Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript!

RILIS ARTIKEL TERBARU

Pengertian Recovery dan kegunaannya


Sama seperti perangkat komputer umumnya, kini smartphone juga di bekali dengan tool yang sangat berguna, dan itu adalah Recovery, mempunyai fungsi yang hampir sama dengan Recovery yang ada di PC, membuat Recovery yang ada di Android saat ini sangat berguna dan dapat di andalkan jika sewaktu-waktu device kesayangan kalian mengalami masalah.

Sebelum memasuki manfaat dan cara untuk mengakses serta menggunakannya, ada baiknya kalian ketahui dulu apa definisi atau pengertian dari Recovery itu sendiri, dan "Recovery Android adalah merupakan sebuah menu atau tool yang tidak terikat oleh sistem (firmware) dan bisa di akses secara manual saat device dalam keadaan booting, umumnya Recovery di gunakan sebagai alat pertolongan pertama jika device Android sedang mengalami masalah, serta bisa juga di gunakan sebagai alat untuk memaksimalkan kinerja dan performa smartphone dan menjadanya agar tetap baik". Saat ini Recovery Android sudah banyak mengalami perkembangan dari segi tampilan dan tambahan menu tetapi kinerja serta kegunaanya tetap sama dari awal diciptakanya recovery ini tersebut.

Selanjutnya apa saja hal penting yang bisa di lakukan oleh Recovery tersebut :

1. Untuk Flasing Files/ROM 
Fungsi utama dari Recovery ini adalah dia bisa langsung memasangkan files atau Custom ROM langsung ke system smartphone Android kalian, dan prosesnya akan berjalan dengan sangat cepat dan aman.

2. Untuk melakukan Wipe Cache
Jika device kalian terasa lambat, maka bisa jadi cache pada smartphone Android kalian sudah menumpuk, dan Recovery bisa di andalkan untuk melakukan pembersihan Cache tersebut secara singkat, cepat dan mudah, tidak seperti aplikasi pihak ke-3 yang membutuhkan waktu yang cukup lama, prosesnya akan berjalan hanya kurang dari 5 detik.

3. Untuk menghapus 2nd Patition Memory
Ini hal yang tidak bisa atau jarang ada di temui pada aplikasi pihak ke-3, karena hanya melalui perintah system secara langsung kalian bisa melakukan wipe pada partition yang telah kalian buat secara manual, atau partisi resmi yang telah di buat oleh vendor pada internal memory kalian.

4. Factory Reset atau Full Wipe 
Jika anda ingin mengembalikan keadaan device kalian seperti semula atau dalam kondisi pabrikan, maka Recovery adalah jawabanya, karena dalam recovery sudah disertakan menu hebat ini, karena sifatnya hardreset maka akan menghapus semua data aplikasi, kontak, pengaturan dan lainya (Memory external tidak termasuk), dan ini adalah solusi utama untuk penyelesaian jika device kalian mengalami bootloop.

5. Tempat Backup dan Restore yang superior

Ini lah kelebihan tersendiri yang dimiliki oleh recovery, dengan fasilitas backup kalian bisa membackup Firmware atau Rom lama dengan sangat mudah dan kalau kalian ingin memakai Firmware atau Rom lama lagi, tanpa harus melakukan setting ulang dan install ini itu, maka kalian bisa melakukan Restore kembali melalui Recovery dengan sama mudahnya seperti melakukan backup data device Android kalian sebelumnya, sifat backup dan restore pada Recovery ini adalah keseluruhan dari Firmware bisa itu aplikasi, kontak, message, pengaturan, tweak, mods dan lainnya

6. Bisa Media Storage
Selain ke lima hal diatas kalian juga bisa menggunakan Media Storage pada mode Recovery ini dan hal ini di tujukan untuk menyertakan (Copy/Paste) Files atau Rom yang ingin di install saat lupa meletakanya dalam Internal atau Memory Card kalian, hal ini sangat berguna jika device kalian tidak bisa di akses seperti dalam kondisi bootloop atau Brick, fitur ini bisa menyelamtkan device kalian dari masalah itu.

Perlu kalian ketahui, tidak semua smartphone punya recovery ini secara default, ada kalanya kalian perlu mengaktifkan fitur atau tools ini secara manual, dengan memasangkan Custom Recovery yang ada seperti contohnya TWRP yang saat ini menjadi Recovery paling populer untuk device Android, karena tampilan dan fiturnya sangat lengkap, terlebih juga ada beberapa persyaratan yang perlu kalian penuhi jika ingin memasangkan Recovery ini, seperti :

1. Smartphone kalian harus Unlock Bootloader, hal ini di lakukan jika smartphone kalian di jual dalam kondisi Locked Bootloader.
2. Memiliki akses ROOT, meski tidak sepenuhnya harus memiliki akses ROOT, ada beberapa smartphone Android yang tidak bisa di pasangi Custom Recovery, jika devicenya masih belum dalam kondisi ROOT.

Lalu bagaimana cara memasangkan Custom Recovery tersebut kedalam smartphone Android, jika semua syarat sudah di penuhi?

1. Kalian bisa memasang Recovery ini dengan metode Fastboot (harus Unlock Bootloader)
2. Memasangkannya dengan aplikasi resmi dari Custom Recovery tersebut.
3. Kalian juga bisa memasangkan Custom Recovery, dengan cara melakukan Flash via Recovery bawaan smartphone kalian.

Bagaimana cara mengakses ke menu Recovery?

1. Bisa di lakukan secara manual dengan menekan tombol khsusu, seperti kombinasi Volume Down (-) atau Volume Up (+) saat booting, atau bisa juga mengkombinasikannya dengan tombol Power dan Home, umumnya setiap smartphone memiliki akses recovery dengan kombinasi tombol yang berbeda, silahkan cari tahu sendiri untuk special keys Recovery menu untuk device kalian sendiri.
2. Bisa melalui software atau aplikasi bawaan vendor smartphone kalian, tetapi ini jarang terjadi.
3. Melalui metode Adb, dengan cara mengetikan perintah "adb reboot recovery".

Dengan demikian, ada banyak sekali manfaat yang bisa kalian dapatkan dari sebuah tools sederhana tersebut, dari namanya sendiri Recovery sudah bisa menerjemahkan bahwa fitur ini memang di buat untuk membantu kalian, jika device kalian mengalami masalah dan seperti yang disebutkan sebelumnya fitur ini adalah merupakan tools pertolongan pertama untuk device kalian, jika device kalian berakhir dalam kondisi, bootloop, stuck, brick, hang dan lainnya.
bm

Suka makan gorengan tapi minyaknya jangan banyak, cita-cita jadi insinyur.


Post a Comment