Cara mudah Disable Driver Signature Enforcement untuk masalah fastboot di Xiaomi


Dadroidrd.com, Smartphone Xiaomi memang menjadi jalan keluar bagi banyak orang di luar sana yang menginginkan device Android yang powerfull tetapi dengan harga yang cukup terjangkau dan terbukti dari semua itu sekarang ini pengguna device besutan Xiaomi semakin meningkat terutama pada negrikita ini, tetapi hal yang menakitkan bagi mereka yang punya device Xiaomi yang devicenya bermasalah, yang satu-satunya cara memperbaikinya hanya dengan metode fastboot saja, dan faktanya sampai sekarang ini banyak sekali kasus dimana metode fastboot ini gagal, dan masalah utama yang terjadi adalah karena Driver Signature Enforcement pada PC berbasis windows mereka yang belum terdisable, dan untuk sekarang ini cara mudah untuk melakukan disable terhadap Driver Signature Enforcement pada windows, dan tutorial ini sangat mudah di gunakan tanpa harus mempunyai skill yang berarti.

Sebelum itu perlu kalian ketahui tutorial ini sudah mampu mengatasi masalah gagal fastboot pada hampir 80% kasus yang ada dalam method fastboot yang ada pada device Xiaomi, dan juga tutorial ini juga sangat berguna untuk hal lain yang berhubungan dengan driver smartphone atau hal lain yang menyagkut verifikasi driver terhadap windows yang bersangkutan, dan untuk hal utamanya dalam pembahasan kali ini adalah bahwa method ini akan sangat berhasil pada jenis windows versi 64-bit dari versi windows 7, 8, 8.1 dan 10, cara kerjanya kalian hanya perlu menggunakan CMD (Command Prompt) yang secara asal sudah ada pada windows PC kalian.

Cara pengerjaannya dalam bentuk video agar lebih cepat di mengerti :



Cara pengerjaannya dalam bentuk tulisan tutorial :
1. Pertama buka aplikasi Command Prompt pada PC kalian, jika kalian menggunakan windows 7 gunakan aplikasi CMD yang biasa saja, tetapi jika kalian pengguna windows 8, 8.1, dan 10 gunakan Command Prompt (admin).
2. Langkah selanjutnya untuk melakukan Disable Driver Signature Enforcement ialah dengan mengetikan perintah ini :

bcdedit -set loadoptions DISABLE_INTEGRITY_CHECKS
bcdedit -set TESTSIGNING ON


3. Setalah selesai memasukan perintah pada jendela CMD, sekarang lakukan reboot terlebih dahulu kepada PC windows kalian, dan PC kalian akan masuk pada Test mode, yang dengan indikasi tertulis pada bagian kanan bawah layar.


4. Pada tahap ini lakukan method fastboot yang sebelumnya gagal, dan jika masalah utama sebelumnya dari masalah Driver Signature Enforcement, harusnya pada Test mode ini pengerjaan akan berhasil.
5. Jika sudah berhasil melakukan method fastboot, langkah selanjutnya adalah membuat PC windows kalian berjalan dengan normal lagi, atau masuk dalam normal mode lagi, dengan cara ketika perintah ini pada jendela CMD yang sudah di buka :

bcdedit -set loadoptions ENABLE_INTEGRITY_CHECKS
bcdedit -set TESTSIGNING OFF


6. Lakukan restast lagi pada PC kalian, maka PC windows sudah berjalan seperti biasa lagi.

Hal yang perlu kalian perhatikan method ini adalah bahwa method yang sudah di jelaskan diatas hanya bisa mengatasi masalah Driver Signature Enforcement saja, dan jika dalam pengerjaan fastbootnya masih saja gagal, maka masalah utama terletak pada kesiapan PC dan device kalian, dan jika sudah benar harusnya method diatas akan dapat mengatasi masalah gagal fastboot pada kebanyakan device Xiaomi sekarang ini.

6 comments: Leave Your Comments

  1. Gan gak bisa command bcdedit trs ada tulisan the boot configruration data store could not be opened access is denied

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba pakai CMD administrator gan, kalau gagal di pastikan PC agan bermasalah

      Delete
  2. gan ini ane uda coba cara di atas ttp tidak bisa. ane pake windows 10 64x. ane uda install ulang driver miflash ttp windows security. dan ane juga uda coba lewat startup windows jg ttp tidak bisa. di miflash id device tidak kedetect. uda coba lwt edl juga tetap sama. hh ane redmi note 3 pro qualcomm. mohon pencerahannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Berarti masalahnya ada di PC atau di OS gan, kalau bisa bisa di cek lagi port USB nya dan kalau memungkinkan agan bisa downgrade dlu ke windows 8.1 , sesuai pengalaman di win 8.1 selalu berhasil saya gan

      Delete
  3. gan, maksudnya yang no.4 itu gimana yah? apakah dari awal hp nya disambungin ke laptop??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gak gan, cuma pada step no.4 agan ulangi lagi menggunakan metode fastboot untuk flash devicenya gan, dengan artian device baru di koneksikan ke PC pada point no.4 ketika agan ingin melakukan flashing

      Delete