RILIS ARTIKEL TERBARU :

Cara menggunakan ADB Android serta belajar cara mengoperasikan ADB Android, berikut juga beragam persyaratan yang diperlukan, seperti ADB Driver

Sebagai sebuah Perangkat Mobile yang memang-memang pintar, maka tuntutan bagi sebuah Smartphone Android itu memang harus besar dengan ekspektasi yang tinggi, hal ini mengingat tingkah laku dan kebutuhan orang-orang modern yang bermacam-macam.

Maka, tidak heran banyak orang memiliki ekspektasi tinggi terhadap jajaran produk Smartphone Android yang ada dizaman sekarang ini.

Menariknya, Smartphone Android yang ada exist sekarang ini kebanyakan memang sudah bisa menjawab beragam kebutuhan digital dari orang-orang modern.

Meski tidak semuanya tetapi setiap tahunnya Smartphone Android itu memang telah menjelma dan berevolusi menjadi sebuah Perangkat Pintar dengan level yang lebih tinggi dari pada sebelumnya.

Kalian bisa membandingkan sendiri, bagaimana cepatnya perkembangan teknologi dan inovasi yang ada pada Smartphone Android tersebut, jika kita tarik mundur dalam waktu 5 tahun kebelakang, pastinya dapat terlihat sekarang kebanyakan Smartphone Android itu memang sudah menjelma menjadi sebuah Perangkat yang memang sudah benar-benar canggih.

Sebenarnya bukan hanya dari segi Teknologi dan Inovasi saja yang membuat Smartphone Android bisa memiliki perkembangan yang begitu pesat tersebut, melainkan peran dari anggota Komunitas dari OS Android itu sendiri, juga memiliki pengaruh yang besar terhadap perkembangan dari Smartphone Android modern tersebut.

Berterima kasihlah karena OS Android itu merupakan sebuah OS yang Open Source, sehingga setiap Source yang dirilis oleh Google melalui Program AOSP yang mereka miliki, maka setiap Source tersebut bisa lebih dikembangkan oleh para Developer dalam Komunitas OS Android tersebut.

Beberapa Developer tersebut memang ada yang datang dari perusahaan profit tertentu dan ada pula yang memang hanya sekedar hobby.

Dengan banyaknya orang-orang hebat dan pintar yang terlibat dalam Komunitas OS Android tersebut, maka wajar saja jika perkembangan dari Smartphone Android bisa menjadi secepat seperti sekarang ini.

Perkembangan yang kami maksud disini ialah perkembangan dari dari berbagai aspek dan sektor, bukan hanya melulu terkait kepada Teknologi yang digunakan, tapi juga akan menyasar sektor dan aspek lain, seperti :

  1. Ketersediaan beragam Tool Utilitas.
  2. Ketersediaan beragam metode Modding beserta Sourcenya.
  3. Desain Smartphone Android yang bisa menjadi lebih trendy.
  4. Inovasi rekayasa Software yang lebih mutakhir.
  5. Ketersediaan sumber daya untuk lingkup Self Repairing dan Developing.
  6. dll.

Selain berbagai aspek yang kami sebutkan diatas, nyatanya Google sendiri sebagai sebuah Perusahaan yang bertanggung jawab penuh atau dalang dibalik OS Android tersebut, juga telah memberikan beragam fasilitas yang super lengkap untuk menunjang sifat Open Source yang dimiliki oleh OS Android tersebut.

Adapun beragam fasilitas yang kami maksud diatas adalah tersedianya beragam Tool resmi untuk membantu para Developer yang ingin ikut dalam pengembangan OS Android atau Source AOSP, dengan merilis beberapa model Paket Tool Development Kit, sebut saja seperti Tool Android SDK.

Selain itu, bagi mereka yang memang memiliki ketertarikan terhadap pengambangan, pembuatan hingga pemutakhiran dalam sektor Aplikasi Android (.apk), maka pihak Google juga sudah memberikan support penuh terhadap mereka, yaitu dengan merilis Tool Android Studio yang memang dirancang khusus untuk sektor pembangunan sebuah Aplikasi Android yang mutakhir.

Nah, pada pembahasan kita kali ini, kita akan berbicara terkait seputaran hal yang masih memiliki keterkaitan dengan Tool Android Development Kit atau Android SDK tersebut, apa itu?


Android Debug Bridge (ADB)


Ya! pada pembahasan kali ini, kita akan membahas seputaran hal terkait dalam fitur ADB yang pastinya selalu ada pada setiap Smartphone Android.

Secara umum, fitur ADB ini memang tidak ditujukan untuk orang-orang awam, karena untuk bisa menggunakan fitur ADB tersebut, para penggunannya memang harus memiliki pengetahuan teknis terkait permasalahan yang ada pada OS Android itu sendiri.

Meski ada pada setiap Smartphone Android, nyatanya fitur ADB ini tidak serta merta langsung bisa digunakan, karena pada permasalahan teknis penggunaannya, memang diperlukan beberapa perihal lain untuk alat dukung penggunaan Tool ADB tersebut.

Seperti yang sudah kami jelaskan sedikit diatas, Tool ADB ini memang menjadi salah satu bagian dari Tool Android SDK, tetapi menariknya untuk bisa menggunakan fitur atau Tool ADB ini, kalian tidak mesti harus mendownload Tool Android SDK secara penuh.

Melainkan kalian hanya perlu sebagian kecil saja dari Komponen Android SDK tersebut, untuk pembahasan terkait jenis Driver ini, mungkin akan kita perjelas pada pembahasan khusus yang akan kami tulis dibawah nanti.

Kembali ke permasalahan Android Debug Bridge atau ADB tersebut, sebenarnya apa sih fungsi dari fitur ADB tersebut sehingga ada pada setiap Smartphone Android?


Fungsi fitur ADB Android


Karena fitur ADB ini memang dibuat lebih mencondong kepada para pengembang atau developer software yang ada pada OS Android, maka sudah jelas terkait permasalahan fitur atau fungsi, maka jelas akan lebih keranah teknis sekitar permasalahan developing, maintaining, logging hingga repairing.

Sehingga, kita harus kita perjelas, maka fitur ADB di yang ada di setiap Smartphone Android itu, memang berfungsi sebagai sebuah fitur yang akan sangat membantu dalam beragam permasalahan yang terkait pada Software OS Android itu sendiri, seperti :

  1. Melacak Error di System OS Android yang sedang berjalan.
  2. Melihat status Log secara Real Time, terkait semua process yang terjadi di OS Android.
  3. Sangat berguna untuk melihat kinerja sebuah Aplikasi Android yang sedang dibangun atau dibuat.
  4. Dapat dimanfaatkan untuk merubah settingan parameter System secara remotely.
  5. Dapat dimanfaatkan untuk tindakan Flash ROM atau Upgrade versi ROM.
  6. Dapat digunakan sebagai sebuah media untuk mengambil beberapa komponen File System secara langsung (Pulling).
  7. Sangat berguna sebagai side assist untuk mengakses ke System OS Android yang lebih dalam, misalnya melalui akses ROOT, tanpa perlu berinteraksi secara langsung dengan fitur Navigasi yang ada pada Smartphone Android.
  8. Dapat dimanfaatkan sebagai sebuah jempatan untuk peralihan ke Mode Debug Android yang lebih tinggi, misalkan Mode Fastboot.
  9. dll.

Dapat kalian lihat sendiri, beberapa fungsi dari fitur ADB yang sudah kami sebutkan diatas, tentu saja semua hal didalamnya memang sangat erat kaitannya dengan tindakan teknis yang terukur.

Sehingga, benar saja fitur ADB ini memang bukan diperuntukan untuk para orang awam, melainkan memang lebih ditujukan kepada orang-orang yang memang memiliki ketertarikan atau seseorang yang memang memiliki tuntutan dalam segala hal yang menyangkut permasalahan Perangkat Lunak yang ada pada OS Android itu sendiri.

Setelah kalian memahami terkait permasalahan Fungsi yang bisa kalian manfaatkan dari fitur ADB tersebut, maka hal selanjutnya yang harus kalian ketahui adalah bahwa untuk bisa menjalankan fitur ADB tersebut, disini tentu kalian membutuhkan sebuah media pembantu lain, dalam kasus ini adalah sebuah Perangkat Komputer Desktop / Laptop.


Memerlukan bantuan PC / Laptop


Pada faktanya fitur ADB ini memang hanya bisa dijalankan dari bantuan perangkat pendukung atau media lain, yaitu adalah Perangkat Komputer Desktop atau Laptop.

Sehingga, bisa kita simpulkan, bahwa fitur ADB ini bukanlah sebuah fitur yang bisa dijalankan langsung melalui sebuah Smartphone Android, melainkan hanya bisa dijalankan dengan bantuan alat bantu yang sudah kami sebutkan diatas.

Sebenarnya, inilah fungsi utama dari fitur ADB tersebut, karena sejatinya fitur ADB ini memang dirancang sebagai sebuah fitur yang memungkinkan untuk menghubungkan sektor System OS Smartphone Android ke Perangkat Komputer dengan jalur koneksi USB ataupun secara Wireless.

Dengan adanya koneksi tersebut, maka segala tindakan Developing, Modding, Maintaining hingga Repairing akan lebih mudah dilakukan, karena alat kerja yang dibutuhkan untuk melakukan beragam hal tersebut bukan lagi sebuah Smartphone Android, melainkan bisa langsung dikerjakan di Perangkat Komputer Desktop / Laptop yang sudah terhubung via fitur ADB tersebut.

Jika Smartphone Android dan PC / Laptop sudah terhubung via jalur ADB, maka segala perubahan yang kalian lakukan pada Perangkat Komputer Desktop / Laptop akan langsung berefek ke System OS Android.

Alhasil, segala tindakan teknis yang kalian lakukan akan lebih efisien dan efektif dilakukan, karena melakukan segala hal tersebut langsung dengan menggunakan Smartphone Android adalah sebuah hal yang mustahil untuk dilakukan.

Alasannya sederhana saja, Smartphone Android dibuat bukan untuk menunjang hal tersebut dan nyatanya Smartphone Android juga memiliki beragam batasan yang hanya bisa dikerjakan dengan menggunakan Perangkat Komputer Desktop / Laptop saja.

Nah, sebenarnya fitur ADB ini akan bisa berfungsi dan support kepada semua jenis OS Perangkat Komputer, sebut saja seperti OS Windows, Linux hingga MacOS.

Namun, pada pembahasan kali ini, kita hanya akan berbicara terkait permasalahan fitur ADB yang akan dipraktekan langsung menggunakan bantuan dari Perangkat Komputer Desktop berbasis OS Windows.


Jenis jalur koneksi fitur ADB


Sebenarnya, sudah kami singgung sedikit terkait hal ini pada pembahasan diatas, yaitu untuk bisa menggunakan fitur ADB di Perangkat Komputer Desktop / Laptop, kalian bisa menggunakan 2 buah jalur koneksi, yaitu :

  • Kabel USB
  • Wi-Fi

Seperti yang terlihat, penggunaan fitur ADB ini memang akan lebih mudah langsung dikoneksikan via Kabel USB, meski terkesan tidak efisien, nyatanya metode koneksi via Kabel USB lah yang paling banyak digunakan oleh para pengguna Smartphone Android yang ada sekarang ini.

Alasannya? seharusnya kan lebih mudah menggunakan koneksi jalur Wi-Fi agar tidak ribet?

Secara teori memang benar, menggunakan koneksi jalur Wi-Fi akan lebih praktis, namun pada prakteknya akan lebih rumit, karena ada beberapa konfigurasi yang harus kalian atur.

Lebih lanjut lagi, untuk bisa menggunakan ADB Over Network tersebut, Smartphone Android dan Perangkat Komputer Desktop / Laptop diharuskan terkoneksi ke jaringan yang sama dan tentu saja koneksinya harus stabil dan kuat.

Jika tidak, akan ada permasalahan yang fatal, jika koneksi tersebut terputus ketika sedang melakukan hal teknis yang berkaitan langsung dengan System utama OS Android yang sedang kalian utak atik.

Sehingga, dengan beragam alasan diatas, maka kami pikir menggunakan koneksi ADB via Kabel USB akan lebih ideal untuk dilakukan.

Karena, kalian tidak perlu melakukan pengaturan yang spesifiki, cukup hubungkan Smartphone Android ke PC / Laptop via Kabel USB, maka kalian sudah bisa langsung menggunakan layanan fitur ADB tersebut.

Nah, sampai sini rasanya sudah jelas, bahwa menggunakan fitur ADB di Smartphone Android itu memang membutuhkan beberapa hal penting yang sudah kami jelaskan diatas.

Selanjutnya, nyatanya sebelum kalian menggunakan fitur ADB Android tersebut, kalianpun juga harus melengkapi beberapa persyaratan teknis yang harus kalian penuhi dan lengkapi sebelumnya.

Hal apakah itu? maka 2 hal dibawah ini adalah hal yang harus kalian persiapkan dan penuhi.


Mengaktifkan opsi USB Debugging


Opsi yang kami maksud disini adalah sebuah opsi yang harus kalian aktifkan dari Smartphone Android yang kalian miliki.

Hanya saja, opsi ini memang tersembunyi secara default, sehingga untuk bisa mengaktifkan opsi USB Debugging ini kalian harus melakukan beberapa hal khusus, agar opsi ini bisa muncul dan bisa kalian aktifkan.

Untuk lebih jelasnya, pembahasan terkait permasalahan USB Debugging Android ini sudah kami bahas secara khusus pada pembahasan dibawah ini ;


Setelah kalian berhasil mengaktifkan fitur USB Debugging di Smartphone Android kalian, seperti ini :

Cara menggunakan ADB Android serta belajar cara mengoperasikan ADB Android, berikut juga beragam persyaratan yang diperlukan, seperti ADB Driver

Maka, setelahnya kalian sudah bisa menghubungkan Smartphone Android kalian ke PC / Laptop via fitur ADB tersebut.

Namun, fitur ADB tersebut baru akan bisa kalian gunakan, jika kalian sudah menginstall ADB Driver di Perangkat Komputer Desktop / Laptop yang kalian gunakan. berikut adalah pembahasannya.


Download  & Install ADB Driver di OS Windows


Ini adalah persyaratan terakhir yang perlu kalian siapkan dan lakukan, jika ingin menggunakan fitur dari Android Debug Bridge (ADB) tersebut, yaitu kalian membutuhkan sebuah Driver khusus yang pada kasus ini penggunaannya kami khususkan ke OS Windows saja.

Seperti yang sudah kami bahas sebelumnya, Driver ADB ini memang merupakan bagian dari satu kesatuan Tool Android SDK.

Tetapi, untuk bisa menggunakan fitur atau layanan ADB saja, maka kalian hanya perlu menggunakan ADB Drivernya saja, tanpa perlu menggunakan atau mendownload Tool Android SDK secara menyeluruh, yang sizenya memang lumayan besar.

Untuk mempermudah kalian, disini kami sudah menyiapkan beberapa buah ADB Driver yang sudah siap langsung bisa kalian pakai.

Silahkan gunakan saja salah satu dari Koleksi ADB Driver yang kami miliki dibawah ini :


Jika, salah satu ADB Driver diatas sudah terinstall di PC / Laptop berbasis OS Windows yang kalian gunakan.

Maka, semua persyaratan yang dibutuhkan untuk bisa menjalankan fitur ADB tersebut sudah terpenuhi semuanya.

Sehingga, pembahasan selanjutnya ialah tentu terkait bagaimana cara memulai menggunakan atau mengoperasikan fitur ADB tersebut.


Cara menggunakan ADB Android


Sebelum kita memulai cara kerja untuk menggunakan fitur ADB tersebut, maka disini akan kami perjelas dulu, bahwa disini kita akan menggunakan Aplikasi Command Prompt yang ada pada OS Windows.

Karena, hanya dengan Aplikasi CMD sajalah fitur atau layanan ADB ini bisa dioperasikan, alasannya sederhana saja, karena ADB Driver tersebut memang tidak menyediakan GUI, sehingga semuanya akan manual dijalankan melalui perintah yang bisa di input melalui Command CMD saja.

Jika, tidak ada CMD di OS Windows yang kalian gunakan, maka kalianpun bisa menggunakan alternatifnya yaitu adalah Aplikasi PowerShell yang juga sudah secara default ada pada variant OS Windows versi terbaru.

Nah, jika kalian sudah paham terkait Aplikasi yang akan digunakan untuk memanggil layanan ADB Android tersebut, maka berikut adalah tata cara kerjanya :

  1. Silahkan hubungkan Smartphone Android ke PC / Laptop via Kabel USB.
  2. Jika muncul notifikasi USB Debugging atau Android Debugging di Smartphone Android, silahkan accept, allow atau izinkan.
Cara menggunakan ADB Android serta belajar cara mengoperasikan ADB Android, berikut juga beragam persyaratan yang diperlukan, seperti ADB Driver
  1. Jika Smartphone Android sudah bisa terhubung ke PC / Laptop, selanjutnya silahkan masuk ke Folder tempat dimana ADB Driver berada, seperti ini contohnya :
Cara menggunakan ADB Android serta belajar cara mengoperasikan ADB Android, berikut juga beragam persyaratan yang diperlukan, seperti ADB Driver
  1. Pada tahap ini, silahkan buka direktory ADB Driver dengan menggunakan CMD, kalau kalian bingung bagaimana cara melakukannya, berikut adalah pembahasannya :
  1. Jika, CMD sudah terarahkan pada Direktory Folder ADB Driver, silahkan cek koneksi Smartphone Android kalian, apakah sudah bisa terhubung ke layanan ADB dari PC / Laptop dengan cara memasukan perintah ini :
  • adb devices
  1. Jika, muncul tulisan List of devices attached, seperti dibawah ini, maka koneksi ADB dari Smartphone Android ke PC / Laptop sudah bisa terhubung secara benar dan tepat.
Cara menggunakan ADB Android serta belajar cara mengoperasikan ADB Android, berikut juga beragam persyaratan yang diperlukan, seperti ADB Driver
  1. Setelahnya, silahkan lakukan apa yang ingin kalian lakukan via mode ADB Android tersebut.
  2. Done!

Nah, sampai disini maka kalian sudah berhasil untuk memulai menggunakan atau memulai mengoperasikan layanan atau fitur ADB Android tersebut, lalu apa selanjutnya?


Langkah selanjutnya?


Tentu, pada kondisi ini hanya kalian lah yang tahu, mau apa gerangan kalian menggunakan fitur atau layanan mode ADB Android tersebut? sehingga, silahkan sesuaikan saja dengan kebutuhan yang kalian ingin lakukan di mode ADB tersebut.

Kami hanya menyarankan saja, ketika kalian menggunakan fitur atau layanan ADB Android tersebut, pastikan kalian melakukan semua input perintah secara terukur dan benar.

Karena dalam penggunaan Tool ADB ini memang akan langsung terkait dengan System utama OS Android, maka segala tindakan yang tidak terukur secara parameter, maka bisa jadi akan berimbas buruk nantinya.

Dengan demikian, selesai sudah pembahasan kita yang sangat sederhana kali ini, memang jika mau kita teruskan, maka pembahasan terkait permasalahan fitur ADB Android ini bisa akan sangat panjang sekali.

Karena, memang ada banyak hal yang bisa dilakukan pada Mode ADB tersebut, terlebih lagi diluar sana, ada puluhan jenis Command yang bisa kalian input pada Mode ADB Android tersebut.

Namun, karena pada pembahasan kali ini hanya akan membahas hal basicnya saja, maka mungkin pembahasan terkait permasalahan jenis Command ADB tersebut akan kami bahas pada pembahasan yang lebih khusus lagi.

Akhir kata, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kalian, semoga apa yang kalian inginkan bisa terpenuhi dan semoga hari kalian menyenangkan. P.AW ~ DRD
bm

Android, Hardware, Software, Tips, Tricks, Gadget, ROOT, Smartphone, Unlock Bootloader, Tutorial, Operating System, Troubleshoot