kita temukan pada Smartphone Android asal China.

Untuk bisa mempergunakan Aplikasi Google Play Store tersebut, tentu kalian tidak bisa menginstall Aplikasi Google Play Store saja secara Offline, karena kami pastikan Aplikasi Google Play Store, Play Games atau sejenisnya tersebut tidak akan bisa berfungsi dengan baik, jika pada Smartphone Android kalian belum terinstall Aplikasi Google Play Services tersebut.

Maka dari itu, jika kalian ingin menggunakan Aplikasi Google Play Store, Play Games atau Google Apps lain yang memerlukan Integrasi, maka Aplikasi Google Play Services ini akan menjadi sangat teramat penting untuk kalian Install sebelum bisa menggunakan Google Apps yang telah kami maksud.

Lalu, apa sih sebenarnya fungsi dari Google Play Services tersebut?


Fungsi Google Play Services


Secara umum, Google Play Services ini akan menjadi pusat komando antar beberapa Aplikasi Google Apps, karena sifatnya memang seperti Core tersebut.

Dengan adanya Google Play Service tersebut tentu kalian akan bisa melakukan Integrasi dan Sinkronisasi antar Aplikasi Google Apps, seperti Google Play Store dengan Google Pay atau dari Gmail dan Google Play Games dengan mudah dan aman.

Selain itu, Google Play Srevices juga memiliki fungsi sebagai Operator untuk kebutuhan Update beragam Aplikasi Google Apps lain dan juga memiliki andil untuk bisa mengupdate beberapa Aplikasi yang telah kalian Download dari Google Play Store secara otomatis.

Melihat dari fungsinya, tentu saja Google Play Services tersebut memiliki fungsi yang teramat penting untuk Smartphone Android kalian, jika kalian memang ingin memaksimalkan penggunaan dari Smartphone Android tersebut.


Bisa di Install secara Offline


Umumnya, Google Play Services ini tidak bisa kalian Download atau dapatkan dari Aplikasi Google Play Store, karena memang tidak tersedia didalam Listing, namun kalian masih tetap bisa mengisntall Aplikasi Google Play Services tersebut secara Offline.

Tujuan Installasi dari Google Play Services tersebut, tentu agar penggunaan Google Apps seperti Google Play Store, Play Games atau lainnya bisa berjalan dengan maksimal.

Selanjutnya, jika kalian menggunakan Google Apps versi terbaru, maka versi Google Play Services juga harus yang terbaru, karena jika tidak, maka beberapa Aplikasi Google untuk Android, mungkin tidak bisa dijalankan dengan semestinya.

Untuk melakukan Installasi secara Offlinenya pun bisa dilakukan dengan 2 cara dibawah ini :

  1. Flash GApps ke System
  2. Menginstall Aplikasi Google Play Services secara biasa

Nah, jika kalian memilih cara nomor 2, maka pastikan fitur Unknown Sources di Smartphone Android kalian sudah aktif.

Biasanya fitur tersebut akan secara otomatis muncul, ketika kalian akan menginstall sebuah Aplikasi Android secara Offline, tetapi jika tidak muncul, kalian bisa menemukan fitur Unknown Sources tersebut pada Aplikasi Settings dibagian Menu Security.

Lalu, dimana kalian bisa mendownload Aplikasi Google Play Services tersebut?

Seperti yang telah kami sampaikan diatas, kalian tidak bisa menemukan Aplikasi Google Play Services tersebut di Google Play Store, jika kalian memang membutuhkannya, maka disini kami punya Aplikasi Google Play Services yang siap untuk kalian pakai kapanpun.


Download Aplikasi Google Play Services versi paling terbaru


Disini kami punya beberapa versi dari Google Play Services dari yang lama hingga yang paling terbaru, jika pada Smartphone Android kalian belum ada Aplikasi Google Play Services tersebut atau Google Play Services sudah ada, tetapi tidak terupdate secara otomatis, maka kalian bisa menggunakan versi yang paling terbaru dari List yang kami sediakan dibawah ini :


Jika memerlukan Password, masukan ini : dadroidrd.com

Untuk size dari APK Google Play Services diatas itu berkisar di 40MB, namun kalian tidak perlu khawatir terkait masalah kecepatan Download dari APK Google Play Services tersebut.

Karena disini kami menyiapkan APK Google Play Services tersebut langsung dari Google Drive tanpa perlu dibuat ribet, sehingga kalian bisa langsung mendownloadnya secara Direct atau langsung.

Setelah di Download, kalian bisa langsung menginstall APK Google Play Services tersebut, setelahnya harusnya permasalahan seperti Aplikasi Google Play Store Error atau Play Games tidak bisa digunakan, sudah bisa teratasi dengan cepat dan mudah.


Google Play Services akan terupdate secara otomatis


Nah, perlu kami tekankan disini, sebenarnya kalian tidak harus selalu mendownload versi terbaru dari Google Play Services diatas.

Karena, setelah terpasang di Smartphone Android kalian, maka Aplikasi Google Play Services tersebut akan selalu terupdate secara otomatis ke versi terbaru, ketika Internet di Smartphone Android kalian memang memadai.

Berbeda, jika APK Google Play Services tersebut tidak ada di Smartphone Android kalian atau ROM / Firmware di Smartphone Android kalian sedang bermasalah atau memiliki Bugs, nah hal seperti ini baru kalian perlu melakukan Update Play Services tersebut secara manual dari List yang telah kami sediakan diatas.

Dengan demikian, selesai sudah pembahasan kita yang sederhana kali ini, kami memang sengaja membuat artikel ini, karena kenyataannya banyak pengguna dari Smartphone Android yang memang menjadi APK Google Play Services tersebut untuk di Install secara Offline.

Maka, untuk mempermudah orang-orang yang memerlukan tersebut, disini kami berinisiatif untuk menyediakan APK tersebut yang tentu saja bisa langsung didapatkan tanpa perlu bertele-tele dilempar kesana kemari, sehingga harapan kami adalah kalian bisa terbantu dengan adanya artikel ini.

Akhir kata, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kalian, semoga masalah yang kalian hadapi cepat terselesaikan dengan hasil yang memuaskan dan semoga hari kalian menyenangkan. P.AW ~ DRD